05 September, 2026

Yusuf orang yang Ikhlas


Sungguh, perempuan itu benar-benar telah berkehendak kepadanya (Yusuf). Yusuf pun berkehendak kepadanya sekiranya dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, Kami memesan darinya keburukan dan kekejian. Sesungguhnya dia (Yusuf) termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.

Yusuf 24

Yuk belajar Tafsir Yusuf 24.

Kisah Yusuf sungguh luarbiasa, banyak kisah kisah menarik yang bisa menjadi inspirasi bagi kita.
Ada Kisah Dinamika Antara Orangtua dan Anak, kisah Percintaan Zulaikha yang tergila gila pada Yusuf. Kisah Yusuf di Penjara, semua bisa kita pelajari dan masih sangat relate dengan kehidupan kita sehari hari.

----------------------------------------------------

Dalam Tafsir,  Ibnu Taimiyah berkata : Orang yang benar-benar ikhlas kepada Allah telah merasakan manisnya penghambaan kepada-Nya yang menghalanginya dari cinta kepada selain dari-Nya, karena tidaklah bagi hati yang menyelamatkan sesuatu yang lebih manis dan lebih lezat, tidak lebih baik dari iman yang dibarengi dengan penghambaan tinggi kepada Allah.


Kenapa ada orang yang mencintai selain Allah?

Diantara penyebab terbesar munculnya kecintaan seseorang kepada selain Allah adalah : menjanjikann hati dari Allah, dan manusia tidak meninggalkan sesuatu yang ia cintai melainkan ada sesuatu yang lain yang lebih ia cinta, atau ia takut dibenci olehnya, namun hati ini jika telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah, dan selalu ikhlas kepada-Nya, niscaya tidak akan ada yang lebih indah dan lebih manis dari kecintaann kepada Allah.


 { كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ }

kecintaan dan gairah seseorang terhadap pemandangan-pemandangan yang diharamkan merupakan pegantar menuju kesyirikan, dan setiap kali seseorang lebih dekat kepada kesyrikan dan semakin menjauh dari keikhlasan, menjadikan gairahnya pada pemandangan-pemandangan itu lebih besar, namun jika keikhlasannya kepada tauhid semakin besar, maka ia akan semakin jauh dari gairah pemandangan tersebut; oleh karena itu istri al-Aziz ditimpa oleh gairahnya kepada kesyirikan sedangkan Yusuf selamat darinya dengan kekhlasannya.


Seseorang tidak ditimpa oleh gairah yang keji kecuali jantungnya telah diubah dari Allah dan mengingat kepada-Nya dan dari perintah dan larangan-Nya, Allah berfirman tentang Yusuf :

 { كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ } 

ayat ini menunjukkan bahwasanya keikhlasan merupakan sebab utama untuk menjauhi  kemungkaran dan kekejian, karena jika hati seseorang terisi penuh oleh keikhlasan ia akan berkecukupan tanpa diubah menjadi selain darinya.

Janganlah seseorang berembira jika pintu maksiat terbuka dia dan memperkenalkannya mudah didapat, karena bisa jadi ia merupakan tanda kelemahan dia disisi tuhannya :

 { كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ }.


Suatu ketika seorang pemuda menderita ketergantungannya yang tinggi kepada kemungkaran, dan begitu susah ia meninggalkan kemungkarn itu, sampai ketika Allah memudahkannya untuk meninggalkan hal itu setelah ia mentadabburi firman-Nya tentang Yusuf : 

 كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ 

dengan segera ia melihat kepada drinya, dan berkata : jika aku ikhlas niscaya tuhanku akan menyelamatkanku sebagaimana Ia menyelamatkan Yusuf, dan tidak lama waktu berlalu hingga pemuda ini menjadi seorang dakwah kepada Allah.





Taqwa jalan keluar segala sesuatu.

 


Ada diantara mereka yang berkata: Tidak pernah ada orang bertaqwa yang miskin, mereka bertanya: Mengapa? Dia berkata:


 Karena Allah berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" 


 { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [


✅ayat ini mengandung makna bahwa orang yang bertakwa akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangkanya, dan tidak berarti bahwa orang yang tidak bertakwa tidak akan diberikan rezeki. 


✅Adapun orang-orang yg tidak beriman bisa saja mendapat rezeki karena sebab yang haram, atau mereka tidak mendapatkan rezeki kecuali dengan usaha mereka sendiri, sedangkan orang-orang yang bertaqwa diberikan oleh Allah ﷻ dari arah yang tidak mereka duga, dan rezeki mereka bukan karena sebab haram, dan 


✅orang yang bertakwa tidak dihalangi dari rezeki yang dibutuhkannya, melainkan dijaga dari keingintahuan duniawi secara berlebih, sebagai kasih sayang Allah bagi mereka.

Setan menggoda dari segala arah

 Al A' Raf 16-17

Godaan Setan dari segala arah..


قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤئِلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَArtinya: (Iblis) menjawab, "Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan (selalu) menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian aku pasti akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."


Penjelasan


✅Dari Depan (Min Baini Aidihim)Setan membisikkan keraguan tentang urusan akhirat. Mereka membuat manusia ragu akan adanya hari kebangkitan, surga, neraka, dan pembalasan, sehingga manusia menunda-nunda amal saleh.

✅Dari Belakang (Min Khalfihim)Setan menumbuhkan kecintaan yang berlebihan pada urusan duniawi. Manusia dibuat takut miskin, terlalu mengejar harta, takhta, dan warisan, hingga menghalalkan segala cara demi menumpuk kekayaan materi.

✅Dari Kanan ('An Aimanihim)Setan mengacaukan urusan agama dan kebaikan. Ini adalah godaan yang paling samar. Setan tidak melarang manusia beribadah, tetapi menghiasinya dengan penyakit hati seperti ria (pamer), sum'ah (ingin didengar), ujub (bangga diri), 

✅.Dari Kiri ('An Syama-ilihim)Setan menjerumuskan manusia ke dalam kemaksiatan dan dosa yang nyata. Setan mempermudah jalan manusia menuju perzinaan, perjudian, minuman keras, dan syahwat yang diharamkan, lalu menjadikannya tampak nikmat serta menyenangkan 

✅Mereka yg tergoda Syetan bukan orang yg bersyukur. Hakikat syukur adalah ketika nikmat yg Allah berikan di gunakan untuk jalan yang diridhoi Nya, bukan jalan kemaksiatan, kemungkaran ataupun  permusuhan

31 Juli, 2026

Sempit Dada dalam Al Qur'an

 1 Nabi Musa as

Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sungguh aku takut mereka akan mendustaka
Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).

2. 
Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: "Ini adalah hari yang sangat sulit." (QS Huud : 77)


3.Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit menyebabkan apa yang mereka ucapkan, (QS Al-Hijr : 97)

4. Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. (QS An-Nahl : 127)

5.Dan janganlah kamu bersumpah cita terhadap mereka, dan janganlah (dadamu) merasa sempit terhadap apa yang mereka tipudayakan.” (QS An-Naml : 70)