29 Oktober, 2010

Mbah Maridjan dan Merapi


26 Oktober, merapi meletus. Dan menewaskan 32 orang. Tragis. Bencana alam yang mestinya bisa tanpa korban jiwa ternyata memakan korban juga. Termasuk sang Juru Kunci Mbah Maridjan.
Mbah Maridjan sebenarnya sudah diperingatkan untuk mengungsi, tapi beliau menolak, dengan alasan beliau akan menjaga merapi sampai akhir hayatnya. Pada tahun 2006 Mbah Maridjan pun punya sikap tegas, menolak diungsikan, karena keyakinan beliau, bahwa merapi tidak akan meletus. Dan pada tahun 2006 itu, apa yang di yakini beliau benar. Merapi tidak meletus. Tapi 2010 ini, ternyata keyakinan beliau meleset. Rupanya Merapi cukup dahsyat mengeluarkan awan panas, yang terkenal dengan sebutan Wedhus Gembel. Dan Mbah Maridjan dan beberapa tetangganya yang tidak mau mengungsi pun mati sia-sia.

Mengapa ku katakan mati sia-sia? Ya, karena, sebenarnya mereka semua sudah diperingatkan bahaya awan panas ini, tapi mengindahkan peringatan.
Bisa saja Pemerintah atau Ilmuwan salah, tapi paling tidak kita sudah berupaya menyelamatkan nyawa manusia.

Dengan segala kerendahan hati, saya mengacungi mbah Maridjan sebagai sosok yang punya prinsip, teguh hati , sederhana dan berani.Meskipun beliau sudah menjadi bintang Iklan terkenal, beliau tetap sederhana. Bahkan beliau tegas dan berani menolak keinginan Sultan.

Tapi di lain pihak, keyakinan beliau sedikit kurang tepat, karena ini menyangkut nyawa manusia yang lain. Jika saya boleh memberi masukan, mestinya Meskipun Mbah Maridjan tahu bahwa kemungkinan Merapi tidak akan meletus, beliau tetap memberi contoh dan menganjurkan warga yang lain untuk mengungsi. Semua orang di lereng Merapi begitu kagum dan menurut Kepada Sang Mbah. Mestinya kesempatan ini digunakan beliau untuk mengarahkan ke arah yang benar (menyelamatkan jiwa manusia yang lain).

Saya yakin 31 orang lain selain Mbah Maridjan punya keluarga, Mereka mungkin seorang Ayah yang harus menopang hidup keluarga nya. Seperti Wartawan Viva News, atau mungkin seorang anak yang masih panjang masa depannya, atau mungkin serang Ibu yang masih dibutuhkan kasih sayang oleh kelarganya .Yang pasti mereka masih bisa menghirup udara di Bumi ini, dan memberi manfaat bagi sesama, melakukan hal-hal besar di dunia ,jika mereka memilih mengungsi.

Entahlah, ini takdir atau bukan, dan jika boleh memberi saran, Menurut saya, Selain menjaga Merapi, tidak kalah penting lagi adalah menjaga manusia yang masih hidup, agar bisa berdampingan hidup dengan Merapi.

Manusia memiliki akal dan fikiran untuk menaklukan kedahsayatan Merapi, dengan kearifan lokal, menjaga lingkungan Merapi, dan perpaduan Ilmu dan Teknologi, niscaya Bencana bisa diminimalisir dampaknya.

Lahar merapi memberi efek subur pada tanah-tanah di sekitarnya, itu adalah Rezeki yang luar biasa Tuhan berikan pada kita. Tinggal bagaimana manusia bisa menggunakan akal dan fikirannya untuk berdampingan dengan alam dengan baik.Niscaya Bencana bisa kita rubah menjadi Berkah....

Wallahu'alam Bishawab.

27 Oktober, 2010

Dan Virus Flu pun menular

Sudah seminggu ini Flu dan batuk ku menghiasi hari hariku.
Sekarang, alhamdulilah, keadaanku sudah mulai membaik. Tenggorokan sudah tidak sakit lagi, tinggal sedikit batuk dan pilek saja.
Tapi, sekarang gantian deh my husband yag batuk, aku menularinya. Gimana gak menular, setiap malam tidur bareng, hehe. Sekarang beliau sedang istirahat. Obat Flu dan batuk hanya istirahat dan minum vitamin.Semoga cepat sembuh sayang, nanti aku buatkan jus jeruk buatmu.

25 Oktober, 2010

Flu dan Batuk

Tak terasa, 16 hari sudah aku tidak menulis.
Yah, itu semua karena aku sedang sakit. Flu dan batuk yang dahsyat.
Aku hanya meminum obat OBH,dan vitamin c, serta istirhat.
Nah Istirahat ini yang sushku lakukan. Karena banyak sekali kegitan yang mengharuskanku terlibat didalamnya. Diantaranya, mengisi musik pengiring puisi, drama dan paduan suara anak2 TPQ.Setelah melihat latihan pertama, masih banyak kekurangan, aku seperti tergerak untuk ikut membantu melatih anak-anak, mestinya tugasku cuma membuat musik pengiring saja.
Kalo jelek, kan aku ikutan kena. hehe, yah meski yang tampil bukan anak2 berbakat, aku tetap berusaha membantu yang terbaik.
Sekarang badanku belum fit benar....masih serak, dan batuk pun masih kencang. Kemarin suamiku membuatkanku jus jeruk,hemmm enak sekali rasanya. Dia sangat telaten memeras jeruk untukku agar flu dan batuk ku cepat sembuh. dia juga membuatkanku campuran jeruk nipis dan kecap. Thanks may honey, kau begitu perhatian padaku...I love you soooooooooooooooooooooo...much...;)

09 Oktober, 2010

Asal Bapak Senang

Kalo pidatonya John F. Kennedy: Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan kepada dirimu sendiri apa yang kau berikan pada negaramu.
Tapi kalo di Indonesia diplesetkan: Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan pada dirimu sendiri apa yang telah kau keruk dari negaramu.

Aku suka sekali membuat status di facebook yang ada hubungannya dengan kejadian sehari-hari yang muncul dalam berita. Kebanyakan berhubungan dengan ketidak becusan pemerintah atau pejabat negara bahkan anggota DPR yang hanya mementingkan kekepentingan nya saja.Itupun aku kutipn dari surat kabar ternama di tanah air.

Mungkin ada beberapa pihak yang kurang berkenan, bahkan ada beberapa komentar yang mengatakan kutipan kata-kata Kennedy diatas."Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan kepada dirimu sendiri apa yang kau berikan pada negaramu."

Benar sekali kutipan Kennedy, kita hendaknya bisa menjadi seseorang yang bisa memberikan sesuatu kepada negara. Bukan membebani negara. Mudah-mudahan an dengan saya membuka lapangan pekerjaan di pabrik genteng saya, saya sedikit bisa membantu pemerintah dalam mengurangi masalah pengangguran yang jumlahnya luarbiasa di negara ini. Saya tidak di gaji pemerintah.sehingga saya mudah-mudahan juga tidak menjadi beban pemerintah.

Konteks dari status-status yang saya kutip dari beberapa surat kabar ternama di negeri ini bukanlah mengharap-harap dan mengemis-mngemis kepada pemerintah. Melainkan memberi peringatan, bahwa jika sampai banyak hal-hal buruk yang terjadi di masyarakat, seperti kekerasan,kasus korupsi yang tidak pernah tuntas, kecelakaan transportasi publik milik pemerintah, bencana banjir bahkan bencana lumpur yang sudah menjadikan sebuah kota itu mati, adalah tanggung jawab pemerintah. Kenapa? karena Mereka digaji. Digaji dari pajak Rakyat.Untuk itu, Pemerintah harus bertanggung jawab.

