02 Maret, 2021

Penguasa yang Adil

 يَٰدَاوُۥدُ إِنَّا جَعَلۡنَٰكَ خَلِيفَةٗ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱحۡكُم بَيۡنَ ٱلنَّاسِ بِٱلۡحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ ٱلۡهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ لَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدُۢ بِمَا نَسُواْ يَوۡمَ ٱلۡحِسَابِ  [ ص:26-26]

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. [Sad:26]


Hari ini hari raya imlek, hari raya saudara2 kita tionghoa atau masyrakat cina. Pemeluk Konghucu hanya 0,05 persen.  

penduduk Tionghoa di Indonesia tercatat 2,83 juta atau 1,2% saja dari 236,7 juta penduduk Indonesia. (sensus tahun 2010).

Penduduk negeri ini menghormati mereka, walau jumlahnya sedikit, dengan memberikan hari libur bagi hari raya mereka.  Sebuah toleransi yang luarbiasa. 

Negeri ini adalah negeri majuemuk.  Plural.  Dan kemajemukan ini dengan pelbagai etnis dan agama harus dikelola dengan penuh keadilan. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَ‍َٔانُ قَوۡمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعۡدِلُواْۚ ٱعۡدِلُواْ هُوَ أَقۡرَبُ لِلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ  [ المائدة:8-8]

Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [Al Ma"idah:8]


Sila kedua dan kelima Pancasila menyebutkan kata adil: Kemausiaan yang adil dan beradab, serta Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. 


Dalam istilah agama, adil berrti meletakkan sesuatu pada empatnya . wad’u syai fi mahllihi.

Mnurut Jeremy bentham, keadilan adalah memberikan haka tau kebahagiaan bagi bagian terbesar dari masyrakat.

Menueurt John Rawls, keadilan adalah kepantaasan. Keadilan diberikan kepada kelompok masyrakat yang paling tidak beruntung. 

Di India, yang mayoritas adalah Hindu, serratus besar orang kaya adalah Hindu. 

Thailand, 100 orang kaya adalah Budha

Philipina 100 kaya adalah Katolik

Indonesia? 100 orang terkaya justru bukan orng Islam. 


Jika ada 10 orang, dan masingmasing makan satu piring nasi, itu fair. Adil.  Namun jika ada satu orang mkan 9 piring, dan 9 orang makan hanya satu piring, itu ada masalah.  Mari kita bicara. 

وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلۡمِيزَانَ  [ الـرحـمـن:7-7]

7.  Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). [Ar Rahman:7]

أَلَّا تَطۡغَوۡاْ فِي ٱلۡمِيزَانِ  [ الـرحـمـن:8-8]

8.  Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. [Ar Rahman:8]

وَأَقِيمُواْ ٱلۡوَزۡنَ بِٱلۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُواْ ٱلۡمِيزَانَ  [ الـرحـمـن:9-9]

9.  Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. [Ar Rahman:9]

09 Februari, 2021

Dimana Keadilan ?

Ketika yang pro pemerintah dan berbuat seenaknya

Melanggar Protokol kesehatan

Membuat ujaran kebencian lolos.

Semantara yang mengkritik pemerintah dengan mudah nya masuk BUI...

Dimanakah keadilan?

Habib Rizib, Gus Nur, Maher, masuk Bui?

Abu Janda, Ade Armando, Edy Kunthadi Lolos

Dimanakah keadilan ?

Maling ayam di bui 3 bulan
koruptor kakap bisa bebas berkeliaran

Dimanakah keadilan?

Mari kita baca surat Shad

Peringatan Tuhan pada Daud

'Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi

maka berilah keputusan di antara manusia dengan adil

dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu,

karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah.

Tak sadarkah kau Wahai Penguasa

Kedaliman akan membuat kegelapan kegelapan di hari kiamat

Tidak sadarkah kau wahai Penguasa?

Akhirat itu nyata, Nyata, Nyata!!!

10 februari 2021, ditengah rintik hujan



02 Februari, 2021

Februari bulan Operasi Gigi

 


Qaddarallah , hari ini Kakak Nadia akan operasi Impaksi Gigi.

Hari ini tanggal 3 Februari 2021, setahun lalu di bulan yang sama, tapi tanggal berbeda, Jasmina juga operasi Impaksi Gigi. Tepatnya tanggal 24 Februari 2020.


Ma sya'allah Tabarakallah.

Semoga Allah memberi kemudahan dan kelancaraan dalam operasi hari ini..Aamiin.

Bagi yang ingin operasi gigi dengan fasilitas BPJS, begini alurnya.

1. Periksa dulu gigi yang sakit ke dokter gigi.Kalo menurut rekomendasi doktwr gigi anda harus operasi, segeralah operasi, daripada sakit ditahan terus, gak.baik juga buat kesehatan.

2. Hubungi dokter keluarga, minta surat rujukan, ke dokter bedah mulut. Rujukan sekarang sudah sistim online, jadi hanya dalam hitungan menit anda sudah terdaftar.

