12 Juni, 2013

Bunda Bunda hebat

Aku bersyukur, mempunyai ibu yang luarbiasa, beliau  seorang Ibu yang sudah sejak 1997 menjanda, dan tetap tegar  dan sabar mendidik kami ke 7 putra putrinya agar menjadi anak anak yang sholeh, Meski sudah menjanda, dan semakin hari usia tak muda lagi, bunda, juga tetap aktif di organisasi sosial di Aisyiyah, begitupun bunda mertua, adalah seorang yang tegas dan disiplin serta sangat menyayangi putra putrinya. Beliau seorang aktivis juga di Aisyiyah Tegal . Aku bersyukur memiliki bunda bunda yang hebat. Dan mereka berdua menjadi inspirasiku untuk banyak berbuat bagi sesama, untuk itu perjuangan adalah sampe titik darah penghabisan, perjuangan untuk menjadikan masyarakat lebih baik, sampe tutup usia kita.

Jika banyak ibu  atau nenek nenek diluarsana yanga hanya menimang cucu, Ibu tetap aktif  rapat dan berfikir serta bergerak untuk berjuang di masyarakat. Menimang cucu sudah pasti, tapi itu tetap menjadi tugas anak anak nya untuk merawat dan mendidik anak anaknya sendiri.
Kadang kadang aku sedih jika melihat, nenek - nenek yang harus mengasuh cucu-cucu mereka,  sementara Ibu mereka malah enak enakan .
Sudah kewajiban orangtua yang melahirkan untuk merawat bayinya sendiri, bukan malah diserahkan pada sang nenek. Sang nenek boleh saja, tapi tidak semua diserahkan pada nenek. Dimana tanggung jawab orang tua?

Jika banyak para ibu diluarsana mengharap anak anak yang sukses secara materi, ibu kami adalah ibu2 yang mengharapkan anak anaknya menjadi anak yang sholeh yang mau berjuang dan peduli pada masyarakat.

Pernah suatu ketika, adikku membeli mobil Alpard, lalu ibuku berkata :
"Kenapa kamu beli mobil alpard? ibu gak bangga kamu pake mobil alpard..Ibu lebih bangga jika kamu  menjadi anak yg sholeh dan tetap menjalankan shalat"

Dan ternyata, sepertinya kata kata ibu manjur, Mobil alpardnya pun kini sudah tak berbekas lagi. Ibu khawatir jika menggunakan mobil mewah membuat adikku menjadi sombong, karena pada dasarnya dia belum mampu untuk memilikinya.

Dulu, waktu kuliah, aku bercita cita jika menikah, terus punya anak, bahagia, ya sudah. Aku tidak pernah berfikir kalo sekarang aku aktif di organisasi sosial. Sama sekali tidak.

Baru setelah mengenal suamiku, dan aku sepertinya di tunjukan pada jalan yang lebih baik.Terimakasih honey..:)

Dulu Bapakku adalah seorang pengurus Muhammadiyah juga, hanya karena mungkin aku masih kuliah, aku tidak sempat kenal dengan organisasi. Kenal organisasi hanya IPM, dan sesekali ikut organisasi kemahasiswaan hanya  sebagai pelengkap penderita. Menjalankan organisasi yang sebenarnya baru aku lakukan sekarang.Di Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah.

Dan rupanya, jiwaku ada disana, Aku bahagia bisa memberikan sesuatu pada orang lain, baik berupa tenaga, fikiran ataupun materi.

Mudah2an aku bisa istiqamah seperti Bunda bunda ku yang di usia senja tetap berkiprah dan berguna bagi masyarakat.

Robbana Laa tuzigh quluubana ba'da id hadaitana wa nsurna 'alal qaumil kafiriiin...


Sedikit tentang Ali dan fatimah

Beberapa bulan ini membaca buku sejarah Muhammad karya Martin Ling . Bagus sekali .
Ada kisah tentang Ali bin abi Thalin dan fatimah, yang meminta bantuan Ayahnya (nabi Muhammad) agar diberi pembantu, karena beliau memiliki banyak tawanan. Ali bekerja sebagai pengangkut air, dan fatimah menggiling jagung. Fatimah dan Ali meminta tolong pada Nabi. tapi jawaban Nabi, masih banyak yg lebih membutuhkan. Dan akhirnya malam harinya , sang Ayah mengunjungi mereka berdua dan berbicara pada mereka : Sebelum tidur bacalah Subhanallah, Alhamdulillah, dan allohu akbar sebanyak 30 kali, mudah2 an Allah memudahkan langkah kalian.

Nabi percaya orang hebat seperti Ali bin Abi thalib dan putrinya Fatimah pasti bisa mengatasi keadaan, dan Nabi hanya memberi jawaban untuk bersabar dan berdo'a.

Tadi malam, aku tak bisa tidur dan aku membaca Subhanallah, Alhamdulilah, dan Allohuakbar sebanyak 30 kali, dan dengan mudahnya aku pun tertidur dengan sendirinya..

Subhanallah....Allhumma shalli 'ala Muhammad...

Hanya merenung

Aku duduk bersama bunda di sebuah kantin.
2 orang dokter praktek baru yang cantik cantik masuk.
Mereka langsung saja masuk tanpa tersenyum.
Alangkah indahnya jika mereka menyapa dan tersenyum.
Aku sudah tersenyum, tapi mereka ngloyor saja, mungkin saking sibuknya. Spertinya baju putihnya membuat mereka merasa lebih dari yang lain, sehingga tidak ingin menengok ke arah manapun.
Semoga itu prasangka buruk ku saja..
Lalu masuk lagi seorang dokter praktek yang tak kalah cantik
perilakunya sama saja...

Penggel Khas kebumen

Bismillah..

Aku bangun jam 4 pagi, rupanya suami sudah bangun untuk tahajud, kebetulan aku sedang "libur", lalu setelah membangunkan yasmin untuk belajar, aku pun melanjutkan tiduran.
Seperti biasa, suami berangkat jamaah shubuh, dan sebelum berangkat mencium keningku dulu...:))

Rupanya tiduran membuat tidur beneran, dan aku bangun kembali pukul 5.30 wib. Aku harus memasak untuk sarapan anak anak, apalagi jasmine berangkat selalupagi jam 06. 15. Sementara nadia agak siang karena sudah tidak ujian.

Melihat isi kulkas : telor ayam, pare, sawi. Hari kemarin sudah memasak dadar telor, masa hari ini telor lagi hihi. Bosan juga. Aku akhirnya menanyakan yasmin dan nadia, mau "Penggel" gak?
Mereka jawab : Mauuu.

Langsung aku bergegas memakai kerudung, berganti pakaian, dan menyalakan motor . Brem brem..
Aku menuju warung yang menjual penggel, tidak jauh dari rumah, hanya 5 menit. Aku mengeluarkan uang 10.000,- : dapat sayur kikil 2 potong, dan sayur Kethewel alias gudeg. Tapi gudegnya bukan seperti gudeg jogja lo ya...:)

Sudah, aku bergegas pulang.

Aku membuka bungkusan, dan kuletakkan dalam mangkuk sayur, Yasmin dan nadiapun makan sayur penggel dengan lahap.Cukup Murah, 10.000, bisa untuk bertiga.

11 Juni, 2013

BJ Habibie


Bangsa Indonesia sesungguhnya pernah diperhitungakan bangsa-bangsa lain saat Habibie masih berpengaruh di begeri ini.  Ia berhasil membangun industri pesawat terbang nasional yang disegani bangsa lain, namun anehnya dicibirkan oleh bangsa sendiri.  Saat berkunjung ke  Iran, wakil presiden Iran saat itu dalam pidatonya berkata, “Mr. Habibie, in technology you are not only our leader; you are our Imam.” IPTN dipercaya dan diberi lisensi oleh Casa, pabrik pesawat terbang Spanyol. Namun orang Indonesia tidak pernah percaya diri bahwa mereka mampu membuat pesawat yang sangat canggih bahkan paling canggih di kelasnya.  Saat Habibie meluncurkan produk CN 250, yang diperdengarkan bangsa ini bukan pujian namun celaan. 

