17 Oktober, 2017

DEKET SAMA MANTAN?? AWAS DOSA TAKHBIB


Baru tahu yang dinamakan TAKHBIB. Artikel diambil Dari Konsultasi Syariah.
Silahkan dinikmati. Bagi yang suka curhat-curhat an sama lawan jenis, mantan, dan yang bukan mahram nya, hati hati sangat mungkin terjerumus dalam TAKHBIB.



Dosa Takhbib
Diantara dosa besar yang mungkin jarang diketahui oleh kaum muslimin adalah dosa takhbib. Menjadi penyebab perceraian dan kerusakan rumah tangga. Karena kehadirannya, membuat seorang wanita menjadi benci suaminya dan meminta untuk berpisah dari suaminya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak hadis, memberikan ancaman keras untuk pelanggaran semacam ini. Diantaranya,
1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امرَأَةً عَلَى زَوجِهَا
”Bukan bagian dariku seseorang yang melakukan takhbib terhadap seorang wanita, sehingga dia melawan suaminya.” (HR. Abu Daud 2175 dan dishahihkan al-Albani)
2. Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا
”Siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dariku.” (HR. Ahmad 9157 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Dalam penjelasannya tentang bahaya cinta buta, Ibnul Qoyim menjelaskan tentang dosa takhbib,
وقد لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم من فعل ذلك ، وتبرأ منه ، وهو من أكبر الكبائر ، وإذا كان النبي صلى الله عليه وسلم قد نهى أن يخطب الرجل على خطبة أخيه وأن يستام على سومه : فكيف بمن يسعى بالتفريق بينه وبين امرأته وأمته حتى يتصل بهما
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat orang yang melakukan takhbib, dan beliau berlepas diri dari pelakunya. Takhbib termasuk salah satu dosa besar. Karena ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang untuk meminang wanita yang telah dilamar oleh lelaki lain, dan melarang seseorang menawar barang yang sedang ditawar orang lain, maka bagaimana lagi dengan orang yang berusaha memisahkan antara seorang suami dengan istrinya atau budaknya, sehingga dia bisa menjalin hubungan dengannya. (al-Jawab al-Kafi, hlm. 154).
Bahkan, karena besarnya dosa takhbib, Syaikhul Islam melarang menjadi makmum di belakang imam yang melakukan takhbib, sehingga bisa menikahi wanita tersebut. (Majmu’ Fatawa, 23/363).
Makna Takbib
Dalam Syarah Sunan Abu Daud Adzim Abadi (w. 1329 H) menjelaskan, takhbib secara bahasa artinya menipu dan merusak. Dengan menyebut-nyebut kejelekan suami di hadapan istrinya atau kebaikan lelaki lain di depan wanita itu. (Aunul Ma’bud, 6/159).
Di bagian lain, beliau juga menyebutkan,
مَنْ خَبَّب زوجة امرئ أي خدعها وأفسدها أو حسن إليها الطلاق ليتزوجها أو يزوجها لغيره أو غير ذلك
‘Siapa yang melakukan takhbib terhadap istri seseorang’ maknanya adalah siapa yang menipu wanita itu, merusak keluarganya atau memotivasinya agar cerai dengan suaminya, agar dia bisa menikah dengannya atau menikah dengan lelaki lain atau cara yang lainnya. (Aunul Ma’bud, 14/52).
Ad-Dzahabi mendefinisikan takhbib,
إفساد قلب المرأة على زوجها
”Merusak hati wanita terhadap suaminya.” (al-Kabair, hal. 209).
Dalam Fatwa Islam, usaha memisahkan wanita dari suaminya, tidak hanya dalam bentuk memotivasi si wanita untuk menuntut cerai dari suaminya. Yang juga termasuk takhbib adalah ketika seseorang memberikan perhatian, empati, menjadi teman curhat terhadap wanita yang sedang ada masalah dengan keluarganya.
وإفساد الزوجة على زوجها ليس فقط بأن تطلب منها الطلاق ، بل إن محاولة ملامسة العواطف والمشاعر ، والتسبب في تعليقها بك أعظم إفساد ، وأشنع مسعى يمكن أن يسعى به بين الناس .
”Merusak hubungan istri dengan suaminya, tidak hanya dalam bentuk memotivasi dia untuk menggugat cerai. Bahkan semata upaya memberikan empati, belas kasihan, berbagi rasa, dan segala sebab yang membuat si wanita menjadi jatuh cinta kepadamu, merupakan bentuk merusak (keluarga) yang serius, dan usaha paling licik yang mungkin bisa dilakukan seseorang.” (Fatwa Islam, no. 84849)
Memahami hal ini, berhati-hatilah dalam bergaul dengan lawan jenis siapapun dia. Bisa jadi pada awalnya seseorang memiliki niat baik, niat saling menolong, niat merasa kasihan, perlu ada teman untuk berbagi rasa. Kan gak ada masalah kalo cuma jadi teman curhat, yang penting gak ada perasaan apa-apa. Kita kan niatnya baik, saling mengingatkan dan menasehati. Saya merasa dekat dengan Allah semenjak kenal dia, kita saling mengingatkan untuk tahajud, untuk puasa sunah, saya menjadi rajin ibadah karena nasehatnya, hatiku merasa nyaman dan tentram bersamanya, semoga dia menjadi pasanganku di surga…, dan seabreg khayalan kasmaran lainnya.
Ibnul Jauzi menukil nasehat dari Al-Hasan bin Sholeh yang mengatakan,
إن الشيطان ليفتح للعبد تسعة وتسعين بابا من الخير يريد به بابا من الشر
“Sesungguhnya setan membukan 99 pintu kebaikan, untuk menjerumuskan orang ke dalam satu pintu keburukan.” (Talbis Iblis, hlm. 51).
Waspada bagi para lelaki, jangan sampai menerima curhat wanita tentang keluarganya. Bisa jadi ini langkah pembuka Iblis untuk semakin menjerumuskan anda. Terkecuali jika anda seorang ulama, tokoh agama, yang berhak memberikan fatwa dengan ilmunya. Anda bisa menjelaskan halal-haram satu masalah.
Semoga Allah, menyelamatkan kita dari bahaya besar lingkungan yang kurang memperhatikan adab pergaulan.
Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)


