05 Januari, 2023

PENGALAMAN GURU SHADOW DI SD MUHAMMADIYAH KARANGANYAR

 


 

 

Navi Agustina1, Daliman2

 

1Magister  Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta

2Magister Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

 

navi140875@yahoo.com

 

 

Abstrak

.

“….lebih bersyukur ternyata ujian yang Allah berikan kepada kita ini belum ada apa-apanya.  bahwa ternyata bekerja didunia Disabilitas butuh kesabaran, kesadaran dan keikhlasan. Pastinya jadi lebih respect terhadap orang – orang dengan disabilitas maupun dengan keluarganya” itulah salah satu  ungkapan Guru setelah  beberapa bulan menjadi Guru Shadow.Pendidikan adalah hak bagi seluruh warga negara, termasuk didalamnya adalah Anak anak dengan disabilitas.Penelitian Kualitatif ini dilakukan di salah satu Sekolah Inklusi di Kebumen yaitu  SD Muhammadiyah Karanganyar Kebumen. Sekolah Inklusi disini baru memiliki 4 Guru Shadow sebagai Guru Pendamping Siswa Berkebutuhan, Beberapa temuan yang berhasil diungkap dalam penelitian ini, Peneliti  membagi menjadi  5    Tema  dan 13 sub tema sebagai berikut :

1.       Persepsi Pada Guru Shadow :Perubahan Persepi pada Profesi  Guru Shadow dari awal yang kurang respek menjadi lebih bersykur,Memiliki Pandangan Bahwa Menjadi Guru Shadow harus memiliki sifat sabar, ikhlas, telaten dan penuh kasih sayang,

2.       Makna menjadi Guru Shadow :Menjadi Guru Shadow menumbuhkan rasa Syukur, Merasa Bahagia Ketika siswa memahami apa yang diajarkan, Ingin menjadi sesuatu yang bermakna ,

3.       Pendampingan kepada Siswa ABK : Meyakini bahwa  Refreshing dan memberi Reward mampu meningkatkan semangat siswa,Meyakini Mengatasi anak Tantrum dengan dibawa ke ruangan yang tenang, Meyakini Pendampingan satu persatu yang paling efektif dalam Proses Pembelajaran, Meyakini bahwa dengan memberi pemahaman dan bersosialisasi dengan siswa regular akan menumbuhkan rasa empati pada ABK, Meyakini bahwa Ketegasan sebagai cara efektif dalam menerapkan Kedisiplinan, Meyakini bahwa kerjasama dengan Orangtua sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa,

4.       Coping Stress : Guru Mengurangi rasa jenuh dengan  banyak bersyukur, berpikir positif, me time, dan rekreasi

5.       Harapan : Harapan pada ABK semoga kelas menjadi manusia berguna, kepada Pemerintah agar lebih peduli  dan perhatian  terutama pada peningkatan sumberdaya dan fasilitas bagi Pendidikan inklusi.

 

 

Kata kunci: Guru Shadow, Pendidikan Inklusi, Pengalaman

 

Abstract

 

"...More grateful that this test that God has given us has not been anything. that it turns out that working in the world of disabilities requires patience, awareness and sincerity. Surely there will be more respect for people with disabilities and with their families” is one of Teacher's words after several months as a Shadow Teacher. Education is a right for all citizens, including children with disabilities. This qualitative research was conducted in one school. Inclusion in Kebumen is SD Muhammadiyah Karanganyar Kebumen. The Inclusive Schools here only have 4 Shadow Teachers as Companion Teachers for Students with Need. Some of the findings that were successfully revealed in this study, the researchers divided them into 5 themes and 13 sub-themes as follows:

1. Perception on the Shadow Guru: Changes in the perception of the Shadow Teacher Profession from the beginning of being less respectful to being more grateful, Having the view that being a Shadow Teacher must have a patient, sincere, painstaking and loving nature,

2. The meaning of being a Shadow Teacher: Becoming a Shadow Teacher fosters a sense of Gratitude, Feeling Happy When students understand what is being taught, Wants to be something meaningful,

3. Assistance to ABK Students: Believing that Refreshing and giving rewards can increase student morale, Believing in Overcoming Tantrums by being brought to a quiet room, Believing that one-on-one assistance is the most effective in the Learning Process, Believing that by providing understanding and socializing with regular students will foster empathy for children with special needs, believe that assertiveness is an effective way to apply discipline, believe that cooperation with parents is very influential on student success,

4. Coping Stress: Teachers reduce boredom with a lot of gratitude, positive thinking, me time, and recreation

5. Hope: The hope for ABK is that the class will become useful human beings, for the Government to be more concerned and pay attention, especially to increasing resources and facilities for inclusive education.

 

Keywords:  Shadow Teacher, Inklusif School, Experience

 


PENDAHULUAN

 

Pendidikan adalah hak bagi semua warga tanpa kecuali. Hukum di Indonesia telah   menentukan bahwa anak penyandang disabilitas berhak  memperoleh perlakuan khusus untuk mendapatkan pendidikan. Hal ini  dijamin oleh Pasal 28H ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 yang menentukan bahwa “Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan”. Ketentuan tersebut terdapat dalam Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (selanjutnya disebut UU No. 20 Tahun 2003) yang  menentukan  bahwa “Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus”. Begitu juga dalam  Pasal 51 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juga menentukan bahwa “Anak Penyandang Disabilitas diberikan kesempatan dan aksesibilitas untuk memperoleh pendidikan inklusif dan/atau pendidikan khusus”. Dengan demikian,  maka  pendidikan inklusi dan/atau pendidikan khusus berhak diperoleh  anak penyandang disabilitas

Dalam mengikuti pembelajaran di kelas,  siswa berkebutuhan khusus memerlukan guru pendamping, yang sering disebut guru Shadow atau Guru Bayangan .Guru shadow adalah istilah guru pendamping khusus pada anak berkebutuhan khusus .

Guru shadow adalah seseorang yang bertugas membantu guru kelas regular, untuk mendampingi anak autis, dengan tujuan  agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar tanpa gangguan (Rahayu, 2017)

Guru Shadow  adalah layanan profesional yang ditawarkan kepada sekolah dan keluarga untuk lebih mengelola kebutuhan siswa yang memiliki perbedaan belajar. Guru bayangan atau Guru Shadow dipekerjakan oleh orang tua untuk bekerja dengan anak mereka di sekolah. (Mahmmoud, 2020) .Guru  Shadow memainkan peran penting dalam memberikan dukungan tambahan di  sepanjang hari sekolah baik secara akademis dan psikologis, kepada siswa yang membutuhkan dukungan tambahan ini. Rekomendasi dari penelitian ini, agar menyediakan guru shadow bagi sekolah-sekolah Palestina untuk membantu siswa berkebutuhan khusus.

Penelitian (Hamid,  2021) yang meneliti   186 Guru, dan   dipilih melalui teknik random sampling  menunjukkan bahwa peran guru bayangan sangat penting di sekolah inklusi dan bagi anak luar biasa untuk mengembangkan dukungan akademik dan sosial pada seorang anak. Guru bayangan memberikan dukungan untuk mengembangkan keterampilan membaca, menulis, berbicara, membuat daftar, interaksi teman sebaya, manajemen waktu, dan pengembangan keterampilan menyapa pada anak. Rekomendasi dari Penelitian ini adalah bahwa guru bayangan harus lebih diperbanyak di setiap sekolah inklusi. Sekolah inklusi harus menyelenggarakan lokakarya dan seminar pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru bayangan.

 (Farakh ,2019) mengungkapkan sejumlah data bahwa sebagian besar orang tua puas dengan layanan yang disediakan oleh  Guru Shadow . Mereka juga merasa bahwa kualitas keterampilan Guru   dapat terus ditingkatkan dengan memiliki lebih banyak Pelatihan untuk meningkatkan kapasitas Guru Shadow.

Dalam sebuah wawancara  dengan Kepala Sekolah di  sebuah SD inklusi  ditemukan fakta  bahwa sekolah sesungguhnya sangat membutuhkan Guru Shadow dari lulusan Pendidikan luarbiasa (PLS). Tapi karena terbatasnya Guru lulusan PLS akhirnya  sekolah hanya menggunakan Guru Pendamping dari Sekolah yang bukan lulusan PLS, tetapi sudah mengikuti beberapa kali pelatihan dan  bekerjasama dengan Psikolog dari luar sekolah dan sekolah luarbiasa. Dalam menghadapi situasi seperti diatas, dibutuhkan strategi yang matang dari Sekolah dan guru dalam proses pembelajaran pada siswa berkebutuhan khusus agar proses pembelajaran  berjalan efektif.