Ada anekdot yang sangat menghina diri bangsa ini.  Begini:  “Dalam perang antara Irak lawan AS,  ada sepasukan tentara Irak berjaga-jaga.  Saat lewat pesawat buatan Inggris, tetara Irak itu teriak: “tembak!”  Pesawat itu pun ditembak dengan meriam, namun tidak kena.  Meriam yang menembak pesawat itu tidak mengani sasaran.  Demikian pula saat lewat pesawat  buatan Amerika. Mereka segera membidik, namun saat ditembak, pesawat itu gesit menghindari terjangan peluru. Nah saat lewat pesawat buatan Indonesia, para tentara Irak itu malah duduk2 saja. Sang komandan bertanya, “Mengapa tidak kalian tembak itu pesawat?” Jawab tentara, “Tidak usah ditembak, toh nanti juga jatuh sendiri.”  Anehnya anekdot itu diciptakan oleh bangsa Indonesia sendiri.  Anekdot itu ditujukan untuk menghina Habibie.

Saat pesawat CN 235 dibeli oleh pemerintah Thailand dengan barter beras ketan,  koran-koran di Indoneisa   termasuk Kompas, mengolok-olok  Habibie.  Mereka mempertanyakan, mengapa tidak dibayar dengan uang tunai.  Padahal saat pemerintahan  Megawati  beli pesawat tempur Sukhoi dari Rusia, Indonesia  membayarnya tidak dengan uang tunai melainkan dengan minyak sawit.   Dan Koran Rusia tidak ada yang mengejek Vladimir Putin  karena pesawatnya tidak dibayar dengan uang tunai. Tidak ada yang salah dengan model jua beli semacam ini.   Saya menjual genteng, si pembeli membayarnya dengan kayu bakar, that’s ok!  Ada apa dengan beras ketan?  Hinakah makanan yang bernama beras ketan itu?  Barangkali yang menilai rendah  beras ketan memang benar-benar tidak suka makan beras ketan.

Saat jadi presiden, tiap hari ada demonstrasi menentang kepemimpinan Habibie. Setiap hari, bung!  Akan  tetapi tidak ada seorang pun demonstran yang ditangkap, sekalipun yang mereka suarakan tidak proporsional.  Ke mana sekarang para demonstran itu?  Apakah kepemimpinan SBY lebih baik daripada Habibie sehingga tidak perlu lagi ada demonstrasi? 

Butet Kartarajasa, saat menggambarkan Habibie dalam monolognya bahkan berkata, “…cilik! Apa nggak ada stok lain?” Adakah yang keliru dengan fisik kecil namun punya integritas.  Apakah  fisik besar lebih baik sekalipun  tidak berani ambil resiko.  Habibie berbadan kecil, namun para ahli teknologi seluruh dunia, setuju atau tidak, hormat kepadanya.  Ia berani mengambil resiko mengadakan referendum di Timor Timur, yang akhirnya membuat Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia.

Habibie pula yang mampu menekan nilai tukar dollar hingga Rp. 7000,-, padahal sebelumnya dollar mencapai Rp. 15.000,- bahkan lebih.   Di masa pemerintahannya pula diselenggarakan Pemilu paling demokratis setelah tahun 1955.  Semua orang boleh bikin partai.  Tidak ada sensor terhadap suratkabar.   Tidak perlu SIUPP untuk menerbitkan surat kabar.   Demikian indah pretasi yang diukir oleh Habibie, akan tetapi ia dihina  bahkan di depan umum.

Pada sidang umum MPR, usai Presiden Habibie membacakan pidato pertanggunjawaban, beberapa anggota DPR berteriak   “hu….hu…” kepada Habibie.  Mereka ingin merendahkan Habibie. Untung saat itu ada AM Fatwa yang mengingatkan para anggota DPR bahwa Habibie adalah seorang presiden dan personifikasi bangsa Indonesia yang harus mereka hormati.  Bayangkan, anggota DPR yang terhormat berperilaku seperti itu.

Kini pak Habibie sudah tua.  Mereka yang membenci Habibie mungkin sedang berkuasa saat ini.  Namun apa yang diberikan oleh para pembencinya itu untuk negeri dan bangsa ini?  Habibie telah berusaha membangun pusat teknologi dirgantara yang cocok untuk Indonesia yang merupakan negara kepulauan.  Hasil jerih payahnya sengaja dibuat bangkrut dan dilupakan. Amal solehnya diabaikan.  

Banyak yang membenci Habibie karena beliau pernah dekat dengan pak Harto.  Ada pula yang membencinya karena beliau pernah menjadi ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).  Orang-orang Katholik dan Kristen sangat ketakutan dengan keberadaan ICMI.  Orang-orang  mantan pejabat Orde baru yang kemudian tersingkir tiba-tiba ketakutan.  Beni Moerdani, Soemarlin, tiba-tiba tidak terdengar perannya.  Padahal mereka tadinya adalah orang-orang yang sangat dekat dengan Soeharto. Orang seperti Sarwono Kusumaatmaja  mendirikan Persatuan Cendekiawan Pembangunan Pancasila (PCPP) yang diketuai Prof. Rubianto Misman, rektor Unsoed saat itu.   Abdurrahman Wahid juga adalah orang yang saat itu berseberangan dengan Habibie. 

Tidak ada rasa terimakasih di dunia ini.  Padahal kata Rasulullah, “Siapa yang tidak berterimakasih kepada sesama manusia, maka ia tidak berterimakasih kepada Allah.”  Bilakah bangsa ini tampil terhormat kembali di bidang ilmu dan teknologi?  Jawabannya ada pada kita.

04 Juni, 2013

Suatu Siang di Jalan Raya Gombong-Kebumen



Ini peristiwa sekitar dua tahun yang lalu. Saya sedang berkendaraan pulang dari sebuah rapat di Stikes Muhammadiyah Gombong. Saat itu pukul 2 siang. Panas matahari terasa membakar wajah. Kendaraan saya jalankan pelan, karena jalanan padat. Sepeda motor berseliweran dari arah depan dan belakang, menambah ruwet jalanan. Saat itu anak-anak sekolah memenuhi jalanan karena sudah jam pulang.

Ada seorang kakek tua hendak menyeberang jalan. Ia tampak kesulitan dan ragu-ragu hendak menyeberang. Sekali ia melangkah maju, namun kemudian mundur lagi. Lalu lalang sepeda motor yang demikian kencang membuatnya tidak bernyali untuk menyeberang. Tiba-tiba ada seorang pelajar menepikan sepedanya, turun, dan menggandeng sang kakek. Dengan perlahan ia menuntun kakek tua itu sambil tangannya ia lambai-lambaikan sebagai isyarat agar kendaraan-kendaraan memelankan lajunya. Akhirnya ia berhasil menyeberangkan si kakek ke sisi jalan yang lain. Sang kakek hanya bisa menatap anak yang barus saja menolongnya. Si pelajar itu segera berbalik, menyeberang jalan, dan menaiki sepedanya kembali.

Dalam hitungan detik, saya berjalan sejajar dengan pelajar tadi. Sekilas saya baca tulisan di lengan baju seragam biru putih sang pelajar, dan di situ tertulis: SMP MUHAMMADIYAH GOMBONG.

Saya sampaikan cerita di atas di hadapan guru-guru, siswa dan orangtua siswa SMP Muhammadiyah Gombong. Saya ingin mengatakan, seorang pemimpin adalah seorang yang peduli kepada sesama. Menjadi anak pintar itu biasa, lulus dengan nilai UN tinggi, itu hal biasa. Namun mencetak anak menjadi sosok manusia yang penuh kepedulian, itu luar biasa. Itulah yang dimilki sekolah-sekolah Muhammadiyah. Itulah yang dikerjakan guru-guru Muhammadiyah. Kita tidak sedang mencetak seseorang yang nantinya menjadi pejabat, politisi, bos perusahaan, atau ulama. Tidak! Yang kita kerjakan adalah: mencetak seorang manusia.!