Amanah UUD 45, bahwa Fakir miskin dan rakyat dipelihara oleh negara hanya sebuah pepesan kosong belaka.Kita lihat, begitu banyak orang miskin dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. Dimana tanggung jawab mereka. Sementara di lain pihak dana APBN trilyunan rupiah tidak jelas penggunaannya. Apa kita mau diam saja?.
Jika kita mengkritik pemerintah dianggap mengemis-ngemis, itu sangatlah bodoh.
Apa kita mau kejadian rezim Soeharto terulang lagi? Dimana tidak ada satu orang pun yang berani mengingatkan Soeharto waktu itu? semua diam. Jadi sebenarnya bukan hanya salah Pak Harto saja. Pak Harto juga manusia biasa, yang perlu diingatkan dan dikritik ketika beliau melakukan kesalahan. Tapi apa daya, semua pihak waktu itu baik Anggota DPR, MPR, takluk dengan Soeharto, hingga muncul sindiran "Asal Bapak Senang".

Untunglah ada seorang yang mulai berani mengatakan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang dianggap mustahil.seorang yang berani melawan arus, Dialah Amien rais, yang mengatakan saatnya Suksesi dilakukan.
Mengatakan sesuatu hal , dimana tidak ada satu orangpun berani mengatakannya adalah seorang yang luarbiasa menurutku. Tapi dimasa jaman Reformasi dan demokrasi sekarang ini, kritikan sudah biasa. Itupun banyak yang masih keberatan. Orang kok sukanya mengkritik. Apa yang sudah kamu berikan buat negaramu?

Banyak keberhasilan pemerintah, tapi Keberhasilannya tidak seberapa dibanding kegagalannya.Bencana terus saja terjadi. Kasus-kasus korupsi tidak pernah jelas penyelesaiannya. Si A ini salah atau tidak kita tidak tahu.
masih banyak kekerasan disana-sini baik atas nama agama ataupun golongan , kasus -kasus hukum tidak pernah jelas, benar kata Kompas. "Negara seakan tidak hadir".

Walllhu alam Bisshawwab.


06 Oktober, 2010

Menanam Pohon

Hari ini, aku dan suamiku pergi ke tempat penjualan bibit tanaman. Rencananya, kami akan menanam pohon sengon atau albasia di belakang rumah.Tapi ketika sampai di tempat tersebut bibit sengonnya kecil-kecil. Dan jumlahnya hanya lima. kami jadi ragu. Akhirnya kami membeli bibit jabon. Harganya lumayan mahal jika dibandingkan dengan bibit sengon. Harga bibit sengon hanya 500,- sementara Bibit jabon 2000,-. Kebetulan Penjualnya memperlihatkan tanaman jabon yang sudah agak besar, di dekat jalan. "Itu mbak, pohon jabon yang sudah berumur 2 tahun," katanya. Aku melihat jajaran pohon jabon yang lumayan agak besar, dan daunnya banyak. Wah kelihatannya bagus juga. Akhirnya aku dan suamiku membelinya sebanyak 20 bibit.Uang 40 ribu kami keluarkan untuk membeli bibit jabon. Tak lupa kami juga membeli satu bibit pohon mangga untuk ditanam di depan rumah. Pohon cemara akan kami ganti dengan mangga. Sebenarnya kami sudah punya dua pohon mangga, yang satu dibelakang rumah kami, dan yang satu di depan lokasi pabrik kami dibelakang rumah kami. Pohon mangga yang dibelakng rumah sudah beberapa tahun ini berbuah, Mangga dengan jenis manalagi ini sangat manis. Belum matang saja sudah manis. Sementara pohon mangga yang di depan pabrik belum ernah berbuah. Dulu ketika suamiku menanam nya , beliau pesimis, mangganya akan hidup. tapi sekarang sudah besar.
Tahun inim, kami mempunyai rencana akan menanam pohon, selain untuk penghijauan, juga baik untuk penyerapan air, dan mencegah Global Warming (Caileeeh...)juga untuk investasi atau tabungan. Tanaman jabon mempunyai nilai ekonomis. Ini sekilas catatan tanama jabon yang aku ambil dari blog sebelah

Jabon (Anthocephalus cadamba) Merupakan salah satu jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian 0 – 1000 m dpl

Saat ini Jabon menjadi andalan industri perkayuan, termasuk kayu lapis, karena Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/albasia. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa sisi, diantaranya adalah:

    • diameter batang dapat tumbuh berkisar 10 cm/th
    • Masa produksi jabon yang singkat – hanya 4 – 5 tahun
    • Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
    • Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri (self purning)
  1. PERTUMBUHAN

    pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia), Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu. Sejauh ini jabon bebas serangan hama dan penyakit, termasuk karat tumor yang kini banyak menyerang sengon.

    BATANG
    Ciri dan karakteristik batang jabon adalah : Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan mirip meranti kuning, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah.

    PENANAMAN dan PERAWATAN
    Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan banyak perlakuan khusus dalam budidayanya.

    PEMASARAN
    Karena jenis kayunya yang berwarna putih agak kekuningan dan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis (plywood), industri meubel, pulp, produsen peti buah, mainan anak-anak, korek api,
    Alas sepatu, Papan, Tripleks. Hal inilah yang menyebabkan pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan.

    NILAI EKONOMI

    Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Perkiraan dalam 4 – 5 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 625 pohon berumur 4 – 5 tahun sebanyak 800 – 1.000 m3 per ha. Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2-juta/m3. Dengan harga jual Rp1,2-juta per m3 dan produksi 800 m3, maka omzet dari penanaman jabon mencapai Rp960-juta per ha. Saat ini harga per m3 jabon berumur 4 tahun mencapai Rp716.000; umur 5 tahun, Rp837.000. Andai harga jabon tak terkerek naik alias Rp716.000 per m3, maka omzet dari budidaya jabon ‘hanya’ Rp572.800.000.

    PELUANG INVESTASI

    Menanam jabon bagaikan menanam emas, sebab kebutuhan kayu akan terus meninggi, karena saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus.


Suka Miskin

Suka miskin, aku tertarik dengar kata-kata itu, karena Film Laskar Pelangi. RUpanya karena kemiskinan yang cukup lama mendera bagsa Indnesia, mengakibatkan banyak masyarakat memang suka miskin. Memelihara kemiskinan.
Pembagian BLT, membuat banyak orang yang dengan senang hati mengaku misikin. AGar dapat uang gratis dari pemerintah.Pemerintahnya juga ngawur. Selah-lah Menjaga agar masayarakat senang "nyadong" alias meminta-minta.
Yu Sop, pekerja rumah tanggaku, yang baru diusir suaminya, dan harus membiayai kelima anaknyapun begitu. Kedua anaknya kebuetulan sudah agak dewasa, jadi tidak begitu merepotkan. Nah ketiga anaknya yang balita itu sungguh merepotkan, apalagi Yu sop itu Orang Tua tunggal. Ketika aku menyarankan salah seorang anaknya di titipkan di Panti Asuhan 'Aisyiyah, agar lebih terjamin pendidikan dan hidupnya, dia menlak dengan alasan "Kasihan". Aduuuuuuh....Bathinku lebih kasihan mana? sekarang untuk mendidik anak sebanyak itu yu sop tidak akan sanggup,ya kalo yu sop berpendidikan, bahkan melatih anak membuang sampah pada temanya saja tidak bisa, belum biaya endidikan, dengan gaji seorang pekerja RT tidak akan sanggup menghidui dengan layak, apalagi dengan 5 anak.
Padahal di Panti Asuhan, anak nya bisa terawat, pendidikannya terjamin, dan letaknya juga tidak jauh dari rumah. Lingkungannya juga baik.
Ah Yu Sop yu sop, ternyata keras sekali orangnya. Mestinya dengan keadaan dia sekarang dia harus menurut kami.
Aku kadang berfikir? dosa apa yang dilakukan yu sop hingga nasibnya seperti itu. Apa dia dulu suka membangkang pada orangtua?atau pernah menyakiti orang lain?
ternyata setelah kutelusuri, keluarganya terceri berai, saling tidak akur, bahkan rangtua YU Sop, yang dipurworejo sekarang sudah pindah di Kebumen, entah dimana, Adiknya yang perampuan merebut suami orang, dan tinggal di kios semi permanen yang sangat sempit dekat jalan. Kondisinya lebih mengenaskan dibanding yu sop.
Ah...aku tidak habis fikir...
Rantai kemiskinan...itulah faktanya. Pendidikan lah yang bisa merrubah semua itu. 3 anaknya yang masih kecil masih bisa dirubah jalurnya. Semua harus seklah, dan memiliki ketrampilan, aku dan suami pernah menyarankan agar dimasukkan ke pondok pesantren. Dengan biaya kami tentu saja. tapi belum tentu yu sop nya mau...hahh...susah deh..sekali lagi dengan alasan...."Kasihan...

