Pulang dari sekolah, anakku yang sulung tiba tiba cemberut. Tahu sebabnya?
Karena Ketika dia naik angkot, banyak kaum adam yang merokok seenaknya. Terpaksa dia menahan asap sambil menutup hidungnya. Dan pulang pulang bajunya bau asap rokok.
Secara langsung dia sudah menjadi perokok pasif.
Itulah sebabnya kadang kadang anak anak sungkan naik angkutan umum. Biasanya anakku naik sepeda, tapi karena paginya hujan, akhirnya kami mengantarnya naik mobil. Dan terpaksa pulangnya naik angkutan umum yang menyebalkan.
Repot memang hidup di negara yang masyarakanya tidak berbudaya. Silahkan mau merokok, meski saya menyarankan untuk mengindari rokok, tapi plis, mbok ya, nek mau merokok tahu tempat. Jangan di depan orang lain apalagi anak anak. Anda sudah merugikan orang lain. BAgaimana ya cara nya menyadarkan orang orang seperti ini?
Wajar saja negeri ini tidak maju maju.Perilaku masyaraknya saja masih seperti ini.
22 Maret, 2012
05 Maret, 2012
SIAPA MAU JADI WIRAUSAHAWAN? by : ABDUH HISYAM
SIAPA MAU JADI WIRAUSAHAWAN?
Saat ini cukup banyak seminar tentang kewirausahaan. Rupanya masyarakat sudah cukup sadar bahwa jumlah para pelaku usaha di tanah air ini sangat kecil. Jika ingin maju, suatu masyarakat membutuhkan orang-orang yang gigih dalam berusaha sebesar 2% dari total jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk Indonesia adalah 200 juta jiwa, maka dibutuhkan 400 ribu orang pengusaha. Tidak mengherankan jika orang-orang seperti Ciputra bekerja keras untuk mendidik anak-anak muda menjadi wirausahawan sejati.
Seminggu yang lalu majelis Ekonomi dan kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen menyelenggarakan seminar kewirausahaan. Tujuannya adalah memotivasi para aktifis muda Persyarikatan untuk menggeluti dunia usaha. Jika mereka adalah guru, perawat, atau dokter, hendaknya mereka memiliki jiwa enterpreneurship.
Seorang wirausaha atau enterpreneur tidak hanya mereka yang bergelut di dunia perdagangan. Mereka bukan hanya orang-orang yang memiliki toko, pemborong, pemilik pabrik, atau pengusaha rumah makan. Wirausahawan adalah mereka yang bekerja secara mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain, apalgi kepada negara. Untuk itu seorang pemusik yang dengan keahliannnya bisa menghibur banyak orang sehingga ia mendapat cukup uang untuk hidup adalah juga wirausahawan. Kita bisa menyebut petani, penulis buku, wartawan, pelukis, pemain sepakbola, mubaligh, dll.
Seorang wirausahawan sangat tergantung kepada etos kerjanya. Jika ia memiliki etos tinggi, jujur, bekerja keras, memiliki banyak kawan, tentu ia mendapat penghasilan yang cukup layak. Namun jika ia malas dan tidak jujur, ia tidak akan mendapat apa-apa. Di sini terjadi hukum fairness, keadilan. Mereka yang bekerja keras akan mendpat imbalan layak, namun mereka yang malas tidak mendapat apa pun.
Para pelaku usaha adalah manusia-manusia yang sangat toleran kepada ketidakpastian. Tidak ada yang pasti dalam urusan rejeki. Kadang kala seorang wirausahawan mendapatkan rejeki secara berlimpah, namun pada lain waktu ia tidak mendapat apa-apa, bagaikan sungai di musim kemarau. Sekalipun demikian, hal itu merupakan kewajraan dalam dunia usaha. Yang penting seseorang sabar dan istiqomah.
***
Di satu sisi kita ingin mencetak generasi muda berjiwa wirausaha yang tangguh,
namun di sisi lain pemerintah justru tidak terlihat mendukung upaya ini. Kebijakan-kebijakan Pemerintah lebih mengarahkan generasi muda agar menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Ini sangat disayangkan. Seorang PNS mendapat gaji pokok, tunjangan jabatan dan keluarga serta asuransi kesehatan. Sementara seorang petani tidak mendapatkan keistimewaan seperti itu. Akibatnya lebih banyak anak-anak muda tertarik menjadi PNS, sekalipun orangtua mereka adalah petani. Di mata anak-anak muda, menjadi PNS sangat nyaman. Tiap bulan mereka pasti pulang dengan membawa gaji, mendapat kendaraan dinas, dan kerjanya pun ringan. Bahkan seringkali tidak ada pekerjaan di kantor, sehingga mereka bisa baca koran, main catur, atau jalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Rajin atau malas tetap mendapat gaji.
Hari-hari ini kita dikejutkan dengan berita adanya seorang pegawai departemen keuangan dengan masa kerja kurang dari sepuluh tahun namun memiliki rekening puluhan milyar rupiah. Dulu kita kaget karena kasus Gayus Tambunan, kini ada Dhana Widyatmoko. Keduanya pegawai pajak. Yang terakhir konon sangat santun dan relijius dan pernah jaadi tokoh idola di majalah milik sebuah partai Islam. PPATK juga pernah melaporkan banyaknya rekening mencurigakan milik para PNS muda. Di antara mereka banyak yang sering berlibur ke Singapura, atau umroh sekeluarga yang fotonya dipajang di facebook. Alangkah makmurnya para pegawai negeri di Indoneisa. Para pengusaha genteng dengan karyawan berjumlah 50 orang pun banyak yang belum mampu pergi umroh. Lha PNS kok bisa umroh sekeluarga.
Bandingkan dengan anak-anak muda yang menekuni bidang usaha. Mereka sama sekali tidak mendapatkan dukungan apa pun dari pemerintah. Anak-anak muda yang bertitel sarjana di daerah Brebes, misalnya, banyak yang menekuni budi daya bawang merah. Mereka ada jadi petani, distributor, atau bergelut di bidang transportasi bawang merah ke luar Jawa. Mereka adalah anak-anak muda yang ulet. Mereka mandiri dan berpendidikan tinggi. Akan tetapi kebijakan pemerintah seringkali bertolak belakang dengan cita-cita rakyatnya. Kini anak-anak muda itu sedang gusar karena pemerintah membiarkan bawang impor dari Pakistan masuk ke pasar-pasar. Akibatnya harga bawang merah jatuh, dan ribuan pekerja menganggur. Padahal produksi nasional bawang merah surplus. Mengapa pemerintah mengimpor bawang merah? Sungguh aneh.
Jika nasib para pemuda yang memilih menjadi pelaku usaha dibiarkan terpuruk sementara para PNS justru hidup makmur, sudah jelas menjadi wirausahwan bukan pilihan strategis. Buat apa jadi pengusaha jika kebijakan ekonomi negara tidak jelas, bunga pinjaman tetap tinggi dan tidak ada insentif sedikit pun dari pemerintah.
Adalah benar jika beberapa tahun yang lalu MAW Brower pernah menulis sebuah risalah berjudul “Indonesia Negeri Pegawai”. Anak-anak muda sekarang lebih senang bekerja dengan sepatu mengkilap, baju seragam, dan tiap hari ke kantor. Handphone mereka selalu yang terbaru. . Tidak sedikit yang memakai blackberry. Tidak jarang obrolan di antara mereka adalah, “Ayo kita BBM-an.” Atau “ Hey, minta pin BB-nya dong.” Para istri PNS itu pun sering bergaya bak sosialita. Masyallah!
Bandingkan dengan gaya hidup para pengusaha. Mereka semestinya bisa hidup mewah, namun justru memilih hidup sederhana. Mobil yang mereka pakai rata-rata bukan terbaru. Handphone pun banyak yang jadul.
Masih adakah anak muda yang berminat menjadi wirausahawan? Jika kebijakan pemerintah masih seperti sekarang ini, maka menjadi pengusaha di negeri ini akan sangat berat. Anak-anak muda pun akan tetap bercita-cita jadi PNS. Kerja tidak jelas, namun gajinya jelas. Naudzubillahi min dzalik!
Saat ini cukup banyak seminar tentang kewirausahaan. Rupanya masyarakat sudah cukup sadar bahwa jumlah para pelaku usaha di tanah air ini sangat kecil. Jika ingin maju, suatu masyarakat membutuhkan orang-orang yang gigih dalam berusaha sebesar 2% dari total jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk Indonesia adalah 200 juta jiwa, maka dibutuhkan 400 ribu orang pengusaha. Tidak mengherankan jika orang-orang seperti Ciputra bekerja keras untuk mendidik anak-anak muda menjadi wirausahawan sejati.
Seminggu yang lalu majelis Ekonomi dan kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen menyelenggarakan seminar kewirausahaan. Tujuannya adalah memotivasi para aktifis muda Persyarikatan untuk menggeluti dunia usaha. Jika mereka adalah guru, perawat, atau dokter, hendaknya mereka memiliki jiwa enterpreneurship.
Seorang wirausaha atau enterpreneur tidak hanya mereka yang bergelut di dunia perdagangan. Mereka bukan hanya orang-orang yang memiliki toko, pemborong, pemilik pabrik, atau pengusaha rumah makan. Wirausahawan adalah mereka yang bekerja secara mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain, apalgi kepada negara. Untuk itu seorang pemusik yang dengan keahliannnya bisa menghibur banyak orang sehingga ia mendapat cukup uang untuk hidup adalah juga wirausahawan. Kita bisa menyebut petani, penulis buku, wartawan, pelukis, pemain sepakbola, mubaligh, dll.