03 Juni, 2013

Hadits Tentang Musik

Hadis Pertama
Diriwayatkan oleh Buraidah bahwa Rasulullah SAW hendak menuju perperangan, ketika kembali dari perperangan seorang Jariyyah hitam datang menghampiri Rasulullah SAW seraya berkata ”wahai Rasulullah SAW sesungguhnya aku telah bernadzar apabila Engkau kembali dengan selamat aku akan menabuh Duff dan bernyanyi di hadapanmu, Rasulullah SAW bersabda ”apabila kau telah bernadzar maka tabuhlah sekarang karena apabila tidak maka engkau telah melanggar nadzarmu”. Kemudian Jariyyah tersebut menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasulullah SAW ketika Jariyyah itu masih menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian ketika Ali ra masuk dia masih menabuhnya dan ketika Utsman ra masuk dia juga tetap menabuh, ketika Umar ra masuk beliau langsung melemparkan Duff itu ke arahnya yang kemudian Jariyyah itu duduk. Lalu Rasulullah SAW bersabda ”wahai Umar sungguh setan akan takut kepadamu, sungguh ketika Aku duduk, dia menabuh Duff, ketika Abu Bakar masuk dia juga masih demikian, Ketika Ali masuk juga demikian, ketika Utsman masuk dia juga tetap menabuhnya akan tetapi ketika engkau masuk wahai Umar engkau lemparkan Duff itu”.
(Hadis Sunan Tirmidzi no 3690 dimana At Tirmidzi mengatakan hadis ini hasan shahih gharib, hadis ini juga dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi. Juga diriwayatkan dalam Musnad Ahmad bab Buraidah no 22989 dengan sanad yang kuat, dan diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban hadis no 6892).
.
Hadis Kedua
Diriwayatkan dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz beliau berkata ”Rasulullah SAW datang, pagi-pagi ketika pernikahan saya kemudian Beliau SAW duduk dikursiku seperti halnya kau duduk sekarang ini di depanku, kemudian aku menyuruh para Jariyahmemainkan Duff,dengan menyanyikan lagu-lagu balada orang tua kami yang syahid pada perang Badr, mereka terus bernyanyi dengan syair yang mereka kuasai, sampai salah seorang dari mereka mengucapkan syair yang berbunyi…”Diantara kita telah hadir seorang Nabi yang mengetahui hari depan”…Maka Nabi SAW bersabda ”Adapun syair ini janganlah kamu nyanyikan”.(Hadis Shahih Bukhari Kitab Nikah Bab Dharbal Duff Al Nikah Wa Al Walimah no 5147, juga diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban no 5878).
Hadis Ketiga
Dari Aisyah ra Suatu hari Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasul SAW disana ada duajariyah yang sedang bernyanyi dengan memainkan rebana, mereka sudah biasa bernyanyi, sedangkan Rasulullah SAW terhalang dengan tirainya. Abu Bakar melarang keduanya sehingga Rasulullah SAW membuka tirai sambil bersabda ”Wahai Abu Bakar biarkanlah(mereka bernyanyi) karena hari ini adalah hari Id(hari raya)”. (Hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim sebagaimana disampaikan Syaikh Al Albani dalam Ghayatul Maram Takhrij Al Halal Wal Haram Fil Islam hadis ke 399Al Maktab Al Islami Al Ula hal 227).

Hadis Keempat
Diriwayatkan dari Aisyah ra yang berkata ”di kamarku ada Jariyyah Anshar kemudian aku menikahkannya maka Rasulullah SAW masuk pada hari pernikahannya itu Beliau SAW sama sekali tidak mendengar nyanyian ataupun lahwu(permainan) kemudian Beliau SAW bersabda ”wahai Aisyah apakah engkau tidak memberikan nyanyian untuknya?”. Kemudian Beliau SAW bersabda lagi ”bukankah di kampung ini kampungnya orang Anshar yang mereka itu sangat menyukai nyanyian”.(Hadis dalam Shahih Ibnu Hibban no 5875 semua perawinya tsiqat).

Hadis kelima
Dari Amir bin Said dia berkata ”Aku masuk ke rumah Abi Mas’ud dan Qardhah bin Ka’ab dan diantara mereka ada beberapa Jariyah yang sedang bernyanyi,kemudian aku bertanya ”Apakah kalian melakukan semua ini padahal kalian itu sahabat Nabi SAW?” Abu Amir berkata lalu keduanya menjawab ”duduklah, jika engkau suka dengarkanlah bersama kami, akan tetapi jika tidak pergilah sungguh kami telah diberikan keringanan untuk bersuka ria selama walimah pernikahan”(Hadis Sunan An Nasa’i Bab Al Lahwu Wa Al Ghina ’Inda Al ’Arus hadis no 3168, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih An Nasa’i).

24 April, 2013

Memantau UN di Ayah

Pagi ini, aku diajak suami memantau UN di Smp Muhammadiyah Ayah dan Mts Argosari Ayah.

Selepas shubuh aku tertidur, karena begadang nonton bola barca lawan bayern munchen. Sudah dibela belain nonton di tempat bunda, eh kalah lagi...hiks.

Kebetulan Yasmin libur, kebetulan aku sudah memasak nasi, tinggal menggoreng  telor dadar  untuk kak nadia. Ternyata, kak nadia makan bubur oat meal untuk sarapan.

Aku dibangunkan pukul 07.00 oleh suami, seperti biasa, sembari menghidangkan secangkir teh  hangat di tempat tidur,  untukku.
"Jadi ikut gak," kata suami. Sambil kucek kucek mata dan menyruput teh manis, aku menjawab "Ikut dong,"

Rupanya dimeja makan belum tersaji sarapan. Aku langsung memasak bihun goreng kesukaan Yasmin dan telor dadar.

Yasmin pun makan dengan lahap. Aku bergegas memakai pakaian, dan karena waktu tidak mencukupi, aku bawa saja nasi dan telor serta bihun goreng ke dalam mobil, dan aku makan di perjalanan. Tak lupa aku sudah membawa air minum.Kebetulan suamiku sudah sarapan ketika aku tertidur.

Kulihat di sepanjang jalan banyak polisi, ternyata hari ini demo angkutan umum, karena langkanya solar. Aduh pak beye? what are you doing sih??

Sampailah kami di SMP muh Ayah, peserta yang ikut hanya 30 an anak. Ternyata sedikit sekali siswanya. Dan memang akhir akhir ini sekolah muhammadiyah sedang kurang peminat. Why? Mungkin memang kurang kwalitasnya dibanding negri.
Aku berbincang bincang tentang sekolah ini, dengan teman lamaku yang juga menjadi guru disana, dan aku lihat sekolah ini sudah lama tidak diperhatikan. Atau ada pengelolaan yang salah.

Tapi kita tidak boleh menyerah, kata pepatah  disitu ada kemauan disitu ada jalan.

Setelah sekitar 1/2 jam suamiku berbincang dengan kepala sekolah, kami akhirnya menuju Desa Argosari.
Baru pertama kali ini aku kesana. Wah jalannya naik. berbukit bukit. Sampailah kami di jalan yang tak beraspal, jalannya tidak rata , tapi banyak sekali pepohonan rindang disana.AKu spot jantung , taku takut mobil terpeleset, tapi Suamiku ternyata jago nyetir juga, cocok masuk acara Top Gear nih....:)

Seandainya Pemerintah berbaik hati mengasapal jalan menuju sekolah itu, alangkah indahnya.

Aku  heran, ada ya guru yang mau mengajar di sekolah yang jauh dari kota. Aku acungin jempol buat guru guru hebat tersebut.
Disana tidak ada sekolah Negri. Yang ada sekolah Muhammadiyah. Betapa Muhammadiyah sudah membantu pemerintah dalam urusan Pendidikan. Coba bayangkan jika Muhammadiyah tidak mendirikan sekolah di desa pelosok tersebut?