Dalam   Penelitian sebelumnya yang membahas mengenai  efektivitas penyelenggaraan kelas inklusif (Berry, 2006), menemukan bahwa  Keberhasilan kelas inklusi yang efektif berasal dari keyakinan  dan perlindungan dalam meningkatkan prestasi akademik siswa.

Dalam Penelitian lain yang juga  dilakukan oleh (Elisa , 2013) menemukan bahwa  beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas Kelas  inklusif di sekolah, yaitu diantaranya adalah faktor guru. Faktor Guru ini  terdiri dari latar belakang guru, pandangan tentang anak berkebutuhan khusus, tipe guru, keyakinan guru, empati guru, dan gender guru.

Sementara Faktor pengalaman, terdiri dari bagaimana   pengalaman mengajar Guru, dan pengalaman kontak Guru dengan siswa berkebutuhan khusus. Faktor lainnya yaitu Faktor pengetahuan Guru. Faktor ini  terdiri dari tingkat pendidikan guru, pelatihan yang pernah diikuti, pengetahuan, dan kebutuhan belajar guru. Faktor terakhir yaitu  faktor lingkungan. Faktor lingkungan  terdiri dari dukungan sumber daya yang dimiliki Guru, bagaimana  dukungan orang tua siswa dan keluarga serta  bagimana sistem sekolah sebagai penentu kebijakan (Qiftiyah , 2021)

Penelitian (Muhibbin, 2020)  memaparkan beberapa gambaran ketekunan dan semangat pada Guru Shadow ditinjau dari Model grit,  diantaranya para Guru Memiliki Kompetensi pengasuhan anak, berupaya menghapus stigma negatif terhadap ABK, Memiliki dukungan sosial  , kemampuan coping stress dan adanya  penerimaan diri.

Gambaran pengalaman menjadi Guru Shadow diantaranya diungkapkan dalam Penelitian (Nase, 2018) bahwa menjadi Guru Shadow adalah sebuah  adalah berkah,  ada hikmah dalam membantu sesama, ada keadaan yang menguras emosi, bahkan sempat  merasakaan putus asa. Guru meyakini bahwa  kedisplinan  adalah salah satu  faktor penting dalam menghadapi siswa berkebutuhan khusus (Naser, 2018)

Berdasarkan latar belakang diatas, pengalaman mendampingi siswa berkebutuhan khusus tentunya berbeda beda bagi setiap guru, termasuk perbedaan daerah juga budaya di sekolah tentunya akan berbeda di tempat lain. Untuk itu , ini   menjadi hal yang penting untuk diteliti lebih lanjut guna menambah wawasan kelimuan dan pengembangan penelitian tentang Pengalaman Guru Shadow.

 

METODE

     

      Dalam Penelitian ini , Peneliti mengunakan Metode   Penelitian Kualtiatif dengan pendekatan Fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Karanganyar Kebumen yang   menyelenggarakan pendidikan inklusi dan terdaftar di Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen. Penelitian dilaksanakan  pada Periode Bulan April – Mei 2021

Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang perempuan,  dengan karakteristik, yaitu: Guru Shadow  yg berusia 20 -40 tahun dengan lama mengajar antara 10 bulan dan paling  lama 4 tahun.

Karena Pengaruh  Wabah Pandemi Covid 19 yang masih merebak dan tidak memungkinkan untuk wawancara langsung,

HASIL

 

      Beberapa temuan yang berhasil diungkap dalam penelitian ini, Peneliti  membagi menjadi  5    Tema  dan 13 sub tema sebagi berikut :

1. Persepsi Pada Guru Shadow

a. Perubahan Persepi pada Profesi  Guru Shadow,

b. Memiliki Pandangan Bahwa Menjadi Guru Shadow harus memiliki sifat sabar, ikhlas, telaten dan penuh kasih sayang,

2.   Makna menjadi Guru Shadow

a.   Menjadi Guru Shadow menumbuhkan rasa Syukur,

b.   Merasa Bahagia Ketika siswa memahami apa yang diajarkan

c.   Ingin menjadi sesuatu yang bermakna ,

3.   Pendampingan kepada Siswa ABK

a.   Meyakini bahwa  Refreshing dan memberi Reward mampu meningkatkan semangat siswa,

b.   Meyakini Mengatasi anak Tantrum dengan dibawa ke ruangan yang tenang,

c.   Meyakini Pendampingan satu persatu yang paling efektif dalam Proses Pembelajaran

d.   Meyakini bahwa dengan memberi pemahaman dan bersosialisasi dengan siswa regular akan menumbuhkan rasa empati pada ABK,

e.   Meyakini bahwa Ketegasan sebagai cara efektif dalam menerapkan Kedisiplinan .

f.    Meyakini bahwa kerjasama dengan Orangtua sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa,

4.   Coping Stress

Mengurangi rasa jenuh dengan bersyukur, berpikir positif, me time, dan rekreasi

5.   Harapan

a. Harapan pada ABK

b. Harapan  Pada

DISKUSI

 

Bagaimana Gambaran pengalaman Guru Shadow di SD Muhammadiyah Karanganyar?

Berikut penjelasan  hasil temuan dilapangan yang disusun dalam  5 tema dan 13 sub tema berikut :

 1. Persepsi pada Guru Shadow

 

a.Persepsi terhadap profesi Guru Shadow

Persepsi adalah proses seseorang dalam mengintrepretasi sesuatu terhadap stimulus (Walgito,1990). Persepsi merupakan suatu proses yang  diawali dengan  proses pengindraan, yaitu proses diterimanya stimulus oleh  sesorang  lewat  alat indera. Proses ini bisa disebut dengan Sensoris. Hal ini merupakan pemahaman  seseorang tentang  informasi yang disampaikan oleh orang lain yang sedang saling berkomunikasi maupun bekerja sama. Dalam dunia ini, setiap orang tidak terlepas dari persepsi . Ketika ada persepsi bahwa Guru Shadow tak sehebat Guru kelas, hal ini diawali karena pengindraan seseorang  ketika melihat Guru Shadow harus mengambilkan makan, mengantar anak ke  toilet dll. Beberapa orang menganggap atau mempersepsikan pekerjaan  tersebut merupakan pekerjaan rendah.Demikian penuturan Partisipan (P3) tentang Persepsi  orang yang menyepelakan profesi ini

“Persepsi saya  awalnya sebagai shadow teacher pekerjaan yang di anggap sepele dan tidak di hargai, karena hanya membantu mengambilkan makan, minum dan membantu ketoilet” Reaksi orang tua saya terkejut dan kecewa,  kenapa menjadi shadow teacher bukan menjadi guru kelas. Orang tua saya merasa takut karena saya belum pernah menangani anak abk.(P3)

Philip Kottler memberikan definisi persepsi sebagai proses seorang individu  dalam memilih, mengorganisasikan dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran yang memiliki arti. Persepsi disini tidak hanya tergantung pada hal fisik, tetapi juga berhubungan dengan lingkungan sekitar dan keadaan individu tersebut. Sedangkan dalam proses memperoleh atau menerima informasi tersebut adalah juga berasal dari objek lingkungan. Ketika Para Guru Shadow pertama kali tahu akan menjadi pendamping siswa berkebutuhan khusus, banyak persepsi yang muncul dari mereka.Ada yang tertarik karena ingin mencari pengalaman ada juga yang sedih, karena pandangan  orangtuanya yang  khawatir dan tidak setuju karena melihat beban yang berat menghadapi siswa berkebutuhan khusus,  karena  secara umum, siswa berkebutuhan khusus belum bisa mandiri sepenuhnya. Setelah beberapa bulan menjadi Guru Shadow, ternyata persepsi mereka mulai berubah.