Seorang wirausahawan sangat tergantung kepada etos kerjanya. Jika ia memiliki etos tinggi, jujur, bekerja keras, memiliki banyak kawan, tentu ia mendapat penghasilan yang cukup layak. Namun jika ia malas dan tidak jujur, ia tidak akan mendapat apa-apa. Di sini terjadi hukum fairness, keadilan. Mereka yang bekerja keras akan mendpat imbalan layak, namun mereka yang malas tidak mendapat apa pun.
Para pelaku usaha adalah manusia-manusia yang sangat toleran kepada ketidakpastian. Tidak ada yang pasti dalam urusan rejeki. Kadang kala seorang wirausahawan mendapatkan rejeki secara berlimpah, namun pada lain waktu ia tidak mendapat apa-apa, bagaikan sungai di musim kemarau. Sekalipun demikian, hal itu merupakan kewajraan dalam dunia usaha. Yang penting seseorang sabar dan istiqomah.
***
Di satu sisi kita ingin mencetak generasi muda berjiwa wirausaha yang tangguh,
namun di sisi lain pemerintah justru tidak terlihat mendukung upaya ini. Kebijakan-kebijakan Pemerintah lebih mengarahkan generasi muda agar menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Ini sangat disayangkan. Seorang PNS mendapat gaji pokok, tunjangan jabatan dan keluarga serta asuransi kesehatan. Sementara seorang petani tidak mendapatkan keistimewaan seperti itu. Akibatnya lebih banyak anak-anak muda tertarik menjadi PNS, sekalipun orangtua mereka adalah petani. Di mata anak-anak muda, menjadi PNS sangat nyaman. Tiap bulan mereka pasti pulang dengan membawa gaji, mendapat kendaraan dinas, dan kerjanya pun ringan. Bahkan seringkali tidak ada pekerjaan di kantor, sehingga mereka bisa baca koran, main catur, atau jalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Rajin atau malas tetap mendapat gaji.
Hari-hari ini kita dikejutkan dengan berita adanya seorang pegawai departemen keuangan dengan masa kerja kurang dari sepuluh tahun namun memiliki rekening puluhan milyar rupiah. Dulu kita kaget karena kasus Gayus Tambunan, kini ada Dhana Widyatmoko. Keduanya pegawai pajak. Yang terakhir konon sangat santun dan relijius dan pernah jaadi tokoh idola di majalah milik sebuah partai Islam. PPATK juga pernah melaporkan banyaknya rekening mencurigakan milik para PNS muda. Di antara mereka banyak yang sering berlibur ke Singapura, atau umroh sekeluarga yang fotonya dipajang di facebook. Alangkah makmurnya para pegawai negeri di Indoneisa. Para pengusaha genteng dengan karyawan berjumlah 50 orang pun banyak yang belum mampu pergi umroh. Lha PNS kok bisa umroh sekeluarga.
Bandingkan dengan anak-anak muda yang menekuni bidang usaha. Mereka sama sekali tidak mendapatkan dukungan apa pun dari pemerintah. Anak-anak muda yang bertitel sarjana di daerah Brebes, misalnya, banyak yang menekuni budi daya bawang merah. Mereka ada jadi petani, distributor, atau bergelut di bidang transportasi bawang merah ke luar Jawa. Mereka adalah anak-anak muda yang ulet. Mereka mandiri dan berpendidikan tinggi. Akan tetapi kebijakan pemerintah seringkali bertolak belakang dengan cita-cita rakyatnya. Kini anak-anak muda itu sedang gusar karena pemerintah membiarkan bawang impor dari Pakistan masuk ke pasar-pasar. Akibatnya harga bawang merah jatuh, dan ribuan pekerja menganggur. Padahal produksi nasional bawang merah surplus. Mengapa pemerintah mengimpor bawang merah? Sungguh aneh.
Jika nasib para pemuda yang memilih menjadi pelaku usaha dibiarkan terpuruk sementara para PNS justru hidup makmur, sudah jelas menjadi wirausahwan bukan pilihan strategis. Buat apa jadi pengusaha jika kebijakan ekonomi negara tidak jelas, bunga pinjaman tetap tinggi dan tidak ada insentif sedikit pun dari pemerintah.
Adalah benar jika beberapa tahun yang lalu MAW Brower pernah menulis sebuah risalah berjudul “Indonesia Negeri Pegawai”. Anak-anak muda sekarang lebih senang bekerja dengan sepatu mengkilap, baju seragam, dan tiap hari ke kantor. Handphone mereka selalu yang terbaru. . Tidak sedikit yang memakai blackberry. Tidak jarang obrolan di antara mereka adalah, “Ayo kita BBM-an.” Atau “ Hey, minta pin BB-nya dong.” Para istri PNS itu pun sering bergaya bak sosialita. Masyallah!
Bandingkan dengan gaya hidup para pengusaha. Mereka semestinya bisa hidup mewah, namun justru memilih hidup sederhana. Mobil yang mereka pakai rata-rata bukan terbaru. Handphone pun banyak yang jadul.
Masih adakah anak muda yang berminat menjadi wirausahawan? Jika kebijakan pemerintah masih seperti sekarang ini, maka menjadi pengusaha di negeri ini akan sangat berat. Anak-anak muda pun akan tetap bercita-cita jadi PNS. Kerja tidak jelas, namun gajinya jelas. Naudzubillahi min dzalik!
04 Maret, 2012
merica
Waktu aku mengunjungi rumah mba kusbaniyah, aku kaget ternyata dia punya tanaman merica. beberapa kali aku kesitu aku nggak ngeh kalo itu si merica. BAru kamrin perhatian. KAta mbak kus, dia tidak pernah beli merica. Dia selalu memanen sendiri mericanya untuk keperluan sehari hari. Dia hanya punya 3 tanaman saja. Aku langsung mengambil Batang yang ada akarnya dan aku bawa pulang untuk ditanam di rumahku. Aku ingin seperti mbak kus, jadi setiap kali aku buat sup favorit keluarga, aku tinggal memetik si merica ini. Ahayyy, betapa indahnya jika untuk keperluan sehari hari kita tinggal memetiknya di pekarangan rumah kita....:))))
Usaha Jahit dan Bordir "RUZZ" milik PDNA Kebumen
Minggu siang aku bermain ke petanahan . Yah butuh waktu sekitar 1/2 jam dari rumahku. AKu kesana bersama temanaku Fitri, dia masih lajang. tempatnya Ke selatan jauh dari kota. Aku mau melihat hasil karya penjahit2 perempuan di Petanahan. Alhamdulilah PDNA kebumen, baru membuka usaha konveksi dan Bordir .Penjahitnya para peremuan perempuan di petanahan, yang sudah pernah bekerja di konveksi dan kini menganggur.
Sebenarnya sudah lama mesin mesin jahit dan bordir itu menganggur. Mesin mesin itu bantuan dari Pemerintah ,kami dipercaya untuk melatih menjahit para wanita di petanahan .Kini pelatihan sudah usai. Mesin jahit tidak terpakai lagi.Jika dibiarkan , ya mesin itu akan berkarat dan rusak.
Pernah suatu waktu kami pindahkan di desa KAlirancang, disana kita mengumplkan ibu2 muda untuk bekerja mengisi kekosongan membuat taplak meja , kurung bantal yang terbuat dari bahan blacu dan batik, tapi karena pengelolaan dan pemasaran kurang baik. AKhirnya mesin mesin itu kembali diam, berkarat dan berdebu.
KAmi mulai bangkit lagi. Awal mulanya dari pertemuan aku dan mba fitri diatas mobil, waktu kami melakukan perjalanan ke temanggung. WAktu itu acara pertemuan Aisyiyah dan NA se kedu.Dia bercerita bahwa, dia sekarang di Majlis dikdasmen pimpinan cabang Aisyiyah Gombong dan diminta mengelola seragam TK, dan dia kebingungan, dimana mencari penjahitnya. Langsung saja kusambar dia, AHhh jahit di PDNA saja kita punya mesin, dan akan segera dihidupkan di petanahan.
Seperti botol ketemu tutup, dia langsung setuju. Esoknya aku langsung mencarter mobil bak terbuka membawa mesin jahit dan bordir dari desa kalirancang yang letaknya diujung utara, menuju ke petanahan yang letaknya di selatan. hehee..Di kalirancang, aku miris melihat Mesin mesin jahit tersebut teronggok, berdebu dan berkarat. Aku dan mba kus serta Ibu mas Imam membersihkan debu debu dengan lap. AKhirnya semua mesin sudah terangkut.dan langsung di bawa ke tempat adiknya pak dakir.
Aku lupa nama pemilik tempat tersebut. Yang pasti Ibu ini juga luarbiasa mau menyediakan tempat untuk mesin mesin itu secara gratis tanpa dipungut uang sewa. Kebetulan rumahnya kosong. Mungkin jika sudah jalan pastinya kita akan membayar sewa listrik dan tempat.