Tapi sering kali setelah Muhammadiyah mendirikan sekolah, Pemerintah membuat tandingan, yang akhirnya mengakibatkan banyak sekolah Muhammadiyah tutup, karena tidak bisa bersaing.

Kami juga melihat gedung sekolah yang ambruk tiba tiba. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa. Para siswa akhirnya belajar di ruang koperasi. Aku lihat siswanya cukup rapi dan ceria.

Ketika kami berkeliling sekolah , ada satu ruangan kelas di bawah yang menghadap sungai. Rasanya sunyi dan tentram disana. Belajar pasti enak, dibanding belajar di sekolah yang bisning dengan suara kendaraan.

Aku berdiri di pintu kelas, sambil mendengarkan gemercik air , sayang aku tidak bawa kamera.

Aku perhatikan, seandainya sungai ini dibersihkan, ada beberapa sampah di ujung sungai, yang tidak dibuang yang menganggu pemandangan mata.

Andaikan sungai ini dijadikan view,untuk pemandangan, bukan dijadikan tempat yang tak berarti. Pasti indah sekali.

Sering kali orang menganggap sungai bukan sebagai sesuatu yang indah, malah sering di tempatkan dibelakang, bahkan untuk membuang sampah. Sehingga keindahan sungai tersebut hilang.

Dikota kota bahkan sampai membuat taman dan kolam agar serasa ada di desa. yang di desa justru ingin seperti di kota.
Harusnya Sekolah tersebut menjadikan sungai dan banyaknya pohon alam  sebagai nilai tambah di sekolah tersebut. Ini adalah sekolah alam yang luar biasa.
Sekolah dikelilingi banyak pepohonan rindang dan sungai alami.

Penting menyadarkan berbagai pihak tentang hal ini, Itulah gunanya silaturahim, mungkin selama ini pengurus jarang yang berpikir kesana.
Inilah awal yang baik, untu lebih memajukan sekolah.

Setelah dari MTs Argosari sekitar 100 meter darisana, ada MI argosari, kami menyempatkan mampir kesana, dan bersalaman dengan anak ana. Senang melihat anak anak berlari dan bermain. Permainan kasti dengan menggunakan bola dari daun kelapa. Asyik bukan. Sementara anak anak lain ada yang sedang shalat dhuha di temani guru mereka. Dari wajah wajah mereka, mereka kelihatan ceria dan percaya diri. Itulah pendidikan yang seharusnya membuat siswa bahagia dan ceria.

Akhirnya jam menunjukan 11.00 siang kami pun harus pulang...melewati jalan yang sudah penuh dengan kendaraan...



21 April, 2013

Puasa senin Kamis

Jam 03.15, kamarku diketuk oleh anak sulung kami nadia.Rupanya dia membangunkan kami, untuk sahur bersama. Kami berencana puasa senin kamis bersama. Baru sekali ini kami bisa puasa senin Kamis bersama.
Aku langsung menyiapkan sahur, telor dadar keju, sayur sawi, dan tempe goreng. Setelah selesai memasak, aku sempatkan shalat Tahajud.Rupanya kak Nadia mengikuti kami. Alhamdulilah bahagianya aku...:)

Kami mulai  makan bersama jam 04.00 , suasana menjelang shubuh tadi sangat ramai, dan penuh canda, suami merebus susu sapi, untuk nadia dan yasmin, juga membuat teh poci. Aku menyiapkan makanan. Dan kami pun berempat berhadap hadapan, aku mulai memimpin do'a :
Ya Allah semoga kami diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalan kan puasa hari ini, semoga kita tetap sabar dan selau menjadi orang orang yang bersyukur, Allohumma bariklana fiima Rozaktana wakina 'adza bannar,"
kamipun mulai makan sahur bersama

Rasanya seperti bulan ramdahan saja, setelah kami selesai sahur kami melanjutkan shalat Shubuh berjamaah, lalu tiba tiba ada suara petasan dari sebelah rumah. Lengkaplah sudah seperti bulan Ramdahan ,padahal masi 3 bulan lagi...:)

Ujian Nasional hemmm

Sekarang lagi heboh UN.
Pertama UN SMA yang kacau karena, banyak soal soal terlambat datang khususnya di luar jawa, karena keterlambatan dari percetakan. Akhirnya ujian pun diundur.
Beberapa akhirnya di fotokopi, dengan kualitas hasil cetak yang buruk, lembar kertas jawaban yang tipis, hingga, ketika mau menghapus, kertas menjadi sobek.

Benar sekali kartun Sukribo kemarin, yang ngatur UN para preman!!!

Yang lebih meresahkan, dan mengkhawatirkan,  siswa siwa sampe ketakutan dan akhirnya pada pergi ke makam, ada yang ke makam gus dur, ada yang ke duku, agar lulus.
Nah disinilah letak kegagalan pendidikan. Belum ujian saja sudah gagal, pendidikan bertujuan agar siswa bisa menggunakan logikanya. Kalo begini saja mereka percaya dengan hal hal yang tak masuk akal, bagaiaman masa depan mereka?

Dulu aku tidak begitu resah dengan Ujian baik ebtanas ataupun Ebta.
Ya belajar seperti biasa.
Anakku Yasmin, waktu ujian nasional kemarin, sakit, dai tidak bisa konsentrasi belajar, aku memintanya untuk istirhat saja. Nilainya turun. Biasanya dia ranking satu, jadi ranking tiga. ya bagiku tidak masalah, yang pentingnilai dia sehari hari bagus, ketika ujian siapapun bisa naik ataupun turun. Karena soal multiple choice tersebut, bisa saja siswa yang hanya mengarang tiba tiba nilai UN nya tinggi.

Jadi secara pribadi aku tidak begtiu mementingkan UN. Terserah Pemerintah.
Toh kita punya sekolah,dari TK sampai perguruan tinggi alhamdulilah Muhammadiyah punya sekolah. Dan saya yakin,  jika tidak diterima di negri, muhammadiyah pasti mau menerima..:)

Harapan saya, anak saya nantinya bukan jadi pegawai, tapi menjadi seorang yang punya pegawai, seperti kata kata Bapak saya almarhum Bp mas'udi ,      " jangan jadi pegawai, tapi jadilah orang yang punya pegawai," belakangan aku tahu kata kata itu juga sering diucapkan oleh suamiku, yang lulusan gontor juga, ternyata kata kata itu dari Kyai Gontor...:)

Gak usah resah kalo nilai kita jelek di UN,  kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh UN tapi, Gabungan  Prilaku , ketrampilan, dan kognisi kita.

So dont be sad  adik adiku sayang...negara sudah bikin kalian ketakutan dan tidak kreatif ayo lawan..!!!

17 April, 2013

MIRAS

Di Twitter lagi rame perbincangan Miras antara Uni fahira idris dengan Ulil 
Gimana menurut mu?
Menurutku aja deh, sepanjang yang aku tahu dari kecil sampe sekarang, yang namanya Minuman keras /Khamr itu ya haram. Karena mudharatnya lebih banyak dari manfaatnya. begitu yang aku tahu dan aku fahami.

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfa’at bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfa’atnya”…”
Al Baqarah 219

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah , adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”
Al MAidah 90




Kita sebagai seorang yang beriman tentunya harus mengingatkan bahwa Khamr itu tidak baik, karena Agama kita mengatakannya demikian, dan memang bagi kesehatan juga tidak baik, meskipun, ada sebagian lain yang berfungi sebagai obat. (pengecualian)

Dalam hal ini, aku setuju dengan mba Fahira, dia mengkampanyekan bahaya miras. Dan perlu menekan pada pemerintah agar di buat aturan yang jelas tentang Miras ini.
Dan aku setuju dengan bang ulil, yang membuat aturan ya Pemerintah.
Nah bagaimana Pemerintah kita? yang selama ini kita tahu sangat impoten dalam penegakan hukum.