“Perubahan yang dialami  setelah mengenal  ABK jauh lebih menikmati jika sudah terbiasa membersamai anak-anak ABK dan meningkatnya rasa syukur atas nikmat Allah yang sudah diberikan, apalagi mendampingi anak ABK adalah suatu pekerjaan yg mulia”(P3)

 

b. Meyakini menjadi Guru Shadow harus memiliki sifat sabar, ikhlas, telatan dan penuh kasih sayang

Dari Wawancara yang berhasil dianalisa oleh Peneliti, tentang pandangan Guru Shadow ideal, Guru  Guru memiliki standar khusus menjadi Guru Shadow. Maka menurut pandangan mereka, menjadi Guru Shadow harus memiliki sifat sabar, telaten, ikhlas dan penuh kasih sayang. Kasih sayang berbeda dengan kasihan. Kasih sayang tumbuh dari empati. Sebagaimana disampaikan oleh Guru Shadow berikut

“Pastinya untuk jadi shadow pendidikannya harus sesuai atau setidaknya pernah mendapat materi dan belajar tentang disabilitas, kedua harus memiliki niat yang kuat, hati yang teguh, dan rasa sayang terhadap disabilitas . “ (P1)

 

“menurut saya rasa sayang beda dengan rasa kasihan jadi jangan didasari oleh kasihan tapi rasa sayang ) . jangan membedak-bedakan dengan orang yang tidak berkebutuhan khusus,  mereka sama hanya cara belajarnya beda. Jangan mengharap balasan  Materi  jadi harus ikhlas” (P2)

 

2. Makna Menjadi Guru Shadow

a. Menjadi Guru Shadow menambah rasa syukur

Setelah beberapa waktu berinteraksi dengan siswa berkebutuhan khusus rasa tertarik Guru  Shadow semakin menguat, dan semakin tumbuh rasa memiliki, dan sayang kepada siswa. Beratnya  hal yang dialami Guru Shadow bukan mengurangi semangat mereka, tapi justru meningkatkan kegigihan para Guru bagaimana agar bisa mendampingi siswa dalam pembelajaran sehingga sisa tersebut bisa memahami apa yang diajarkan.Guru Semakin  lama berinteraksi dengan siswa dalam proses pendampingan, Guru semakin memahami betapa berat tanggung jawab menghadapi anak  anak hebat .Pengalaman membersamai siswa berkebutuhan khusus baik suka dan duka membuat para Guru semakin bersyukur. Pengalaman tidak menyenangkan Ketika anak tantrum , dipukul, ditendang bahkan disobek kerudungnya, hal tersebut  tidak membuat guru marah atau  berputus asa. Semua itu diterima  Guru Shadow  karena semata mata  memahami kekurangan yang dimiliki siswa.Dari rangkaian pengalaman mendampingi siswa justru membuat Guru semakin bersyukur.

Demikian Penuturan Partisipan P2

“….lebih bersyukur ternyata ujian yang Allah berikan kepada kita ini belum ada apa-apanya.  bahwa ternyata bekerja didunia Disabilitas butuh kesabaran, kesadaran dan keikhlasan. Pastinya jadi lebih respect terhadap orang – orang dengan disabilitas maupun dengan keluarganya”(P1)

 

 

b.    Merasa bahagia ketika siswa memahami apa yang diajarkan

Menurut Seligman (2005), kebahagiaan bersifat subjektif, oleh karena itu pemaknaannya oleh setiap orang mungkin saja berbeda-beda. Kebahagiaan tidak terjadi begitu saja, namun merupakan akibat sampingan dari keberhasilan inidividu dalam memenuhi keinginannya untuk hidup bermakna (will to meaning). Artinya, makna hidup adalah gerbang menuju kebahagiaan. Mereka yang berhasil mencapainya akan mengalami hidup yang bermakna dan dirinya akan memperoleh kebahagiaan. Sebaliknya mereka yang tidak berhasil memenuhi motivasi ini akan mengalami kekecewaan, kehampaan hidup, merasakan hidup yang tidak bermakna, dan akhirnya tidak bahagia (Bastaman (2008).

Makna hidup terdapat dalam kehidupan itu sendiri, dalam setiap keadaan yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, dalam kebahagiaan dan penderitaan. Ungkapan seperti “makna dalam derita” (meaning in sufferring) dan “hikmah di balik musibah” (blessing in disguise) menunjukkan bahwa dalam penderitaan sekalipun, makna hidup tetap dapat ditemukan. Dari 4 Partisipan yang menceritakan pengalaman nya diantara yang menyenangkan adalah Ketika siswa bisa memahami apa yang di ajarkan oleh Gurunya, seperti diutarakan Partisipan (P4) yang menceritakan sangat Bahagia Ketika sang Siswa yang didampingi bisa mewarnai dan mendapat juara,  bisa mengucapkan angka 1 sampai 10 dengan lancar, ketika anak bisa membaca huruf  yang sebelumnya tidak pernah disangka sang guru, dan akhirnya bisa dibaca oleh anak autis, hal tersebut menimbulkan perasaan Bahagia luar biasa, pengalaman dan perasaan   yang tidak bisa ditukar denga materi.

Demikian wawancara peneliti dengan partisipan (P3)

“…Dan pengalaman menyenangkan itu saat reihan bisa berhitung 1-10 disitu saya merasa sangaaangat senang….”

c.     Ingin menjadi sesuatu yang bermakna

Dalam Terapi Logos, Vicktor Frankl (201&) menulis, Jika Hidup benar benar memiliki makna, maka harus ada makna dalam penderitaan. Karena penderitaan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus, ada suka dan duka yang dialami para Guru Shadow.  Kejenuhan karena rutinitas, badan yang kurang sehat, waktu yang padat, pukulan anak anak berkebutuhan khusus ketika mengalami tantrum adalah Sebagian kecil dari  pengalaman yang dialami para Guru. Semua pengalaman tersebut, baik suka maupun duka,  tak dirasakan  oleh para Guru Shadow sebagai suatu beban, Motivasi Para Guru tersebut adalah ingin berhasil mendidik siswanya menjadi anak yang sholeh dan berguna. Bahwa menjadi Guru Shadow adalah bukan hanya sekedar materi tapi tentang bekal kita di akherat nanti. Para Guru ingin menjadi sesauatu yang bermakna, bisa  menyenangkan dalam kehidupan anak dan suatu hari mereka  para siswa tersebut akan mendoakan para gurunya.

Dalam Teori Frankl dijelaskan bahwa dorongan utama kita dalam hidup bukanlah kesenangan, tapi bagaimana kita menemukan  bahwa ternyata pribadi kita memiliki makna bagi orang lain.Demikian wawancara dengan Partisipan bahwa menjadi Guru Shadow adalah ingin menjadi sesuatu yang bermakna (bermanfaat)

“…dapat membantu memberikan semangat kepada mereka ,dan juga membekali keterampilan sebagai bekal mereka dikemudian hari.(P4)

 

“Rasa syukur terhadap Tuhan karena telah memberikan kesempatan untuk belajar tentang hal yang belum pernah aku pelajari sbeelumnya dan kedepannnya mungkin ilmu ini bisa bermanffat untuk orang banyak terutama bagi orang-orang…”(P2)

 

 

3. Pendampingan pada anak ABK

 

a.     Meyakini bahwa kerjasama dengan Orangtua sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa

Orangtua memiliki peran terbesar dalam mendukung keberhasilan Pendidikan inklusi. Ketika penerapan aturan disekolah dan di rumah berjalan seiring sejalan, dapat dipastikan pengajaran akan optimal. Namun terkadang hal itu sulit dilakukan. Demikian hasil Analisa peneliti ketika mewawancarai Para Guru Shadow, yang sudah berusaha semaksimal mungkin memberi kedispilinan, tapi ketika dirumah aturan tersebut dilanggar. Hal tersebut karena Orangtua memiliki rasa iba terhadap anaknya, sehingga terkadang aturan yang sudah berjalan di sekolah tidak diterapkan dirumah. Misalnya tentang Kedisplinan pada makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh anak dengan syndrome autism , seperti makan makanan yang mengandung gandum, atau coklat. Ketika di sekolah sudah dilarang, ternyata di rumah orangtua memberikan makanan tersebut karena kasihan.