Alhamdulilah waktu terus berjalan, dan hari itu aku melihat hasil jahitan seragam TK yang bagus dan lebih baik dari contohnya. Aku berharap usaha ini terus berjalan. Selain untuk membuka lapangan pekerjaan bagi ibu2 di petanahan, keuntungan usaha ini masuk ke organisasi. Di organisasi hasil keuntjngan ini dipergunakan untuk melakukan kegiatan kegiatan pemberdayaan perempuan yang seabreg . Ini aru awal, akan ada banyak rintangan di depan....Mudah an2 berkah....Bismillah....
22 Februari, 2012
Kesulitan uang?
Siapa yang tidak kesulitan uang dijaman ini.Usaha semakin sulit, banyak yang gulung tikar.Tapi itulah yang namanya usaha. Emang mau KORUPSI? ihhh...gak lah...>Lebih baik sedikit tapi berkah...:))
Aku suka berdiskusi dengan suami mengatasi hal ini.Dengan mudahnya suami berkata, "Gak usah khawatir, jika kita berbuat baik, akan ada pertolongan Allah, katanya. KIta kan tidak mencuri apa merampok apalagi bermaksiat, insyaallah kita selalu berbuat demi kepentingan orang lain. Membuka lapangan kerja.Aktif di kegiatan sosial, Mungkin tidak di waktu dekat, Tapi aku yakin Tuhan selalu menolong kita, Tidak usah khawatir, 'katanya bijak.
Hemm...iya sih kita harus yakin, dan tentunya sabar. Jika ada kesuliatan menghadang, ya itulah yang harus dilalui, Siapa tahu kesulitan yang kita hadapi ini, memang harus kita lewati agar kita tambah bijak dan kuat.
Tapi tidak mudah melakukan yang namanya sabar.Jika kita menemui kesulitan, rajin rajinlah bersilaturahim, dan bersedekah. Insya allah Tuhan Mendengar Do'a mu. Tapi jangan bersedekah hanya karena anda sedang sulit. Usahakan itu jadi gaya hidup anda. Begitu juga silaturahim...banyak banyaklah berbuat baik...
Kembali kubuka Kitab suci, disana ada bebarapa ayat yang menentramkan hati. mengenai, tawakal, dan berserah diri. :
Barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(2:122)
Aku suka berdiskusi dengan suami mengatasi hal ini.Dengan mudahnya suami berkata, "Gak usah khawatir, jika kita berbuat baik, akan ada pertolongan Allah, katanya. KIta kan tidak mencuri apa merampok apalagi bermaksiat, insyaallah kita selalu berbuat demi kepentingan orang lain. Membuka lapangan kerja.Aktif di kegiatan sosial, Mungkin tidak di waktu dekat, Tapi aku yakin Tuhan selalu menolong kita, Tidak usah khawatir, 'katanya bijak.
Hemm...iya sih kita harus yakin, dan tentunya sabar. Jika ada kesuliatan menghadang, ya itulah yang harus dilalui, Siapa tahu kesulitan yang kita hadapi ini, memang harus kita lewati agar kita tambah bijak dan kuat.
Tapi tidak mudah melakukan yang namanya sabar.Jika kita menemui kesulitan, rajin rajinlah bersilaturahim, dan bersedekah. Insya allah Tuhan Mendengar Do'a mu. Tapi jangan bersedekah hanya karena anda sedang sulit. Usahakan itu jadi gaya hidup anda. Begitu juga silaturahim...banyak banyaklah berbuat baik...
Kembali kubuka Kitab suci, disana ada bebarapa ayat yang menentramkan hati. mengenai, tawakal, dan berserah diri. :
Barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(2:122)
Batuk???
Dua minggu yang lalu aku batuk, seperti biasa aku beli obat batuk, tiba tiba suami tanpa aku ketahui membelikanku jeruk nipis, lalu memerasnya, dan menambahkan kecap dan air hangat. Dan aku diberi ramuan itu. Sebenarnya aku sudah lama tahu ramuan tersebut. Mungkin itu tanda suami memerhatikanku. Aku meminumnya. Sehari dua hari batuk masih saja menemaniku, tapi setelah tiga hari ramuan itu cukup manjur, yah memang tidak bisa instan..sehari langsung sembuh. Tapi sebagai pengganti obat kimia, jeruk nipis sangat baik untuk meredakan batuk. Jeruk nipis selain alami, juga murah. Kemarin aku ke pasar dan aku cukup mengeluarkan uang tigaribu rupiah saja perkilonya. Kecap sebenarnya untuk menghilangkan kecutnya saja. BAgi anda yang sedang batuk, cobalah ramuan tradisional turun temurun yang sudah dipercaya ini. Coba kalo anda beli obat batuk, sekitar 11.000 rupiah/botol .Belum lagi bahan kimianya???Kalo pake jeruk nipis, cuma butuh 3000 rupiah saja..semoga cepat sembuh dan bisa beraktifitas kembali ya...:))))
09 Februari, 2012
Pidato Gekko : Wall street , Money never sleep< aku suka sekali...
Gordon Gecko shakes his head and says:
You are all pretty much screwed. You do not know it yet, but you are the ninja generation. No income, no job, no assets. You’ve got a lot to look forward to.
Someone reminded me the other day that I once said, greed is good. Well it appears greed is not only good, it is legal. We are all drinking the same cool-aid.
But it is greed that makes my bartender buy three houses, he cannot afford with no money down. And it is greed that makes your parents refinance their 200,000 dollar mortgage for 250,000 dollars. Now they take that extra 50,000 dollars and go to the shopping mall so they can buy a new plasma TV, cell phones, computers and an SUV. And hey, why not a second home while we are at it.
Gee Wiz, we all know the prices of houses in America always go up. Right?
It is greed that makes the government of this country cut the interest rates to 1% after 9/11 so we can all go shopping again.
They got all these fancy names for trillions of dollars for credit, CMO, CDO, SIV, ABS. You know I honestly think there are only 75 people in the world that knows what they are.
But I will tell you what they are, they are WMDs. Weapons of mass destruction.
When I was away, it seemed that greed, got greedier. With a little bit of envy mixed in.
Hedge fund managers came home with 50 to 100 million bucks a year.
So Mr. Banker, he looks around and says.
My life looks pretty boring.
So he starts leveraging his interest up to 40%, 50% to 100%. With your money not his.
Yours. Because he could.
You are supposed to be borrowing not them.
And the beauty of the deal is no one is responsible.
Because everyone is drinking the same cool-aid.
Last year ladies and gentlemen, 40% of all corporate profits came from the financial services industry.
Not production, not anything remotely to do with the needs of the American public.
The truth is we are all part of it now.
Banks, consumers they are moving the money around in circles.
We take a buck, we shoot it full of steroids and we call it leverage. I call it steroid banking.
Now I have been considered a pretty smart guy when it comes to finance.
Maybe I was in prison too long, but sometimes it is the only place to stay sane, looking out from the bars and say, hey is everyone out there nuts?
It is clear as a bell to those who pay attention. The mother of all evil is speculation. Leverage debt. The bottom line is, it is borrowing to the hilt.
And I hate to tell you this, but it is a bankrupt business model.
It will not work. It is septicemic, malignant and its global. Like cancer, it is a disease. And we got to fight back. How we going to do that?
How we are going to leverage that disease, back in our favor?
I will tell you, three words….
Maulid Nabi yang Bising oleh : Abduh Hisyam
Ada sebuah pertanyaan lewat facebook, mengapa di Muhammadiyah tidak lazim diadakan peringatan maulid Nabi. Jawabannya, karena warga Muhammadiyah tidak ingin mengkultuskan Nabi. Nabi Muhammad tidak perlu diagung-agungkan hari kelahirannya, yang perlu dilakukan umat Islam adalah mencontoh perilaku beliau. Banyak orang memperingati hari kelahiran Nabi, yang dikenal dengan maulud atau maulid, dengan pelbagai cara. Mereka ada yang berkeyakinan bahwa memperingati maulid Nabi adalah sebuah kewajiban agama, dan menganggap aneh orang Islam yang tidak ikut merayakan maulid Nabi. Sesungguhna peringatan maulid Nabi adalah persoalan muamalah duniawiyah, dan tidak berkaitan dengan ibadah mahdhah. Jika menganggap perayaan maulid Nabi adalah bagian dari ibadah mahdhah, itu adalah perbuatan bid'ah. Dan bid'ah adalah sesat.
Di Tegal milad Nabi diperingati sejak tanggal 1 hingga 12 Rabiul Awwal. Tiap malam warga membaca syair-syair karya Syeikh Ja’far al-Barzanji. Puncaknya adalah tanggal 12 Rabiul Awwal dari maghrib hingga tengah malam, dan diteruskan pagi hari hingga malam di tanggal 13 Rabiul Awwal. Sungguh ramai peringatan milad Nabi. Saat kecil saya bersama kawan-kawan anak tetangga sering berada di masjid dan ikut membaca al-Barzanji meski kami tidak mengetahui artinya. Saya sebetulnya tidak membaca melainkan ikut-ikutan teriak saja dengan suara keras. Mungkin karena lingkungan di sekitar rumah semuanya merayakan maulid Nabi maka saya akrab dengan syair al-Barzanji. Ingatkah kalian dulu kita sering menyanyikan syair al-Barzanji. Saya tidak pernah tahu bahwa tiap kali membaca asyraqal badru ‘alaina, diharuskan untuk berdiri. Selama ini bapak tidak pernah mengajarkan hal seperti itu.
