23 Januari, 2014

Menjaga Lisan

Sudah hampir 5 bulan, tak terasa waktu begitu cepat berlalu
setiap sore aku  mengajar TPQ di mushola  belakang rumah
awalnya hanya tiga, kini sudah berjumlah 12 anak

Ada yang pintar, ada yang biasa biasa saja
Tapi semua punya kesempatan yang sama untuk menimba ilmu agama

Salah satu yang menjadi kegelisahanku adalah
anak anak sering berkata kata yang kurang sopan
sering memanggil dengan gelar yang buruk
mengumpat dan lain lain

Siapa yang salah? anak sekecil itu pasti belajar dari orangtua atau lingkungan
Mereka mendengar kata kata yang kasar dan mengikutinya
dan akhirnya menjadi kebiasaan

Tapi aku tak lelah untuk terus mengingatkan anak anak didikku
Aku akan berusaha sekuat tenaga memberi pendidikan agam yang baik pada mereka, meskipun
mungkin ketika kembali ke rumahnya mereka akan mengulanginya lagi

tapi aku masih terus berharap mereka akan menjadi manusia manusia hebat
yang memiliki sopan santun dan akhlaq yang mulia

Di dinding mushola aku tempel hadist hadits nabi
tentang pentingnya menjaga lisan

22 Januari, 2014

Banjir salah siapa?

Hampir setiap tahun Jakarta banjir.
Kini menular..
Kudus, pekalongan, Semarang, menado
Entah mana lagi
Aku harap sudah cukup

Dan segala upaya untuk mencegah
tapi banjir tetap pecah
mungkin manusia terlalu serakah
ingin membuat semua menjadi megah


Tak ada yang salah dengan hujan
Tuhan sudah menurunkan hujan dengan kadar yang tepat
manusia nya saja yang tidak taat


Tapi air...
Bingung, tak ada tempat menampung
Pohon tak seberapa, yang banyak gedung gedung


Tak ayal sang air buntu
Dia hanya bisa membisu
mencari tempat tak kunjung ketemu

mungkin ini renungan bagi kita
air perlu tempat
dan kita mengambilnya untuk sesuatu yang tak tepat
mari belajar dari kesalahan
selalu ada waktu untuk bertaubat





20 Januari, 2014

Dinamika Organisasi

Sudah sejak 2005 aku bergabung dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah, mula mulanya, aku menjadi wakil ketua, ketua saat itu adalah mba Rohmulyati. Karena satu dan lain hal, akhirnya beliau mengundurkan diri, dan akhirnya saya naik menjadi Ketua, menggantikan beliau  sampai tahun 2010.

Pada Musyawarah Daerah NA ke XI, akhirnya aku terpilih menjadi Ketua umum. Aku beserta teman teman yang terpilih akhirnya berembug dan menentukan siapa siapayang tepat duduk menjadi ketua bidang dan departemen. Dari 25 pempimpin yang sudah ditunjuk yang aktif benar hanya separuhnya. Tapi tak apa. Dulu banyak masukan agar orang orang dengan jabatan tertentu, dokter misalnya dimasukan dalam kepengurusan, atau karyawan AUM (Amal usaha) dimasukan untuk aktif di Nasyiatul Aisyiyah, tapi kenyataannya sulit sekali mengajak mereka bergabung, mungkin karen sibuk.

Al hasil yang sering nampak di NA adalah, trio kwek kwek, : NAVI, EMI, dan KUS

Pada Musyda ke XII akhirnya terpilih kepengurusan baru, dibawah sang Ketua umum terpilih Emi Widayanti. Wajah wajah muda kepengurusan kali ini cukup banyak, malah hampir seluruhnya adalah anak anak muda, kelahira tahun 80 an. Hanya saya yang paling tua, yang lahir di tahu 75. Jadi saya dikelilingi anak anak dengan semangat luar biasa.

Dalam periode ini, dengan karakter dari anak anak muda, yang cenderung terus terang dan apa adanya, cukup membuat dinamika organisasi bergairah, meski ada sedikit gesekan , itu biasa.

Disinilah letak seninya berorganisasi.


15 Januari, 2014

Denny JA

Sekarang Denny JA lagi naik daun, apa sebab? dia masuk dalam  buku kontroversial 33 tokoh sastra paling berpengaruh. Denny disejajarkan dengan nama nama Chairil Anwar, Rendra, hamka..dll.