Read more https://konsultasisyariah.com/20686-ketika-dicintai-wanita-bersuami.html

10 Oktober, 2017

Apakah kita yang diinginkan oleh Allah untuk mendapat kebaikan??

Berikut ini adalah tanda tanda bahwa Allah menginginkan kebaikan untuk kita.
Yuk disimak, diambil  dari  Muslimah.or.id , dan sedikit tambahan :)

Di antara manusia ada orang-orang yang Allah inginkan kebaikan padanya. Kita berharap mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diinginkan oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan tersebut. Tentunya kita tidak ingin kita termasuk orang yang Allah kehendaki keburukan ada pada diri kita. Lalu siapakah orang-orang yang Allah inginkan kebaikan bagi mereka? Berikut ciri-cirinya:
1. Dijadikan ia senantiasa beramal sholih sebelum kematian menjelang
Disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya[1], bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يفتح له عملا صالحا بين يدي موته حتى يرضي عليه من حوله
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal.” Lalu para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dibukakan untuknya amalan shalih sebelum meninggalnya sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridha kepadanya.”
2. Dipercepat sanksinya di dunia
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إذا أراد الله بعبده الخير عجل له العقوبة في الدنيا و إذا أراد بعبده الشر أمسك عنه بذنبه حتى يوافي به يوم القيامة
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik)[2]
Namun kita tidak diperkenankan untuk meminta kepada Allah agar dipercepat sanksi kita di dunia, karena kita belum tentu mampu menghadapinya.
3. Diberikan cobaan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من يرد الله به خيرا يصب منه
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan, Allah akan memberinya musibah.” (HR. Al-Bukhari).
Cobaan pasti akan menerpa kehidupan mukmin, karena itu merupakan janji Allah. Allah berfirman,
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ
“Sungguh, Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar” (QS. Al Baqarah: 155).
Bersabarlah ketika kita mendapatkan cobaan, karena cobaan itu untuk menggugurkan dosa atau mengangkat derajat.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ أَوْ الْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَفِي مَالِهِ وَفِي وَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ
“Senantiasa ujian itu menerpa mukmin atau mukminah pada jasadnya, harta dan anaknya sampai ia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani).
4. Dijadikan faham terhadap agama Islam
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam masalah agama (ini).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Kefaqihan adalah pemahaman yang Allah berikan kepada seorang hamba. Pemahaman yang lurus tentang Al-Qur’an dan hadits didasari dengan kebeningan hati dan aqidah yang shahih. Karena hati yang dipenuhi oleh hawa nafsu tidak akan dapat memahami Al-Qur’an dan hadits dengan benar.

يُؤتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاء وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ ﴿٢٦٩﴾
2/Al-Baqarah-269: Yutee alhikmata man yashao waman yuta alhikmata faqad ootiya khayran katheeran wama yaththakkaru illa oloo alalbabi

Bahasa Indonesia

Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)