Hari Sabtu kemarin saya sekeluarga berkunjung ke Tegal. Tiba di sana ba’da maghrib, langsung saja di sekitar rumah terdengar suara pembacaan al-Barzanji dan tahlil bersahut-sahutan lewat pengeras suara yang memekakkan telinga. Maklum jarak antara dua masjid dengan rumah bapak hanya sekitar 100 meter saja. Luar biasa bisingnya. Saya sekeluarga tidak bisa tidur hingga tengah malam. Sungguh amat mengganggu. Bude Ana bertanya mengapa mereka tidak ditegur agar tidak menggunakan sound sistem bervolume tinggi. Jawabku, “paling-paling kamu akan dituduh Wahabi.”
***
Saat subuh tiba, saya mengayuh sepeda ke sebuah mushala Zulfikar sekitar 1 km dari rumah. Mushala itu milik ranting Muhammadiyah Slerok, dan bapak imam tetap mushala tesebut. Mushala itu cukup indah sekalipun arsitekturnya sederhana. Tampak menyatu dengan lingkungan, dan yang mengejutkanku, mushala ini tidak dilengkapi dengan sound sistem. Adzan tidak pernah diperdengarkan dengan pengeras suara. Tenang sekali mushala itu. Ini kontras dengan mushala-musahala lain yang selalu berlomba-lomba mengumandangkan doa atau puji-pujian menjelang iqamah dengan suara keras. Apalagi saat musim maulid Nabi seperti sekarang.
__._,_.___
__,_._,___
06 Februari, 2012
Masjid tanpa Loud Speaker
Sabtu ahad kemarin, kami sekeluarga menengok orangtua kami di tegal. Asik sekali berkumpul disana. Eyang selalu memasak yang enak enak, Baru datang langsung disambut sate tegal dan teh poci. Kami sampai menjelang makan malam. Jadi Pucuk dicinta ulam Tiba.
Nah malam minggu, banyak sekali masjid masjid yang mengadakan Puji-pujian.KArena ini adalah peringatan MAulid Nabi Muhammad saw.JArak rumah Mertua kami dengan masjid sekitar 50 meter, dan ada beberapa masjid disitu. Semua mengumandangkan Puji pujian. Dengan suara keras, dan terkesan asal asalan. Hal itu berlangsung Hingga larut malam. Ada yang bilang itu tradisi. Okelah tradisi, tapi apa harus sampai sekeras itu?.... BAgaimana jika alunan suara mereka tidak di keraskan, misalnya Salonnnya hanya untuk didalam masjid saja.?
aku pernah membaca surat dalam Al Qur'an yang berbunyi seperti ini :
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu berbuat kerusakan di mukabumi sesudah (Allah) memperbaikinya. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (al-A`raaf: 55-56).
Oleh karena itu, ketika ada orang yang berdoa dengan suara keras, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menegur sahabat yang berbuat demikian. Disebutkan dalam Shahîhain, dari sahabat yang bernama Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Orang-orang mengangkat suara tatkala berdoa, sehingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Nah malam minggu, banyak sekali masjid masjid yang mengadakan Puji-pujian.KArena ini adalah peringatan MAulid Nabi Muhammad saw.JArak rumah Mertua kami dengan masjid sekitar 50 meter, dan ada beberapa masjid disitu. Semua mengumandangkan Puji pujian. Dengan suara keras, dan terkesan asal asalan. Hal itu berlangsung Hingga larut malam. Ada yang bilang itu tradisi. Okelah tradisi, tapi apa harus sampai sekeras itu?.... BAgaimana jika alunan suara mereka tidak di keraskan, misalnya Salonnnya hanya untuk didalam masjid saja.?
aku pernah membaca surat dalam Al Qur'an yang berbunyi seperti ini :
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu berbuat kerusakan di mukabumi sesudah (Allah) memperbaikinya. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (al-A`raaf: 55-56).
Oleh karena itu, ketika ada orang yang berdoa dengan suara keras, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menegur sahabat yang berbuat demikian. Disebutkan dalam Shahîhain, dari sahabat yang bernama Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Orang-orang mengangkat suara tatkala berdoa, sehingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
أيُّهَا النَّاسُ ارْبَعُوا عَلى أنْفُسكُمْ إنَّكُمْ لَيسَ تَدْ عُونَ أصَمَّ وَلاَ غَائِبًا إنّكُم تَدْ عُونَ سَمِيعًا قَرِيبًا
Wahai manusia. Tenangkanlah diri kalian. Sesungguhnya kalian tidak menyeru Dzat yang bisu atau yang tidak ada. Sesungguhnya Dzat yang kalian seru Maha Mendengar lagi Maha Dekat. [7]
Perintah berdoa dengan suara yang lembut juga termaktub dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut:
وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ
Dan sebutlah (nama) Rabbmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. [al-A’râf/7:205]
Dari berbagai sumber yang sahih diatas, dari Al qur'an sendiri mengatakan, jangan melampaui batas,sudah jelas sekali, baik dari agama atau etika, berdo'a keras keras tidak benar.
Tapi ada sebagian orang yang kekeh mengatakan itu tradisi agama yang harus selalu di lestarikan. Sebagian tersebut mengatakan yang tidak setuju sabagai tindakan "kaku". Wah kalo begini repot ya...Apalagi yang mengatakn justru orang2 yang berpendidikan.
Entah demi apa?
Dulu waktu aku kecil, sekitar kelas 4 sd,Bapak ku selalu meminta kami untuk melakukan puji pujian, selepas ashar sampai maghrib. Bunyinya : RObbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa robbayani soghira"
Ya itu do'a untuk orangtua.
Tradisi jaman dulu memang seperti itu, TApi setelah Bapakku mengerti, hal itu tidak beliau perintahkan lagi.
Waktu kemarin kami di Tegal, suara suara Puji-pujian dari masjid keras dan Luarbiasa, sudah sampai pada taraf mengganggu. Tapi kembali lagi "itu kearifan Lokal" katanya. Ya sudah...
Sampai kapan ini semua berlanjut? Aku pernah membaca, Ada seorang anak muda yang pernah menegur Pimpinan Masjid yang terlalu berelebihan dalam melaksanakan do'anya.Anak muda tersebut malah dibilang sudah tidak mencintai Al Qur'an.
Anak muda tersingkir..dan Berdo'a dengan keras keras kembali meraja lela ....
Aku yakin Jika Nabi Muhammad Rosulullah masih hidup, beliau akan melarangnya. Aku yakin itu.
23 Januari, 2012
Eksperimen Marsmallow
Mungkin anda pernah mendengar eksperimen Marshmallow yang terkenal pada era 1960-an, dilakukan oleh seorang psikolog terkenal dari Yale University, Walter Mischel, caranya beberapa anak digabungkan dalam ruangan eksperimen. Saat itu, berkotak-kotak marshmallow (sejenis permen) ditaruh di depan mereka.
Anak-anak ini dijanjikan akan diberikan marshmallow yang lebih banyak kalau mereka bisa menunda keinginan makan marshmallow itu selama 30 menit. Setelah itu, anak-anak tersebut pun ditinggal.
Lantas, tanpa sepetahuan mereka, mereka pun mulai diawasi. Ternyata, ada beberapa anak yang tidak sanggup menahan diri untuk langsung memakan masrhmallow di depan mereka. Ada pula beberapa anak yang sanggup untuk menahan dirinya. Akhirnya, anak yang bisa menunda hasratnya menyantap marshmallow pun berhak mendapat marshmallow lebih banyak.
Namun penelitian tersebut tidak hanya berakhir di situ. Anak-anak yang ikut dalam eksperimen ini pun kemudian terus diikuti perkembangan mereka hingga 14 tahun kemudian. Ternyata, ketika memasuki usia dewasa, terdapat perbedaan besar di antara mereka dalam hal studi dan karier mereka.
Anak-anak yang sanggup menunda kesenangan mereka ternyata lebih berhasil dalam studi mereka, dibandingkan dengan anak yang tidak sanggup menunda kesenangan sama sekali. Bahkan, anak-anak yang sanggup menunda kesenangannya, skor nilai tes SAT (sejenis ujian tertulis) mereka lebih tinggi sekitar 210 poin.
Bukan hanya itu saja. Anak yang mampu menunda kesenangan ini pun, menunjukkan sifat-sifat yang lebih positif, misalkan lebih optimistis, lebih kompeten, lebih tidak mudah merasa iri hati, serta lebih mandiri.
So...mari kita mendidik anak dengan tidak mengabulkan semua keinginan na> Gar mereka menjadi anak2 yg sukses dunia akherat. Aminnn
21 Januari, 2012
Tanggung jawab seorang pemimpin
Setiap habis maghrib, keluarga kami mentradisikan Kultum,kultum bergantian, Kebetulan giliran suamiku Kultum. Aku tertarik dengan kultumnya. Bahwa seorang pemimpin harus bertanggung jawab dengan anak buahnya. beliau mencontohkan kasus Renovasi ruang banggar DPR, dimana semua orang lempar tanggung jawab, tidak ada yang mau mengaku bertanggung jawab.Kasus ambruknya jembata KUkar juga tidak ada yang mau mengaku bersalah, Kasus tertabraknya kapal "Costa Concordia" sang Kapten malah lari dari tanggung jawab. Kasus Centur, Harusna Presiden bertanggung jawab, tapi ang terkena Sri Mulyani. Masih Banyak hal hal di sekitar kita memperlihatkan tidak ada tanggung jawabnya seorang pemimpin. Disaat yang sama Suamiku mencontohkan Keberanian Mourinho mengakui kekalahan Tim Real Madrid karena dia. Dialah yang bertanggungjawab. Meski suamiku suka dengan Club Barcelona, dia menghormati sikap Mourinho.Hendaknya seorang Pemimpin punya Rasa tanggung jawab.