Bagaimana anak-anak  dibawah umur  21 bisa mengkonsumsi miras dan dengan mudah mendapatkan barang haram ini di warung-warung kecil, begitu juga rokok. Mestinya pemerintah harus membuat aturan tegas, rokok hanya dijual pada orang dewasa.

Nah, yang saya tidak setuju dengan bang Ulil adalah pernyataannya yang mengatakan bahwa :

Minum satu gelas atau dua gelastidak apa apa selama tidak memabukkan. Bukannya Alkohol itu menyebabkan candu seperti rokok.
Dan dari minuman itu, lebih banyak mudharat untuk tubuh. dari segi kesehatan pun tidak baik. Bisa merusak tubuh. namnya saja minuman keras. Keras bagi tubuh.
Dan kata kata satu dua gelas itu bukan lah kata kata yang bijak menurut saya.

Bagaimana saya menjelaskan seperti itu kepada orang-orang awam?
Mungkin itu saja catatan saya. seperti dalam Al Qur'an dijelaskan, minuman yang memabukkan itu haram, juga untuk kebaikan kita. Mungkin sebaiknya kita bisa lebih bijak dalam membuat pernyataan dalam kerangka dakwah untuk menebar manfaat, bukan pada gontok gontokannya.

Membuka diskusi yang sehat itu bagus, saya rasa hal positifnya kita jadi lebih terbuka bebas berpendapat tanpa menhakimi yang satu sesat atau yang satu kurang ilmunya.

Islam itu membebaskan, membeaskan dari kejumudan berpikir yang membuat masayarakat terkungkung dalam kebodohan.
tapi bukan berarti bebas berbuat apa saja. Kita dianugerahi akal dan pikiran agar kita bisa menentukan mana yang lebih baik untuk kita pilih sebagai jalan hidup kita.
kalo khamar gak ada manfaatnya? untuk apa kita minum?



14 April, 2013

Urban legend : Kisah anak Durhaka jaman modern

Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga macam dosa yang akibatnya disegerakan, tidak ditunda pada hari kiamat: durhaka kepada orang tua, menzalimi manusia, dan ingkar terhadap kebajikan.” (Al-Mustadrak 12: 360)

Rasulullah saw bersabda: “Dosa besar yang paling besar adalah syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua…” (Al-Mustadrak 17: 416)


Banyak sudah Kisah kisah tentang anak durhaka dari jaman nabi , seperti yang kita tahu ada Al qomah, yang ketika sakaratul maut mengalami kesulitan, karena dia menyakiti ibunya , akhirnya dimaafkan, dan akhirnya alqomah pun bisa meninggal dengan tenang

Kisah malin Kundang juga pernah menjadi legenda, dan dia dikutuk menjadi batu di tanah Minang sana.
Banyak yang mengatakan itu mitos. legenda. Mungkin saja. Tapi ajaran Agama kita mengajarkan bahwa Birrul walidain adalah suatu kewajiban.

Tapi dijaman nabi saya yakin itu adalah kisah sebenarnya, dan di jaman modern ini, aku sungguh melihat nya dengan kepala sendiri akibat berbuat durhaka pada orangtua.

Seorang wanita yang cantik kini berubah menjadi mengerikan wajahnya. Dulu wajahnya halus mulus, tapi kini wajahnya penuh dengan jerawat bernanah dan mengerikan, bukan jerawat biasa, sudah kemana mana berobat tapi belum jua sembuh.Banyak orang yang takut melihatnya. Tuhan sudah bekerja dengan caranya. Mungkin saja sang wanita tersebut salah memakai kosmetik, tapi Tuhan sedang menegurnya lewat kosmetik itu. Kun fayakun. Jika dengan teguran itupun masih tak merasa berdosa, itu sudah sangat keterlaluan.

Sayang sekali kecantikan wajahnya tidak diimbangi dengan kecantikan hati. Dua kali dia menyakiti ibundanya. Ibunda yang sangat taat pada Tuhan nya, selalu sholat tahajud, dan banyak bersedekah dan dia menjadi panutan banyak orang. 

Pertama, wanita ini menikah tanpa seizin orangtuanya, alias kawin lari, Ibunya sedih sekali, sangat menderita, kemudian, setelah 4 tahun, akhirnya sang wanita ini, kembali lagi ke rumah tanpa merasa bersalah, dan meminta semua keluarga menerimanya.
setelah semua kembali menerimanya, wanita ini mengulangi kesalahannya kembali, dia meminta cerai dari suami yang dulu di cintainya bahkan sampai rela kawin lari dan dia berselingkuh dengan seorang yang berkeluarga, yang istrinya masih familinya.
Kembali lagi sang bunda tersakiti untuk kedua kalinya, menasehati, melarang perbuatan kejinya, tapi sanga wanita cantik ini tidak menggubris, dan rela keluar dari rumah sang bunda demi hidup bersama sang pria yang sudah berkeluarga.
Betapa sang anak durhaka ini sudah mencoreng muka sang Ibu. Ibu yang sangat taat dengan Tuhan nya. Saya yakin Tuhan pun pasti marah. "Ridho Allah ada pada ridho orangtua"
Untuk kedua kalinya sang Bunda merasa tersakiti dengan perbuatan anaknya yang sudah jauh melenceng dari agama.

Dan setelah pernikahan denga pria berkeluarga itu, sekitar setahun, sanga wanita kembali lagi, dengan wajah penuh benjolan bernanah, dia selalu memakai masker. Dan itu sangat menyiksa dirinya. Dia tidak percaya diri lagi.
Entahlah dia pulang karena merasa menyesal atas perbuatannya, atau hanya karena malu wajahnya rusak, ataukarena dia telah dicampakkan oleh lelaki itu. Hanya Allah dan wanita itu yang tahu.

Tapi seorang Ibu tetapah seorang Ibu, Beliau mau menerimanya kembali. Tapi Tuhan tidak tidur, dia tidak rela dengan apa yang telah dilakukan wanita itu kepada Ibunya. Ibu yang sudah  merawat dari bayi, mendidiknya dengan ilmu agama dan contoh yang baik.

Tapi setelah dewasa perilakunya sangat menyimpang jauh dari kebenaran.
Aku jadi teringat Kisah nabi Nuh dalam Al qur'an, beliau seorang Nabi yang taat taoi beliau tidak dapat menolong anaknya yang kafir. Akhirnya anaknya ikut tenggelam karena tidak taat pada sang Ayah.

Dalam sebuah surat dalam Al Qur'an , surat Al Qasash 56 disebutkan :
Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

Kewajiban kita hanya memberi peringatan, setelah peringatan itu tidak diindahkan itu bukan kesalahan kita. Tuhan lebih tahu siapa yang mau menerima petunjuk, Semoga kita selalu berusaha mencari petunjuk jalan yang benar, jangan menjadikan hawa nafsu menjadi Tuhan kita.

Itulah sepenggal kisah di jaman modern ini, semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.
Bahwa Orangtua adalah seseorang yang wajib kita hormati dan kita sayangi, seperti dalam surat Luqman  ayat 14 :

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun [1181]. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Dan dalam surat Al Isra 23
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Wallahu'a'lam bishawab.