Berikut penuturan Partisipan tentang pentingnya kerjasama dengan orangtua dalam penegakan aturan. (P1) dan (P4)

“….ketika rutinitas di sekolah tidak sejalan dg penerapan di rumah. planning terkadang mjd lebih sulit utk dilaksanakan.. (P1)

 

” kurang kerjasamanya orang tua,ketika yg diterapkan di sekolah dan di rumah berbeda ,dan ketika alat peraga untuk pembelajaran rusak. (P4)

 

b. Meyakini bahwa Media gambar,  Alat Peraga  dan memberi Reward mampu Memotivasi semangat siswa

Hasil penelitian  terdahulu tentang strategi guru dalam memotivasi diri anak berkebutuhan khusus di SD Negri 5 Banda Aceh, Guru melakukan komunikasi menggunakan media gambar dan alat peraga untuk menarik minat dan motivasi anak dalam berkomunikasi secara interpersonal. Bahasa verbal dan nonverbal digunakan, misalnya   raut muka ekspresif, suara lantang, artikulasi jelas, gaya tubuh dan bahasa tubuh disertai dengan sentuhan, belaian, dan  tatapan mata. Demikian juga  Guru Guru Shadow di SD Muhammadiyah Karanganyar juga memiliki strategi yang kurang lebih sama seperti diatas, yaitu menggunakan strategi intepersonal, juga menggunakan media gambar dan alat peraga untuk menarik minat anak, beberapa guru  mengajak siswa  keluar ruangan agar anak tidak bosan. Berikut penuturan Guru Shadow dalam  menyemangati siswa

“…. Anak diajak keluar kelas/ melihat video pembelajaran melalui gawai agar menyenangkan” (p1)

 

c.     Meyakini Mengatasi anak Tantrum dengan dibawa ke ruangan yang tenang.

Bagi siswa dengan syndrome Autisme, Tantrum adalah hal yang wajar dialami oleh siswa. Guru Shadow di SD Muhammadiyah Karanganyar  menerapkan komunikasi persuasive dalam menghadapi siswa ketika anak sedang mengalami  Tantrum. Dalam menerapkan komunikasi persuasive,   Guru sepakat menerapkannya pada saat kondisi anak stabil yaitu Ketika anak dalam kondisi bisa dibujuk. Interaksi guru dengan anak  berjalan baik. Ketika guru mengerti dengan kondisi anak , anakpun merasa nyaman, disamping itu, guru juga selalu mengapresiasi pada setiap kemajuan yang ditunjukkan oleh anak anak tersebut. Penelitian (Alamsyah Taher,  2019 ) menunjukan bahwa,  dalam membentuk kedisiplinan pada anak gangguan autistic perlu  melibatkan komunikasi persuasif. Komunikasi persuasif perlu diterapkan karena melihat  kondisi emosi anak yang kadang tidak stabil. Jika  komunikasi  tidak tepat maka hal tersebut  dapat memicu tantrum (mengamuk) pada anak. Hal tersebut sering  terjadi  pada setiap anak berkebutuhan khusus dengan sindrom Autis khususnya.

Berikut penuturan Guru Shadow dalam menangani anak yang sedang Tantrum

“Cara menghadapinya dengan dibawa ke ruangan yang tenang , kemudian tunggu selesai tantrum, diberi minum dan diberi reward yang dia suka , misalnya kertas untuk menulis bebas atau mewarnai”(P2)

 

d.    Meyakini Pendampingan satu persatu yang paling efektif dalam Proses Pembelajaran 

Cara pendampingan Guru terhadap siswa berkebutuhan khusus  dalam proses pembelajaran  adalah menolong  atau membantu mengkomunikasikan pesan Guru Kelas yang sulit diterima kepada siswa.Seperti yang pernah disampaikan salah satu pengalaman orangtua dari siswa berkebutuhan khusus bahwa  Penggunaan petunjuk adalah teknik utama yang digunakan oleh guru shadow untuk membuat siswa mempelajari keterampilan apa pun.

       Di SD Muhammadiyah Karanganyar, satu siswa  ABK didampingi satu Shadow, dimana , Shadow membantu menterjemahkan keterangan Guru regular dan mengkomunikasikannya kepada siswa. Dengan pendampingan satu guru satu siswa, Guru lebih fokus dan anak bisa lebih mudah menerima pelajaran, seperti diterangkan Partisipan berikut :

 

…anak duduk dikursinya dengan tertib dan belajar menirukan seperti membaca , menulis dan berhitung….”(P2)

 

e.     Meyakini bahwa dengan memberi pemahaman dan bersosialisasi dengan siswa regular akan menumbuhkan rasa empati pada ABK

Dalam proses mendampingi siswa berkebutuhana khusus, Guru Shadow selalu mendampingi tidak hanya ketika berada di dalam kelas. Ketika di luar kelaspun, Guru Shadow ikut mendampingi siswa ABK. Ketika bersosilaisasi dengan siswa regular terutama di luar kelas,  interaksi antar siswa regular dan siswa berkebutuhan khusus menjadi lebih intens. Dengan membaur bersama siswa lain, serta memberi pemahaman pada siswa regular, memberi dampak yang baik pada siswa regular, yaitu tumbuhnya empati siswa regular  kepada anak anak berkubutuhan khusus. Hal ini sangat baik bagi pembentukan Pendidikan karakter bagi siswa regular  maupun non regular. Berikut diceritakan bagaimana Guru memberi pengertian pada siswa regular

“….dengan memberikan kesempatan untuk berbaur dengan teman-teman lainnya yang non ABK, untuk menanamkan teman-temannya juga rasa saling menghargai ,menolong dan menghormati sesama teman,tentunya dengan mengawasi interaksi terhadap sesama temannya dan menasehati ketika melakukan kesalahan…” (P4)

f.     Meyakini bahwa Ketegasan sebagai cara efektif dalam menerapkan kedisplinan

Sikap tegas dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus diwujudkan dengan menerapkan kedisplinan. Menurut (Hurlock, 20011),  sikap  disiplin yang baik adalah  selalu konsisten. Apa yang benar hari ini, besok juga benar dan lusa pun juga benar. Perbuatan yang salah harus mendapat hukuman yang sama bila perbuatan itu setiap kali diulang, dan perbuatan yang benar juga harus mendapat ganjaran yang sama . Penerapan aturan di sekolah harus sama dengan aturan ketika berada di rumah.

Pengalaman Guru dalam menerapkan kedisplinan pada siswanya digambarkan dalam petikan wawancara berikut :

“Bersikap tegas ada ketika anak-anak sudah tidak mendengarkan perkataan shadownya. Contohnya: ketika anak tidak mau belajar dan maunya hanya bermain terus…”(P3)

“….Pastinya tegas karena kebetulan anak yang saya bimbing itu syindrom Autisme jadi ketegasan sangat diperlukan…”(P2)

 

 

4. Coping Stress  Guru Shadow

Coping stress adalah suatu Prilaku kognitif dan usaha  yang dilakukan untuk menguasai, mentolerir, serta mengurangi tuntutan yang sedang dihadapi  individu (Lazarus & Folkman, 1984).Dalam Setiap profesi pasti ada tuntutan. Dan terkadang tuntutan menimbulkan tekanan atau stress yang kadarnya bebeda. Dari wawancara dengan beberapa Guru, secara umum kondisi tekanan pekerjaan masih dalam kategori sedang. Coping setress sebagai saran mengurangi tekakan atau kejenuhan dalam pekerjaan dilakukan dengan beberapa cara.  Diantaranya adalah dengan berpikir positif, seperti diungkapkan partispipan berikut

“Pernah mengalami jenuh akan tetapi dengan  berpikir positif dan bersyukur rasa jenuh itu akan hilang,mengingat juga bahwa ABK sangat membutuhkan dukungan dari kita” (P4)

Dalam ajaran Islam, memiliki Pikiran Positif  disebut dengan Husnudzan Huznudzon atau berpikir Positif, adalah sebuah ibadah yang sangat baik, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi sebagai berikut :”Sebagaimana sabda Rasulullah saw, bahwa, “Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah.” (HR Abu Daud) Sementara sikap syukur yang  menjadi strategi Coping yang cukup efektif.  Dalam Kitab al-Ghunyah Syeikh al-Jilani membagi syukur menjadi tiga; “Syukur dengan lisan, yaitu mengakui adanya nikmat Allah dan merasa tenang. Syukur dengan badan dan anggota badan, yaitu dengan cara melaksanakan dan pengabdian kepada-Nya. Serta Syukur dengan hati, yaitu ketenangan diri atas keputusan Allah dengan senantiasa menjaga hak Allah yang wajib dikerjakan. Rasa jenuh adalah hal wajar yang dialami siapapun termasuk Guru Shadow. Ada  juga yang menghilangkan rasa jenuh dengan me time, rekreasi dengan oangtua, sehingga ketika bekerja, sudah segar kondisi psikologis Guru kembali. Berikut partisipan yang melakukan coping stress dengan melakukan me time, rekreasi, hingga menonton film.