The Devil wears XXXXX
Yah, itulah yg kutemui hari ini...disiang yang panas ini....
Wanita memakai....Setan memakai..
Tidak pernah aku semarah ini. Marahku insya allah baik. Untuk kebaikan dia. meskipun pahit yang di dengarkan.
menyadarkan dia agar tidak salah jalan, tidak berbuat kerusakan.Dia telah merusak Rumah tangga orang lain, tidak setia pada suami, daan menghancurkan rumahtangganya sendiri.
Aku sudah berusaha "Nahi Munkar". Tapi sepertinya setan lebih banyak berbisik di telinganya. Matanya seprti mata setan.Sungguh. Rasanya seperti baru bertengkar dengan setan.Capek sekali rasanya bertengkar. Aku jarang dan hampir tidak pernah bertengkar.
Astaghfirullah...Dia tidak bisa membedakan yang salah atau yang benar.Dia buta bahwa yang dilakukannya adalah salah, telinganya tertutup. Begitu banyak petunjuk yang telah dia terima tapi dia tuli.
Hanya Kasih sayang Tuhanlah yang bisa merubahnya..Atau mungkin Tuhan sudah bosan padanya. Akibat kesombongan dia.
Hanya pada mu Aku menyembah dan Hanya pada Mu aku mohon pertolongan.
Wanita memakai....Setan memakai..
Tidak pernah aku semarah ini. Marahku insya allah baik. Untuk kebaikan dia. meskipun pahit yang di dengarkan.
menyadarkan dia agar tidak salah jalan, tidak berbuat kerusakan.Dia telah merusak Rumah tangga orang lain, tidak setia pada suami, daan menghancurkan rumahtangganya sendiri.
Aku sudah berusaha "Nahi Munkar". Tapi sepertinya setan lebih banyak berbisik di telinganya. Matanya seprti mata setan.Sungguh. Rasanya seperti baru bertengkar dengan setan.Capek sekali rasanya bertengkar. Aku jarang dan hampir tidak pernah bertengkar.
Astaghfirullah...Dia tidak bisa membedakan yang salah atau yang benar.Dia buta bahwa yang dilakukannya adalah salah, telinganya tertutup. Begitu banyak petunjuk yang telah dia terima tapi dia tuli.
Hanya Kasih sayang Tuhanlah yang bisa merubahnya..Atau mungkin Tuhan sudah bosan padanya. Akibat kesombongan dia.
Hanya pada mu Aku menyembah dan Hanya pada Mu aku mohon pertolongan.
20 Januari, 2012
CinTA BuTa....Just For my LOvely sister..
Golongan yang di ceritakan Allah tentang cinta yang melampaui batas adalah kaum nabi luth. Allah berfirman “dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata ‘sesungguhnya mereka adalah tamuku, maka jangan kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwalah kepada Allah dan jangan kamu membuat aku terhina. Mereka berkata, ‘dan bukanlah kami telah melarang kamu dari (melindungi) manusia. Luth berkata ‘inilah putra-putri (negeri) ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara halal). (Allah berfirman), ‘demi umurmu (muhammad), sesungguhnya mereka terombang ambing di dalam kemabukan (kesesatan)” (AL-HIJR : 67-72).
Hukum-hukum cinta buta
Jika cintanya melebihi cinta kepada Allah maka jenis cinta ini jenis dosa cinta yang sesat. Salah satu tanda-tanda kesesatan ini adalah mengutamakan keridhoan dan kesenangan orang yang di cintainya dari pada keridhoan dan kesenangan Allah. Dalam cinta buta tidak ada sama sekali maslahat dunia dan agama, bahkan sebaliknya ia mengundang mafsadah agama dan dunia yang berlipat-lipat. Diantaranya :
1. Ia di sibukkan dengan mengingat-ingat mahluk.
2. Hatinya akan tersiksa, karna barang siapa yang mencintai selain Allah ia akan tersiksa dengannya. Seorang penyair brkata ” tak ada yang lebih sengsara di bumi dari pada orang yang kasmaran, jika ia bertemu dengan orang yang di cintainya ia senang, dan ia menangis setiap saat karna takut berpisah atau memendam rindu, ia menangis ketika jauh dengannya karena rindu, dan ia menangis ketika berada di sampingnya karna takut berpisah, air mata berlinang ketika berpisah dan air mata berlinang ketika bertemu”
3. Hatinya tertawan dan terhina dalam genggaman orang yang di cintai. Namun karna ia mabuk cinta ia tidak merasakan musibah yang menimpanya.
4. Ia di sibukan oleh ma’syuq-nya dari urusan maslahat agama dan dunianya.
5. Bahaya-bahaya dunia dan akhirat lebih cepat menimpa kepada orang yang di rundung cinta buta.
6. Jika kekuatan setan menguasai seseorang, ia akan merusak akalnya dan memberikan rasa was-was.
7. Cinta buta akan merusak indera atau mengurangi kepekaannya.
8. Seperti yang telah di sebutkan berlebihan dalam mencinta hingga orang yang di cintanya sudah pada tingkat menguasai dan mengendalikannya. Fikirannya di penuhi oleh orang yang di cintanya dan tak pernah hilang dari pikirannya.
Salam Warkoper

Hukum-hukum cinta buta
Jika cintanya melebihi cinta kepada Allah maka jenis cinta ini jenis dosa cinta yang sesat. Salah satu tanda-tanda kesesatan ini adalah mengutamakan keridhoan dan kesenangan orang yang di cintainya dari pada keridhoan dan kesenangan Allah. Dalam cinta buta tidak ada sama sekali maslahat dunia dan agama, bahkan sebaliknya ia mengundang mafsadah agama dan dunia yang berlipat-lipat. Diantaranya :
1. Ia di sibukkan dengan mengingat-ingat mahluk.
2. Hatinya akan tersiksa, karna barang siapa yang mencintai selain Allah ia akan tersiksa dengannya. Seorang penyair brkata ” tak ada yang lebih sengsara di bumi dari pada orang yang kasmaran, jika ia bertemu dengan orang yang di cintainya ia senang, dan ia menangis setiap saat karna takut berpisah atau memendam rindu, ia menangis ketika jauh dengannya karena rindu, dan ia menangis ketika berada di sampingnya karna takut berpisah, air mata berlinang ketika berpisah dan air mata berlinang ketika bertemu”
3. Hatinya tertawan dan terhina dalam genggaman orang yang di cintai. Namun karna ia mabuk cinta ia tidak merasakan musibah yang menimpanya.
4. Ia di sibukan oleh ma’syuq-nya dari urusan maslahat agama dan dunianya.
5. Bahaya-bahaya dunia dan akhirat lebih cepat menimpa kepada orang yang di rundung cinta buta.
6. Jika kekuatan setan menguasai seseorang, ia akan merusak akalnya dan memberikan rasa was-was.
7. Cinta buta akan merusak indera atau mengurangi kepekaannya.
8. Seperti yang telah di sebutkan berlebihan dalam mencinta hingga orang yang di cintanya sudah pada tingkat menguasai dan mengendalikannya. Fikirannya di penuhi oleh orang yang di cintanya dan tak pernah hilang dari pikirannya.
Salam Warkoper
13 Januari, 2012
Scent Of a Woman
Lt. Col. Frank Slade: I'm not finished! As I came in here, I heard those words, "Cradle of Leadership". Well, when the bough breaks, the cradle will fall. And it has fallen here. It has fallen. Makers of men, Creators of leaders. Be careful what kind of leaders you're producing here. I don't know if Charlie's silence here today is right or wrong. I'm not a judge or jury, but I can tell you this: He won't sell anybody out to buy his future! And that, my friends, is called integrity. That's called courage. Now that's the stuff leaders should be made of. Now I have come to the crossroads in my life. I always knew what the right path was. Without exception, I knew. But I never took it. You know why? It was too damn hard. Now here's Charlie. He's come to the crossroads. He has chosen a path. It's the right path. It's a path made of principle that leads to character. Let him continue on his journey. You hold this boy's future in your hands, committee. It's a valuable future. Believe me. Don't destroy it. Protect it. Embrace it. It's gonna make you proud one day, I promise you.
Itulah pidato Kolonel Frank slade di depan anak2 sekolah baird waktu charli disidang karena dia menjadi salah seorang saksi perbuatan tidak menyenangkan teman teman sekolahnyaterhadap kepala sekolah.
Charlie berada di persimpangan. Apakah dia akan memberitahukan pelakunya? atau tidak. Jika melakukan dia akan dibilang "pengadu". Jika tidak dia tidak akan mendapatkan beasiswa, yang sangat dibutuhkan dia.
Tapi dia memilih tidak mengatakannya. Dengan itu dia gagal mendapatkan beasiswa, karena itu masa depannya akan hancur, karena dia dari keluarga miskin.