Salahkah? Terus terang Aku tidak begitu tahu sastra. Cuman sebagai orang awam, ya rada aneh aja. Kenapa romo mangun atau kuntowijoyo malah tidak masuk? apa kriterianya?
Pernah mendengar dan tahu juga sih, kalo denny membuat puisi esai bahkan difilmkan juga oleh Hanung , tapi baru beberapa tahun ini. Apakah itu dikatakan berpengaruh? 

Pertama kali mendengar nama Denny JA ketika awal reformasi, dia dan teman teman nya di LSI membuat survey Capres terpopoler , dan SBY lah yang mendapat juara dari hasil surveynya. Terus terang aku sebel banget, secara aku sedang semangat semangatnya mendukung Lokomotif Reformasi bapak Amien rais sebagi Presiden, sementara Denny JA seolah olah kampanye berat untuk SBY. Bahkan temenku sampe bilang apakah Denny Tukang sapunya SBY ya. heheh

Pokoknya sampe sekarang aku sebel dengan survey nya Denny memenangkan SBY. Aku gak relaaa....:(

Twitter
Terus aku mulai menfollow dia di twitter, ternyata banyak juga ya followernya, dan baru aku tahu ternyata dia beli akun twitter dari akun @soal_cinta. Wah makanya jutaan..? hehe pantesan? tapi kok dia gak memfollow siapapun ya? hihi
somse amat..:)))

Pendapatnya tentang HISAB

Yang aku setuju ama Denny JA waktu dia berpendapat bahwa cara penentuan Ramdahan dengan Hisab itu yang lebih pas dijaman sekarang. Dan tidak perlu di rapatkan atau dioleh Kementrian agama. Itu aku cocok.

Indonesia Tanpa Diskriminasi
mengenai gerakannya  mewujudkan Indonesia tanpa diskriminasi boleh juga...okelah...:)


okelah denny JA itu saja sekelumit pendapatku tentang mu...


12 Januari, 2014

Nasi Penggel



By Abduh Hisyam - 12 Januari 2014
Pernahkah Tuan dan Puan berkunjung ke Kebumen? Jika tuan/puan masuk kota Kebumen pagi hari,  sempatkan mampir di Tembana.  Di sana Tuan/Puan bisa menikmati nasi penggel (huruf ‘e’ dibaca seperti dalam kata ‘enak’).  Jika Tuan dari arah Yogya  menuju Purwokerto/Jakarta, tuan jangan lewat jalur lingkar, melainkan msuk ke kota.  Hindari  alun-alun.  Hari Ahad pagi jalan ke alun-alun ditutup.  Ada program car free day.  Ikuti saja arah jalan ke Gombong, lewat jalan Sarbini hingga Mertokondo, dan terus saja sampai Tuan melewati jembatan kali Luk Ulo.  Dari jembatan itu, sekitar 100 meter di kiri kanan jalan terdapat warung-warung kecil dengan tiga penjual nasi penggel.  Pengunungnya ramai, tapi tenang saja pasti kebagian.
Jika Tuan dari arah Purwokerto, maka tuan terus saja masuk ke kota, dan ikuti saja rambu lalu lintas, hingga tiba di tikungan menjelang jembatan Luk Ulo.   Biasanya pukul 08.00  nasi sudah habis.  Jadi tiba di sana pukul 06.00 atau 07.00 sangat ideal untuk bisa menyantap nasi penggel ini.
Nasi penggel adalah nasi yang dibuat bulat-bulat sebesar kurang dari bola pingpong.  Lima bulatan saja sudah terasa kenyang untuk ukuran perut saya.  Bulatan nasi itu diletakkan dalam wadah daun pisang.  Teman nasi ini adalah kikil, babat, dan bungur (moncong sapi), serta bagian-bagian dari kepala sapi.  Lebih asyik kalau ada tulang muda.  Dikunyah akan terasa kriuk-kriuk.   Juga ada sayur nangka dengan kuah dibuat encer (tidak kental) dan agak pedas dengan kombinasi tempe dan tahu.
Tempat makannya terbuka dan sangat egaliter.   Tuan boleh duduk di mana saja, dan dengan gaya apa saja.  Akan lebih nikmat jika ditambah dengan tempe goreng mendoan  dan teh manis hangat. Wuih.  Sepertinya malaikat Ridwan sudah memasukkan nasi penggel dalam daftar menu sorga. 