3.  Rumah sakit bedah mulut yg mengcover bpjs di daerah anda apa, kalo di Kebumen RSUD Prembun.

4. Segera menuju Rumah sakit yg dituju.

5. Anda akan segera mendapat pelayanan sesuai dengan Fasilitas BPJS anda .

Oke kira kira itu alurnya, oya...setelah masuk RS, Kak nadia dan yasmin mendapat kamar. Di.malam hari anda akan diberitahu, bahwa besok akan operasi, jadi harus puasa dulu, pago di cek tensi dan di infus. Jugabdianjurlan mandi keramas sebelum operasi. Makanya penting bawa shampo.

Baru nanti jam 09.00 operasi di mulai.

Apa aja sih barang barang yg perlu dibawa?

1. Baju ganti, kalo bisa yg berkancing karena mudaj membuka baju.

2. Peralatan mandi : handuk, sabun, sikat gigi, sampho

3. Peralatan sholat  dan alquran.

4. Makanan buat yang menunggu, pemanas air, kabel colokan, gelaa, piring, sendok.

5. Uang ,ya pasti ya hehe.

Setelah operasi, kebetulan yang dicabut 4 gigi, di infus total, maka setelah operasi, biasanya satu atau dua jam pasien sudah sadar kembali,tapi mulut belum bisa bicara karena kaku, juga makan sementara harus yg lunak lunak dulu seperti bubur dan susu selama satu Minggu agar mulut yg habis dioperasi istirahat sejenak dan pemulihan lebih cepat.

Jangan lupa banyak berdoa selama operasi, dzikir, istughfar dan mohon pada Allah agar oeprasi berjalan lancar, minta doakan orangtua dan saudara juga ya...

Itu aja sekilas mengenai operasi Impaksi Nadia dan Jasmina.Semoga bermanfaat .
















25 Januari, 2021

La quwwata illa billah

La quwwata illa billah

Apa daya kami
Kami manusia yang hanya bisa berharap
Apa daya kami
Kami manusia yang hanya bisa berusaha

Semua keputusan ada di tangan Mu
Ya Tuhan 
Maafkan kami jika kami salah sangka padaMu
Kami kira ini jalan yang benar, tapi ternyata salah
Ya Tuhan kami
Kami senantiasa mohon petunjuk Mu

Bimbing kami agar senantiasa berpasrah kepada Mu
Bimbing kami agar sabar menerima semua keputusan Mu

Mengetuk Pintu MU

Aku akan selalu mengetuk pintu Mu, semoga Kau tak bosan padaku .Aku akan selalu mengetuk pintuMu , semoga suatu saat apa yang kupinta Kau beri padaku.











16 Januari, 2021

 

AMBAR

Dalam Kitab Riyadushalihin ada sebuah kisah menarik tentang Ikan Paus yang bernama Ambar.Karena ikan inilah Pasukan Abu Ubadilah yg diutus Nabi diberi nama Pasukan Al Ambar.Demikian diceritakan Hadits Riwayat Muslim

Dari Abu Abdillah bin Jabir bin Abdullah ra katanya: “Kita dikirim oleh Rasulullah saw -ke medan peperangan- dan mengangkat Abu Ubaidah ra, sebagai -panglima- untuk memimpin kita, guna menemui kafilah orang-orang Quraisy.

Nabi memberi bekal sekarung kurma, dan dibagi kepada semua orang masing2 satu kurma. Lalu seseorang berkata : “Apa yg  bisa  kita lakukan dengan sebiji kurma itu.” Jawabnya: “Kita mengisapnya sebagaimana seorang anak bayi mengisap makanan.

Kemudian kita minum air setelah itu. Keadaan demikian ini mencukupi kita untuk sehari itu sampai malam.

Kita juga memukul daun-daunan dengan tongkat-tongkat kita, lalu kita basahi dengan air, kemudian kita makan daun daun  itu.

Lalu kita tiba di tepi pantai,  lalu tampaklah di depan kita  Gundukan besar seolah-olah seperti tumpukan pasir yang besar, lalu kitapun mendatanginya.

Ternyata Gundukan itu adalah Ikan  yang bernama Ambar.

Abu Ubaidah lalu berkata: “ ah..ini Bangkai,” kemudian ia berkata lagi: “Oh tidak , ini  tidak haram diambil dagingnya untuk dimakan,  Bahkan kita ini adalah utusan-utusan dari Rasulullah saw dan dalam berjuang fisabilillah. Engkau semua  dalam keadaan terpaksa. Maka dari itu makanlah ikan itu.”

Akhirnya Kita semua berdiam -sambil makan ikan tersebut- dalam waktu sebulan lamanya dan jumlah kita seluruhnya adalah 300 orang, sehingga kita semuapun menjadi gemuk.

Sesungguhnya saya melihat bahwa kita semua mencungkil dari lobang mata ikan itu dengan beberapa gayung saking banyak minyaknya dan kita memotong  beberapa potongan daging sebesar lembu atau kira-kira selembu-selembu besarnya.