Firman-Nya: yu’til hikmata may yasyaa-u (“Allah menganugerahkan al-Hikmah [pemahaman yang dalam tentang al-Qur an dan as-Sunnah] kepada siapa yang Dia kehendaki.”) 
Ali bin Abi Thalhah menceritakan dari Ibnu Abbas: “Yaitu pengetahuan mengenai al-Qur’an, yang meliputi ayat-ayat nasikh dan mansukh, muhkarn dan mutasyabih, yang didahulukan dan yang diakhirkan, halal dan haram, dan semisalnya.”
Ibnu Abi Najih menceritakan dari Mujahid: “Yang dimaksud dengan hikmah di sini adalah tepat dalam ucapan.” Sedangkan Abu Aliyah mengatakan: “Hikmah berarti rasa takut kepada Allah swt, karena sesungguhnya rasa takut kepada Allah merupakan pokok dari setiap hikmah.”
Ibrahim an-Nakha’i mengemukakan: “Hikmah berarti pemahaman.”
Ibnu Wahab menceritakan dari Malik, Zaid bin Aslam mengatakan: “Hikmah berarti akal.”
Dan Imam Malik mengatakan: “Sesungguhnya terbetik di hatiku bahwa hikmah itu adalah pemahaman tentang agama Allah dan sesuatu yang dimasukkan Allah ke dalam hati yang berasal dari rahmat dan karunia-Nya. Yang dapat memperjelas hal itu adalah bahwa anda mungkin mendapatkan seseorang yang ahli dalam urusan dunianya, jika ia berbicara tentangnya. Dan anda mendapatkan orang lain yang lemah dalam urusan dunianya tetapi ia sangat ahli dan luas pandangannya dalam bidang agama, ini merupakan karunia yang diberikan kepadanya dan dihalangi dari orang yang pertama. Jadi, hikmah berarti pemahaman dalam agama Allah Ta’ala.”
Sedangkan as-Suddi mengemukakan, “Hikmah berarti kenabian.”
Yang benar, sebagaimana dikatakan oleh Jumhurul ulama, hikmah itu tidak dikhususkan pada kenabian saja, tetapi lebih umum dari itu. Yang tertinggi dari derajat hikmah adalah kenabian, sedangkan risalah lebih khusus lagi.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, ia menceritakan: aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Tidak diperbolehkan dengki kecuali terhadap dua orang: Seorang yang diberi harta kekayaan oleh Allah, lalu ia menghabiskannya dalam kebenaran, dan seorang yang diberikan hikmah oleh Allah, lalu ia memutuskan perkara (urusan) berdasarkan hikmah itu dan ia mengajarkannya.”
Hadits tersebut juga diriwayatkan Ibnu Majah melalui beberapa jalan, dari Ismail bin Abi Khalid.
Dan firman-Nya: wa maa yadz-dzakkaru illaa ulul albaab (“Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran [dari firman Allah].”) Tidak ada yang mengambil pelajaran dari suatu nasihat dan peringatan kecuali orang-orang yang memiliki hati dan akal, yaitu ia memahami apa yang sedang dibicarakan dan makna yang terkandung dalam firman Allah swt.
5. Diberikan kesabaran
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
و ما أعطي أحد عطاء خيرا و أوسع من الصبر
“Tidaklah seseorang diberikan sesuatu yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Kesabaran dalam keimanan bagaikan kepala untuk badan. Badan tak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman tak akan hidup tanpa kesabaran. Untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya amat dibutuhkan kesabaran. Karena iblis dan balatentaranya tak pernah diam dari menyesatkan manusia dari jalan Allah. Allah berfirman,
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
“Tidaklah diberikan (sifat-sifat yang terpuji ini) kecuali orang-orang yang sabar, dan tidaklah diberikannya kecuali orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS. Fushshilat: 35).
Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang Engkau inginkan kebaikan, beri kami kesabaran untuk menjalankan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu, beri kami kesabaran dalam menghadapi musibah yang menerpa, beri kami kefaqihan dalam agama dan bukakan untuk kami pintu amal shalih sebelum wafat kami.



Sumber: https://muslimah.or.id/8895-orang-yang-diinginkan-kebaikan-oleh-allah-2.html

15 Agustus, 2017

The Story Of KOTAK

Setelah Eyang Kakung wafat, Nadia, putri sulungku ingin di sela liburn nya menemani eyang putri di Tegal. Aku salut dengan kepedulainnya pad sang nenek. Dia punya empati yang besar.
Dan ini luar biasa. Di sela mengisi liburan nya, nadia belajar membuat Kotak dari kardus aau karton . Yang mengajar adalah Eyang Munasik, adik eyang Putri. Beliau piawai sekali membuat Kotak, menjilid, pokoknya ahli dalam prakarya, membungkus kado, dijamin rapi.

Setiap Suamiku pulang dari Tegal, beliau sellu membawa kotak . isinya teh, makanan ringan dll.
Sudah ada 5 kotak yang dilapisi kertas kado, sehingga kotak nampak cantik, tidak sekedar kerdus. Kerdus2 bekas kertas HVS dilpisi kertas kado sehigga menjadi keihatan menarik.

Waktu liburan sudah habis, Nadia harus mulai mempersiapkan diri masuk pondok darus shalihat Jogja. Ternyata Pondok tersebut meminta agar para santri membuat kotak agar barang2 terlihat rapi.

Hal ini sangat mengejutkan nadia, sepertinya kebetulan atau mukjizat, nadia sudah membuat banyak kotak swaktu liburan, sehingga nadia cukup menambah beberapa kotak saja untuk dibawa ke pondok.

Aku melihat ini sebuah keajaiban, Nadia dengan ikhlas ingin menemani eyang, dan banyak keberkahan yang datang kepadanya.
Hal jazaaul ihsan illal ihsan
Semoga Allah mebrkahimu dengan petunjuk iman dan akhla yang baik anakku. Allahumma faqqihmua fiddin Wa allim huma fi taqwil..

03 Agustus, 2017

Para Nabi pun berdoa agar dikumpulkan dengan orang orang Sholeh

Bismillah, Jumat 4 agustus 2017

Para Nabipun berdoa agar mereka dikumpulkan bersama dengan orang orang yang sholeh.
Kita bisa melihat dalam ayat qur'an, Nabi Ibrahim dalam surat As syuara 83
 رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
(Ibrahim berdo`a): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh

Lalu doa Nabi Yusf AS dalam surat Yusuf 101


(Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh

lalu doa nabi sulaiman dalam surat an naml 19


 رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ ﴿١٩﴾

 "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (19)

Nah , para Nabi yang sangat taat , sabar, dan berjuang untuk agama Allah saja, masih berdoa agar digabungkan dengan orang sholeh. Bagaiman dengan kita? yang jelas jelas bukan nabi, amalan masih minim, perjuangan belum jelas. Mari kita berdoa dan berharap serta mengusahakan diri, agar kita dalam golongan orang orang yang sholeh.