12 April, 2013

Fragmen di Jum'at pagi






Penjual ikan dan belut yang ramah  itu selalu mampir kerumah menawarkan dagangannya. Pagi itu dia hanya membawa ikan gabus saja, biasanya dia juga membawa belut. lalu aku membelinya 1kg.
Sebelum pergi, seperti biasanya ibu muda yang mungkin baru berusia 27 tahun ini bercerita keadaan rumahtangganya yang semakin hari semakin memprihatinkan. Dia bercerita bahwa dia sering dipukuli suaminya, apalagi waktu dia hamil anak kedua,  yang akhirnya meninggal setelah lahir kedunia.
Suaminya juga sering berduaan dengan wanita lain. Dan tidak pernah memberi nafkah, makanya dia harus berjualan ikan berkeliling dari rumah ke rumah. Terus die cerita baru saja ke Kyai, mau menanyakan apa yang sedang dilakukan suaminya sekarang. lalu dia bertanya padaku, " bu aku mau ke dukun gimana?," lalu kujawab jangan ke dukun. Dosa, syirik itu namnya, nanti sholat kamu tak diterima.
lalu aku menyarankan, dilihat saja dulu, siapa tahu suamimu bisa berubah. Aku tanyakan? apa dia setiap hari masih tidur dirumah?
lalu dia menjawab ," masih bu,
Oh kalo begitu ya bagus lah. Siapa tahu dia bisa berubah, berdo'a dan pasrahkan sama Allah. Terus dia cerita lagi, tapi saya pingin cerai bu, aku dah gak kuat, tapi nanti saya tinggal dimana ya? katanya kebingungan. Rumah itu kan milik kita bersama, gentengnya dari saya bu, katanya polos,"
Berarti mbak belum siap bercerai, kataku, emang rumahnya mau diparo? hehe kataku menggoda,". Begini aja, sekarang sabar dulu, siapa tahu suami bisa berubah, jangan lupa sholat yg rajin, tahajud dll. 

"Iya bu, tapi gimana kalo saya pingin cerai, saya sudah gak kuat bu, tapi saya gak punya biaya, kata suami kalo kamu mau cerai ya sana, tapi biayamu sendiri lo, ungkap penjual ikan berkeluh,"

"Nanti coba tak tanyakan temanku yang pengacara ya, sekarang sabar dulu mudah2 an suami mu berubah menjadi lebih baik..., "kataku.
" oya sudah makasih ya bu kata dia gembira sambil ngloyor pergi dengan sepedanya.

Aku tahu dia menderita, tapi dia masih bisa bercerita sesekali sambil tersenyum, orangnya memang lucu, murah senyum, dan banyak tertawa..semoga nasib baik berpihak padamu...:)

10 Maret, 2013

Ada cinta dalam secangkir Teh

Aku bisa merasakan
Langkah kakimu menuju dapur
Lngkah kakimu mengambil cangkir, lambar
Langkah kakimu menuangkan teh ke dalam cangkir, dan menyeduhnya
Dan aku tahu
Langkah kakimu sedang menuju ke arahku
Untuk memberikan secangkir teh hangat untuk ku
Terima kasih sayangku

KISAH SURAT NABI MUHAMMAD KEPADA HERAKLIUS


KISAH SURAT RASULULLAH SAW KEPADA RAJA HERAKLIUS ROMAWI

Berikut Isi suratnya
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Heraklius Kaisar Romawi yang agung. Salam bagi siapa yang mengikuti petunjuk. Salain dari pada itu, sesungguhnya aku mengajak kamu untuk memeluk Islam. Masuklah kamu ke agama Islam maka kamu akan selamat dan peluklah agama Islam maka Allah memberikan pahala bagimu dua kali dan jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa orang orang Romawi.
“Katakanlah: Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimah (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebahagian kita menjadikan sebahagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahawa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.  (Surah Aali-Imran : 64)  [Sahih Al-Bukhari 1/4,5]
Kelanjutan Kisahnya
Dari Ibnu ‘Abbas r.a. katanya Abu Sufyan mengisahkan kepadanya dari mulut Abu Sufyan sendiri cerita berikut:  “Pada masa berlangsungnya perjanjian Damai antaraku dengan Rasulullah s.a.w., aku pergi berniaga ke Syam. Ketika itu aku sedang berada di sana, disampaikan orang sepucuk surat dari Rasulullah s.a.w kepada Kaisar Heraklius (Hercules), penguasa Rumawi.

Yang membawa surat itu adalah Dihyah Al-Kalbi yang langsung menyerahkannya kepada Penguasa Basrah. Selanjutnya, Penguasa Basrah menyerahkan kepada Hiraklius. Hiraklius lalu bertanya: Apakah di sini terdapat seorang dari kaum lelaki yang mengaku sebagai nabi ini?
Mereka menjawab: Ya! Maka aku pun dipanggil bersama beberapa orang Quraisy lainnya sehingga masuklah kami menghadap Hiraklius. Setelah mempersilakan kami duduk di hadapannya,
Hiraklius bertanya: Siapakah di antara kamu sekalian yang paling dekat nasabnya dengan lelaki yang mengaku sebagai nabi ini? Abu Sufyan berkata: Lalu aku menjawab: Aku.
Kemudian aku dipersilakan duduk lebih dekat lagi ke hadapannya sementara teman-temanku yang lain dipersilakan duduk di belakangku. Kemudian Hiraklius memanggil juru terjemahnya dan berkata kepadanya: Katakanlah kepada mereka bahwa aku akan menanyakan kepada orang ini tentang lelaki yang mengaku sebagai nabi itu. Jika ia berdusta kepadaku, maka katakanlah bahwa ia berdusta.
Abu Sufyan berkata: Demi Allah, seandainya aku tidak takut dikenal sebagai pendusta, niscaya aku akan berdusta. Lalu Hiraklius berkata kepada juru terjemahnya: Tanyakan kepadanya bagaimana dengan keturunan lelaki itu di kalangan kamu sekalian?
Aku menjawab: Di kalangan kami, dia adalah seorang yang bernasab baik. Dia bertanya: Apakah ada di antara nenek-moyangnya yang menjadi raja?
Aku menjawab: Tidak. Dia bertanya: Apa kamu sekalian menuduhnya sebagai pendusta sebelum dia mengakui apa yang dikatakannya? Aku menjawab: Tidak.
Dia bertanya: Siapakah pengikutnya, orang-orang yang terhormatkah atau orang-orang yang lemah?
Aku menjawab: Para pengikutnya adalah orang-orang lemah. Dia bertanya: Mereka semakin bertambah ataukah berkurang?
Aku menjawab: Bahkan mereka semakin bertambah.
Dia bertanya: Apakah ada seorang pengikutnya yang murtad dari agamanya setelah dia peluk karena rasa benci terhadapnya?
Aku menjawab: Tidak.
Dia bertanya:Apakah kamu sekalian memeranginya?
Aku menjawab: Ya.
Dia bertanya: Bagaimana peperangan kamu dengan orang itu?
Aku menjawab: Peperangan yang terjadi antara kami dengannya silih-berganti, terkadang dia mengalahkan kami dan terkadang kami mengalahkannya.
Dia bertanya: Apakah dia pernah berkhianat?
Aku menjawab: Tidak. Dan kami sekarang sedang berada dalam masa perjanjian damai dengannya, kami tidak tahu apa yang akan dia perbuat. Dia melanjutkan: Demi Allah, aku tidak dapat menyelipkan kata lain dalam kalimat jawaban selain ucapan di atas.
Dia bertanya lagi: Apakah perkataan itu pernah diucapkan oleh orang lain sebelum dia?
Aku menjawab: Tidak.
Selanjutnya Hiraklius berkata kepada juru terjemahnya: Katakanlah kepadanya, ketika aku bertanya kepadamu tentang nasabnya, kamu menjawab bahwa ia adalah seorang yang bernasab mulia. Memang demikianlah keadaan rasul-rasul yang diutus ke tengah kaumnya.
Ketika aku bertanya kepada kamu apakah di antara nenek-moyangnya ada yang menjadi raja, kamu menjawab tidak. Menurutku, seandainya ada di antara nenek-moyangnya yang menjadi raja, aku akan mengatakan dia adalah seorang yang sedang menuntut kerajaan nenek-moyangnya.
Lalu aku menanyakan kepadamu tentang pengikutnya, apakah mereka orang-orang yang lemah ataukah orang-orang yang terhormat. Kamu menjawab mereka adalah orang-orang yang lemah. Dan memang merekalah pengikut para rasul.
Lalu ketika aku bertanya kepadamu apakah kamu sekalian menuduhnya sebagai pendusta sebelum dia mengakui apa yang dia katakan. Kamu menjawab tidak. Maka tahulah aku, bahwa tidak mungkin dia tidak pernah berdusta kepada manusia kemudian akan berdusta kepada Allah.
Aku juga bertanya kepadamu apakah ada seorang pengikutnya yang murtad dari agama setelah ia memeluknya karena rasa benci terhadapnya. Kamu menjawab tidak. Memang demikianlah iman bila telah menyatu dengan orang-orang yang berhati bersih.
Ketika aku menanyakanmu apakah mereka semakin bertambah atau berkurang, kamu menjawab mereka semakin bertambah. Begitulah iman sehingga ia bisa menjadi sempurna.
Aku juga menanyakanmu apakah kamu sekalian memeranginya, kamu menjawab bahwa kamu sekalian sering memeranginya. Sehingga perang yang terjadi antara kamu dengannya silih-berganti, sesekali dia berhasil mengalahkanmu dan di lain kali kamu berhasil mengalahkannya. Begitulah para rasul akan senantiasa diuji, namun pada akhirnya merekalah yang akan memperoleh kemenangan.
Aku juga menanyakanmu apakah dia pernah berkhianat, lalu kamu menjawab bahwa dia tidak pernah berkhianat. Memang begitulah sifat para rasul tidak akan pernah berkhianat.
Aku bertanya apakah sebelum dia ada seorang yang pernah mengatakan apa yang dia katakan, lalu kamu menjawab tidak. Seandainya sebelumnya ada seorang yang pernah mengatakan apa yang dia katakan, maka aku akan mengatakan bahwa dia adalah seorang yang mengikuti perkataan yang pernah dikatakan sebelumnya.
Dia melanjutkan: Kemudian Hiraklius bertanya lagi: Apakah yang ia perintahkan kepadamu?
Aku menjawab: Dia menyuruh kami dengan shalat, membayar zakat, bersilaturahmi serta membersihkan diri dari sesuatu yang haram dan tercela.
Hiraklius berkata: Jika apa yang kamu katakan tentangnya itu adalah benar, maka ia adalah seorang nabi. Dan aku sebenarnya telah mengetahui bahwa dia akan muncul, tetapi aku tidak menyangka dia berasal dari bangsa kamu sekalian. Dan seandainya aku tahu bahwa aku akan setia kepadanya, niscaya aku pasti akan senang bertemu dengannya.
Dan seandainya aku berada di sisinya, niscaya aku akan membersihkan segala kotoran dari kedua kakinya serta pasti kekuasaannya akan mencapai tanah tempat berpijak kedua kakiku ini.
Dia melanjutkan: Kemudian Hiraklius memanggil untuk dibawakan surat Rasulullah saw. lalu membacanya. Ternyata isinya adalah sebagai berikut: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah, dari Muhammad, utusan Allah, untuk Hiraklius, Penguasa Romawi. Salam sejahtera semoga selalu terlimpah kepada orang-orang yang mau mengikuti kebenaran.
Sesungguhnya aku bermaksud mengajakmu memeluk Islam. Masuklah Islam, niscaya kamu akan selamat. Masuklah Islam niscaya Allah akan menganugerahimu dua pahala sekaligus. Jika kamu berpaling dari ajakan yang mulia ini, maka kamu akan menanggung dosa seluruh pengikutmu.
(Wahai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimah ketetapan yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita mempersekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah).
Selesai dia membaca surat tersebut, terdengarlah suara nyaring dan gaduh di sekitarnya. Lalu dia memerintahkan sehingga kami pun segera dikeluarkan. Lalu aku berkata kepada teman-temanku ketika kami sedang menuju keluar, Benar-benar telah tersiar ajaran Ibnu Abu Kabasyah, dan sesungguhnya dia benar-benar ditakuti oleh Raja Romawi.
Abu Sufyan berkata: Aku masih terus merasa yakin dengan ajaran Rasulullah s.a.w. bahwa ia akan tersiar luas sehingga Allah berkenan memasukkan ajaran Islam itu ke dalam hatiku.  [Hadis 1745 jilid 3 sahih Muslim]