Sungguh-sungguh Abu Ubaidah menyuruh seorang dari kita sebanyak 13 orang, diperintah olehnya supaya duduk dalam lobang matanya dan supaya mengambil tulang rusuknya, lalu ditegakkan dan dimuatkan pada unta yang terbesar yang ada beserta kita. Ia berjalan di bawahnya. Kita juga mengambil bekal dari dagingnya yang telah dikeringkan -dijadikan dendeng.

Setelah selesai, kita semua pulang ke Madinah, kita mendatangi Rasulullah saw lalu kita ceritakanlah hal itu kepada beliau, lalu beliau bersabda: “Itu adalah rezeki yangdiberikan oleh Allah untukmu semua. Adakah engkau semua membawa sedikit dagingnya, supaya dapat memberikan sedekahnya untuk makanan kita?” Kita semua mengirimkan kepada Rasulullah saw sebagian dagingnya itu, kemudian beliaupun memakannya.”

Penderitaan dan kesusahan dalam hidup adalah sesuatu yang biasa terjadi Sesungguhnya Allah akan mengganti setiap kesusahan dengan kemudahan, seperti kisah yang dialami oleh pasukan Al-Ambar. Saat itu, mereka mengalami kelaparan disebabkan bekal makanan mereka telah habis. Namun, Allah memberikan pertolongan kepada mereka melalui ikan Ambar yang terdampar di pantai, sehingga pasukan ini dinamai pasukan Al-Ambar.

Penderitaan dan kesusahan hidup pasti terjadi pada diri manusia. Terutama orang-orang yang dekat dengan Allah, mereka akan diberi penderitaan ini. Untuk itulah Nabi SAW bersabda, “Penderitaan yang terberat diberikan kepada para Anbiya AS, kemudian kepada orang-orang yang mulia dalam umat ini, kemudian yang lebih rendah lagi diturunkan kepada orang yang keutamaannya lebih rendah dari yang kedua.”

Semoga kita dianugerahi sifat sabar.

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az Zumar 10)

Wallahu a’lam bishawab

Disampaikan dalam Kultum subuh 16 Januari 2021

 

 

 

31 Desember, 2020

Tahun 2020, Tahun penuh Kejutan

 




Malam ini malam jumat, baru saja kami selesai melakukan kegiatan rutin, membaca surat al kahfi via zoom meeting bersama keluarga Tegal, Jakarta dan Kebumen.

Kegiatan ini dilakukan semenjak wabah Pandemi Covid  melanda.

Ini adalah salah satu berkah dari musibah.

Jika tidak ada covid, mungkin kegiatan ngaji kahfi bareng tiap malam jumat tidak akan ada.

Masyaallah tabarakallah.

Tahun penuh kejutan.

Yah..ini adalah tahun penuh kejutan, banyak cerita indah sekaligus cerita sedih yang harus terjadi di tahun ini.

Sama sekali tidak pernah kuduga kejadian kejadian ini berlangsung begitu cepat.

Dan bisa berbalik begitu cepat.

Kita ambil hikmah nya aja, pasti Allah punya rencana terbaik untuk hambanya.

Kita harus berprasangka baik pada Allah.

Tahun lepas Riba.

Jika diambil hikmahnya , Allah begitu banyak memberi kenikmatan kepadaku, dan aku harus banyak banyak bersyukur.

Ini lah tahun dimana aku bisa lepas dari Riba. Semoga itu tidak pernah akan aku alami lagi, begitu juga anak anak dan keturunanku.

Allahumakfina bi halalika an haramika wa aghnina bi fadlika.amman siwaka.

Cukupilah aku dg yg halal dari Mu..

Begitulah Allah mengaturnya demikian indah...

Jika sekarang ada hal yg kurang indah, sabar, jangan berburuk sangka, nikmati saja irama yang Allah berikan pada kita..

Jangan menyalahkan siapapun, lebih baik introspeksi diri kita.

Selalu positif thinking, perbanyak dzikr, baca quran ,shalat, sedekah..terus  tunjukan bahwa Allah yang utama dibanding yg lain, semoga Allah pun akan mencintai kita. 


La tahzan innaLlaha ma ana. Selamat datang 2021, aku siap.bismillah lebih baik dari.yg dulu insyaalllah akan kuliah lagi, perbanyak ibadah dan sedekah...

Jangan sia siakan waktumu..

La quwwata illa billah 

Kamis, 31 Januari 2020

21.32wib



















22 Desember, 2020

Selamat Hari Ibu

 








Hari ini tanggal 22 Desember 2020

Semua orang memperingati hari Ibu , ada yg bilang gak perlu memperingati hari Ibu, hari Ibu kita peringati setiap hari. ya benar..pastinya karena memang bahkan setiap detik kita harus berbuat baik dengan ibu.

Tapi tak ada salahnya kan hari ini kita mengucap sebagai tanda cinta kita pada Ibu.

Ibu sosok komplit bagiku. Aku belajar sabar, tegar, ikhlas, suka bersedakah dari Ibu. Ibu selalu memberi pada orang orang, dan aku sudah sering melihatnya sejak kecil.