TApi Benar atau salah yang dipilih charie, satu hal yang bisa kita pegang. : Dia tidak menjual seseorang untuk membeli masa depannya, itulah yang dinamakan INTEGRITAS.
begitulah kira2 idato Kolonel Frank Slade...
Itulah pidato Kolonel Frank slade di depan anak2 sekolah baird waktu charli disidang karena dia menjadi salah seorang saksi perbuatan tidak menyenangkan teman teman sekolahnyaterhadap kepala sekolah.
Charlie berada di persimpangan. Apakah dia akan memberitahukan pelakunya? atau tidak. Jika melakukan dia akan dibilang "pengadu". Jika tidak dia tidak akan mendapatkan beasiswa, yang sangat dibutuhkan dia.
Tapi dia memilih tidak mengatakannya. Dengan itu dia gagal mendapatkan beasiswa, karena itu masa depannya akan hancur, karena dia dari keluarga miskin.
TApi Benar atau salah yang dipilih charie, satu hal yang bisa kita pegang. : Dia tidak menjual seseorang untuk membeli masa depannya, itulah yang dinamakan INTEGRITAS.
begitulah kira2 idato Kolonel Frank Slade...
05 Januari, 2012
Paduan suara? proyek Rugi????
Kenapa ngotot mengadakan paduan suara yang bisa dibilang proyek rugi?,"seseorang bertanya pada romo.
"Siapa bilang proyek rugi? Ini pendidikan humaniora untuk generasi muda. Banyak hal yang bisa dipelajari generasi muda melalui lomba paduan suara. Saya bangga bisa menyelenggarakannya secara rutin. Saya tidak rugi kalau semua itu demi pendidikan anak-anak bangsa," ujar Romo Tondo dalam nada tinggi
"Siapa bilang proyek rugi? Ini pendidikan humaniora untuk generasi muda. Banyak hal yang bisa dipelajari generasi muda melalui lomba paduan suara. Saya bangga bisa menyelenggarakannya secara rutin. Saya tidak rugi kalau semua itu demi pendidikan anak-anak bangsa," ujar Romo Tondo dalam nada tinggi
Itulah penggalan dialog yg aku kutip hasil dari searching masalah "bagaimana mengatasi suara Fals"
Aku salut dengan seorang yang tulus seperti romo Tondo. Dia orang yang tulus.
AKu kebetulan melatih secara suka rela anak anak sd muhammadiyah pejagoan, guna menghadapi lomba paduan suara menyanyikan lagu lagu Muhammadiyah.
Mereka sangat sangat butuh bantuan. Menyanyikan Do re mi a sol la si do saja tidak bisa.
Oh My God. Salah satu kekurangan di sekolah ini adalah tidak adanya pendidikan musik. Padahal Musik baik sekali bagi perkembangan jiwa. seandainya adapun, mungkin hanya sekedar. PAdahal aku yakin, bakat bakat musik anak anak ini pasti besar. HAnya tidak ada yang ernah memberi pengetahuan tentang itu.
MAsih ada bahkan yang mengharamkan Musik. Aku yakin kalo NAbi Muhammad saw masih hidup, umat islam wajib belajar mengenai musik.
KArena latihan yang sangat singkat hanya tiga hari, akupun kewalahan mengajari mereka. Untungnya sebelumnya sudah sedikit diajari lagunya. Tapi menghilangkan suara fals mereka susah sekali. Berulang ulang diajari masih saja fals. Akhirnya aku minta mereka menyanyikan : Do re mi fa sol la si do...eh fals juga....heheh.Nadanya selalu kurang...:)
HArus sabar mengajari anak anak. AKu lihat sebenarnya mereka sangat antusias.Mereka suka menyanyi. KArena menyanyi membuat mereka bergembira. Setela begitu banyaknya pelajaran pelajaran yang dijejalkan di otak mereka.
PAduan suara adalah memaduakan berbagai suara sehinga menjadi satu kesatuan harmoni yg indah, ada kebersamaan dan gotong royong, ada pelajaran untuk tidak ingin meneonjol sendiri. KArena jika ada yang ingin menonjol ya namanya bukan paduan suara.Nyanyi aja sendiri...:D
hemm, seandainya ilmu musik ku sudah kayak romo, bisa buat komposisi musik segala, banyak yang ingin aku lakukan. Sepertinya aku merasa telat belajar Musik. Baru bisa beberapa tahun ini. Itupun masinh sangat minim. BAru bisa main sedikit sekali. Aku ingin kursus lagi. Pingin bisa membaca not balok. Bukan hanya sekedar main asal asalan seperti sekarang.
Banyak yang ingin aku lakukan..Oh Tuhan berilah aku kesempatan itu!!!!
Banyak yang ingin aku lakukan..Oh Tuhan berilah aku kesempatan itu!!!!
28 Desember, 2011
22 Desember, 2011
Naik motor sambil Ber hape ria...NOOOO!!!!
Tadi malam, selepas pulang membeli ikan bakar, tampak seorang wanita muda naik motor sambil asyik ber sms an. terus kami klakson, eh dia malah ngebut dan sengaja nggaya dan menjulurkan kakinya. sayang kita gak sempat menegur dia, betapa bahayanya yang dia lakukan.
Semoga dia selamat sampai tujuan, melihat dari gaya nya naik motor yang terkesan sombong, sedikit belagu, basanya yang suka begini kaum lelaki, tapi aku heran kok ada juga ya, kaum wanita yang seperti itu.
Kecelakaan karena naik motor sambil berhape ria sudah banyak terjadi, tetapi sepertinya banyak sekali yang tidak mengindahkan. Aku gak habis pikir, sungguh!!!!
Apa tidak bisa ditanggalkan itu hae barang sebentar, Mana jalanan sekarang luar biasa padatnya, setiap tahun jumlah motor dan kendaraan bertambah, tapi jalan tidak pernah bertambah.
Semoga dia selamat sampai tujuan, melihat dari gaya nya naik motor yang terkesan sombong, sedikit belagu, basanya yang suka begini kaum lelaki, tapi aku heran kok ada juga ya, kaum wanita yang seperti itu.
Kecelakaan karena naik motor sambil berhape ria sudah banyak terjadi, tetapi sepertinya banyak sekali yang tidak mengindahkan. Aku gak habis pikir, sungguh!!!!
Apa tidak bisa ditanggalkan itu hae barang sebentar, Mana jalanan sekarang luar biasa padatnya, setiap tahun jumlah motor dan kendaraan bertambah, tapi jalan tidak pernah bertambah.
16 Desember, 2011
NAHI MUNGKAR ...lebih sulit dari pd AMAR MA'RUF
De, namanyanya siapa? kata suamiku kepada dua anak remaja berseragam Biru putih.
"Arif pak, "katanya. "Saya Ahmad pak", timpal yang satunya.
"Tolong lepas rokoknya ya,kalian kan masih sekolah"kata suamiku
"Ya pak," sahut mereka.
Mereka berdua pun membuang rokoknya.
Lalu suamiku pergi.
Ketika suamiku menengok ke dua anak tersebut,ternyata dua anak tersebut memungut rokoknya kembali.
Suamikupun kembali ke arah dua anak tersebut dan bertanya,"Lo kok diambil lagi, ayo dibuang",
Dua Anak itu pun membuangnya kembali.AKhirnya suamikupun pergi. Dan dari kejauhan anak itu kembali berjalan santai sambil merokok.
Kemarin waktu kami berhenti menunggu di Traffic light, Supir Mobil box di depanku, menunggu lampu merah menyala dengan memakan kacang dan membuang kulitnya di jalan raya. Terlihat dari belakang sekali dia membuang kulit kacang, terus dilanjutkan untuk yang kedua ketiga dan keempat. Akhirnya suamiku turun dr mobil den berjalan kaki menuju mobil box tersebut, dan berkata kepada sopir " Nyuwun nganpunten, ampun bunag samang teng margi nggih pak, kotor, disimpan dulu di mobil, nanti kalo ada temat sampah dibuang di tempat sampah', Ahirnya supir itupun menurut.
Ketika ada anak naikmotor dan bersms ria, suamiku tak sungkan sungkan mendekat dan menegurnya.
Bagiku apa yang dilakukan suami sungguh luarbiasa. Dia sangat peduli pada orang lain. Dan jarang sedikit orang seperti dia. Banyaka yang tidak eduli, karena bukan urusannya.
Bahkan kadang kita harus dicaci maki karena menegur, menegur orang yang salah bisa berakibat dibenci, orang yang disinggung marah, dan lain sebagainya.
LAin dengan jika kita beramar am'ruf, contoh kita membuang di tempat sampah, itu sudah biasa, atau kita tidak merokok, kita mencontohkan hal hal yang baik, mengikuti aturan di jalan raya, berjenti ketika lampu merah. Tapi ketika kita NAHI MUNGKAR, menegur , itu sesuatu yang berat.