09 Maret, 2013

Ke Solo with Prameks




Ini  Gambar suasana diatas kereta Prameks dari Solo menuju Kutoarjo, (mirip di Jepang ya...hakhakhak...).

Jam 15.15 wib kereta Tujuan Kutoarjo ini penuh sesak oleh penumpang. Kami tak mendapatkan tempat duduk, akhirnya kamipun  berdiri. Banyak juga orang yang lesehan dan duduk diatas lantai.

Akhirnya karena perjalanan menuju kutoarjo sekitar 3 jam, akupun duduk di lantai, dan tertidur sambil menunduk...sesuatu banget

Tapi ketika berangkat, tempat duduk tidak sepenuh ketika pulang, kami mendapatkan tempat duduk yg nyaman, dan ketika berangkat aku bisa membaca buku "Muhammad " lumayan banyak.

Kebetulan Aku berangkat berdua dengan suamiku tercinta. Berangkat dari Kebumen menuju Kutoarjo dengan kendaraan  Pribadi kami, lalu kami parkir di stasiun kutoarjo. Lalu kami ke solo dengan kereta Prameks ini. Kereta Prameks ini cukup nyaman, dan harga 20.000,- sangat cocok dengan kantong kami..:)
Dan kantong orang orang lain tentu saja. 
Coba kalo naik mobil Pribadi, sudah capek, macet...bensin mahal pula.
Ngurangi polusi juga kan? tapi herannya kenapa jadwal Prameks malah dikurangi? Pemerintah memang aneh...


Perjalanan kami ini,  dalam rangka menengok Bapak teman kami yang sakit parah di RS Muwardi Solo. Beliau sakit Prostat,  setelah operasi Prostat tersebut, terjadi komplikasi lain, diantaranya jantung dan ginjal. Keadaannya sangat parah dan sekarang beliau mengalami  koma, Semoga beliau diberi kemudahan dan segera pulih dari sakitnya. Amin.

Selepas dari RS Muwardi, kami mampir ke Rumah sahabatku Dewi, di Babadan Baru, di daerah Kampung Laweyan menggunakan Taxi. Dari RS Muwardi menuju Laweyan  yang cukup  jauh, kami mengeluarkan uang 35.000 saja.

Setelah ditraktir bakso "Kebon jati" milik  temanku dewi, akhirnya jam setengah tiga siang kami menggunakan motor menuju stasiun untuk pulang. Kami berboncengan , sementara karyawana dewi mengikuti dari belakang. Lalu motornya diparkir di stasiun. Dewi tidak bisa mengantar karena harus menjaga anak anak. Siapa yg akan mengambil motor itu? hihi mungkin suaminya fauzan...:D

Karena  Jadwal Prameks Solo- kutoarjo hanya ada jam hanya ada 2 kali, yaitu jam 08.00 dan 15. 15, akhirnya kamipun bergegas pulang. Sampe Kutoarjo sekitar pukul 18.00 Wib.

Kami melanjutkan perjalanan dengan mobil ke kebumen, dan sampai rumah tepat pukul 19.00 Wib. Anak anak ku yg manis Nadia dan Jasmina  sudah menyiapakan teh poci. Ah..lelahpun seketika hilang....

05 Maret, 2013

Mandiri Tanpa Korupsi




Setiap kami berolahraga di alun alun, kami selalu menjumpai ibu ini, Namanya saya lupa, besok saya tanyakan lagi. Dia umurnya sekitar 37 tahun tapi wajahnya jauh lebih tua dari usianya. Mungkin karena penderitaan hidup. aku sendiri jarang jajan di alun alun, tadi aku ingin sekedar menyenangkan hatinya membeli minuman, tapi ternyata aku tak bawa uang. Ibu ini meski kakinya tak sempurna, dia setiap hari bekerja keras demi hidup diri dan keluarganya, dia mandiri tanpa korupsi. Aku lebih hormat kepada Ibu satu ini dibanding para pejabat yang setiap hari bekerja menunggu gajian dari pemerintah, tapi sering korupsi waktu dan uang. Ibu ini lebih bermartabat, dengan tangannya dia berusaha mandiri, tanpa harus menggantungkan hidupnya pada pemerintah. Dia rela berpanasa panas, untuk sesuap nasi yang halal..Salut bu...