30 November, 2020

INSPIRASI DARI MAR DAN AOC

 INSPIRASI DARI OMAR DAN AOC


Kultum Subuh Oleh Jasmina Zahra


1 Desember 2020


Pagi hari ini saya tidak punya materi spesial untuk dismapaikan.  Saya akan menyampaikan hal sederhana saja.  Sebagai mahasiswa kajian Amerika, saya terinspirasi dengan tiga orang perempuan anggota Kongres Amerika Serikat.  Meraka adalah Ilhan Omar (38), Alexandra Ocasio-Cortez (31) dan Rashida Tlaib.


Ilhan Omar dan Rashida Tlaib adalah perempuan muslim anggota kongres.  Omar berasal dari Somalia, sedangkan Thalib keturunan Palestina.  


Ilhan Omar baru  sekitar tahun 1995 tiba di Amerika sebagai imigran asal Somalia.  Sebagai anggota Kongres ia bukan seorang yang pergi tanpa mengganjilka dan datang tanpa menggenapkan.  Ia sangat berintegritas, cerdas, dan lawan debat yang tangguh.  Ia banyak mengeritik pemerintahan Trump yang sangat rasis dan diskriminatif terhadap para imigran, terutama dari Amerika Tengah dan Selatan.






Sebagai seorang imigran dari Dunia Ketiga, ia dapat merasakan penderitaan yang dirasakan oleh para imigran yang ditolak masuk dan harus tinggal di tenda-tenda di perbatasan antara Meksiko dan Amerika.  Ia juga merasakan pandangan stereotip negative warga Amerika terhadap dirinya yang brkulit hitam dan mengenakan hijab.  Di tengah suasana Islamophobia yang besar karena sikap Presiden Donald Trump, Omar berdiri tegak menentang sikap rasisme dan Islamophobia. 


Yang sangat menarik perhatian saya selanjutnya adalah Perempuan Anggota Kongres keturunan Amerika Latin Alexandra Ocasio-Cortez atau biasa dipanggil AOC.  Ia pernah membuat CEO facebook Max Zuckerberg seolah menjadi kucing berhadapan dengan macan.  Max Zuckerberg yang sangat terkenal cerdas itu dibuat tak berkutik dan tidak mampu menjawab pertanyaan AOC seputar keamanan facebook menjaga rahasia identitas para penggunanya.


AOC pernah diserang dan dijatuhkan karakternya oleh sesama anggota kongres, Ted Yoho.  Anggota Kongres  dari Partai Republik ini menghinanya dan merendahkannya sebagai seorang perempuan dan mengata-ngatainya sebagai  “fu*ing b*ch”.  Sebuah umpatan yang sangat kasar.   Saat ia ditegur bahwa ia telah merendahkan seorang perempuan, Yoho tidak mengaku dan ia mengatakan bahwa ia juga punya anak perempuan.    AOC membalasnya dengan sebuah pidato tentang nilai-nilai Amerika dan nilai-nilai keluarga. Punya anak perempuan bukan berarti  berhak menghina perempuan lain.  Kejadian Yoho menghina AOC ternyata terekam kamera TV, dan akhirnya Yoho mengakui perbuatannya.


Yang menarik bagi saya, walau Ilhan Omar dan AOC merupakan selebriti terkenal, selalu menjadi topic pemberitaan politik  dan statusnya di twitter selalu di-retwit banyak orang namun keduanya tetap bagai anak muda biasa. Mereka pernah ikut dalam festival game online “Among Us” dan menyedot jutaan penonton dari seluruh dunia.  Pengelola situs game online itu pun terkesima.  Saat bertanding, Omar dan AOC pun melakukannya dengan serius, penuh ekspresi namun tetap  wajar saja sehinga membuat para gamer seluruh dunia memandng kedua anggota kongres itu bagian dari mereka dan sekedar girls next door. 


Apa yang dilakukan Omar dan AOC adalah lompatan cerdas.  Ia dibenci oleh penguasa Amerika,  presiden Donald Trump, namun ia dipuja anak-anak muda Amerika.  Mereka tidak ragu  masuk ke dunia para gamers.  Dan dalam waktu singkat kedua congresswomen ini mendapat pengikut dalam jumlah besar. 


Inilah yang kemudian memancing inspirasi dalam benak saya.  Mengapa kita tidak pernah melakukan dakwah melalui game online.   Jika para juru dakwah dan mubaligh kita hanya menggunakan metode dakwah ceramah –walau dengan video—tanpa kemampuan untuk menyapa dan bergabung dengan kaum muda sekarang, tentu dakwah kita akan ditinggalkan.  Para gamers, anak-anak muda yang suka menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game online ini, jika didekati dengan cara ikut bermain game, ternyata mau mendengarkan.  Terbutki pesan-pesan AOC dan Omar kini selalu di-quote oleh para gamer muda ini.  Dan inilah yang tidak dilirik oleh Donald Tryump, dan akibatnya: ia kalah!


Mari kita mulai.