Apa itu Sholeh?

Dijelaskan dalam Al-Qur’an, orang shalih adalah orang yang senatiasa membaca Al-Qur’an di waktu malam, melaksanakan shalat malam (tahajjud),beriman dan beramal shalih, menyuruh kepada kebaikan, mencegah perbuatan mungkar dan bersegera mengerjakan kebajikan. 
QS Ali Imran 113-114 
۞ لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ

113. Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).
يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ

114. Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh


Al-Ankabut ayat 9
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِي الصَّالِحِينَ

 Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang saleh.



Wallahu a'lam bishawab   

19 Juni, 2017

Ramadhan 1438 H

Bulan Ramadhan tahun ini agak lain dari biasanya.
Kita tidak bisa berkumpul bersama. Suami di tegal merawat ayahanda mertua yang sedang sakit. Kebetulan Anak anak libur puasa lebih awal, Jadi kami bagi dua, Nadia si Sulung ikut suami di tegal, Aku dan si bungsu menjaga rumah dan toko di kebumen.
Para Filsuf mengembara, Para Pamusik tinggl menjaga kandang. Hehe..
Kebetulan Suamiku jurusan Filsafat, sam dengan Nadia si sulung, Sementara aku yang suka main musik, tinggal bersam si bungsu yang sekolah di SMM , sekolah musik Jogjakarta.
Kebetulan or kebetulan ya???


Bapak Sakit

Bapak mertuaku, adalah orangtuaku juga, apalagi aku sudah tak memiliki bapak. Bapakku sudah meninggal tahu 1997, tepatnya 11 Juli 1997. Ketika itu aku sedang mengandung Nadia 4 bulan.
Jadi Bapakku belum pernah melihat satupun cucunya. Semoga Allah mengampuni dosa beliau dan beliau dalam sura Nya.

Sekarang, aku hanya punya satu Bapak, Ya Bapak mertua. Setahun yang lalu beliau sakit,  dan akhirnya sembuh, Bahkan, Bapak selalu berenang di laut setiap hari, Kadang kadang hari jumat ditemani suamiku.Setiap Kamis dan Jumat jadwal suami ku ke tegal.
Bapak begitu menikmati hidup, ke laut menyetir sendiri.

Sebulan yang lalu serangan itu datang, Bapak jatuh beberapa kali. Akhirnya setelah diperiksakan ke dokter Bapak harus dirawat, dan harus cukup intensif, karena beberapa fungsi otak ada yang terganggu.
Setelah hampir 3 minggu di rawat, akhirnya Bapak diperkenankan dirawat dirumah.
Kini dirumah salah satu kamar disulap menjadi ruangan mirip rumah sakit, ada bed khusus untuk bapak, ac diperbaiki lengkan dengan cairan pembrsih tangan ketika kita masuk rumah sakit.

Mengenai sakit Bapak , memang  harus benar di pantau baik makanan, obat dan gerakan tubuh.
Bapak harus makan teratur, minum obat teratur, dan harus fisio therapi dengan teratur, agar kondisi tubuh dan otot menguat kembali. Alhmdulillah, perkembangan bapak cukup baik.
Tapi untuk makan , minum obat dll masih harus dibantu.
Untuk itu sangat dibutuhkan orang yang selalu stand bye.

Semangat bapak luar biasa, kadan di sela sakitnya, beliau berkata memita kunci mobil akan pergi ke laut, padahal kondisinya sedang lemah. hehe...Kami yang melihat terkadang tertawa karena lucu
Beberapa kali Bapak kami ajak menyanyi lagu sang surya dll, kebetulan Jasmin  yang mengiringi dengan keyboard.

Sudah hampir seminggu Nadia dan Bapak di tegal, setelah kunjungan 5 hari kesana. Selama disini berdua dengan Jasmine, aku berbuka di rumah ibu di Jabres, Kata Ibu biar ramai.

Di bulan Ramadhan penuh ampunan ini, aku mohon kepada Allah swt, semoga Bapak Mertuaku yang lucu dan humoris segera sehat kembali.Begitu juga Ibunda Mertua ku yang sedang sakit kakinya, begitu Pun Ibu ku semoga selalu sehat, Mereka orang orang yang sholeh dan banyak beramal sholeh Berilah rahmat dan kasih sayangmu untuk mereka Ya Allah... aamiin

ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BA'SA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA




17 Mei, 2017

MESTAKUNG

وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al Ankabut 69)
Rabu, 17 Mei 2017 
Besok Baksos di Desa Pengaringan akan dilaksanakan. Setelah persiapan sekitar 3 minggu, akhirnya semua bisa dipersiapkan dengan baik. Sembako 200 lebih, pakaian pantas pakai, dan pengobatan gratis dari PKU Muhammadiyah Sruweng akan kita gelar.
Awalnya cukup pesimis, dana hanya mendapat sedikit, sementara yang menyumbang /donatur kebanyakan memberi  baju pantas pakai. Baju pantas pakai membludak. Sembako baro beberapa kantong. Tapi dengan berjalan nya waktu dan mendekati hari  aku dan kawan kawan Nasyiah bekerja keras. Acara ini adalah kegiatan Penyuluh agama di kecamatan Pejagoan bekerjasama dengan beberapa ormas Nasyiatul asiyiyah , Fatayat dan lain lain
Alhamdulillah, tak disangka, ada bantuan dari Laziz Mu 100 paket sembako, dan uang juga cukup banyak. Dan malam ini masih ada tambahan lagi dari PC Muhammadiyah Pejagoan.Sebagai Bendahara, aku harus memperhitungkan dengan cermat pemasukan dan pengeluaran . Dan Alhamdulillah, kas lebih dari cukup. Insyaallah semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan setahu sekali. Kas lebih bisa untuk modal tahun dapan.
Bagi Kawan kawan yang bergelut di organisasi, selama kita memiliki moivasi keinginan untuk berjuang melakukaan kebaikan, lakukan, nanti semseta akan mendukungmu. Jangan pantang surut. 
Kagiatan ku bulan ini banyak sekali, PASHMINA, Gebyar Musyda, Aksi Damai, Baksos, Musyda semua membutuhkan dana tidak sedikit, tapi dengan izin Allah, semua mendukung di detik detik terakhir.
Tentunya semua harus disertai kesungguhan. Untuk Baksos ini, aku sendiri agak galau mau keliling cari dana, karena aku tahu di bulan ini juga Aisyiyah juga akan mengadakan Baksos Milad yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun, aku tak ingin memberatkan mereka. 
alhamdulillah, tetap banyak juga yang membantu meski bulan ini juga ada baksos lain. 
Oke, itu saja yang bisa aku bagikan, Jika kita sedang punya kegiatan dalam rangka berjuang di jalan Allah, lakukan, jangan ragu, Allah akan memberi jalan dari arah yang tak kausangka, Allah akan memberi jalan dari segala penjuru, KArena Allah selalu bersam orang yang berbuat baik. Ingat Al akabut 69

Maha benar Allah Yang Maha Besar dengan segala Firman Nya

01 Mei, 2017

Tadarus sambil Menunggu Isya

Mulai bulan ini kami membuat sunah alias kebiasaan baru.
Apa itu? jamaah maghrib dan Isya setiap hari ahad, senin dan selasa di al kautsar, selepas maghrib, kami tidak langsung pulang, tapi menunggu isya sambil membaca al quran. Jika kita fokus, waktu satu jam menunggu  isya bisa menyelesaikan 1 juz.
Bisanya setelah selesai kita berbincang2 dengan para jamaah lain. Jamah yag rutin mengaji adalah bu mrwiyah, mba atik, dan Bu Darosah.

Cara Nabi

Aku perhatikan, orang2 yg mengikuti sunnah nabi adalah orang2 yang luarbiasa..
Sayang pada keluarga, sayang pada sesama,tutur katanya sopan, tidak suka mengumpat..bisa menjaga amarahnya...
Jika ada orang tidak cinta keluarga, meski islam, dia belum islam, belum mengikuti sunnah nabi.
Jika ada suami suka marah marah meski dia mengaku islam, berarti iman nya belum benar.
Alangkah damainya jika umat islam benar benar bisa mengikuti cara nabi...

28 April, 2017

Menghadirkan Allah dalam segala aktivitas kita

Malam Sabtu, 28 April 2017

Dalam Islam, doa doa yang diajarkan  Allah dalam Al Qur'an dan Nabi dalam beberapa hadits  selalu menghadirkan Allah dalam setiap aktivitas.
Ketika mau melakaukan aktivitas kita menucap Bismillah (Dengan Nama Allah)
Ketika usai melaksanakan akivitas kita mengucap Alhamdulillah (segala Puji hanya bagi Allah)
Ketika mendoakan orang sakit, kita mengucap Syafakillah (Semoga Allah menyembuhanmu) untuk perempuan.
Ketika kita mengucap terimakasih atas kebaikan seseorang pun, kita dianjurkan mengucap Jazakillah (Semoga Allah membalas kebaikanmu ) untuk Perempuan.
Ketika kita berjanji kita ucapkan "InsyaAllah"
Ketika kita kagum, kita ucapkan "MasyaAllah" atau "Subhanallah"
Ketika berduka, Inna Lillah...dan lain sebagainya

Ada seorang yang pernah mengatakan padaku, kenapa sih harus pake arab arab segala. Kita kan punya bahasa sendiri.
Dulu aku juga pernah beranggapan seperti itu, kenapa ketika ada orang sakit kita tidak mengucap memakai bahasa indonesia saja, semoga lekas sembuh. Cukup.

Tapi  kalimat semoga lekas sembuh, tidak menghadirkan Allah disitu. Jika kita ingin memakai bahasa Indonesia, tetap hadirkan Allah dalam doa kita,  bisa dengan ucaan "Semoga Allah menyembuhkan mu". Nah , masalahnya memang kalo memakai bahasa indonesia, kalimatnya boros, banyak sekali, coba memakai bahasa arab cukup "SYAFAKILLAH' (PR) atau SYAFAKALLAH (Laki2). Singkat kan?