05 Oktober, 2010

Semua orang bisa Ber Qurban

Baru saja saya mendapat telfon dari salah satu sekolah, yang akan mengadakan pemotongan hewan Qurban di salah satu desa. sekolah itu meminta bantuan hewan Qurban untuk di sembelih dan akan di bagikan di sebuah desa terpencil. Rupanya sekolah tersebut belum mendapatkan satu orangpun yg akan menyumbangkan hewan qurban untuk dipotong. Selama ini, banyak sekali orang yg tidak berkurban, hanya karena tidak bisa membeli 1 sirkah kambing. harga di pasaran 1 kambing sekitar 1.300.000,-.sehingga yang berkurban hanya orang2 yang mampu memebeli 1 kambing. padahal menurut saya, orang biasa pun harus berkurban. Misalkan kemampuan seseorang hanya menyumbang 300.000,-, maka bisa di koordinir mencari 5 orang untuk membeli 1 kambing. Begitupun yang lain, misalkan mampunya hanya 100.000,atau berapapun, asal bisa dikoordinasikan dengan baik, menurut saya gak masalah. Contoh : Jika bisa mengumpulkan 13 orang dengan iuran masing2 100.000, sudah bisa membeli 1 ekor kambing. Jadi semua orang bisa berkorban,semakin banyak yg berbuat baik, dan semakin banyak hewan yg disembelih sehingga , semakin banyak pula warga miskin yg mendapat/menikmati hewan kurban.

04 Oktober, 2010

FOKUS

"It takes 20 years to build a reputation and five minutes to ruin it.
If you think about that, you'll do things differently" ~~ Warren Buffet



Kutipan Warren Buffet diatas, sungguh menjadi pengingat dan penyemangat bagiku. Apalagi dalam bisnis. Reputasi sangatlah penting. Bagaimana menjaga kepercayaan konsumen kepada produk kita.Aku bergelut di dunia bisnis, khususnya produksi genteng mulai tahun 1998. Waktu itu, Orangtuaku memberi / mewariskan pabrik padaku untuk dikelola. Sistemnya hasil produksiku disetorkan ke ibu. Karena hasil produksiku sudah pasti ada yang membelinya, yaitu orangtuaku, hal tersebut ternyata menimbulkan aku menjadi sosok yang manja. Sama sekali tidak berfikir. Karena sudah pasti dapat uang.Jarang sekali aku menengok pabrik. Aku sama sekali tidak punya perasaan memiliki pabrik tersebut. Lumayan jumlahnya ada 3 unit, semua mengerjakan satu jenis genteng yaitu jenis plentong.
Karena Krisis moneter, Perusahaan orangtua mengambil kebijakan agar mengurangi jumlah cabang genteng matang, termasuk perusahaanku.
Akhirnya setelah beberapa tahun kami mengikuti orangtua, mulailah kami mengelola pabrik sendiri. Hasil produksi kami tidak semuanya dibeli oleh Perusahaan orangtua.Kami harus berpikir dan bekerja keras, kemana menjual produk kami, jika perusahaan orangtua tidak membelinya.
Kami berpikir keras, bagaimana menggaji karyawan, padahal belum ada pemasukan dari penjualan genteng. Dulu, ketika masih dibawah perusahaan Orangtua, kami mau bon kayu, gaji karyawanam, bahkan bon pribadi bisa. tai sekarang? kemana lagi?
Sepertinya kami mulai dari nol lagi. kami mulai peduli, kenapa Hasil produksi kami kadang-kadang muda, bahkan rusak. Yah,kadang kami menyalahkan tukang bakarnya, atau salah dalam waktu proses pengeringan, atau kayu yang dipakai waktu pembakaran kurang kering.
Itupun berlangsung cukup lama, kami tidak meimilki jawaban untuk semua pertanyaan diatas.
Dan karena keputus asaan kami, kami mulai mengganti tukang garang proses penghangatan genteng). Tukang Bakarnya pun kita ganti. Hasilnya cukup memuaskan, genteng kami hasilnya semakin baik, warna cukup cerah.Jadi inti jawaban di atas, karena tukang bakarnya kurang profesional. yang pertama tukang garang memang sudah sangat tua, kadang dalam proses produksi ditinggal tidur, dan tukang bakarnya, meski masih belum begitu muda,entah kenapa sepertinya tidak memahami tobong tersebut. masa berkali-kali membakar tdk bisa mengerti, mungkin bukan soulmate kali yaaaaaaaaaa...:p
Itulah lika-liku perjalanan bisnis kami, belum tentu, karena kami keturunan ebisnis yang sudah malang melintang di dunia genteng, kami bisa menjalaninya dengan mudah. halangan dan rintangan luar biasa banyaknya. Pernah suatu hari, kami harus menggaji karyawan padahal kami tidak ada uang. Belum ada pemasukan, sementara pengeluaran untuk operasioanal segudang. kami harus menjual perhiasan kenang2 an...hiks. Gak papalah, demi karyawan, kami rela. Dalam hadist nabi, bayarlah segara sebelum keringat mmereka kering. Mereka sudah bekerja.Dan kami harus bertanggung jawab membayarnya. bagaimanapun caranya akan kami tempuh.
12 Tahun perjalanan kami di dunia bisnis usaha genteng, belumlah seberapa. Saat saat inipun, kami masih sering goyah. Ditengah persaingan yang begitu gila, kami sering lemah.Banyaknya genteng logam, menurunnya daya beli masyarakat, ditambah lagi di musim penghujan seperti ini, Biaya produksi besar, dan pembangunan rumah pun seakan mandeg menunggu musim kering. beberapa saudara kami yang dulu fokus di genteng banyak yang berpindah haluan. Bisnis Genteng tidak seperti dulu, sekarang biaya tenaga dan bahan baku sanagat tingggi, keluh mereka. Mereka lebih menyarankan kami utuk membeli genteng saja di pengrajin, dan menjualnya. Dari pada pusing2 memikirkan bahan baku, kayu bakar, belum karyawan.Aku mengamati, memang pabrik-pabrik genteng muali sedikit tidak seprti 20 tahun lalu ketika jaya-jayanya. Bahkan, tanteku pernah bercerita, ketika beliau ikut perusahaan orangtuaku dulu, hanya memerlukan 3 kali setoran genteng, sekitar 40.000 genteng, sudah bisa naik haji. jaman dulu pengusaha genteng banyak sekali yang pergi naik haji karena usaha genteng ini. Bandingkan dengan sekarang..Jauh..."katanya.Tapi kami saling mengingatkan aku dan suami -red), suamiku sering lebih kuat dibanding aku, dia cukup yakin usaha ini masih bisa eksis. Dia selalu mengingatkanku, jangan mudah goyah dengan pengaruh rang lain. Kita sudah yakin dan punya niat baik,kenapa harus mundur.
Benar juga kata suamiku, aku jadi teringat lagi kutipan Wanner buffet diatas. butuh 20 tahun untukmembangun reputasi/kepercayaan. Kami baru mulai...dan sudah putus sa, bagaimana ini...?
Kalo aku menutup usaha ini, akan ada 50 kepala keluarga yang kehilangan pekerjaan. Jika setiap keluarga memiliki 3 anggota keluarga,maka akan ada 150 orang yang tidak pasti kehidupannya,kata suamiku.
Hemmm, aku kembali merenung, mencerna kembali kata-katanya.
Benar, setiap hambatan dan godaan pasti akan ada dalam setiap usaha. Aku harus kuat. Apa jadinya aku tanpa dirimu ya...;)
Aku ini orangnya mudah terpengaruh. Mudah goyah.
Mudah-mudahanan, seiring waktu berlalu, aku bisa lebih tahan banting menghadapi kerasnya dunia ini. Menghadapi betapa banyaknya hambatan di dunia usaha. Bagi Warren Buffet perlu 20 tahun membangun sebuah kepercayaan. dan aku akan mencamkan kata-katanya, dan melakukannya.Tunggu aku Warren Buffet...aku akan menyalip dirimu....:))