“Pernah, jenuh pasti ,, karena setiap hari dari senin-sabtu rutinitasnya begitu terus. Cara mengahadpinya saya biasanya Naik gunung offroad sama bapak kehutan, dan nonton film. Jadi ada jeda dihari minggu untuk metime.(P2)

 

5. Harapan

a.     Harapan Pada Anak ABK

Edwards (dalam Lopez, 2009) berpendapat bahwa harapan adalah Suatu mental yang positif yang akan meningkatkan kemampuan seorang individu untuk mencapai tujuan di masa depan. Guru Shadow memiliki motivasi besar dalam mendidik dan mendampingi siswa ABK karena mereka memiliki harapan dimasa depan.

Berikut paparan dari 2 partisipan tentang harapan mereka :

“Cita-cita saya ingin menunjukan bakat yang di miliki anak-anak hebat bisa di lihat oleh semua orang. Contohnya bakat melukis, bakat murojaah.”(P3)

“ semoga pekerjaan ini bukan sekedar ttg materi. tapi mjd shadow adl ttg tabungan di akhirat, bgmn mendampingi anak' luar biasa titipan Allah dg sabar, telaten dan penuh kasih sayang 😊(P1)

Ketika  menghadapi  sebuah problem  dalam pekerjaan seberat apapun itu,   seseorang  yang memiliki   harapan  tinggi  cenderung  akan dapat memecahkan  masalah  yang  tampak  besar  menjadi masalah-masalah ringan. Bahkan masalah materi tidak menjadi ganjalan meski dengan beban kerja yang berat, karena tumbuhnya nilai nilai spiritula yaitu niat ikhlas dari sang Guu. Hal ini Sepeti diungkapan kan partisipan1 berikut

“semoga pekerjaan ini bukan sekedar tentang  materi. tapi menjadi shadow adalah tentang tabungan di akhirat, bagaimana  mendampingi anak' luar biasa titipan Allah dengan sabar, telaten dan penuh kasih sayang “(emoticon senyum)(P1)

.

b.    Harapan Pada Pemerintah

Semua warga negara berhak mendapat pendidikan yang layak termasuk Siswa berkebutuhan Khusus. Meski Pemerintah sudah berupaya memberi perhatian pada dunia disabilitas, namun menurut para Guru, perhatian Pemerintah  masih harus terus ditingkatkan. Apalagi bagi siswa yang berasal dari kalangan ekonomi menengah kebawah. Sekolah Sekolah inklusi yang ada di Indonesia mestinya harus mendapat perhatian lebih, karena beban kerja mereka lebih berat. Hali ini juga dirasakan para Guru Shadow di SD Muhammadiyah Karanganyar. Demikian harapan dari Guru Shadow kepada Pemerintah.

“…cita-cita semoga pemerintah lebih perduli terhadap para disabilitas dan guru-guru yang bekerja di dunia Inklusif” (P2)

KESIMPULAN

 

Dari penelitian tentang Pengalaman Guru Shadow di SD Muhammadiyah Karanganyar dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus, ternyata banyak pengalaman menarik yang bisa digali dari para Guru tersebut, mulai dari  penyesuaian diri, persepsi awal yang kurang baik terhadap profesi Guru shadow, hingga akhirnya bisa merasakan kenyamanan dan sampai tahap bisa  bersyukur menjadi Guru Shadow. Beratnya beban menjadi guru Shadow dimana harus mendidik dan mendampingi para siswa yang berkebutuhan khusus yang banyak juga dari kalangan ekonomi bawah, hendaknya  menjadi perhatian pemerintah agar lebih menunjukan keberpihakanya pada anak anak berkebutuhan khusus, para guru, dan  institusi yang menaunginya.

Temuan lain dalam penelitian ini adalah, dalam sekolah ini, Guru selalu menyebut siswa siswa mereka dengan panggilan “Anak hebat”. Hal ini menjadikan anak anak lebih dihargai dan meningkatkan rasa  percaya diri mereka.

 

DAFTAR PUSTAKA

     

Ahmad Naser, 2018, “The Experience of Shadow teachers in helping children with special needs in Telogo Patut elementary School” , Jurnal Ilmu Keperawatan.

Bimo Walgito, 1990, Pengantar Psikologi Umum, Yogyakarta, Andi Offset

Berry, R. A. W. (2006). “Inclusion, Power, and Community: Teachers and Student Interpret The Language of Community in an inclusion classroom”. American Educational Research Journal, 43, 3, 489-529.

Boeree, C. G. (2010). “Personality theories”, Jogjakarta: Prismasophie

Chairi, A. (2009). Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif. Discussion Paper Dimyati, J. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan & Aplikasinya pada Pendidikan

Elisa, Syafrida. 2013. Sikap Guru Terhadap Pendidikan Inklusi Ditinjau Dari Faktor Pembentuk Sikap . Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan Vol. 2, No. 01, Februari

Hurlock, (2012), “Psikologi perkembangan :, hal  166, Penerbit Airlangga

Isra Yauminnisa, (2019) Tehnik Komunikasi Persuasif Guru dalam membenttuk Kedisplinan pada anak gangguan Autistik di SLB YPAC Banda Aceh

Vicktor Frankl, (2019) “ Mans Search for Meaning”, , Naura Inspirasi

Ibrahim Mahmoud, (2020) “ The Role of Shadow Teacher in Improving Autistic Students Ability in Learning”

Alamsyah Taher, 2019 , Teknik Komunikasi Persuasif Guru Dalam Membentuk Kedisiplinan Pada Anak Gangguan Autistik di SLB YPAC Banda Aceh

Kristanto, V. H. (2018). Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya Tulis

   Ilmiah   (KTI) Yogyakarta: CV Budi Utama.

Kustawan, Dedy, 2012, Pendidikan Inklusif & Upaya Implementasinya, Jakarta. Manzilati, A. (2017).

McClelland, D.C. 1987. “Human Motivation” New York : Cambridge University. Press.

Metode Pengumpulan Dataa Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia .

Muhadjir, N. (2006). Metode Penelitian. Cetakan kedua, Alfabeta, Bandung.

Muhibbin, 2020, “Model grit pada Guru Shadow (studi Fenomenologi mengenai Grit pada Guru Shadow di Sekolah Inklusi)”, Prosiding Seminar Nasional Millenial 5.0 Fakultas Psikologi UMBY

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books.

Philip Kotler dan Gary Amstrong, 2001, Dasar-Dasar Pemasaran Jilid 1, (Jakarta: Prehalindo)

Rahardjo, M. (2011, Juni 10). Materi Kuliah Metodologi Penelitian PPs. UIN Maliki Malang.

Rahayu, T. (2017). Burnout dan coping stress pada guru pendamping (shadow teacher) anak berkebutuhan khusus yang sedang mengerjakan skripsi. Psikoborneo, 5(2), 290-300

Seligmen, 2002, “ Authentic Happines”, Mizan Bandung

Semiawan, C. R. (2010). Metodei Penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik dan

Situmorang, S. H. (2010). Analisis Data untuk Riset Menejemen dan Bisnis. Medan: USU Press.

Stainback dalam buku Sunardi (Sunardi, 2003:144-153)

Subadi, T. (2006). Penelitian Kualitatif. Surakarta: University Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung:

Supartini, Y. (2004). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta

Sutabri, T. (2012). Analisis Sistem Informasi. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial

 Stainback, W. dan Stainback, S. (1990). Support Networks for Inclusive Schooling:   

 Independent Integrated Education. Baltimore: Brookes Publishing 

  Sunardi. (1995). Kecenderungan Dalam Pendidikan Luar Biasa. Jakarta: Dikti.

      Depdikbud

Qiftiyah, 2021, Shadow Teacher for special needs student : Case study class VI Taman Muda Ibu Pawiyatan Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Dasar, UPI, Cibiru

 

 

19 Desember, 2022

DOA HARI IBU 22 DEEMBER 2022 DI PENDOPO KABUPATEN KEBUMEN

 

DOA PERINGATAN HARI IBU KE-94 TAHUN 2022

Bismillahirrahmannirrahim
Alhamdulillahirobbil‘Aalamiin
Allahumma Sholli ‘ala Muhammad wa’alaa Aalihii washahbihi Ajma’iin

Ya Allah Ya Tuhan Kami

Rasa syukur kami kepada-Mu Ya Allah, tak putus asa kami mengadu dan meminta, rahmat ampun-Mu senantiasa kami harap dan kami damba, dengan ridho-Mu semoga negara dan bangsa Indonesia tetap aman , damai dan sentausa.

Ya Allah Ya Rahman Yang Maha Pengasih

Pada hari ini kami berkumpul di sini dalam rangka  Kegiatan Expo untuk memeringati Hari Ibu yang ke-94 Tahun 2022. Semoga  Engkau me ridhoi sehingga acara ini  dapat memberi manfaat bagi masyarakat demi terwujudnya negara Indonesia yang maju, kuat dan damai.