Misal ketika kita mengucap terimakasih kepada kebaikan kawan kita, ucapan "Terima Kasih" dengan "Jazakillah" artinya sangat berbeda, sama sama ucapan terimakasih, tapi "Jazakillah" menghdirkan Allah, dan disitu ada doa agar ALlah membalas kebaikan yag dilakukan kawan kita. Luarbiasa bukan??

Bisa kita ucapkan dengan bahasa indonesia, Semoga Allah membalas kebaikanmu, tapi coba kalo memakai bahasa arab, singkat "Jazakillah...atau Jazakallah"...singkat kan??



31 Maret, 2017

The Power of Ngiras Ngirus

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga tidak ada habisnya,  Dari mencuci, mengepel, menyetrika, masak, menyapu dll, ada yg berantakan harus dirapikan, pokoknya tidak berhenti 24 jam, kecuali yang memakai jasa Asisten Rumah tangga.

Sudah setahun ini, kami memutuskan tak memiliki ART, karena hanya berdua saja.
Tapi seolah2 pekerjaan tak henti hentinya mengalir.

Sementara aku pingin baca, baik alquran atau buku yg lain, belum lagi menghafal quran, ah sepertinya sulit sekali mendapat kemewahan itu.

Sebenernya jika kita mau, ada caranya, " The Power of  Ngiras Ngirus" sekarang aplikasi quran di android banyak sekali, beberapa hari lalu anakku jasmine memberiku informasi tentang aplikasi Muslim Pro. Aplikasi Dakwah yang lumayan lengkap, dari Al quran, dan murottal, doa doan , jam waktu shalat dll.

Jadi ketika kita mencuci, masak, menyetrika, putarlah android mu sambil mendengarkn murottal, lama lama bisa hafal beberapa ayat al quran. tinggal kemauan kita saja.
Kadang aku juga mendengarlan Tausiyah di Youtube sambil menyetrika. Dari pada menyetrika saja tanpa mendengar apa2. lumayan kan kalo sambil mendengar murottal?

Kabarnya einstein yg cerdas itu menggunakan 20% kemampuan otaknya. sementara kita baru 5%. 15% nya diidi dengan kemalasan...Huft

Ya Allah, aku berlindung padaMu dari sifat malas....

15 Maret, 2017

9 Syarat Reuni di SURGA

9 Syarat Reuni Di Surga (Didasarkan pada QS. Ar-Ra'd ayat 18-24)
Oleh: Abdul Somad, Lc. MA
1. Patuh kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
2. Menunaikan janji kepada Allah subhanahu wa ta'ala, tidak membatalkan perjanjian.
3. Menyambung apa yang diperintahkan Allah agar disambung, yakni menyambung kebaikan, silaturrahim dan hubungan sosial.
4. Takut kepada Allah, yakni takut dalam beribadah dan diluar ibadah (dalam keseharian).
5. Takut pada hisab yang jelek di hari perhitungan nanti.
6. Sabar karena mencari ridho Allah.
Sabar: dalam beribadah, menahan diri dari yang haram, dan dalam menerima musibah.
7. Mendirikan sholat (tidak sekedar melaksanakan sholat, melainkan aktualisasi sholat dalam setiap gerak dan langkah kehidupan).
8. Bersedekah, dengan sembunyi (agar selamat dari riya') dan terang (agar bisa memotivasi orang lain).
9. Membalas kejahatan dengan kebaikan.
-Orang yang berbuat baik, kita balas dengan kebaikan: biasa.
-Orang yang berbuat baik, kita balas dengan keburukan: tidak biasa, kurang ajar.
-Orang yang berbuat buruk, kita balas dengan kebaikan: luar biasa.
Balasan terhadap orang-orang yang sanggup melaksanakan sembilan point diatas ialah sebagaimana yang disampaikan oleh Allah dalam surat Ar-Ra'd pada ayat ke 22 hingga 24:
"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum; keselamatan atasmu berkat kesabaranmu". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.."
Sesungguhnya Allah-lah sebaik-baik pemberi balasan.


Dalam surat Athur ayat 21 :

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ


Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya



03 Maret, 2017

Allah Maha Lembut (LATIF)

Kata kata lembut tercatat 7 kali disebut dalam Al qur'an , yaitu :

1. surat Asy- Syura 19
2. Yusuf 100
3. Luqman 16
4. Al an am 103
5. Al Hajj 63
6. Al Kahfi 19
7 al Mulk 14


1. Surat Asyyura 19
اللَّهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُ

19. Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa

2. Yusuf 100

وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَخَرُّوا لَهُ سُجَّدًا ۖ وَقَالَ يَا أَبَتِ هَٰذَا تَأْوِيلُ رُؤْيَايَ مِنْ قَبْلُ قَدْ جَعَلَهَا رَبِّي حَقًّا ۖ وَقَدْ أَحْسَنَ بِي إِذْ أَخْرَجَنِي مِنَ السِّجْنِ وَجَاءَ بِكُمْ مِنَ الْبَدْوِ مِنْ بَعْدِ أَنْ نَزَغَ الشَّيْطَانُ بَيْنِي وَبَيْنَ إِخْوَتِي ۚ إِنَّ رَبِّي لَطِيفٌ لِمَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

100. Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.