24 September, 2010

Alhamdulilah...sudah sembuh..:)

Beberapa hari yang lalu aku terbaring sakit di tempat tidur.
Gak tahu sebabnya, sepertinya aku makan makanan yang normal-normal saja.
Namanya juga lebaran, selain makanan begitu banyak macamnya, kita harus silaturahmi kepada tetangga dan saudara. Kecapean? kurang fit, mungkin salah satu penyebabnya, yang kutahu beberapa kali aku diajak suamiku silaturahmi ke temannya, kondisiku sudah kurang enak saja, tapi tetap aku paksakan. Ada beberapa teman yang suamiku hampir jarang bertemu dan harus menemuinya. dan aku ingin juga menemaninya.

Finally, Mulai Minggu malam badanku panas tinggi, berlanjut senin, dan selasa. Akhirnya Aku minta obat ke adikku. kebetulan dia dokter. Dan diberikan
- antibiotik
-In pepsa
-Fredo
-Pracetamol

Sebelumnya keluhanku batuk, cuma tidak begitu parah, tapi kemudian, pusing dan panas tinggi serta perut mulai perih. Aku bingung ini penyakit double2. takutnya dokter salah menganalisa. jadi ketika aku mengatakan apa yang aku katakan, aku katakan saja panas, pusing dan mual.
Obat diatas biasanya diberikan pada pasien yang terkena THypus.
Apa mungkin aku kena gejala thypus ya...
By the way, sekarng, aku sudah mulai baikan. Ah tidak enak banget kalo sakit...
Tidak bisa keman-mana, tidak bisa mikir yang berat2.
MUlai sekarng mungkin aku harus bisa mulai disiplin diri. makan yang pedas dikurangi. Ahhh...berat juga ya....
Thanks God ...udah buat aku sembuh...:)))

22 September, 2010

Hak Wanita Hak Asasi Manusia Pidato Terkenal oleh Hillary Clinton

Hak Wanita Hak Asasi Manusia

Pidato Terkenal oleh Hillary Clinton
Beijing, Cina: 5 September 1995

Mrs Mongella, Wakil Menteri Kittani, delegasi dibedakan dan tamu:

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa
untuk mengundang saya untuk menjadi bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa Dunia Keempat
tentang Perempuan Konferensi. Ini benar-benar perayaan - perayaan dari
kontribusi membuat perempuan dalam setiap aspek kehidupan: di rumah, di tempat kerja,
dalam komunitas mereka, seperti ibu, istri, saudara perempuan, anak perempuan,
pelajar, pekerja, warga negara dan pemimpin.

Hal ini juga datang bersama-sama, banyak para wanita cara datang bersama
setiap hari di setiap negara.

Kami datang bersama-sama di ladang dan di pabrik-pabrik.
Di pasar desa dan pasar swalayan. Di ruang keluarga dan ruang dewan.

Apakah itu sambil bermain dengan anak-anak kami di taman, atau mencuci pakaian di sungai,
atau mengambil istirahat di kantor pendingin air, kita berkumpul dan berbicara tentang aspirasi dan keprihatinan. Dan waktu dan lagi, pembicaraan kami berubah menjadi anak-anak kita
dan keluarga kita. Namun kita mungkin berbeda, ada yang jauh lebih menyatukan kita
daripada membagi kami. Kami berbagi masa depan bersama.
Dan kita di sini untuk menemukan landasan bersama agar kita dapat membantu membawa
martabat baru dan hormat untuk perempuan dan gadis di seluruh dunia - dan dengan demikian,
membawa kekuatan baru dan stabilitas untuk keluarga juga.

Dengan mengumpulkan di Beijing, kami memfokuskan perhatian dunia pada isu-isu yang
paling penting dalam kehidupan perempuan dan keluarga mereka: akses ke pendidikan,
kesehatan, pekerjaan dan kredit, kesempatan untuk menikmati hak hukum dan hak asasi manusia
dan berpartisipasi penuh dalam politik kehidupan negara mereka.

Ada beberapa yang mempertanyakan alasan konferensi ini.

Biarkan mereka mendengarkan suara-suara perempuan dalam rumah mereka, lingkungan,
dan tempat kerja.

Ada beberapa orang yang bertanya-tanya apakah kehidupan perempuan dan anak perempuan
penting bagi kemajuan ekonomi dan politik di seluruh dunia.

Biarkan mereka melihat wanita berkumpul di sini dan di Huairou - para ibu rumah tangga,
perawat, guru, pengacara, pembuat kebijakan, dan wanita yang menjalankan bisnis mereka sendiri.

Ini adalah konferensi seperti ini yang memaksa pemerintah dan rakyat di mana-mana
mendengarkan, melihat dan menghadapi dunia yang paling mendesak masalah itu.

Bukankah itu setelah konferensi perempuan di Nairobi sepuluh tahun yang lalu
bahwa dunia terfokus untuk pertama kalinya pada krisis kekerasan domestik?

Sebelumnya hari ini, aku berpartisipasi dalam forum Organisasi Kesehatan Dunia, di mana pejabat pemerintah, LSM, dan warga negara individu yang bekerja pada cara untuk mengatasi
masalah kesehatan perempuan dan anak perempuan.

Besok, aku akan menghadiri pertemuan United Nations Development Fund for Women.
Di sana, diskusi akan berfokus pada lokal - dan sangat sukses - program yang memberikan akses
perempuan bekerja keras untuk kredit sehingga mereka dapat meningkatkan kehidupan mereka
sendiri dan kehidupan keluarga mereka.

Apa yang kita belajar di seluruh dunia adalah bahwa jika wanita sehat dan berpendidikan,
keluarga mereka akan berkembang. Jika perempuan bebas dari kekerasan, keluarga mereka akan berkembang. Jika perempuan memiliki kesempatan untuk kerja dan peroleh
sebagai mitra yang setara dan penuh dalam masyarakat, keluarga mereka akan berkembang.

Dan ketika keluarga berkembang, masyarakat dan bangsa akan berkembang.