Sedap dan nikmat sarapan dengan nasi penggel.  Namun hati-hati, jika terlalu kenyang mata jadi terasa berat alias mengantuk.   Ya, kalau sudah begini mendingan cari penginapan untuk tidur, atau gantian yang pegang setir.  Selamat mencicipi.

05 Januari, 2014

Jangan salahkan Hujan

Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke 104 kemarin cukup meriah karena Hujan deras yang mengguyur sejak semalam. Semalaman aku tak nyenyak tidur. Apa Pasal? Karena akulah Panitia Koordinator jalan Sehat besok. Dan Malam ini Hujan deras. Bagaimana jika hujan? apakah terus? atau ditunda/ smentara semua persiapan sudah dilaksanakan dengan matang, panggung , konsumsi, dll. Jika ditunda? apa iya seminggu lagi tidak hujan? karena ini musim Hujan. Sekali lagi sangat Wajar , sekarang musim Hujan, bulan ini  Bulan Januari. Jadi, jika mengadakan acara pas Musim Hujan, ya kemungkinan besar hujan. 

Akhirnya shubuh datang juga, dan masih hujan, semalaman aku terus berdo'a, dan hujan pun tak reda dengan do'aku. 
Memang kenyataannya ini Musim Hujan, Sunatullah yang tak bisa dipungkiri, dan Tuhan memberi Hujan sesuai kadarnya. Kadarnya tanggal  5 benar benar hujan seharian penuh sejak semalam.

Setelah membangunkan anak anak untuk shalat shubuh, aku menanak  nasi, menyeduh teh, dan menyiapkan segalanya untuk sarapan keluarga. Aku berganti pakaian seragam olahraga Miladberwarna abu tua berlengan biru , dan bergegas berhias, dan berangkat bersama suami. Kami menyetop angkutan dan menuju alun alun.

Sampai di lokasi depan pendopo, hujan rintik cenderung deras masih mengguyur, Sudah banyak orang berkerumun di sana, termasuk panitia.
Kalo musik dinyalakan pasti suasana akan hidup.Keyboard masih tergeletak, semua seolah  pasrah dengan sang "Hujan".Tak ada gairah

Akhirnya terdengar  alunan musik "Sunda" yang cukup menghidupkan suasana. 
Suamiku nyeletuk, " Inilah musik islami,"  sontak semua tesenyum mengiakan tanda setuju.

Aku memakai payung menuju panggung, Aku menyalakan keyboard, kebetulan sang Player Wibi belum datang.

Aku memainkan keyboard lagu "Sang Surya" untuk menghidupkan suasana. lalu suamiku naik panggung, dan beliau meminta lagu BOSSA NOVA, dan bernyanyilah beliau  melantunkan lagu sang surya dengan gaya Bossa nova, yang asyik dan menarik.Karena jarang lagu Sang Surya dinyanyikan memakai versi bossanova

Lalu dengan percaya diri beliau meminta lagu "Kuncung" nya didi kempot, yang dinyanyikan kembali dengan  versi BOSSA NOVA, Lagu jawa yang lucu, mengasyikan.

Suasana mulai memanas, dan mulai banyak peserta yang mengerumuni panggung.

Pagi itu panitia cukup pusing dengan sang Hujan apakah jalan sehat akan tetap dilaksanakan atau tidak? karena cuacanya sangat tidak mendukung untuk melakukan jalan sehat

Akupun bingung. Lalu ada yang mempunyai ide, bagaimana kalo jalan sehat keliling alun alun saja, 7 kali...(thowaf kali..hihi)

Akhirnya diputuskan, jalan sehat tidak dilaksanakan, tapi untuk menghormati peserta yang sudah jauh jauh berdatangan dari Ayah, Petanahan, Kutowinangun, dll, Acara pembagian Dorprize dan Hiburan dilaksanakan. Acara cukup meriah dengan hiburan para penyanyi lokal milik Muhammadiyah. Ada Pak Sulton yang gaya dan suaranya mirip abis dengan DONI ADA BAND, ada Mba kharis yang  keren, ada Pak Edi,  bambang, dari LSBO dan lain lain.

Ada Pula unjuk gigi Anak anak SMP muhammadiyah 1, menghibur dengan persembahan "TARIAN MERAK" nya .