3. Luqman 16 
يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

16. (Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

4.  Al an am 103

لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

103. Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

5. al Hajj 63 
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَتُصْبِحُ الْأَرْضُ مُخْضَرَّةً ۗ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

63. Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

6. Al Kahfi 19

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

19. Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun.

7. Al Mulk 14



Surat Al-Mulk Ayat 14

أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ


Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?

12 Februari, 2017

SELINGKUH Again and Again






Sebenarnya saya bosan mengupas ini, ternyata kejadian ini ada dan hampir banyak terjadi sekitar kita.Gak usah jauh2  cerita artis...disekitar kita ya..di sekitar kita..


Seminggu lalu, aku mendapat pesan masuk dari saudara.

Dia curhat...Suaminya selingkuh,  dengan wanita lain, sepertinya selingkuh via Android. Semoga saja belum pernah ketemu darat, baru mau coba coba selingkuh.
Aku bisa memahami perasaan nya.Hatinya hancur

Aku hanya bisa memberi masukan, banyak istighfar, shalat dan sabar,  jika sdh tidak kuat sampaikan pada suami atau saudara untuk menegurnya, dari pada keblabasan.Kalo suami berubah maafkan dia. Karena mungkin dia sedang khilaf

Persoalan perselingkuhan ini bisa terjadi pada siapa saja, baik orang kalangan bawah maupun atas. gak kaya gak miskin, gak ganteng gak jelek, gak religius , gak bobrok, semua bisa terkena virus perselingkuhan ini.

Kok bisa orang Religius  kena virus? Mestinya gak ya? .

Maksud saya disini, mungkin kita mengira jika orang itu kelihatan religius, setia sama istri, apa yang kalian tahu di belangknya? kalian tidak tahu apa yang dia lakukan dibalik Androidnya?

Hmmm, ya berarti itu bukan orang religius kelees...

ERA MEDSOS

Jaman Medsos, perselingkuhan semakin RAWAN  terjadi. 100 kali lipat  potensi selingkuh.
hanya iman kita saja yang bisa menjaga nya. 
Hanya sekali sentuh, anda bisa memilih untuk SELINGKUH, atau SETIA. 
Itu adalah masalah IMAN.

Dulu ketika baru mulai muncul Face book, semua orang  terjangkit euphoria, lalu mencari kawan kawan lama, yang pernah ada sedikit kenangan. Padahal masing  masing sudah memiliki rumah tangga. Luar biasa syetan menggoda manusia...La Taqrabu zina yang selalu di dengungkan sepert tak berbekas...


Dari Facebook, Twitter, instgaram, BBM, sekarang sudah merambah LINE WHATSAAP, yang paling banyak pelanggan nya.
Jarak anda dengan dosa maupun pilihan untuk  tetap menjaga iman setipis kulit ari. ANDALAH PENENTUNYA.

Berawal dari saling berkirim pesan Biasa


Ada yang hanya sekedar mengirim pesan tahajud, atau membangunkan kita setiap pagi...bayangkan setiap pagi, membangunkan orang yang bukan suami/istrinya untuk tahajud...atau sekedar sharing agama, hemmm...sepertinya so sweet banget ya...

Sementara suami/istri yang sah, tak pernah di bangunkan untuk tahajud.

Ada sebuah artikel menarik dari kawan yang akan saya tampilkan disini.
Berikut artikelnya :


Perselingkuhan Dimulai Saat Kau Menghapus Pesan dari Si Dia

“Aku itu dengannya hanya berteman”
Berapa banyak dari kamu yang berlindung di balik kata-kata ini? Karena menurutmu apa yang kamu lakukan tidaklah menjadi bagian dari sebuah perselingkuhan. Tidak ada sesuatu yang istimewa antara kamu dan kawan baikmu itu. Tapi benarkah kamu tidak berselingkuh?

Kalau Hubunganmu Biasa Saja, Kenapa Kamu Harus Menghapus Pesannya?

Perselingkuhan itu bukan berarti kamu harus menciumnya, berhubungan dengannya atau menjalin hubungan fisik dengannya. Ketika kamu memutuskan menghapus pesannya, percayalah ketika itu kamu sudah mulai berselingkuh. Karena tidak ada alasan kenapa pesanmu harus dihapus kecuali kamu tidak ingin orang lain membacanya..

Selingkuh Adalah Segala Hal Yang Tidak Akan Kamu Lakukan Jika Pasanganmu Ada Di Sebelahmu

Kamu selalu berkelit bahwa yang kamu lakukan bukanlah perselingkuhan. Ini adalah perkawanan biasa yang juga dilakukan oleh jutaan orang lain. Sebenarnya ada hal mudah yang bisa kamu jadikan patokan apakah tindakanmu itu termasuk selingkuh atau tidak.
Ketika Kamu bilang kalian hanya menyeruput kopi sama-sama karena kebetulan pulang satu arah. Sekarang bayangkan pasangan yang katanya kamu sayangi, ada di sebelahmu saat itu. Masihkah kamu melakukan semua hal itu? Masihkah kamu memilih mampir dan bukannya meneruskan perjalanan bersama pasanganmu? Apakah semua pembicaraanmu saat itu akan sama jika pasanganmu ada di sebelahmu?
Jika jawabannya iya, maka besar kemungkinan itu bukan perselingkuhan. Tapi jika hatimu mengatakan kamu tidak akan melakukannya jika pasanganmu ada, maka kamu sudah berselingkuh.