Itu sebabnya setiap wanita, setiap orang, setiap anak, setiap keluarga,
dan setiap bangsa di planet kita memiliki saham dalam diskusi yang berlangsung di sini.

Selama 25 tahun terakhir, saya telah bekerja terus-menerus pada masalah yang berhubungan
dengan perempuan, anak-anak dan keluarga. Selama masa lalu dan-dua-setengah tahun,
saya memiliki kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang tantangan yang dihadapi
perempuan di negara saya sendiri dan di seluruh dunia.

Saya telah bertemu ibu baru di Jojakarta, Indonesia, yang datang bersama secara teratur
di desa mereka untuk mendiskusikan gizi, keluarga berencana, dan perawatan bayi.

Saya telah bertemu dengan bekerja orangtua di Denmark, yang berbicara tentang
kenyamanan mereka merasa di mengetahui bahwa anak-anak mereka dapat dirawat di kreatif,
aman, dan pengasuhan-sekolah pusat setelah.

Saya telah bertemu dengan wanita di Afrika Selatan yang ikut memimpin perjuangan untuk
mengakhiri apartheid dan sekarang membantu membangun demokrasi baru.

Saya telah bertemu dengan wanita terkemuka Belahan Barat yang bekerja
setiap hari untuk mempromosikan keaksaraan dan perawatan kesehatan yang lebih baik
untuk anak-anak dari negara-negara mereka.

Saya telah bertemu dengan wanita di India dan Bangladesh yang mengambil pinjaman kecil
untuk membeli susu sapi, becak, benang dan bahan lain untuk menciptakan mata pencaharian
bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka.

Saya telah bertemu dengan dokter dan perawat di Belarus dan Ukraina yang berusaha untuk
menjaga anak-anak hidup dalam dampak Chernobyl.

Tantangan besar dari Konferensi ini adalah untuk memberikan suara untuk wanita
di mana pengalaman yang tidak diketahui, yang kata-kata pergi keterlaluan.

Perempuan terdiri lebih dari setengah populasi dunia. Wanita 70% persen dari dunia miskin,
dan dua-pertiga dari mereka yang tidak diajar untuk membaca dan menulis.

Perempuan adalah pengasuh utama bagi sebagian besar dunia anak-anak dan orang tua.
Namun, banyak pekerjaan yang kita lakukan tidak dihargai - bukan oleh ekonom,
bukan oleh sejarawan, bukan oleh budaya populer, tidak oleh para pemimpin pemerintah.

Pada saat ini, saat kami duduk di sini, wanita di seluruh dunia yang melahirkan,
membesarkan anak-anak, memasak makanan, mencuci pakaian, membersihkan rumah,
menanam tanaman, bekerja pada jalur perakitan, menjalankan perusahaan, dan negara berjalan.

Perempuan juga sedang sekarat dari penyakit yang seharusnya dicegah atau diobati,
mereka mengawasi anak mereka mengalah untuk kekurangan gizi yang disebabkan
oleh kemiskinan dan kekurangan ekonomi; mereka sedang ditolak haknya untuk pergi ke sekolah
oleh ayah dan saudara mereka sendiri, mereka dipaksa ke dalam prostitusi, dan mereka
sedang dilarang dari kantor pinjaman bank dan melarang dari kotak suara.

Kita yang memiliki kesempatan untuk berada di sini memiliki tanggung jawab
untuk berbicara bagi mereka yang tidak bisa.

Sebagai seorang Amerika, saya ingin berbicara untuk perempuan di negara saya sendiri
- ibu yang membesarkan anak-anak pada upah minimum, wanita yang tidak bisa mendapatkan
perawatan kesehatan atau penitipan anak, perempuan yang hidupnya terancam oleh kekerasan,
termasuk tindak kekerasan di mereka rumah sendiri.

Aku ingin berbicara untuk ibu yang berjuang untuk sekolah yang bagus, lingkungan aman,
udara bersih dan gelombang udara bersih; bagi perempuan yang lebih tua,
beberapa dari mereka janda, yang telah mengangkat keluarga mereka dan
sekarang menemukan bahwa keahlian dan pengalaman hidup tidak dihargai
dalam tempat kerja, karena wanita yang bekerja sepanjang malam sebagai
perawat, petugas hotel, dan memasak makanan cepat sehingga mereka dapat
di rumah sepanjang hari dengan anak-anak mereka, dan bagi perempuan
di mana-mana yang tidak punya waktu untuk melakukan segalanya mereka dipanggil
untuk lakukan setiap hari.

Berbicara kepada Anda hari ini, saya berbicara bagi mereka, sama seperti masing-masing
kita berbicara untuk wanita di seluruh dunia yang menolak kesempatan untuk pergi ke sekolah,
atau melihat seorang dokter, atau, memiliki harta atau memiliki katakan tentang arah
hidup mereka , hanya karena mereka adalah perempuan.Yang benar adalah bahwa
kebanyakan wanita di dunia kerja baik di dalam dan di luar rumah, biasanya dengan kebutuhan.

Kita perlu memahami bahwa tidak ada rumus untuk bagaimana perempuan
harus menjalani kehidupan mereka.Itulah sebabnya mengapa kita harus
menghormati pilihan setiap wanita membuat untuk dirinya sendiri dan keluarganya.
Setiap wanita pantas mendapatkan kesempatan untuk menyadari dirinya
potensi yang diberikan Tuhan.

Kita juga harus mengakui bahwa perempuan tidak akan pernah
mendapatkan martabat penuh sampai hak asasi manusia mereka dihormati dan dilindungi.

Tujuan kami untuk Konferensi ini, untuk memperkuat keluarga dan masyarakat dengan
memberdayakan perempuan untuk mengambil kendali lebih besar atas nasib mereka sendiri,
tidak dapat sepenuhnya tercapai kecuali semua pemerintah - di sini dan di seluruh dunia -
menerima tanggung jawab mereka untuk melindungi dan memajukan hak asasi manusia
diakui secara internasional.

Masyarakat internasional telah lama mengakui - dan baru-baru ini menegaskan di Wina -
bahwa baik perempuan dan laki-laki berhak untuk berbagai macam perlindungan
dan kebebasan pribadi, dari kanan keamanan pribadi ke kanan untuk bebas
menentukan jumlah dan jarak anak-anak mereka menanggung .

Tidak seorang pun harus dipaksa untuk diam karena takut penganiayaan agama atau politik,
penangkapan, penganiayaan atau penyiksaan.

Tragisnya, perempuan yang paling sering hak asasi manusia yang dilanggar.

Bahkan di akhir abad ke-20, pemerkosaan terhadap perempuan masih digunakan
sebagai alat konflik bersenjata. Perempuan dan anak-anak membuat sebagian besar
pengungsi. Ketika perempuan tidak termasuk dalam proses politik, mereka menjadi
lebih rentan terhadap penyalahgunaan.

Saya percaya bahwa, pada malam milenium baru, sekarang saatnya untuk memecah
kesunyian kami. Sudah saatnya bagi kita untuk mengatakan di sini di Beijing,
dan dunia mendengar, bahwa itu tidak lagi diterima untuk membahas hak-hak
perempuan sebagai terpisah dari hak asasi manusia.

Ini pelanggaran terus karena terlalu lama, sejarah perempuan telah menjadi
diam. Bahkan saat ini, ada orang-orang yang berusaha untuk diam kata-kata kita.

Suara-suara dari konferensi dan para wanita di Huairou harus didengar keras dan jelas:
Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika bayi tidak mendapatkan makanan,
atau tenggelam, atau tercekik, atau duri mereka rusak, hanya karena mereka lahir anak perempuan.

Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika perempuan dan gadis-gadis
dijual ke prostitusi perbudakan.

Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika wanita disiram dengan bensin,
dibakar dan dibakar sampai mati karena mahar perkawinan mereka dianggap terlalu kecil.

Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika perempuan diperkosa
individu dalam komunitas mereka sendiri dan ketika ribuan perempuan
mengalami perkosaan sebagai taktik perang atau hadiah.

Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika penyebab utama kematian di
seluruh dunia di antara perempuan usia 14-44 adalah kekerasan mereka
dikenakan di rumah mereka sendiri.

Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia ketika gadis-gadis muda yang
disiksa oleh menyakitkan dan merendahkan praktek mutilasi genital.

Ini adalah pelanggaran HAM ketika wanita ditolak haknya untuk
merencanakan keluarga mereka sendiri, dan itu termasuk dipaksa
untuk melakukan aborsi atau sedang disterilkan melawan akan mereka.

Jika ada satu pesan yang gema keluar dari konferensi ini, adalah bahwa
hak asasi manusia yang hak-hak perempuan - dan hak-hak perempuan adalah hak asasi manusia
Janganlah kita lupa bahwa di antara hak-hak tersebut hak untuk berbicara secara bebas -
dan hak untuk didengar.

Perempuan harus menikmati hak untuk berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosial
dan politik negara mereka jika kita menginginkan kebebasan dan demokrasi untuk
berkembang dan bertahan.

Hal ini dipertahankan bahwa banyak perempuan di organisasi nonpemerintah
yang ingin untuk berpartisipasi dalam konferensi ini belum bisa menghadiri -
atau telah dilarang dari sepenuhnya mengambil bagian.

Biar jelas. Kebebasan berarti hak orang untuk merakit, mengatur, dan debat terbuka.
Ini berarti menghormati pandangan orang-orang yang mungkin tidak setuju dengan
pandangan pemerintah mereka. Ini berarti tidak mengambil warga negara dari orang-orang terkasih
mereka dan memenjarakan mereka, memperlakukan mereka, atau menolak mereka kebebasan
mereka atau martabat karena damai ekspresi ide dan pendapat mereka.

Di negara saya, kami baru-baru ini merayakan ulang tahun ke 75 Hak suara perempuan.
Butuh waktu 150 tahun setelah penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan kami bagi perempuan
untuk memenangkan hak untuk memilih.

Butuh waktu 72 tahun perjuangan yang diselenggarakan pada bagian
dari banyak perempuan dan laki-laki pemberani. Itu adalah salah satu filsafat yang paling
memecah belah perang perang Amerika. Tapi itu juga berdarah seorang.
Hak pilih ini dicapai tanpa ada peluru.

Kami juga telah mengingatkan, dalam V-1 peringatan Hari akhir pekan lalu,
dari kebaikan yang muncul ketika pria dan wanita bergabung bersama-sama untuk melawan
tirani dan membangun dunia yang lebih baik.

Kita telah melihat perdamaian berlaku di tempat-tempat yang paling selama setengah abad.
Kami menghindari perang dunia lain.

Tapi kami belum dipecahkan lebih tua,-berakar mendalam permasalahan yang terus
mengurangi potensi dari setengah populasi dunia.

Sekarang saatnya untuk bertindak atas nama wanita di mana saja. Jika kita mengambil
langkah-langkah berani untuk lebih kehidupan perempuan, kami akan mengambil
-langkah berani untuk lebih kehidupan anak-anak dan keluarga juga.

Keluarga bergantung pada ibu dan istri untuk dukungan emosional dan peduli;
keluarga mengandalkan tenaga kerja perempuan dalam rumah tangga;
dan semakin, keluarga bergantung pada penghasilan perempuan diperlukan
untuk membesarkan anak-anak yang sehat dan perawatan untuk kerabat lainnya.

Selama diskriminasi dan ketidakadilan tetap begitu biasa di seluruh dunia - asalkan gadis dan
perempuan kurang dihargai, kurang makan, makan terakhir,
banyak bekerja, bergaji rendah, tidak dididik dan sasaran kekerasan dalam
dan keluar dari rumah mereka - potensi keluarga manusia untuk
menciptakan makmur, dunia yang damai tidak akan terwujud.

Konferensi ini akan membiarkan kami - dan itu - sebut dunia untuk bertindak.

Dan marilah kita memperhatikan panggilan sehingga kami dapat menciptakan
sebuah dunia di mana setiap perempuan diperlakukan dengan hormat dan martabat,
setiap anak laki-laki dan perempuan adalah dicintai dan peduli untuk sama-sama,
dan setiap keluarga memiliki harapan dan masa depan yang kuat stabil.

Terima kasih banyak.

itu berkat Tuhan pada Anda, pekerjaan Anda dan semua orang yang akan
keuntungan dari itu.

Wanita Terkenal Speeches

Sebuah kutipan singkat atau kutipan dari bagian Perempuan

Hak Asasi Manusia Apakah Hak pidato terkenal memberi gambaran

, atau acuan kepada, peristiwa yang terkenal hari selama era sejarah dari Hillary Clinton.

Gunakan Hak Perempuan bebas dari Apakah Manusia

Hak Asasi pidato terkenal dengan bagian-bagian dan teks diambil sebagai

kutipan langsung dari pidato ini terkenal dengan menggunakan bahasa yang digunakan

oleh Hillary Clinton dalam bahasa mereka sendiri dalam isi pidato.

Pidato ini dikenal baik oleh Hillary Clinton, terkenal karena kekuatannya

dari komunikasi verbal dan lisan, membuat penggunaan yang sangat baik

dari kata, teks dan bahasa. Penggunaan bahasa ibu dari Hillary Clinton

di dalam pidato ini terkenal membuatnya kuat dan relevan untuk acara-acara bersejarah.

Sebuah motivasi persuasif dan inspirasi pidato, oleh Hillary Clinton.

The Hillary Clinton dirayakan memiliki kekuatan yang sangat baik dari

yang disorot selamanya dalam Sejarah menurut Perempuan Hak Asasi Manusia

Apakah Hak pidatonya yang terkenal.

Hak Wanita Hak Asasi Manusia Pidato Terkenal oleh Hillary Clinton

  • Terkenal Pidato Hillary Clinton

  • Nikmati pidato terkenal dan kata-kata besar dari Hillary Clinton

  • Gunakan kutipan singkat atau kutipan dari bagian Perempuan Manusia Apakah teks pidato terkenal Hak Hak