Acara berlangsung di bawah rintik Hujan yang kadang memelan, kadang mengencang.
Acara dibuka oleh Ibu Wakil  Bupati Ibu Djuwarni, oya sebelumnya Bu Juwarni juga menghibur kita dengan lagu Titik Puspa, "Kupu Kupu Malam" yang rupanya terdengar oleh Pak Bupati dari rumah pendopo. Bapak Bupati tidak menyambut karena sedang menemui tamu tamu dari Muhammadiyah. Okelah gak masalah..:)).

Akhirnya, hiburan demi hiburan berlanjut, diselingi pembagian dorprize, paling banyak yang mendapatkan dorprize dari legok. Karena memang peserta dari legok banyak yang hadir.

Lalu Undian terakhir  yang paling ditunggu tunggu adalah Undian MOTOR, dan...tereng teng teng.....tereng tengteng...yang mendapat adalah...................................kembali lagi seorang perempuan...seperti dua tahun lalu..... kalo tahun lalu adalah mba aisah dari SMK muh Kuto, sekarang adalah......mbak dari stikes Muhammadiyah gombong...

selamat ya.....luarbiasa...itulah persembahan dari Muhammadiyah untuk semua....maafkan jika banyak hal yang kurang dari kami....banyak yang tak sempurna....tapi kami sudah berusaha....semoga apa yang kami lakukan membawa manfaat buat semua...aminn




02 Januari, 2014

Ultah bersama diujung Tahun

Sudah 3 tahun ini, ulang tahun cucu cucu dari keluarga suami ditetapkan dengan memberi hadiah buku. Yang diulang tahuni cuma cucu cucunya saja, jadi, karena keluarga suami jumlahnya 6, dengan masing masing memiliki 2orang anak, maka semua cucu Eyang Hisyam jumlahnyan 12. masing masing keluarga memberi 1 buku pada setiap anak, kecuali anaknya sendiri, hehe. jadi total buku yang harus disiapkan untuk hadiah berjumlah 10 buah buku.

Ulang tahunnya dijadikan satu di akhir  bulan . Biasanya menunggu semua libur, karena kadang di tahun baru tidak libur bagi yang bekerja di perusahaan. Karena aku wiraswasta jadi liburannya menentukan sendiri.
Untuk tahun ini, Ultah diadakan pada tanggal 31 Desember 2013, sekalian merayakan tahun baru.

Sepertinya acara rutinan ini sangat baik, dan lebih banyak manfaatnya, dengen memberi hadiah buku, maka bertambhalah ilmu, juga meningkatkan kegemaran membaca para cucu eyang.

Malam itu semua sudah menyiapkan kadonya masing masing dengan berbagai bungkus aneka warna, ada yang membgungkusnya dengan warna merah, ada yang dengan tas kertas, ada yang gambar boneka, ada yang kertas biasa tapi diberi stiker, wah macam macam deh.

Acara di laksanakan di ruang belakang,  di ruangan tempat Playgrup. Ruangan cukup luas untuk 20 orang. Kursi di tata rapi berkeliling. Meja di tata  di tengah untuk tempat nasi kapsah*, ayam goreng,  piring piring. Serta deretan meja untuk tempat hadiah buku untuk para cucu tercinta

Acara dimulai selepas Isya. MC malam itu adalah om iba, yang dengan lincah dan asik memandu acara sehingga tidak membosankan. Sebelum acara dimulai sambil menunggu persiapan, aku  memainkan keyboard, sambil memainkan lagu anak anak. "Paman datang", balonku ada lima, layang layang, "Kumpul Bocah, dll. Kemudian, Suami meminta lagu Bossanova jawa, beberapa lagu dilantukannya dengan indah, Juwita malam, Bossanova jawa "kuncung" yang liriknya lucu membuat yang mendengarkan lagu itu tersenyuk senyum Dara, Antonio song, Love, Cant take my eyes of of you.
Semua tampak menikmati alunan lagu di malam itu, tak terkecuali eyang kakung.Wajah eyang kakung sangat ceria.

Lalu, acara pun segera dimulai. Acara pertama  dibuka oleh Om iba, dan meminta eyang untuk membacakan do'a, lalu semua pun mengamini do'a eyang. diantaranya adalah do'a yang sering aku lantunkan beberapa hari ini. Surat Ali Imran 26, 27

Setelah do'a selseai, acara makan pun dimulai. Semua menikmati  makan nasi kapsah. ada juga yang makan nasi dengan ayam goreng  sesuai dengan selera, yang pasti, dalam sekejap, nasi kapsah yang diletakkan diloyang bersih tak bersisa.