25 November, 2020

Ibu seperti air..kata kak Nadia

 

 Ini kata kata yang ditulis kaka waktu aku ultah ke 45


Ibu seperti air, selalu menyirami kita semua dengan kebiasaan baik yang Allah sukai... 

Terimakasih ibu...


Semoga ...

doany dikabulkan Allah swt,..

aamiin

18 November, 2020

Rencana Allah vs Rencana manusia

 Hari Senen yang sibuk


Hari senin adalah hari yang cukup sibuk bagiku.

Senen adalah jadwal piket ku di KUA sebagai Penyuluh Non PNS

Senin biasnya juga rapat DPRS PKU Sruweng.

Kebetulan hari itu juga ada rapat Pendirian SD Muhamamdiyah Alkautsar.

Dan juga sekarang ada kegiatan baru lagi, Bikin rekaman video dakwah untuk chanel Youtibe PKU Sruweng.


Maka aku biasanya nulis di secarik kertas jadwal hari ini.

Jam 08.00 - 09.000 rekaman video

Jam 09.00 - 12.00 piket KUA

12. 30 - 13.30 pengajian karyawan mas sokka

13.00 - 15.00 rapat internal DPRS

Yah begitulah rencana manusia, jadwal pertama sukses, rekaman di pku sruweng gak begitu lama, eh gak sengaja  pas habis rekaman ketemu Bu Ida, suaminya sedang sakit, di PKU, akhirnya aku sekalian menjenguk dan mendoakan, Alhamdulillah dikasih Allah jalan pahala, didoakan malaikat 70.000 sampe sore :)

Lalu aku menuju KUA

Ternyata kantor sedang dibongkar..alhasil pindah ke rumah depan, kebetulan ada yg mau konsultasi, si suami ditinggal istri sdhama 11 bulan...suami masih ingin mempertahankan RT nya...tapi istri sdh ounya gebetan lain...


Wajah lakinkali ini seperinya jauh dari air wudhu. Lalu aku tanya...sholatnya bagaimana mas...katanya jarang sholat... astaghfirullahaladzim...

Aku menasehati nya, kalo ingin hidup baik,perbaiki shalatnya.

Karena kondisi kantor agak berantakan..

Maka, memang disarankan untum WFH dulu sampai kamis, rupanya itu oesan Pak Kholid kepada penyulu h yg aku gak tau hehe.

Alhirnya aku pamit sekitar jam 10.30.

Waktu kuganakan untuk mengahdiri rapat pendirian SD Muhammadiyah di PCM Sruweng Simpang Lima.

Alhamdulillah, qaddarallah rapat lancar, dan pak ketua minta sekalian saja rapat singkat DPRS disitu, tidak memakan waktu lama , hanya setengah jam, rapat DPRS pun selesai.

Jadi praktis jam 12.30 semua rapar selesai.

Aku pun bergegas ke rumah karena pengajian karyawan menantiku.

Pengajian yg awalnya dimulai jam 12.30 diberi kelonggaran jam 13.00 baru di  mulai.

DanPengajian pun selesai jam 14.00 wib

Alhamdulillah semua agenda berjalan dengan lancar... ternyata rencana Allah lebih indah dari rencana manusia...Berprasangka baik saja sama Allah...


Ihdina Asyirat al mustaqim...

04 November, 2020

Ridha Allah ada pada Ridha Orangtua

 Seorang Psikolog Turki pernah memberi nasehat agar anak anak kita menjadi anak yang baik dan sholeh sholehah, diantaranya adalah doa dari orangtua, terutama ibunda.

Daei sebuah blog atau twitter Sang psikolog memberi tips...Angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu…. dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing. Begini doanya:


اللهم إني أُشهدك أني راضية عن إبني/إبنتي (…..) تمام الرضا وكمال الرضا ومنتهي الرضا


فاللهم انزل رضوانك عليهم برضائي عنهم                                                                      


” Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah ‘an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka ‘alaihim biridhooii ‘anhum”


(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (….) dengan ridho paripurna, ….ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka).

Demikianlah semoga bisa kita amalkan...

Semoga anak anak kita menjadi  anak sholeh dan sholehah, taat pada Allah, taat pada orangtua dan pemimpin bagi orang 2 yang taqwa


Wallahu a'lam bishawab

03 November, 2020

Nasehat Kakek, banyak baca doa ini

 رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Ya Tuhan , Terimalah kebaktian kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada-Mu, dan jadika pula anak turun kamiumat yang tunduk atuh kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara dan tempat ibadah haji kami, serta terimalah taubat kami. Sungguh Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

 (Al –Baqarah : 127-128)


Doa diatas adalah doa Nabi Ibrahim yang terdapat dalam surat Albaqarah

Ibu saya, Ibu Hayatun selalu bercerita, ini adalah doa yg selalu dikatakan Kakek saya, Mbah Muflikh untuk selalu diamalkan setiap selesai sholat.

Saya sudah tahu lama doa ini, tapi hanya kadang 2 melafalkan nya.