  • peristiwa sejarah Terkenal tercermin dalam teks pidato terkenal

  • Sebuah motivasi persuasif dan inspirasi pidato, oleh Hillary Clinton

  • Bebas, Hak Perempuan dicetak Apakah Hak Asasi Manusia pidato

18 September, 2010

Sang Pencerah


Wow, filem sang pencerah seprtinya cukup sukses, terbukti, pemutaran hari ke 9 masih diiringi antrean panjang. Aku dan keluargaku pesan tiket di Empire XXI pukul 16.00 wib, dapat tiket jam 18.30 wib, karena aku membawa teman dan temanku itu mau menonton kalo masih sore, aku berniat ke twenty one ambarukmo plaza, siapa tahu ada yang jam setengah enam, ketika kesana...walah...malah lebih parah, tiket sang pencerah habis, tinggal yang jam 21. 40. ya sudah, akhirnya balik lagi deh ke XXI. eeeh...ketika balik, disana tinggal pemutaran terakhir pukul 20.40. Lumayan lah, lebih sore dibanding dengan yang di amplaz. Soalnya aku bawa anak2. Kalo nonton kemalaman, ntar ngantuk...gak jadi nonton deh.
wal hasil, dengan semangat pantang menyerah, akhirnya kita berhasil menonton sang pencerah pukul 20.40. Yuhuuuuuuuuuui...
kenapa sebegitu hebohnya sih, pingin menonton sang pencerah?
Alasannya sangat jelas : aku warga Muhammadiyah, dan aku ingin mengenal pendiri Muhammadiyah lebih dekat lagi melalui filem.membaca novel dan menikmati filem sangat berbeda. Dalam filem ada adegan/ackting pemerannya.
menurutku Filem Sang Pencerah ini cukup bagus , yah penyulapan kawasan Jogja seperti tahun 1912...cukup meyakinkan. pemain-pemainnya juga cukup oke. Idris Sardi memang cukup baik memerankan Ahmad dahlan, Dan beberapa aktor lain cukup membuat daku terpingkal2 seperti ackting denis adeswara, pak RW, dan pak tua yang aku gak kenal.
Waktu perobohan langgar ahmad dahlan, sebenarnya masih bisa di dramatisir agar lebih mengenaskan, menurutku hanung masih kurang bisa mewujudkan situasi yang lebih membuat bulu kuduk berdiri.
Aku kurang greget.
tapi secara umu, baguslah...cukup menghibur, apalagi untuk tontonan keluarga, sangat pas.
Pemeran Nyai ahmad dahlan, Sazkia menurutku masih kurang tua. Harus dituakan lagi. Itu sih menurutku.
Pesan dari filem ini diantaranya adalah, bahwa dam berjuang Ahmad dahlan tidak luput dari hambatan, baik dari keluarga atau orang diluar.
Bahkan Ahmad dahlan sampai dibilang "KAFIR", hanya karena mengajarkan anak2 sekolah dengan memakai meja dan kursi yang lazimnya waktu itu hanya dipakai orang belanda.
Toh sekarang semua orang belajar pakai meja dan kursi.
Adegan yang lucu diantaranya, ketika ada seorang kakek dari magelang memprotes Dahlan dengan sebutan kafir, dan dahlan menjawabnya dengan lelucon, kalo pake meja dan kusri kafir, panjenengan naik kesini kan naik kereta?. kerata kan bikinan orang kafir. hehehe..
Akting pak tua asyik juga.Sepertinya hanung selera humornya gede juga. banyak diantara filem-filemnya diselipin humor , meski filem serius.seperti ayat2 cinta.
Masukan lagi buat filem ini, dalam membuat filem hanung masih terasa banyak hal yang verbal, mestinya banyak hal yang tdk perlu diungkapkan dengan kata2 hanya dengan adegan gambar.
Tap dari semuanya, kalo Amien rais kasih 8,9 aku kasih 9 deh...
Selamat, semoga filem ini bisa menambah wawasan kita semua tentang sepak terjang Ahmad dahlan, yang punya pendirian teguh, tidak mudah putus asa, untuk memperjuangkan sesuatu yang dia anggap benar.



27 Agustus, 2010

rindu Bapak IV


Jaman ketika aku sd, belum ada yang namanya CD. adanya video.
Bapak membeli alat pemutar video, dan setiap dua minggu sekali tukang penyewa kaset datang, membawakan berbagai macam kaset video, baik filem anak-anak maupun dewasa. kalia tahu kan?Kaset video seukuran batu bata, hanya tidak berat.

setiap tukang sewa kaset datang, dengan membawa tas ukuran agak besar, seprti tas baju, semua anak-anak berkumpul di depan, mimilih
milih kaset yang menarik. Ada filem barat, china, jepang, dan indonesia.

#Filem barat biasanya orangtuaku yang menonton, pernah, ketika bapak dan ibu menonton film dewasa, aku pura2 tertidur, dan mengintip.
tapi sepertinya mereka tidak tahu. tapi waktu itu, aku hanya melihat adegan seorang wanita di tepi pantai sedang memakai bikini, kemudian akupun tertidur...
Aku heran juga, bapak ku adalah seorang yang kaku, meski kaku beliau masih suka menonton filem dengan menyewa beberapa kaset video untuk ditonton.

#Filem China
yah, maksudku disini film yang diperankan oleh orang yang sipit, filem ini biasanya episodenya cukup banyak, sampai 30, jadi luarbiasa tuh penghasilan sang tukang penyewa, kita selalu dibuat penasaran oleh film tersebut.
ada juga filem hongkong, tentang hantu yang lucu, juga filem anak2 tentang komplotan anak2 melawan musuh, disana ada lagunya"I just call to say i love you"
hanya lagu itu yang melekat, filemnya sudah kulupakan...:)

#Film Jepang

nah, film jepang disini, yang dimaksud adalah film robot untuk anak-anak, dari gaban, Google five, sampai sharifan dan masih banyak lagi. menarik sekali rasanya aksi para pejuang kebenaran itu.Semua berseri, dan kami meminjam kaset video sampai serinya selesai, sampai si monster jahat hancur berkeping2 dan melatus, dan kamipun puas...

Aku sering menirukan gaya gaban, sharifan diatas taumpukan tanah liat di pabrik genteng bapaakku, dan aku merasa sebagai pahlawan kesiangan....:)

#Film kartun

film kartun yang sering dipinjam oleh kami diantarnya mickey mouse, disney, tom and jerry, mereka lucu2 sekali.

#Film Indonesia

nah film indnesia, sejauh yang aku ingat, ada beberapa yang kami pinjam, tapi tidak banyak. salah satu yang kami pinjam film dono kasino indro, dan film ateng dan iskak. lainnya tidak ada. Mungkin dulu ada beberapa filem nyi blorong yang diperankan suzanna, tapi bapak tidak meminjamnya, mungkin banyak adegan tidak senonoh dan mistis.

yang sering kami pinjam diantarnya adalah filem Kungfu sampai 30 episode.aku sangat menyukainya, apalagi dengan pemeran pria yang bernama Chung dan fung, ohhh ganteng sekali.

dulu aku bingung namanya Chung dan fung, itu dua orang atau hanya satu orang tapi namanya ada kata dan nya. hehe. waktu aku kecil itu cukup membingungkan lo.

Ada satu filem di video milik bapakku yang berjudul "ben". Rupanya filem itu masih terkenang olehku sampai sekarang. Yah, setelah aku agak besar baru aku sadar ternyata yang menyanyi di soundtrack filem itu adalah penyanyi besar Michael Jackson.lagu itu sangat melekat di otakku. Filemnya juga masih.

Terima kasih Bapak, telah menyewakan aku video film ben....
lagu itu ternyata cukup terkenal...sangat malah...dan aku bangga bisa melihatnya waktu kecil, dan merasakan bahwa lagu itu memang bagus...


rindu bapak III

Putra bapak Ibu :
1.barli Halim
2. navi Agustina
3.farida rimawati
4. fajar fihelmina
5. hamid fuadi
6. hasan Bayuni
7. Fahmi Syarief

Ketika itu, usia ku sekitar 8 tahun. Setiap sore, bapak selalu meyurh kami untuk melakukan puji-pujian. yaitu melafalkan doa kepada orangtua dengan dinyanyikan. kami berempat, kakakku dan kedua adikku, selepas ashar sudah bersiap2 di lantai dua, dan menyanyiak lagu tersebut dengan keras. selepas itu, kami di beri pelajaran mengaji al qur'an. bapak memanggil guru ngaji untu kami, Ada Bapak jadu, dan mas Muhdi. pak jadun sudah agak tua, berjenggot, jadi sangat ustad. kalo mas muhdi, masih muda, kebetulan belaiu, masih family ibu.
Sekarng pak jadun sudah almarhum, dan mas muhdi ada disemarang, menjadi rektor salah satu perguruan tinggi negri di semarang.