Selingkuh Dimulai Saat Kamu Berbagi Hal Di Belakang Pasanganmu

Gail Saltz, MD, Associate professor bidang psikiatri di New York-Presbyterian Hospital mengatakan perselingkuhan dimulai ketika kamu mulai menghabiskan energi-energi emosional kamu dengan orang selain pasanganmu.
Akhirnya kamu berbagi hal-hal yang tidak lagi kamu ceritakan dengan pasanganmu. Kamu bercerita pada orang lain itu, harapan masa depanmu, mimpi karirmu, hobi jalan-jalanmu, kesenanganmu akan puisi, renungan spiritualitasmu dan hal lainnya yang seharusnya bisa memperkuat ikatanmu jika saja kamu bagi dengan pasanganmu. Itulah kenapa hal ini termasuk berselingkuh.

Ketika Kamu Sudah Bergantung Secara Emosional, Pada Saat Itu Kamu Sudah Selingkuh

Pasanganmu seharusnya menjadi orang yang paling mengetahui keadaan emosimu. Kapan kamu marah, kapan kamu senang, kapan kamu sedih dan lain sebagainya. Namun seringnya yang kamu lakukan adalah lari kepada orang lain yang bukan pasanganmu ketika kamu emosi senang atau justru sedang buruk. Sesungguhnya inilah saat paling berbahaya dalam sebuah hubungan.
Menurut psikolog Janis Abrahms Spring, PhD, pengarang buku After the Affair: Healing the Pain and Rebuilding Trust When a Partner Has Been Unfaithful, ketergantungan emosional seperti ini sangat sulit untuk diputus. Satu-satunya cara mengakhirinya adalah dengan memutus hubungan emosional itu secara total. Tidak ada kompromi setengah-setengah dengan membiarkan celah hubungan masih bisa terjalin.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Gail Saltz seperti dikutip dari WebMD. Menurutnya Kamu harus mengakhiri hubungan itu, dan tidak ada setengah-setengah. Jika kamu tidak mungkin memutus hubungan total (karena hubungan profesional pekerjaan) dengan orang tersebut, nyatakan secara tegas bahwa kamu tidak mau lagi melakukan hal tersebut (bercerita, berbagi) dengannya.

Tak Mau Memutus Silaturahmi Bukan Berarti Kamu Bebas Bercerita Apa Saja

Ketika pasanganmu memintamu mengakhiri hubungan dengan “kawan” itu, alasan paling klasik yang sering digunakan adalah “aku tidak ingin memutus silaturahmi”. Kalimat ini terdengar mulia. Namun bukan berarti menjadi pembenar bahwa kamu boleh terus-terusan berbagi cerita dan perasaan dengan semua orang bukan? Ada beda tegas antara menjaga tali silaturahmi dan tergantung secara emosional kepada orang lain.

Ketika Kamu Membelanya Mati-matian Di Saat Pasanganmu Rela Mati Untukmu

Untuk dia yang kamu sebut kawan biasa itu, kamu rela berkelahi dengan pasanganmu. Mengatakan hal-hal buruk bahwa pasanganmu sakit dan terlalu mengekangmu. Coba tanyakan pada dirimu, inginkah kamu membela pasanganmu di depan kawanmu itu? Pernahkah kamu menyampaikan bahwa kamu tak bisa berhubungan karena pasanganmu keberatan? Jika tidak, bukankah hubungan itu menjadi berat sebelah? Siapa yang sebenarnya pasangan sejatimu itu?
SOLUSI

Hampir semua orang mungkin pernah mengalaminya, sekarang bagaimana Solusinya?

Ya...LA TAQRABU ZINA...
Jangan dekati zina....karena berhubungan dengan seorang yang bukan muhrimnya sudah mendekati zina, meski hanya denga berkirim pesan agama. Kecuali sesuatu yang hanya insidental
Misal masalah jual beli, atau keluarga, yang tidak terjadi setiap hari.
Yang layak mendaptak perhatian kita setiap detik hanyalah keluarga, bukan orang lain.
STOP SEKARANG JUGA !!!!
Jika anda lelaki atau perempuan yang sudah berkeluarga, ada sesorang yang naga naganya akan menggoda anda, segera kurangi percakapan intens itu, tentunya dengan cara yang baik. Nanti lama lama dia akan mundur secara teratur.
Syetan itu datang nya sangat halus,Jika anda seolah terasa tidak tega memutus hubungan,  rupanya anda lebih tega dengan pasangan dibanding dengan kawan baru anda.

Mari kita semua bisa menjaga kehormatan dan agama kita dan keluarga kita, semoga Allah selalu menjaga hati kita untuk tetap taat dan menjaga kehormatan. Aamin



كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيْبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَمَحَالَةَ، فَالعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الإِسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الكَلاَمُ، وَاليَدُ زِنَاهَا البَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الخُطَا، وَالقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ .

“Dicatat atas Bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia mendapatkanya tidak mungkin tidak, maka dua mata zinanya adalah memandang, dua telinga zinanya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, dua kaki zinanya adalah melangkah, dan hati menginginkan dan mendambakan, hal itu dibenarkan oleh kemaluan atau didustakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Firman Allah, “Hai isteri-isteri nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” 
(Al-Ahzab: 32).