Setelah semua selesai menikmati makan malam, dilanjutkan dengan acara hiburan. Aku masih  duduk memegang keyboard. Dan  yang mendapat giliran pertama untuk mengisi hiburan  yaitu Hana dan jasmin, mereka berdua unjuk kebolehan  melantunkan  hafalan surat annaba Lalu  kemudian diisi oleh persembahan lagu dari  si ganteng ate dan ahsya ,mereka  menyanyikan lagu " Balonku ada lima", lalu menyusul  Aye dan alma menyanyikan lagu "Layang layang", lalu disusul oleh  si cantik   hana dan naura menyayikan lagu "paman datang' kali ini diiringi oleh petikan gitar Jasmina Zahra, kemudian disusul lagi  penampilan si jangkung nan jelita Tata ditemani si cantik nadia, menyanyikan lagu Taylor Swift "Back To desember", diringi dentingan piano dari jari jasmina zahra, dan tak lupa, eyang putripun ikut menyumbangkan lagu " Pujangga", dan "Aryati" suara eyang Putri sangat indah dan Khas. lalu disusul oleh rombongan  Tante tante cantik, Tante ida, dewi, lili, Dian dan endang menyanyikan lagu kemesraan, dan terakhir persembahan dari trio kwek kwek, "Om Koyo, Bambang dan Om Iba" setelah mencari cari lagu yang pas, akhirnya meluncurlah lagu "Sepanjang jalan kenangan" hehe. Setelah semua menghibur,  aku masih memainkan jari jariku diatas keyboard, masih lagu latin, aku memainkan lagu "Besame Muncho" dan itu adalah lagu favorit suami,  dan suamipun langsung menyanyikannya, tiba tiba, refleks  om iba pun berdansa dengan asiknya mengikuti irama lati lagu tersebut dan seolah tersetrum....  si Mbak yang membantu di rumah eyang (Kebetulan beliau tidak bisa mendengar dan berbicara/ Bisu)  mengikuti gerakan Tarian om iba seolah-olah  mendengar lagu salsa "Besame muncho" tersebut. Sobntak seisi ruanganpun tertawa melihat mereka berdua berdansa dengan kompak.

Malam itu semua bahagia, menikmati kekompakan  dan kelucuan Om Iba dan Si Mbak  . Setelah kutanyakan suami, suamipun ternyata tak tahu nama si Mbak  tersebut, karena dia tak bisa mengucapkannya?..:) Ya sutralah

kemudian, setelah lelah berdansa, om iba pun duduk. Lalu aku masih  melanjutkan dan memainkan lagu "Qisas" tapi rupanya semua sudah kelelahan.  Jam sudah menunjukan pukul 22.00 wib,

Dan acara akhirnya ditutup, semua menuju kamar masing masing. Tapi rupanya om Iba masih memberi PR pada anak anak untuk membuat PUZZLE. Dua kelompo diminta bertanding. Kelompok 1 : nadia, alma, dan aye, kelompok II : jasmin, Hana dan naura. ternyata yang menang kelompk nadia.

Dan Rupanya mereka menunggu sampai jam 12 malam, menyaksikan malam pergantian tahun dengan berteriak, 5...4.....3....2...1....yeeee

Aku sih tidak mendengarnya, hanya suami yang bercerita seperti itu. yang aku tahun, malam malam, nadia dan jasmin mengucapkan selamat tahun barusambil mencium pipiku dan suami.

Malam tahun baru yang indah, semoga apa yang di do'akan eyang Hisyam  tadi  agar  Ditahun ini diberi keberkahan, baik, umur, rizki, kesehatan , amin...

Aku bangga memiliki keluarga yang luarbiasa....Terimakasih ya ALLAH...


28 Desember, 2013

Budaya Arab

Sesuatu yg manarik, pas lagi liat TL, ada yg ngetwit begini ke ulil

Hahaha ": sampeyan terlalu arab mas. mbok nyetel basiyo ja"

saat itu Ulil sedang ngetwit bahwa dia suka sekali Ummi Kultsum dan Fairuz.

Yang sering diputar disini Fairuz, diantaranya lagu fairuz yang terkenal adalah lagu yang dijadikan/digubah jd Hymne Muktamar Muhammadiyah. sang Surya. lagu itu memang bagus, pasti karena penyanyinya fairuz, dan dia adalah seorang kristen.

kembali lagi ke masalah budaya. Budaya Arab apa saja sih, aku juga tidak begitu tahu. Yang pasti, aku dengar dengar katanya Jilbab Budaya Arab. Mungkin benar, tapi aku nyaman memakainya, dan karena juga, agama saya memerintahkannya. Agam saya berasal dari Budaya Arab, karena dirurunkan kepada nabi nabi yang berasal dari Timur Tengah.