Sebelum memanggil guru guru nagji tersebut, bapak mengajari kami sendiri.
Pernah, aku di ajari bapak mengaji al qur'an sampai qur'an tersebut basah kuyup karena linangan air mataku. basah kuyup. rupanya bapak tidak sabar mengajariku membaca al qur'an.
dan mungkin itulah yang menyebabkan bapak memanggil guru nagji tersebut, agar beliau tidak marah2 lagi

tapi aku senang dengan begitu aku bisa membaca al qur'an dengan baik. terimakasih bapak.










Rindu bapak II

Bapakku rupanya sudah cukup aktif di organisasi muhammadiyah, ketika bapak ikut muktamar di ums solo, bapak tertarik dengan gedung indah di sekitar gedung ums, dan gedung itulah pondok assalam solo.
Mungkin bapak mendengar dari beberapa teman, dan kebetulan pondok assalam tersebut, masih ada hubungannya dengan pondok gontor. hampir semua pengajar di assalam adalah alumni gontor.

Dan setelah melalui berbagai referansi, akhirnya bapakku memutuskan untuk menyekolahkan kakak lelakiku ku di pondok tersebut. dan setahun kemu dian, aku menyusul kakakku sekolah disana.

rupanya, sekolah di assalam harus memakai "test masuk", dan itu cukup menhkhawatirkan bapakku. Mungkin bapak khawatir aku tidak diterima. karena yang akan berskolah disana dari seluruh nusantara.

bapak mulai mengajariku bahasa inggris, dan bahasa arab untuk keperluan test.
bapak membelikanku "whiteboard" dan memasangnya di kamar. Aku diminta masuk. dan muailah bappku menuliskan kata2 bahasa inggris di papan white board tersebut.
"Table", beliau menuliskan dan membacakannya dengan keras di depanku
"Chair", 'Spoon"...dan deretan bahasa inggris lainnya.
Kata bapak, ini sebagai persiapan ku belajar disana.
bapak mengajarkannya dengan penuh semangat, seperti layaknya cara mangajar di gontor.
Selanjutnya, bapak menuliskan tulisan dengan huruf bahasa arab seperti "Allahu akbar", "subhanallah", "alhamdulilah" dsb. beserta artinya. dan aku dilatihnya sampai bisa.

dan ketika waktu test tiba, aku sudah sangat siap melaksanaknnya. semua pertanyaan test tertulis aku jawab dengan mudahnya. Diantara kami, dari daerah kami ada 4 orang yang mendaftar ke pondok assalam, dan hanya aku yang lolos. aku bersyukur. Dan sedih juga karena, harus berpisah dengan keluarga.

Aku mulai menikmati hidup di pondok, ketika pertama aku mulai berpisah, aku emangis, sepertinya hari itu sangat lama. dan setelah waktu berlalu, rasa sedih itu hilang, bnar kata novel andrea hirata, waktu akan menyembuhkan luka. waktu akan menyembuhkan kangen.

pelajaran bahasa Inggris dimulai, ustad ridwan mengajar kami. Dia mengatakan dengan keras dan semagat "table'....diulang2 sambil menunujk sebuag meja..."Table"...dan anak2 diminta menirukannya dengan semangat.

aku teringat ketika bapkku mengajariku bahasa inggris di kamar, persis cara mengajar ustad ridwan. yah mengajar ala gontor.
dan aku merasa lebih pintar dari semua, karena akau lebih dulu diberi pelajaran di rumah oleh bapakku. paling tidak aku jd merasa percaya diri.terimakasih bapak.

Rindu bapak I

11 juli 1997 sudah 13 tahun yang lalu, bapak meninggalkan kami semua.
Beliau sudah sakit selama 7 tahun. dan dengan setia ibuku merawatnya.Sakit itu dimulai ketika aku sekolah di sma. Ketika aku masuk sekolah di sma muhammadiyah I jogjakarta, aku masih diantar bapakku. Waktu itu, masih sangat kuingat, bapak menyumbang untuk uang gedung sejumlah 1 juta. Bapak membawa koper berisi uang satu juta. bagiku waktu itu satu juta cukup banyak.yah tahun 1990, aku masuk muhi, setelah sebelumnya aku menimba ilmu di Pondok pesantren assalam solo.
Praktis , aku tidak punya waktu banyak mengenal bapakku sendiri.
Sekolah menengah pertman, aku sudah berpisah dengan orang tua untuk sekolah di assalam, dan dilajutkan di sma muhammadiyah I, terus langsung kuliah. jadi, keintimanku dengan bapakku bisa dirasakan, ketika aku lahir, sampai umur 12 tahun.Dimana aku selalu berada dekat dengan orangtuaku, orang yang telah mendidikku dengan susah payah, hingga aku menjadi seperti sekarang ini.

kenangan masa kecil dengan bapakku yang begitu melekat di otakku adalah, ketika pergi ke dokter gigi. bapakku sangat disiplin kepada anak-anaknya agar selalu menyikat gigi. pernah suatu ketika, gigiku ada yang harus dicabut. Aku takut setengah mati. Tapi dengan segala upaya, akhirnya bapakku membujukku untuk berani ke dokter, dan sebagai bonus aku diberu uang 10.000,-. uang sepuluh ribu waktu aku sd umur 8 tahun sangatlah besar. Dan kenangan itu terpatri hingga sekarang.

Kenangan yang lain, sekaligus kenangan yang cukup pedih, ketika bapkku harus pergi keluar kota. dan beliau menanyakan padaku. Aku mau dibelikan apa? kata bapak. Aku menjawab," sepatu pak, tapi harus yang berwarna merah,". Bapakku dengan semangat mengatakan akan berjanji membelikan sepatu yang harus berwarna merah itu.
Bapakku keluar kota bersama supir yang bernama Jono, memakai mobil chevrolet.
dan betapa kagetnya diriku, ketika menerima kabar, bahwa, bapakku kecelakaan masuk jurang. Aku sedih bukan kepalang, dan ternyata bapakkula yang menderita luka parah, supir tidak begitu terluka. akibat kecelakaan itu, bapakku dirawat di rumah sakit di jogja untuk beberapa lama. Setelah aku besar, aku mulai mngait-ngaitkan kejadian tersebut, apakah permintaan sepatu merahku dengan kecelakaan ada hubungannya? jangan-jangan itu adalah sebuah firasat yang samar. entahlah....kadang2 aku merasa bersalah...keapa aku nekat meminta sepatu merah itu....

Bapakku adalah seorang yang displin dan tegas. hampir semua orang mengatakan hal tersebut. beliau adalah seorang guru, juga pegawai di departemen agama. tapi karena tidak betah menjadi pegawai, akhirnya beliau keluar dan berwira swasta menjadi produsen genteng.

bapak memang jarang bercanda, terkesan kaku, tapi sebnernya dia sungguh sangat mulia. Wjar bila kadang2 sesekali beliau marah. dari pengalamanku diatas, menunujkan meski bapak seorang yang kaku, beliau, masih mau mengantarkan anaknya ke dokter gigi, membelikan sepatu. Kadang cinta dan kasih seseorang disampaikan dengan bentuk yang berbeda2.

Pernah suatu kali, jika ada sesuatu yang lucu, bapak tertawa terbahak2 sampai terpingkal2. kadang2, bapak suka memainkan ketiaknya, memakai tangan dan membunyikannya sehingga, kami semua tertawa.

Atau, kadang, bapak mengucakan kata2 bahasa arab, mungkin dari gontor, yang sangat cepat...sehingga aku kesulitan menirukannya.

dan aku mulai menangis...