Baru saja suamiku agak emosi, karena di SMP muhammadiyah tempat anakku belajar, ketika pengambilan rapor, wali siswa ditawari tiket akrobat. Mungkin gak wajib sih, cuman, karena ditawari yang sepertinya wajib, kami jadi membayar. Memang gak besar hanya 4000,-. AKu hanya sekedar bercerita di rumah, ternyata tanggapan suamiku lain. Dia gak setuju sekolah muhammdiyah dijadikan ajang menjual tiket dar i pihak lain. BAhkan PDM sendiri tidakpernah melakukan hal semacam itu.Apalagi ternyata dari Kodim. Dia memberi alasan, utnuk kegiatan Mhhammadiyah, Guru guru sering tidak rela membayar iuran untuk sesuatu yang urgent, giliran dari pihak lain menarik pungutan dibiarkan.Dia sepertinya tidak rela. Pernah beberapa bulan yang lalu ada seminar pendidikan untuk gugu guru muhammadiyah, agar lebih baik kwalitasnya. Muhammadiyah hanya memungut iuran 10.000,- untuk snack dan pembicara. BAnyak yang nggrundel dibelakang. Dia sedih sekali...sangat sedih dan tidak terima.
Sepertinya suamiku sangat esmosi, Lalu tak segan segan ia menelpon kepala sekolah. ternyata setelah dicek semua sekolah muhammadiyah ditawari Tiket.
Aku bisa mengerti maksud suamiku, mungkin kepala sekolah tidak peduli atau takut jika ada orang berseragam ke sekolah dan menawari tiket, apalagi itu dari Pemda atau Kodim, karena Muhammadiyah adalah sekolah swasta, Yang membayar bukan pemerintah jadi bukan pegawainya pemerintah, jadi tidak perlu takut. Rupanya mental para guru mungkin sudah saking lamanya terjajah orde baru sehingga takut jika menolak.
Misalnya saja salah seorang temanku guru, terpaksa memilih SBY karena takut dipecat. Dipecat siapa? wong dia guru swasta yang membayar Organisasi kok dipecat. Dipecat SBY? bisa dibayangkan kan? betapa mental banyak orang sudah lama terpasung. TAkut. Takut dan Takut.
AKu jga punya teman PNS< tapi di vokal...malah banyak kebijakan sby yang dia gak suka. Kanapa harus takut.
Apalagi temanku yang akuceritakan tadi diatas itu Bukan PNS. PIye jalll...kok wedi, kita hanya takut Pada ALLAH bukan???
"Arif pak, "katanya. "Saya Ahmad pak", timpal yang satunya.
"Tolong lepas rokoknya ya,kalian kan masih sekolah"kata suamiku
"Ya pak," sahut mereka.
Mereka berdua pun membuang rokoknya.
Lalu suamiku pergi.
Ketika suamiku menengok ke dua anak tersebut,ternyata dua anak tersebut memungut rokoknya kembali.
Suamikupun kembali ke arah dua anak tersebut dan bertanya,"Lo kok diambil lagi, ayo dibuang",
Dua Anak itu pun membuangnya kembali.AKhirnya suamikupun pergi. Dan dari kejauhan anak itu kembali berjalan santai sambil merokok.
Kemarin waktu kami berhenti menunggu di Traffic light, Supir Mobil box di depanku, menunggu lampu merah menyala dengan memakan kacang dan membuang kulitnya di jalan raya. Terlihat dari belakang sekali dia membuang kulit kacang, terus dilanjutkan untuk yang kedua ketiga dan keempat. Akhirnya suamiku turun dr mobil den berjalan kaki menuju mobil box tersebut, dan berkata kepada sopir " Nyuwun nganpunten, ampun bunag samang teng margi nggih pak, kotor, disimpan dulu di mobil, nanti kalo ada temat sampah dibuang di tempat sampah', Ahirnya supir itupun menurut.
Ketika ada anak naikmotor dan bersms ria, suamiku tak sungkan sungkan mendekat dan menegurnya.
Bagiku apa yang dilakukan suami sungguh luarbiasa. Dia sangat peduli pada orang lain. Dan jarang sedikit orang seperti dia. Banyaka yang tidak eduli, karena bukan urusannya.
Bahkan kadang kita harus dicaci maki karena menegur, menegur orang yang salah bisa berakibat dibenci, orang yang disinggung marah, dan lain sebagainya.
LAin dengan jika kita beramar am'ruf, contoh kita membuang di tempat sampah, itu sudah biasa, atau kita tidak merokok, kita mencontohkan hal hal yang baik, mengikuti aturan di jalan raya, berjenti ketika lampu merah. Tapi ketika kita NAHI MUNGKAR, menegur , itu sesuatu yang berat.
Baru saja suamiku agak emosi, karena di SMP muhammadiyah tempat anakku belajar, ketika pengambilan rapor, wali siswa ditawari tiket akrobat. Mungkin gak wajib sih, cuman, karena ditawari yang sepertinya wajib, kami jadi membayar. Memang gak besar hanya 4000,-. AKu hanya sekedar bercerita di rumah, ternyata tanggapan suamiku lain. Dia gak setuju sekolah muhammdiyah dijadikan ajang menjual tiket dar i pihak lain. BAhkan PDM sendiri tidakpernah melakukan hal semacam itu.Apalagi ternyata dari Kodim. Dia memberi alasan, utnuk kegiatan Mhhammadiyah, Guru guru sering tidak rela membayar iuran untuk sesuatu yang urgent, giliran dari pihak lain menarik pungutan dibiarkan.Dia sepertinya tidak rela. Pernah beberapa bulan yang lalu ada seminar pendidikan untuk gugu guru muhammadiyah, agar lebih baik kwalitasnya. Muhammadiyah hanya memungut iuran 10.000,- untuk snack dan pembicara. BAnyak yang nggrundel dibelakang. Dia sedih sekali...sangat sedih dan tidak terima.
Sepertinya suamiku sangat esmosi, Lalu tak segan segan ia menelpon kepala sekolah. ternyata setelah dicek semua sekolah muhammadiyah ditawari Tiket.
Aku bisa mengerti maksud suamiku, mungkin kepala sekolah tidak peduli atau takut jika ada orang berseragam ke sekolah dan menawari tiket, apalagi itu dari Pemda atau Kodim, karena Muhammadiyah adalah sekolah swasta, Yang membayar bukan pemerintah jadi bukan pegawainya pemerintah, jadi tidak perlu takut. Rupanya mental para guru mungkin sudah saking lamanya terjajah orde baru sehingga takut jika menolak.
Misalnya saja salah seorang temanku guru, terpaksa memilih SBY karena takut dipecat. Dipecat siapa? wong dia guru swasta yang membayar Organisasi kok dipecat. Dipecat SBY? bisa dibayangkan kan? betapa mental banyak orang sudah lama terpasung. TAkut. Takut dan Takut.
AKu jga punya teman PNS< tapi di vokal...malah banyak kebijakan sby yang dia gak suka. Kanapa harus takut.
Apalagi temanku yang akuceritakan tadi diatas itu Bukan PNS. PIye jalll...kok wedi, kita hanya takut Pada ALLAH bukan???
Curhat dikit dong....hehehe
Apa yang ada dalam pikiranku? Nih ...Masalah ini selalu berputar putar dalam otak ku di phari ini..*****
1. Foto Copy rusak?
Hemm .Aku punya 3 Mesin fotocopy merk Canon semua, 1 mesin yang pertama aku beli tahn 2000 an...kabelnya udah habis dimakan koruptor alias tikus...:D, 2 Foto copy lainnya di toko sudah mulai gak oke, sering bolak balik ke rumah sakit, ada yang bilang mesti ganti mesin, ada yang bilang tukar tambah , ada yang bilang bisa ganti drum nya aja, ada yang bilang ini mestinya udah masuk barang rongsokan Oh NOOO...belinya mahal enak saja dibuang Yah...huhuhuhu
Susuahnya bisnis ini, kalo kita tidak punya karyawan yang pintar utak atik. Lagi lagi harus panggil Tehnisi. huhu. Dengan mudahnya mereka bilang, ganti mesin aja bu? enak banget ya..emang beli mesin tinggal telpon doang? hiks....
2. Bingung mau minjamin gak? secara yg lama belum dibalikin.
Sebenarnya aku mau bantu seseorang, tapi yang lama belum dibalikin. Bijaksanakah aku jika aku kembali memberi kepercayaan padanya? jangan jangan aku malah mengajari yang tidak benar. Hanya karena rasa kasihan.Tapi justru menenggelamkannya dalam keadaan gali lubang tutu lubang. Oh please help me.... Oh Tuhan beri aku petunjuk MU....:-(
3. Su udzon
Kenapa ada aja orang yang selalu berprasangka buruk, semua dipikir,ada yangg melakukan ini, salah, itu salah, ya habis lah waktunya.Dan aku mengalami masalah ini. Berhubungan dengan teman yang suka su'udzon. AKu ingin menyadarkannya. Tapi kok rasanya suseh..keburu males duluan Huek..huhuhu.
15 Desember, 2011
Kemiskinan yang dibuat sendiri yang dibuat sendiri? ahh ...
"Assalamu'alaikum" sms masuk dari sebuah nomer tak di kenal.
Aku jawab " wa'alaikum salam"
"Gimana kabarnya bu? sehat?'balas sms tersebut
"Alhamdulilah, maaf ini siapa?, jawabku.
"Ibunya senia bu," jawabnya
"OH, yu sop apa kabar?, kapan kesini... saya nitip beras" jawabku.
"Nanti habis maghrib ya bu, klo bisa sekalian mau pinjam uang untuk ambil rapor dan bayar kontrakan,"jawab nya
"Insyaallah" jawabku.