Ya Allah Yaa Qowi Yang Maha Kuat

Kami menyadari masih banyak persoalan yang dihadapi oleh bangsa kami terkait perempuan dan anak. Masih tingginya kasus  kekerasan pelecehan terhadap perempuan dan anak, masih maraknya perdagangan manusia, dan masih adanya kesenjangan akses bagi perempuan .

Oleh karenanya Ya Allah, berikanlah kami kekuatan untuk dapat meningkatkan peran dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya kesejahteraan perempuan dan anak di negeri kami tercinta ini.

Ya Allah Yaa Jaami’ Yang Maha Menyatukan

Satukanlah hati kami, padukanlah langkah kami, ikatlah kami dalam kasih sayang- Mu. Berikanlah  petunjuk dan kemampuan kepada  para Perempuan dan Ibu di Indonesia untuk dapat berperan dalam mendidik generasi bangsa  dalam keluarga dan masyarakat yang pada akhirnya dapat meneguhkan nilai nilai  akhlaq yang mulia sehingga  mewujudkan negeri yang penuh keberkaahan.

Ya Allah Ya Ghofuur Yang Maha Pengampun

Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan orang tua kami, dosa  saudara saudara kami, dan kesalahan pemimpin kami baik mereka yang masih hidup maupun yangtelah  mendahului kami

Rabbijalhadza baladan aminan wajnubna wa baniyya annal budal asnam

Allahummagfrli waliwalidayya wa lil mukminina yauma yaqumul hisab

Allhumagfri lilmukminna wal mukminat, wal muslimina wal muslimat al ahya u minhum wal amwat

Robbana hablana min azwajina wa dhurriyatina qurrata ayun wajalna li muttaqina imma

Robbana atina fidunya hasanah wa fil akhirati hasanah  waqina adzabannar

07 Desember, 2022

REFLEKSI DIRI ; Apa Tujuan Hidup Kita?

 Pagi ini membaca sebuah utas pendek di Twitter tentang tujuan Penciptaan

"And I did not create the jinn and mankind except to worship Me"(51:56)

Tidaklah aku ciptaka Jin dan manusia kecuali untuk mengabdi padaku.

Adi Hidayat menerjemahkan nya. Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar seluruh aktifitas hidupnya untu k tujuan Ibadah.

Apapaun pekerjaan kita guru, dokter, istri, suami, anak, ortu presiden, tukang sapu, tukang cuci, tukang becaok, ojok, luruskan aktifitas kita untu beribadah.

ketika waktu sholat jangan sampe kita lupa hanya karena mengejar dunia.

05 November, 2022

Telapak Kaki Sakit

 Akhirnya setelah memendam lebih dari tiga bulan aku akhirnya pergi juga ke rumah salit pku muhammadiyah sruweng untuk fisio terapi telapak kaki.

Brbagai ikhtiar, merendam kaki, dikasih molakrim, kayu putih , cek asam urat, cek gula darah...yg belum kolestrol...😀

Belum membuat sakit kakiku mereda.

Gejalanya kalo bangun telapak kaki rasanya sakit...buatvjalan sakit...tapi kalo aktivitas jado terlupa sakitnya.

Intinya sore ini ditemani anakku jasmina aku ke rumah sakit, maj fisioterapi, sama perawat dianjurkan ketemu dokter andi rekam medik dulu.oke deh...akhirnya konsul dokter...suruh ngurangi gorengan huks ..

Banyak peregangan..dan fisioterapi...serta dikasih resep berikut:


Gabapentin Novel dan Mecobalamin Novel....

Bismillahirrahmanirrahim Rabbi inni matsaniya adurru wa anta arhamu arrahimiin..

Semoga telapak kakiku bernagsur membaik








30 September, 2022

Serba Serbi S2

 Alhamdulillah selesai juga ujian tesis ku

Rasaya plong...semoga ilmu ini bisa menjadi sarana dakwah agar orang lebih semakin sehat mentalnya dan lebih dekat pada Allah juga pada semua makhluqNya.

Eit..masih ada PR yang harus kukerjakan dalam beberapa hari ini

Unggah Mandiri tesis dan Naskah Publikasi sebagai syarat wisuda.

Gampang gampang susah sih...perlu ketekunan dan kesabaran..hiks

Apalagi bagi aku yang generasi X yang rada rada gaptek.

Bolak balik revisi udah 3 x belum diaprove juga hiks...

Harus kompras konpres sampe bingung naruh datanya di laptop..saking banhaknya yg harus di edit..

Alhamdulillah di sela2 proses unggah mandiri  jadi kenal sama beberapa aplikasi editor PDF...ada Nitro...dan ada Sejda.com yang cukup membantu..

Malam ini masih belum kelar juga tugasku

Semoga ada kabar baik .. Ya Rabb..hiks


Ya Allah beri aku ketangguhan dan kesabaran...semoga urusan unggah mandiri bisa segera selesai...aamiin ya Rabbi

Rabbi yassir wala tuassir


30 September 2022

22 September, 2022

Sakit sebagai penggugur dosa

 Tidaklah menimpa seorang Muslim suatu bencana berupa penyakit dan yang lainnya melainkan dengan Allah akan menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya." (HR Al. Bukhari)

Hadist diatas cukup populer, dan ini membuat hati orang orang yang sakit menjadi tenang.

September ini Allah sedang menggugurkan dosa dosaku, semoga Aamin

Sakit telapak kaki, lutut, sembelit, kembung, cantengan  hadir ramai ramai menghinggapi tubuhku.

Ya, penyakit ringan tapi cukup bikin aktivitas menjadi kurang maksimal.

Sakit telapak kaki lebih dari 3 pekan, setelah dideteksi sepertinya asam urat..Aku konsul dr Tika  dan diberi obat vitamin B dan pengurang asam urat. 

Makanan favorit aku adalah sambal. Entah kenapa setelah makan sambal tomat, sembelit menyerang.


Mulailah aku mengkonsumsi makanan favorot suami, pepaya. Akhirnya aku jatuh cinta juga pada pepaya.

Pepaya bukan membuat pecernaan lancar, tapi menjadikan makanan ketika divuang menjadi kotoran tidak keras, tapi lembek, sehingga tidak perlu mengejan dengan berat. Nah yang menyebabkan ambein atau wasir adalah proses mengejan yang terlalu keras.

Penting lagi makan makanan berserat dan banyak minum air putih dan olahraga. nah ketiganya ini masih sulit dilakukan.

Dan jangan lupa selalu berdoa mohon kesehatan pada Allah swt setiap pagi dan petang...



اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، اَللّٰھُمَّ اِنِّیْ اَعُوْذُبِکَ مِنَ الْکُفْرِ وَالْفَقْرِ ، اَللّٰھُمَّ اِنِّی اَعُوْذُ بِکَ مِنَ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا اِلَہَ اِلَّا اَنْتَ



Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan yang tidak aku inginkan), Ya Allah selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan), Ya Allah selamatkan penglihatanku. Tiada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali engkau ya Allah. Sesungguhnya aku berlindung kepadaMU dari kekufuran dan kekafiran, Aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur (tiada Ilah yang berhak diibadahi) kecuali Engkau. (HR. Abu Dawud)


08 September, 2022

Al Baqiyatu Asholihat

 Malam ini malam jumat.

Nabi menganjurkan untuk membaca al kahfi setiap malam atau hati jumat.

Kata Nabi siapa yang membaca Surat al kahfi akan diberi cahaya dari jumat ini ke jumat berikutnya. Cahaya artinya petunjuk.Kita akan dibimbing Allah dalam melangkah dalam semua hal. Betapa beruntungnya orang yang selalu dalam petunjuk Allah swt..


Oya dalam surat al kahfi ada petikan ayat seperti judul diatas.

Al baqiyatushalihat...apa itu?

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib menyampaikan  makan Al Baqiyatushalihat adalah ucapan 

Subhanallah, Alhamdulillah, La ila ha illalah, Allahu akbar, 

Sepintas mudah mengucapkan 4 dzikir agung tersebut.

Al Baqiyatusalihat ( perbuatan baik yang kekal) adallah hal yang berat. Jika hanya mengucap, mungkin ringan. Tapi hal ringan saja banyak yg tau melakukan.