18 Februari, 2013

Masa kecil di sekolah

Apa yang ada dibenakmu saat kita kecil? 
Mungkin berbeda beda setiap orang.
kalo aku, hal yang selalu teringat adalah, ketika aku pentas menari, berkebun, olahraga, menyanyi, lomba cerdas cermat, lomba baca puisi dan menggambar.

Hampir yang aku sebutkan adalah kegiatan di luar ruangan. berhubungan dengan dunia nyata. Bukan teori.

Mungkin belajar yang paling mengena memang ketika kita praktek. tapi memang teori juga penting. Artinya ada rasa enjoy disana, ketika anak anak di ajari dengan bernyanyi dan bermain.

ketika berkebun, ada rasa tenang disana, ikut menanam singkong, dan bayam.Melihat tanaman subur sangat menyenangkan hati.

Ketika aku pentas menari, aku memakai baju putih , di ajari oleh seorang ibu guru, aku lupa namanya ibu itu rumahnya di sebelah kantor polisi, ibu itu sangat ramah, suka memberi aku kue dadar gulung, rasanya masih seperti dulu, aku masih ingat ras kue dadar gulung itu sampe sakarang.

Tarian itu tarian dengan diiringi lagu berikut :
Bunga rampai...dari bali..

.......

Tanda mata yg kubawa dari bali..

aku tidak begitu faham dengan lagu itu waktu aku kecil, banyak kata yg tak kumegerti, tapi kini aku cari di google, ternyata lagu itu lagu karya ismail marzuki , sbb


Bunga rampai dari Bali
Bunga cempaka seruni mawar melati
Indah permai suci murni
Tanda mata yang kubawa dari puri

Bunga rampai dari Bali
Meskipun sekarang layu tak wangi lagi
Tapi kenang-kenangannya
Selalu kusimpan dalam hati

Entah kenapa, aku merasa cantik sekali waktu pakai baju putih itu, aku merasa bahagia....hehehe

Selanjutnya, ketika aku lomba menggambar, entah kenapa aku yang dipilih.
Jadi, fit and proper test nya kurang lebih begini.
Pak guru membuat gambar layang layang yg diberi wajah, terus semua anak disuruh menggambar. Ternyata hasil yang paling mirip adalah gambarku.

Sebenarnya aku bisa menggambar, tapi gak pintar pintar banget. Akhirnya aku minta kakak ku membantuku. Gambar dia bagusss sekali.

To be continued...mau rapat dulu


11 Februari, 2013

Orangtua harus melek Teknologi

Data yang tercatat di Komnas PA menyebutkan, sepanjang 2012 ini telah terjadi sebanyak 27 kasus penculikan anak serta kekerasan seksual yang berawal dari jejaring sosial seperti halnya facebook."Sampai September 2012 kemarin ada 21 kasus. Dan untuk bulan Oktober ini sudah ada enam orang yang menjadi korban facebook. Makanya sebagai orangtua harus lebih hati-hati dan memprioritaskan pengawasan terhadap anaknya," tambah Arist. (sumber : inilah.com)

Data dari Komnas PA diatas menjadi keprihatinan kita bersama, betapa teknologi informasi yang berkembang begitu cepat, bagai pisau bermata dua. Di satu sisi memiliki banyak sekali manfaat, dan disatu sisi ada juga mudharat nya. Semua itu tergantung pada diri kita, dan kita sebagai orangtua, juga harus mengantisipasi dampak buruk dari teknologi.

Jalan keluarnya adalah bukan dengan menghindari teknologi informasi, karena hal yang bermanfaat dari berkembangnya teknologi ini juga tidak bisa kita pungkiri. Jika kita menghindarinya, kita akan tertinggal jauh dan ketinggalan informasi. sementara di depan mata kita anak anak kita sudah jago dan sangat akrab dengan teknologi. Dari handphone, internet, I-pad, dsb.

Untuk itu kita sebagai orangtua, atau mungkin kakak, saudara, tetangga, dari jutaan anak di indonesia, harus memiliki kepedulian dengan anak anak kita.

Bagi orangtua, jika anak kita sudah punya akun jejaring sosial, seperti facebook, twitter, atau blog, hendaknya orangtua juga memantaunya, dengan memiliki akun jejaring sosial juga. Sehingga orangtua tau dengan siapa anaknya berteman, bagaimana status status anak anak kita. Sehingga menghindari hal hal yang tidak di inginkan jika ada orang yang ingin berbuat jahat dengan anak kita.

Dan usahakan teman teman dari anak kita adalah anak- anak atau orang dewasa yang dikenal dan sopan dan beretika.
 Pernah suatu kejadian, saya memiliki seorang teman pria, yang memposting gambar "tak senonoh" dan mengupload di wall nya. Teman saya itu ternyata teman  anak saya juga. Otomatis di dinding anak saya akan muncul gambar tak senonoh tersebut.
sebelum anak saya melihat gambar tersebut, saya langsung menghapus teman saya dari pertemanan anak saya. kebetulan saya juga punya password anak saya, jadi saya selalu bisa mengecek  akun tersebut,
Dan langsung saya menulis pesan kepada teman saya tersebut, agar berhati hati mengupload gambar, karena teman anda bukan hanya orang dewasa, tapi disana ada anak anak juga. Rupanya banyak orang dewasa yang kurang peka dengan hal hal tersebut. Saya fikir teman saya juga seorang yang cukup sopan, ternyata saya juga kaget dia punya sikap seperti itu.
Tapi akhirnya sang teman tersebut meminta maaf dan menghapus gambar tak "senonoh" tersebut.

Kejadian tersebut adalah satu dari banyak hal yang tidak kita harapkan di era internet yang berkembang pesat saat ini.
Banyak hal lain seperti penculikan lewat facebook,  munculnya gambar gambar porno  ketika anak anak kita browsing mencari informasi tugas sekolah, (alhamdulilah sekarang sudah mulai diatur oleh depkominfo) meski masih banyak kekurangan.
Contoh : jika kita menulis di situs pencarian google dengan kata : anak smp, maka akan muncul gambar gambar tak senonoh. Mestinya Depkominfo bisa menaggulangi ini. Dan yang sekarang sedang hangat adalah adanya prostitusi online yang ternyata melibatkan anak anak di bawah umur.

Hal hal tersebut benar benar menjadi keprihatinan kita bersama, untuk itu mulailah dari keluarga, kita menjaga anak anak, adik, dan saudara kita dari kejahatan dunia cyber dengan memantau mereka .terus menarus, untuk itu sekali lagi kita juga harus melek teknologi.Semoga Pertahanan dari keluarga bisa menghindarkan anak anak kita dari kejahatan cyber. Amin








03 Februari, 2013

Car Free Day @alun alun kebumen

Kalo gak salah car free day, alias hari bebas kendaraan bermotor sudah 3 minggu ini berlaku. Aku baru sempat join minggu yg ketiga ini. Kami menuju alun alun dengan mobil, lalu berhenti parkir di tempat yg ditentukan. Dari tempat parkir menuju alun alun kami berjalan kaki. Lebih asik lagi sih kalo naik sepeda. Sayang dirumah hanya ada dua sepeda. Mesti beli nih...:D, nunggu genteng laku..:)





Suamiku seperti biasa, lari berkeliling alun alun, sementara aku, Nadia dan jasmin, jalan santai cuman dapat 2putaran..:D.
Selanjutnya seperti biasa, yasmin minta makan burjo ketan hitam di depan sma 1. harganya cukup terjangkau. 2000,- /mangkuk, dijamin memberi nutrisi yang baik buat tubuh anda.




Setelah selesai menikmati bubur kamipun berjalan pulang menuju parkiran, tak lupa kami mampir ke rumah keponakan kami, Kenza di dekat alun alun, sambil membawa 4 bungkus bubur ketan hitam. Kenza seakarang sudah tambah pintar. Sebenarnya pingin lama di rumah kenza, tapi yasmin harus segera pulang jadi jam 8 akhirnya kami pulang.