Selepas shalat maghrib, lalu berdo'a bersama, dan mendengarkan kuliah 7 menit dari suamiku, tiba tiba ada suara dari arah ruang tamu
"tok tok tok, Assalamu'alaikum" terdengar suara seorang wanita
Yasmin bergegas membuka pintu, kebetulan aku sedang menyiapkan makan malam.
Akhirnya suamiku menemui tamu , yang ternyata yu sop dan kedua anaknya yang masih kecil. Satu bayi beumur kurang lebih 6 bulan digendongnya.
Suamiku bertanya ,"lo mana si adi dan si.......;upa deh,"kata suamiku
"sedang di simpang lima, sama adik saya,".jawab yu sop.
Anak yu sop semua 6 orang.
2 orang sudah cukup dewasa dan sekarang bekerja di Batam, sementara 4 anak yang lain masih kecil kecil.
4 orang anak yang kecil kecil tersebut adalah anak yang tdak pernah direncanakan, Ya mungkin Di dalam benak Yusop keluarga pun tidak pernah direncanakan. Dia sekarang statusnya gak jelas, AKu merasa berkewajiban tmempedulikannya, meski sekarang da tidak bekerja lagi padaku. Sementara rumah suaminya ada di belakang rumahku, sudah hampir setahun dia pergi dari suaminya dan memilih berpisah dari suaminya, dan hidup di kontrakan yang kecil dan sempt, beralaskan tanah dengan 6 orang anaknya. Syukurlah 2 anaknya yang sudah agak dewasa sudah bisa membantu kehidupan Yu sop. Kata Yu sop setiap bulan anaknya mentransfer sejumlah uang untuk membayar kontrakan dan hidup yu sop. Dengan kondisi 4 orang anak yang masih kecil kecil, salah satu anaknya , yang terakhir 6 bulan yang lalu baru lahir,dengan kondisi seperti itu,tidak mungkin tega menyuruh yu sop bekerja. Lalu darimana dia hidup? sementara suaminya juga tidak bertanggung jawab. Semua anak anak yang membiayai Yu sop.
Yang membuat dilema, suaminya kadang bekerja di pabrik gentengku, kadang menjemur gentang dll. Memang suaminya pendiam, kadang suka mabuk dan judi. Haduh kalo sudah bicara tentang kemsikinan jadi ke mana mana.
Aku sebenarnya bersimpati dengan Yu sop, tapi ada beberapa hal yang membuat aku kurang suka,. sewaktu bayi yang terakhir lahir, aku bisa membayangkan betapa repotnya yu sop mengurus anak-anaknya. Aku menganjurkan salah satu anaknya masuk panti asuhan aisyiyah, Kebetulan disana,anak anak dididik dengan baik.Baik ilmu agama dan ilmu umum, serta bisa disekolahkan dengan gratis sampai sma di sekolah muhammadiyah. Paling tidak satu beban yu sop sedikit terkurangi.
Tapi apa jawab yu sop. "Wah saya ya gak tega, membuana anak saya?" . Biarpun begini, saya akan tetap mengasuh anak saya sendiri." katanya tegas
Oh God...siapa yang akan membuang. Aku tahu sendiri, lingkungan tempat tinggakl yu sop sangat tidak sehat dan banyak pergaulan yang kurang baik Bahkan sering yu sop sampe kebingungan mengurus anaknya, anak2 nya sering mencoret coret mobil digarasi orang, merusak dll. Dan Yu sop tidak bisa melarang jika anaknya berbuat salah.Dan beberapa tetangga kontrakannya mengatakan padaku bahwa anak anaknya memang sangat nakal dan perusak.
Itu yang membuat aku sebel. Ada kesombongan dalam dirinya. kalo kaya sombong biasa ya, ni dah susah sempet2 nya sombong...aduh jd bikin hati kotor aja nih..nggrundel pisann euy..:P
Tapi bagaimanapun mungkin itulah cara berpikir yu sop, aku tetap saja membantunya, karena memang aku harus membantunya. Mudah2 an perjalanan hidup yang ruwet ini bisa menjadi pelajaran buat yu sop, untuk lebih berfikir dalam bertindak. Mudah2 an saja...........dia tidak hamil lagi untuk yang ke Tujuh..secara suaminya gak ada...secara sudah 3x aku peringatkan untuk KB dan aku siap membiayai..Ternyata tidak mau...salah siapa..oh Tuhan...Inikah kemiskinan yang dibuat sendiri? Wallhu alam Bishawab...
Aku jawab " wa'alaikum salam"
"Gimana kabarnya bu? sehat?'balas sms tersebut
"Alhamdulilah, maaf ini siapa?, jawabku.
"Ibunya senia bu," jawabnya
"OH, yu sop apa kabar?, kapan kesini... saya nitip beras" jawabku.
"Nanti habis maghrib ya bu, klo bisa sekalian mau pinjam uang untuk ambil rapor dan bayar kontrakan,"jawab nya
"Insyaallah" jawabku.
Selepas shalat maghrib, lalu berdo'a bersama, dan mendengarkan kuliah 7 menit dari suamiku, tiba tiba ada suara dari arah ruang tamu
"tok tok tok, Assalamu'alaikum" terdengar suara seorang wanita
Yasmin bergegas membuka pintu, kebetulan aku sedang menyiapkan makan malam.
Akhirnya suamiku menemui tamu , yang ternyata yu sop dan kedua anaknya yang masih kecil. Satu bayi beumur kurang lebih 6 bulan digendongnya.
Suamiku bertanya ,"lo mana si adi dan si.......;upa deh,"kata suamiku
"sedang di simpang lima, sama adik saya,".jawab yu sop.
Anak yu sop semua 6 orang.
2 orang sudah cukup dewasa dan sekarang bekerja di Batam, sementara 4 anak yang lain masih kecil kecil.
4 orang anak yang kecil kecil tersebut adalah anak yang tdak pernah direncanakan, Ya mungkin Di dalam benak Yusop keluarga pun tidak pernah direncanakan. Dia sekarang statusnya gak jelas, AKu merasa berkewajiban tmempedulikannya, meski sekarang da tidak bekerja lagi padaku. Sementara rumah suaminya ada di belakang rumahku, sudah hampir setahun dia pergi dari suaminya dan memilih berpisah dari suaminya, dan hidup di kontrakan yang kecil dan sempt, beralaskan tanah dengan 6 orang anaknya. Syukurlah 2 anaknya yang sudah agak dewasa sudah bisa membantu kehidupan Yu sop. Kata Yu sop setiap bulan anaknya mentransfer sejumlah uang untuk membayar kontrakan dan hidup yu sop. Dengan kondisi 4 orang anak yang masih kecil kecil, salah satu anaknya , yang terakhir 6 bulan yang lalu baru lahir,dengan kondisi seperti itu,tidak mungkin tega menyuruh yu sop bekerja. Lalu darimana dia hidup? sementara suaminya juga tidak bertanggung jawab. Semua anak anak yang membiayai Yu sop.
Yang membuat dilema, suaminya kadang bekerja di pabrik gentengku, kadang menjemur gentang dll. Memang suaminya pendiam, kadang suka mabuk dan judi. Haduh kalo sudah bicara tentang kemsikinan jadi ke mana mana.
Aku sebenarnya bersimpati dengan Yu sop, tapi ada beberapa hal yang membuat aku kurang suka,. sewaktu bayi yang terakhir lahir, aku bisa membayangkan betapa repotnya yu sop mengurus anak-anaknya. Aku menganjurkan salah satu anaknya masuk panti asuhan aisyiyah, Kebetulan disana,anak anak dididik dengan baik.Baik ilmu agama dan ilmu umum, serta bisa disekolahkan dengan gratis sampai sma di sekolah muhammadiyah. Paling tidak satu beban yu sop sedikit terkurangi.
Tapi apa jawab yu sop. "Wah saya ya gak tega, membuana anak saya?" . Biarpun begini, saya akan tetap mengasuh anak saya sendiri." katanya tegas
Oh God...siapa yang akan membuang. Aku tahu sendiri, lingkungan tempat tinggakl yu sop sangat tidak sehat dan banyak pergaulan yang kurang baik Bahkan sering yu sop sampe kebingungan mengurus anaknya, anak2 nya sering mencoret coret mobil digarasi orang, merusak dll. Dan Yu sop tidak bisa melarang jika anaknya berbuat salah.Dan beberapa tetangga kontrakannya mengatakan padaku bahwa anak anaknya memang sangat nakal dan perusak.
Itu yang membuat aku sebel. Ada kesombongan dalam dirinya. kalo kaya sombong biasa ya, ni dah susah sempet2 nya sombong...aduh jd bikin hati kotor aja nih..nggrundel pisann euy..:P
Tapi bagaimanapun mungkin itulah cara berpikir yu sop, aku tetap saja membantunya, karena memang aku harus membantunya. Mudah2 an perjalanan hidup yang ruwet ini bisa menjadi pelajaran buat yu sop, untuk lebih berfikir dalam bertindak. Mudah2 an saja...........dia tidak hamil lagi untuk yang ke Tujuh..secara suaminya gak ada...secara sudah 3x aku peringatkan untuk KB dan aku siap membiayai..Ternyata tidak mau...salah siapa..oh Tuhan...Inikah kemiskinan yang dibuat sendiri? Wallhu alam Bishawab...
Langganan:
Postingan (Atom)