Bahkan tiga agama besar kita, yahudi, nasrani, dan islam dari Timur Tengah. Kita bersaudara.
Jadi sangat wajar, jika secara tidak langsung, jika kami muslim di Indonesia otomatis, akan ikut memakai jilbab seperti perintah Allah dalam Al Qur'an

Silahkan semua berpolemik bahwa Jilbab itu budaya arab atau bukan, yang pasti dasar saya, karena Agama saya mengnjurkan memakainya.

Bagaimana dengan budaya lain yang sudah merasuk ke kehidupan kita. Misal Budaya Eropa? Jeans, Jas, yang sering kita pakai adalah budaya eropa, dan jika kita merasa nyaman memakainya, why not?.

Jika penganut Kristen sekarang mengikuti BUnda Maria atau Maryam, harusnya memakai jilbab, bukan hanya suster saja, tapi karena pengaruh Budaya Romawi dan eropa mungkin, banyak dari mereka yang tidak melaksanakan anjuran tersebut.

Bagaimana dengan Budaya natal, dimana disetiap natal identik dengan sinterclas dan salju salju dimana mana?

Padahal di Tempat nabi isa tak ada salju. ya karena pengaruh budaya.

Kembali lagi, di tengah Dunia yang semakin Menglobal ini, kita tak mungkin tidak terpengaruh budaya. Budaya dengan cepatnya masuk. Sekarang anak anak muda sangat dipengaruhi budaya eropa, korea dengan lagu lagunya, dan budaya budaya lain. Bahkan yang namanya Punk, sudah menjamur dikalangan anak muda. Punk. Punk itu dari mana ya?

Ni Aku dapat dari Wikipedia
Punk merupakan sub-budaya yang lahir di LondonInggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir pada awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.
Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun kadang-kadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.
Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.
Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker.
Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologisosial dan bahkan masalah agama

Punk ternyata dari Inggris. Sekarang sedang digandrungi anak muda. Banyak sekali kulihat anak anak Punk di sini. Tapi aku tidak yakin, apa mereka tahu sejarah Punk?
Yang sampe disini yang aku tahu, mereka hanya menontoh gayanya saja. Rambut Mohawk, Hidung lidah telinga dan bagian -bagian tubuhnya di tindik. Terus terang aku tidak nyaman melihatnya. Ada beberapa yang di tato badannya.

Semangat awal dari gerakan Punk itu sepertinya tak membekas pada pengikut Punk disini.

begitupun dengan Budaya lain. Semua hanya menjiplak mentah mentah.

Kembali lagi mengenai Jilbab. Mungkin itu juga budaya arab, tapi yang lebih penting adalah, saya melakukannya karena keyakinan saya terhadap agama saya.

Bagaimana dengan surban dan jubah ? sepertinya jika laki laki bukan wajib menggunakan surban dan jubah seperti orang arab pada umumnya, begitupun dengan jenggot .

Dahulu orang Yahudi memanjangkan Kumis, dan nabi melakukan tindakan agar membedakan dari kaum yahudi dengan memanjangkan jenggot.
Dan kini pun jenggot menjadi "Gaya Hidup" sendiri. Banyak artis artis amerika memakai jenggot.

SO, untuk pakaian muslimah berupa Jilbab, menurutku itu adalah anajuran gama, Toh tidak ada aturan baku, bagaimana bentuk jilbabnya. Yang penting mengulurkan kain ke dada. menutup dada. MAu pakai Cadar silahkan? pashmina boleh atau Jilbab model yang maam maam seperti sekarang ini.

Ini adalah tulisan elotehan yang gak jelas, ini hanya sekedar pikiran yang lewat begitu saja.

Jadi budaya negara negara yang kita fikir itu pas dan menambah hal positif bagi kita Why not?
Dengan Jilbab saya merasa nyaman, karena :
1. Gak usah sisiran hahaha
masalah sisiran ini, ukup pelik, paling tidak kalo tanpa jilbab, rambut kita harus rapi, dan tidak berantakan. Jadi pokonya ribet deh,

nanti lanjut lagi...mau masak duluuu...:)