Entah kenapa pagi ini tiba tiba saya ingin berdoa dengan doa ini, lalu aku menyampaikan berita ini ke suami, dan entah kenapa suami sepertinya antusias dengan doa ini. Padahal beliau juga sering menyampaikan ayat ini. Pagi ini  beliau berkali2 melafalkan nya.

Ya Allah..jadikan kami terus berdoa dan tak jemu berdoa pada Mu..aamiin



28 Oktober, 2020

Klappertaart by Nadia Elasalama

 


Kebetulan Ibu akan ke pasar membeli telur, tempe, buah dll.

Tiba tiba kak nadia pingin ikut.

Gak biasanya.

Ternyat kak nadia mau beli kelapa muda.

Sepertinya penjual kelapa muda di pasar setahu ku tidak ada.

Tapi kalo kelapa biasa banyak.

Benar...akhirnya setelah kita keliling pasar, ternyata memang sudah tidak ada penjual kelapa.


Pasar tengok memang rame hanya sampe dhuhur. Ba'da dhuhur sudah  sepi.

Namanya juga pasar pinggiran.

Akhirnya kakak mencari kelapa.muda ke kota kebumen.

Sampai di rumah, ternyata kaka.membeli banyak bahn kue... ternyata kakak kau bikin puding.. namanya Klappertaart

Dari jam 4 sore sampai jelang maghrib kakak utak atik di depan kompor..hasilnya...kue Klappertaart yg super enak... alhamdulillah...

Makasih kaka... jazakillah khair ❤️


28 oktober 2020

25 Oktober, 2020

Berbakti pada Orangtua

 *Birrul Walidain*


Dalam sebuah kisah sahabat, diceritakan tentang Usamah bin Zaid, seorang sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang begitu rajin merawat pohon kurmanya. Ketika ada yang bertanya, mengapa Usamah senantiasa menjaga dan merawat pohon kurmanya, ia menyatakan memang sengaja mempercantik kebun kurmanya karena ibunya sangat suka jika melihat keadaan kebun kurma itu indah.  Sahabat yang sangat disayangi Rasul ini mengatakan, apa saja hal dunia yang diminta oleh ibunya, ia pasti memenuhinya.


_Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu-bapaknya: ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu.”_

(QS Lukman 14).


Wallahu a'lam bishawab

11 Oktober, 2020

Teh poci dan roti bakar sebelum subuh


Kebiasaan baru kami, selapas bangun, tahajud, habis tahajud bikin teh poci dan bakar roti untuk persiapan subuh. Kadang kalo tidak ada roti kita rebus telor, atau kadang makanan yg lain...

Insyaallah ketika subuh rasanya bersemangat, apalagi sunnah di keluarga kami habis subuh ada kultum bergilir.

Semoga sunnah ini bisa terus kami lakukan untuk menguatkan pondasi agama keluarha kami.

Saling mendukung dalam kebaikan, mengingatkan dalam  menetapi kebanaran dan kesabaran 

Rabbana hablana min azwajina wadhurriyatina qurrota a'yun

Wajalna lil muttqina imaman

09 Oktober, 2020

La tahzan Innallaha ma'a na

 10 oktober penuh air mata

Ada kesedihan mendalam hari ini

Mestinya ini tidak perlu terjadi

Tapi mengapa terjadi?

Karena manusia punya perasaan

Kalo gak sedih , hatinya sudah mati

Kenapa harus ada air mata?

Pasti Allah ingin agar kita semakin sabar

Dan mungkin ada hadiah indah di belakang yg kita tidak tahu.

Berprasangka baik pada Allah...

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzalimiin

Robbana dzalamna anfusana

Wa inlam tagfhfirlana wa tarhamna

Lanakunanna minal khasirin


04 Oktober, 2020

Syukuran sederhana




Alhamdulillah, kemarin bisa kumpul bareng keluarga, untuk menikmati dan mensyukuri karunia Allah yang senantiasa diberikan untuk kami dan keluarga. Banyak atau sedikit kita harus selalu Bersyukur
Seperti pesan nabi Ayyub, sabar , syukur dan memuji Allah

Nasi Biryani buatan Tante Yuyun emang luarbiasa masyaallah.
Ditambah sedikit sate kambing pak Roto, buah semangka dan Pizza hut untuk para keponakan yang datang.
Ada bonus asinan dari Tante Yuyun.

Yang tidak bisa hadir Tante idut dan keluarga, dan Tante tika dan keluarga, Tante Tika habis berhubungan dengan pasien Covid di PKU jadi sementara izin dulu.

Alhmadulillah, acar simpel aja, doa bersama mendoakan semua yang hadir, dan mohon keberkahan untuk keluarga.

Kata ulama, Keberkahan adalah bertambahnya kebaikan.
Semoga dengan hijrah di rumah ini, kebaikan kebaikan akan selalu bertambah, semakin baik ibadah nya baik dengan Allah maupun dengan sesama manusia.

Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta Khairul munziliin ...aamiin

Kisah Abu Qilabah

 *TELADAN  SABAR DAN SYUKUR DARI KISAH ABU QILABAH*


Ibnu Hibban di dalam ats-Tsiqot menyebutkan kisah menakjubkan tentangnya, yang menunjukan kekuatan keimanan Abu Qibalah kepada Allah.


 Beliau bernama ‘Abdullah bin Zaid al Jarmi, salah seorang dari para _ahli ibadah dan ahli zuhud_ yang berasal dari al Bashroh.


Beliau meriwayatkan hadits dari sahabat Anas bin Malik dan sahabat Malik bin al Huwairits Ra Beliau wafat di Negeri Syam pada tahun 104 Hijriah, yaitu pada masa kekuasaan Yazid bin ‘Abdil-Malik. ‘


Abdullah bin Muhammad berkata: Aku keluar menuju tepi pantai untuk memantau kawasan pantai dari kedatangan musuh. Tatkala tiba di tepi pantai, tiba-tiba aku telah berada di sebuah dataran lapang di suatu tempat (di tepi pantai). 

Di dataran tersebut ada sebuah kemah, yang di dalamnya terdapat seseorang yang telah buntung kedua tangan dan kedua kakinya. Pendengarannya telah lemah dan matanya telah rabun. Tidak satu anggota tubuhnyapun yang bermanfaat baginya, kecuali lisannya.


 Orang itu berkata 

 اللَّهُمَّ أَوْزِعْنِي أَنْ أحمدك حمدا أكافىء بِهِ شُكْرَ نِعْمَتِكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيَّ ، وَفَضَّلْتَنِي على كَثِيرٍ من خَلَقْتَ تَفْضِيلا


*Ya, Allah. Tunjukilah aku agar aku bisa memuji-Mu, sehingga aku bisa menunaikan rasa syukurku atas kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan Engkau sungguh telah melebihkan aku di atas kebanyakan makhluk yang telah Engkau ciptakan*


 ‘Abdullah bin Muhammad berkata,”Demi Allah, aku akan mendatangi orang ini, dan aku akan bertanya kepadanya bagaimana ia bisa mengucapkan perkataan ini.

 Apakah ia memahami dan mengetahui yang diucapkannya itu? Ataukah ucapannya itu ilham yang diberikan kepadanya?” Akupun mendatangi, lalu mengucapkan salam kepadanya.

 Kukatakan kepadanya: “Aku mendengar engkau berkata ‘Ya, Allah. Tunjukilah aku agar aku bisa memuji-Mu, sehingga aku bisa menunaikan rasa syukurku atas kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan Engkau sungguh telah melebihkan aku di atas kebanyakan makhluk yang telah Engkau ciptakan’.


 Nikmat manakah yang telah Allah anugerahkan kepadamu, sehingga engkau memuji Allah atas nikmat tersebut? Kelebihan apakah yang telah Allah anugerahkan kepadamu, sehingga engkau menysukurinya?” 


Orang itu menjawab: Tidakkah engkau melihat yang telah dilakukan Robbku kepadaku? Demi Allah, seandainya Ia mengirim halilintar kepadaku sehingga membakar tubuhku, atau memerintahkan gunung-gunung untuk menindihku sehingga menghancurkan tubuhku, atau memerintahkan laut untuk menenggelamkan aku, atau memerintahkan bumi untuk menelan tubuhku, maka tidaklah semua itu, kecuali semakin membuat aku bersyukur kepada-Nya, karena Ia telah memberikan kenikmatan kepadaku berupa lidahku ini. Namun, wahai hamba Allah. Engkau telah mendatangiku, maka aku perlu bantuanmu. Engkau telah melihat keadaanku. Aku tidak mampu untuk membantu diriku sendiri atau mencegah diriku dari gangguan. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. 

Aku memiliki seorang anak yang selalu melayaniku. Saat tiba waktu sholat, ia mewudhukan aku. Jika aku lapar, ia menyuapiku. Jika aku haus, ia memberi aku minum. Namun sudah tiga hari ini aku kehilangan dirinya, maka tolonglah engkau mencari kabar tentangnya. Semoga Allah merahmati engkau. 


Aku berkata,”Demi Allah, tidaklah seseorang berjalan menunaikan keperluan seorang saudaranya, dan ia memperoleh pahala yang sangat besar di sisi Allah,   maka akupun berjalan mencari anak orang tersebut, hingga tidak jauh dari tempat itu, aku sampai di suatu gudukan pasir.

 Tiba-tiba aku mendapati anak orang tersebut telah diterkam dan dimakan binatang buas. Akupun mengucapkan inna lillah wa inna ilaihi roji’un.


 Aku berkata,”Bagaimana aku tega  mengabarkan kejadian ini kepada orang tersebut?” Tatkala aku tengah kembali menuju orang tersebut, maka terlintas di benakku kisah Nabi Ayyub Alaihissallam. 

Begitu aku menemui orang tersebut, maka akupun mengucapkan salam kepadanya. Dia menjawab salamku dan bertanya,”Bukankah engkau orang yang tadi menemuiku?” Aku menjawab,”Benar.” Ia bertanya,”Bagaimana dengan permintaanku kepadamu untuk membantuku?” 


Akupun berkata kepadanya,”Apakah engkau lebih mulia di sisi Allah ataukah Nabi Ayyub Alaihissallam ?” 


Ia menjawab,”Tentu Nabi Ayyub Alaihissallam.”


Aku bertanya,”Tahukah engkau cobaan yang telah diberikan Allah kepada Nabi Ayyub? Bukankah Allah telah mengujinya dengan hartanya, keluarganya, serta anaknya?” Orang itu menjawab,”Tentu aku tahu.” 


Aku bertanya,”Bagaimanakah sikap Nabi Ayyub dengan cobaan tersebut?”

 Ia menjawab, *Nabi Ayyub bersabar, bersyukur, dan memuji Allah* 


Aku berkata,”Tidak hanya itu, bahkan ia dijauhi oleh karib kerabatnya dan sahabat-sahabatnya.” Ia menimpali,”Benar.” Aku bertanya,”Bagaimanakah sikapnya?” Ia menjawab, *"Ia bersabar, bersyukur dan memuji Allah"*


Aku berkata,”Tidak hanya itu, Allah menjadikan ia menjadi bahan ejekan dan gunjingan orang-orang yang lewat di jalan, tahukah engkau tentang hal itu?” Ia menjawab,”Iya.” Aku bertanya,”Bagaimanakah sikap Nabi Ayyub?” Ia menjawab,” *Ia bersabar, bersyukur, dan memuji Allah*. Langsung saja jelaskan maksudmu,  Semoga Allah merahmatimu.


” Aku (pun) akhirnya  berkata,”Sesungguhnya putramu telah aku temukan di antara gundukan pasir dalam keadaan telah diterkam dan dimakan binatang buas. Semoga Allah melipatgandakan pahala bagimu dan menyabarkan engkau.” Orang itu berkata, *”Segala puji bagi Allah yang tidak menciptakan bagiku keturunan yang bermaksiat kepada-Nya, lalu Ia menyiksanya dengan api neraka,”* kemudian ia berkata,”Inna lillah wa inna ilaihi roji’un,” lalu ia menarik nafas yang panjang, kemudian meninggal dunia. Aku berkata,”Inna lillah wa inna ilaihi roji’un.” 


Sunggu Besar musibah ini, jika aku biarkan begitu saja, maka  orang ini akan dimakan binatang buas. Dan jika aku hanya duduk, maka aku tidak bisa melakukan apa-apa.


Lalu akupun menyelimutinya dengan kain yang ada di tubuhnya, dan aku duduk di dekat kepalanya sambil menangis.


Tiba-tiba datang kepadaku empat orang dan berkata kepadaku: “Wahai ‘Abdullah. Ada apa denganmu? Apa yang telah terjadi?” Akupun menceritakan kepada mereka yang telah aku alami. Lalu mereka berkata,”Bukalah wajah orang itu, siapa tahu kami mengenalnya!” Akupun membuka wajahnya, lalu merekapun bersungkur mencium keningnya, mencium kedua tangannya, lalu mereka berkata: _“Demi Allah, matanya selalu tunduk dari melihat hal-hal yang diharamkan Allah. Demi Allah, tubuhnya selalu sujud tatkala orang-orang dalam keadaan tidur”_. 


Aku bertanya kepada mereka: “Siapakah orang ini. Semoga Allah merahmati kalian?”


Mereka menjawab,”Abu Qilabah al Jarmi sahabat Ibnu ‘Abbas. Dia sangat cinta kepada Allah dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,” lalu kamipun memandikan dan mengafaninya dengan pakaian yang kami pakai, lalu kami menyolati dan menguburkannya. Setelah usai merekapun berpaling pulang, dan akupun pergi menuju pos penjagaanku di daerah perbatasan. 


Tatkala malam hari tiba, akupun tidur. Aku melihat di dalam mimpi, ia berada di taman surga dalam keadaan memakai dua lembar kain dari kain surga sambil membaca firman Allah: 

سَلامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ 


“Salamun ‘alaikum bima shabartum” [keselamatan bagi kalian (dengan masuk ke dalam surga) karena kesabaran kalian], maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. [ar-Ra’d/13:24].


 Aku bertanya kepadanya,”Bukankah engkau adalah orang yang aku temui?” Ia menjawab,”Benar.”

 Aku berkata,”Bagaimana engkau bisa memperoleh ini semua?” Ia menjawab,”Sesungguhnya Allah menyediakan derajat-derajat kemuliaan yang tinggi, yang tidak bisa diperoleh, kecuali dengan sikap sabar tatkala ditimpa bencana, dan rasa syukur tatkala dalam keadaan lapang, dan tenteram bersama dengan rasa takut kepada Allah, baik dalam keadaan sendirian maupun dalam keadaan di depan khalayak ramai.” 


Sumber : Al.Manhaj

Disampaikan dalam kultum ba'da shubuh oleh Ibunda Navi Agustina 

4 September 2020