Subhannallah ; Maha Suci Allah

Alhamdulillah: segala pujian untuk Allah

La ila ha illalah : Tiada Tuhan selain Allah

Allahu akbar : Allah maha besar


Bagaimana mengimplementasikan 4 dzikir dalam kehidupan kita,  bida kita senantiasa mensucikan Nya, menjauhi syirik baik kecil maupun besar, bisa kita selalu bersyukur dalam.keadaan apapun, bisakah kita hanya percaya dan yakin hanya pada Allah semata, bisakah kita membesark nama Nya dan berjuang di jalan Nya..


Semoga..


8 September 2022

Malam Jumat

Keluarga Besar H. Muflih , Jabres ,Sruweng, Kebumen









 Kegiatan Pengajian Perdana Keluarga H Muflih yang tinggal di Kebumen alhamdulillah bisa dilaksanakan pada 2 September 2022, di Mushola Mas Sokka.

H Muflih memiliki istri bernama Sudariyah, yang berasal dari daerah Kedewusan Kebumen. Dari pasangan tersebut lahirlah 14 anak, namun 2 wafat ketika masih bayi. Berikut 12 anak Haji Muflih dan Ibu Sudariyah beserta anak , cucu, cicit dll.


DAFTAR NAMA ANAK CUCU CICIT H. MUFLICH


1. *Keluarga H.FADOLI*

Ortu

- H.Fadoli

-Hj.Masringatun


~>ANAK&MENANTU

1. Arifah Rini Ratnaningsih & Asman Hamid


2.Eti Zuhana & Muhammad Islam Santosa


3.Hani Fadilah & Rikamto


4.Nur Faizah & Eko Srigunawan S


5.Erli Widiawati&Zaini Mustofa


6. Didin Muslichudin & Cahya Wulandari


7.Agung Kurniawan&Khusnul Khotimah



~>NAMA CUCU

1. Dhiyaa Ananda Khoirunnisaa


2.-Annisa Azzahra Santifera & Bardan Salam Ahmad

-Muhammad Naufal Halim

-Muhammad Mahdi Nazhmi


3-.Dinda Ayu Islami

   - Hilda Alhaque Islami


4.-Muhammad Arifal Al Mayzar

-Nabilah Nisy-yah Latifah

-Yukrim Bilnadzari


5.-Elza Naomi Alifah Zain

   - Aqilah Qaisharah Zain


6. - Muhammad Akhtar Hannandya

- Muhammad Fabhian Hannandya

- Muhammad Dhafin Hannandya


7.-Marsha Nadhifa Putri

  - M.Fadlan Kurniawan

   -M.Haikal Kurniawan

---------------

2. *Keluarga H. Masfuri* (almarhum)

*Ortu    :*

H. Masfuri (Almarhum)

Hj. Siti Muktijatun (Almarhuma)


*Anak  & Menantu   :*

- Nasiruddin Mahmud - Amalia Basithotul Baroroh

- Affan Ahmad - Nur Dhuhuriah

- Alfian Derajat

- Dian Kusumawati - Gunadi Hartadi (almarhum)


*Cucu :*

- Raffi Rasendria Salim

- Muhammad Dymas Aushaf Aqil Afriawan

- Muhammad Daffa Alfarizi

- Rara Maulida Hanun

---------------------

Keluarga ASYROF DALAIL

Orang Tua:

Asyrof Dalail (Alm)

Haryatun       (Alm)


Anak & Menantu

# Aris Munandar (Alm)

   Uswatun Wahidah

# Khusnul Fajri

    Listiyani

# Muflikhudin Akhmad

    Sri Hartati

# Wahyu Aji Bawono

    Pujiyani

# Rohmad (Alm)

    Fatikhatul Faidah


Cucu :

Intania Nur Khotibah (Alm), M. Zamna Rofik , Hasna Okta Asyrofi, Nasekha Anggita Asyrofi, Nabila Anggita Asyrofi, Salwa Nurhaliza Bawono, Lintang Setiyani Bawono, Rovania Agustina Bawono, Muhammad Nazriel Azra Asyrofa, Muhammad Syafriel Rakha Asyrofa

-------

3. *Keluarga H. M. Moefti*

*Ortu    :*

H. M Moefti

Almh Erna Surtiningsih

Uswatul Kholifah


*Anak  & Menantu   :*

Azizah Dayaningsih

Yudil Hari Murty  - Melina Pratiwi

Farah Endah Hapsari  - Sujarwo

Prita Sari Dewi  - alm Irfan Anriza

Almh Ken Pramesthy Rahma Hani

Ratna Suminar


*Cucu :*

Ganesha Unggul Pinasti

Kinanti Larasati

Kanaya Humaira Az Zahra

Allena Fauzia Mehnaz

Muhammad Hasbi Natsir

-----------

4. *Keluarga H Mas'udi* (almarhum)

Ortu:

H Mas'udi

Hj Khayatun 


Anak-Menantu

1. Barli Halim-Elin Elsiana

2. Navi Agustina-Abduh Hisyam

3. Farida Rimawati-Hendro Sunarso

4. Fajar Fihelmina-Retno Wahyuni

5. Adi Hamid Fuadi-Hartika Dwi Mulyanti

6. Hasan Bayuni-Sylvi FebrizaDarori

7. Fahmi Syarif-Evi Sundari 


Cucu-menantu

1. Aquissa Tahara Halim-Revo Wildan

2. Najah Najmia Halim

3. Hanun Tsabita Halim

4. Syauqia Mahya Halim

5. Nadia Elasalama

6. Jasmina Zahra

7. Azmi Syahda Belva Athallah

8. Aiko Maulana Athallah

9. Helga Zahidah Nurrahmi

10. Harshita Nur Ramadhaniya

11. Muhammad Kafi kenza Fuadi

12.Aisha Shaqueena Keyza Fuadi

13. Fazliy Alghazali Fihelmina

14.Fazila Azwa Fihelmina

15. Keluarga H Mas'udi (almarhum)

Ortu:

H Mas'udi

Hj Khayatun 


Anak-Menantu

1. Barli Halim-Elin Elsiana

2. Navi Agustina-Abduh Hisyam

3. Farida Rimawati-Hendro Sunarso

4. Fajar Fihelmina-Retno Wahyuni

5. Adi Hamid Fuadi-Hartika Dwi Mulyanti

6. Hasan Bayuni-Sylvi FebrizaDarori

7. Fahmi Syarif-Evi Sundari 


Cucu-menantu

1. Aquissa Tahara Halim-Revo Wildan

2. Najah Najmia Halim

3. Hanun Tsabita Halim

4. Syauqia Mahya Halim



5. Nadia Elasalama

6. Jasmina Zahra



7. Azmi Syahda Belva Athallah

8. Aiko Maulana Athallah

9. Helga Zahidah Nurrahmi

10. Harshita Nur Ramadhaniya

11. Danar yodya

12. David Aryodhi



13. Muhammad Kafi kenza Fuadi

14.Aisha Shaqueena Keyza Fuadi



15. Fazliy Alghazali Fihelmina

16.Fazila Azwa Fihelmina



17.Sachi chairafa calista

 belvania hasan

18. Raden Bagus Darren Arvega Iskandar



 19. Winaya Aghna Greene

Cicit : Aqeela Qurrota A'yun



---------------

5. *Keluarga Hudson*


*Ortu :*

H. Masyhudi

Hj. Sri Rahayu


*Anak & Mantu :*

1.Shinta Dewanti & Hermanto Payapo


2. Drajat Arumbi & Nina Sabriyanti


3. Ratih Hasti Palupi & Mukhtaromin


4. Ginanjar Tamimy 


5. Sinonggo Pratiwi


*Cucu :*

1. Hammas Fathan Abidzar P

2. Enggal Gumelar P

3. Erlangga Prabandana P

4. Her Dipa Kusuma P

5. Hanggara Althaf Arumbi

6. Gibran Bhumi Arumbi

7. Hemas Mubina Arumbi

8. Mutiara Rifda Mumtaza

9. Mu'adz Muhammad

10. Kenia Restuning Semesta

11. Tanaya Restu Basundra


-----------------------

6. *Keluarga Hj. Asri* Rochtun & H. Adan Mulyono


Putra & Menantu :

Hj. Afiati Sri Utami - H. Sakti Maya Murti 

Ari Budiningrum - Ronni Akbar

Hj. Muninggar Sri Saraswati - H. Tri Hartanto

Ratri Natarini - Dananta Adi Nugraha


Wayah :

Namira Fathya Murti

Kaira Enesia Azzahra

Ariadne Indira Sarasvati Hartanto

----------------------

*Keluarga H. SUNARYO

 (ALM)*

* ORANG TUA:

7  *H. SUNARYO (Alm)*

Hj. NURHAYATI



*Anak  & Menantu   &Cucu

1. TENGGAR WARDHANA

    ZAINUL AROFAH

2. BANAR FILARDHI

    SANTI PRATIWI

3. BHAKTI SAFITRI

    JATI SUKMA

4. DAMAR MUHARRAM



*Cucu :*

1. Khalifah Schatzyo (anak mas Banar)

2. Kanaira Schatzya (anak mas banar)

3. Haidar Ziyan Abqory (anak mas tenggar)

4. KatleyaSchatzayn (anak mas banar)

5. Fithriya Zyvania Sukma ( anak awi )

6. Haikal Ayyash Arashi ( anak mas tenggar )

------------------------

8. *Keluarga H. HARYONO*

*Ortu    :*

H. Haryono

Hj Nur Wahidah


*Anak  & Menantu   :

1.Rifqy Febrian & Prepti Hidayati

2.Emil Niti Kusuma

3.Yaswin Muhammad

4.Fuzna Raisa Maharani


*Cucu :*

1.Khaylila Alifatunissa

2.Muhammad Keenan Candra


-----------------------

9. *Klg Hartono - Unun* Prasetyaningsih


1. Pintarwan Sasi Kirana - Mirayanti

    - Renazili Maryam 

    - Rancaka Muhammad


2. Gandis Damar Iresha

3. Annisa Ratri Nouriski

---------------

11. *Keluarga H. Slamet Riyadi*


*Ortu :*

H. Slamet Riyadi

Hj. Farida Wahyu Purnomowati


*Anak & Mantu :*

Kunta Laras Pembayun & Henny Lestari


Alm. Parama Galih Ardindra


Anggit Laras Ardindra & Galuh Ajeng Sungkowardini


Annies Sekar Firdausi


*Cucu :*

Eshanzel Abian Ardindra

-------------------


12. *Keluarga Bp Zaenal Abidin/ Nurhidayati*

Ortu :

Zaenal Abidin Iksan

Nur Hidayati


Anak & Mantu :

Muhammad Rizal Phahlevi

Vida Berry Aladen - Kurnia Nur 

Amalia Agamasi - Muhammad Maqsallmina

Muhammad Hadyan Baqi


Cucu :

Mauren Adeeva Pahlevi

Muhammad Erdogan Javas Aladen

Muhammad Luzano Almina

06 September, 2022

Poster Cegah HIV/AIDS

 

Penderita HIV AIDS di Indonesia semakin banyak, yuk kita cegah bersama..menuju Indonesia sehat bebas HIV/AIDS...



30 Juli, 2022

Kenapa wanita selalu di belakang?


 Pagi ini ibu mengajakku mengikuti pengajian di desaku. Sebenarnya tubuh rasanya capek sekali dan entah kenapa mengantuk, tapi ya sudah aku paksakan saja untuk bersiap-siap berangkat ke masjid. Kami berangkat menggunakan motor, angin dingin pagi pun menerpa kami. Sesampainya disana seperti biasa disuguhkan minuman teh dan kopi yang bisa diambil sepuasnya. Saat aku sedang menuangkan air teh, aku mendengar ibu-ibu petugas konsumsi bicara kepada temannya "kayake penuh deh nggon ibu2". Aku sudah bisa menebak seperti apa tempat pengajian bagi para perempuan muslimah. Sampailah kami di tempat bagian perempuan dan seperti biasa _disappointed but not surprised_ ketika melihat tempat bagian perempuan saat pengajian. Bayangkan kawan-kawan, kalian tahu masjid? Nah bagian dalam masjid itu di tempat imam itulah tempat si Pengisi pengajian, kemudian bagian dalam masjid yang luas itu hanya dipakai dipinggirannya saja oleh kaum laki-laki. Alhasil tengah kosong blong! dan dimana tempat kaum perempuan? Yak betul! Di _emperan_ masjid atau di tempat masuk masjid. Ini sangat sering terjadi dan hampir dimana-mana. Orang banyak nyinyir ketika perempuan memperjuangkan kesetaraan, katanya "untuk apa sih menyerukan kesetaraan gender dll wong apa-apa udah setara kok!". Is this you called gender equality?? Kaum perempuan, ibu-ibu, kalau ditanya apakah nyaman mendengarkan pengajian di emperan masjid kalau mau jujur ya mereka tidak nyaman. Tapi itu adanya, ibu-ibu sangat ingin mendengarkan pengajian sampai di emperan pun mereka tidak peduli. Namun dengan tempat perempuan yang seperti ini ya jangan salahkan jika niatnya berbeda dengan perbuatan. Niat mendengarkan pengajian, akhirnya hanya membuka hp atau mengobrol atau melihat burung dara yang sedang berjalan di halaman masjid. Itu pun sering ditegur bahwa ibu-ibu sering ngobrol pada saat pengajian. Ya bagaimana? Kita tidak bisa melihat sang Narasumber, tempat perempuan penuh jadi sebagian menghadap ke barat, timur dan lain-lain jadi fokusnya pun macam-macam. Sesampainya di masjid berasa hanya mendengar podcast saja yang sebenarnya bisa juga didengar di rumah. Sangat disayangkan. Apa susahnya sih? Jika masjid itu dibagi 2 secara vertikal sehingga laki-laki dan perempuan bisa dengan nyaman dan mudah dalam mendengarkan pengajian. Apa susahnya sih untuk bersikap adil tanpa pandang gender? 

Berarti bisa disimpulkan bahwa PCM yang menyelenggarakan pengajian ini dan pengajian-pengajian yang seperti ini belum ramah terhadap perempuan. Agak ironis agaknya karena Nasyiatul Aisyiah dan Aisyiyah adalah gerakan perempuan yang selalu menggemborkan ramah perempuan dan anak. Kaum perempuan *berhak mendengarkan dengan nyaman dan dengan jelas dalam majelis ilmu* . Ini kritik untuk semua penyelenggara kajian yang masih sering menempatkan perempuan seenaknya. Seharusnya pengajian ini bisa membuat saya yang sedang ngantuk jadi tergugah dengan ilmu-ilmu yang diberikan, namun dengan kondisi yang seperti ini ya adanya malah tambah ngantuk. 


Pemerhati isu-isu perempuan. Ahad, 31 Juli 2022

25 Juli, 2022

Keteladanan AR Fahrudin

 *Keteladanan AR Fachrudin* 

Kajian _Husnul khatimah_  oleh Bp. Khairudin Bashori at Masjid Baiturahman, 24 Juli 2022


Sesuai ayat Al Fatir 32

ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَاۚ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚوَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ ۚوَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُۗ


32. Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang *menzalimi diri sendiri* ada yang *pertengahan* dan ada (pula) *yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah*. 

Yang demikian itu adalah karunia yang besar.



maka manusia terbagi menjadi 3 kelas :

1. Kelas satu (dzalim)

Kakean sambat...banyak nggresula. Terlalu banyak mengeluh ketika menghadapi kesulitan. hujan mengeluh, gak hujan mengeluh, ada uang mengeluh, gak ada uang apalagi. Rapat mengeluh, kerja mengeluh, kalo kita masih suka mengeluh berarti kita masih di *kelas satu*.  Orang bodoh adalah  orang yang suka mengeluh.. kebanyakan komentar yang remeh temeh. Kebanyakan marah..sedikit sedikit marah.. 

Orang yang suka marah bisa menaikan tekanan darah. Saya belum pernah melihat pak AR marah. Senenge ngguya ngguyu. Membalas celaan dengan cara yang menggemberikan.

2. Kelas  Dua

Al muqtasid , orang yang mau belajar.itu pembelajar sejati.Ciri pembelajar sabar, tidak gampang marah, tek gampang mengeluh dll. Kalo kita banyak belajar menahan diri..maka  kita bisa naik ke kelas dua.

3. Kelas Tiga

Assabiq.  Ciri Assabiq adalah Orang yang bisa menerima/menikmati kesulitan . Kehidupan dinikmati. Suka memaafkan. Ajaban lil...amril ..mukminin.. Sungguh ajaib urusan org beriman..

Salah satu indikator orang happy kalo  _Life satisfacation_ terpenuhi.Kira kira dalam hidup  kita banyak yg kesampaian atau tidak? Kalo orang beriman tidak kesampaian santai saja. Oh bukan rejekiku..oh bukan jodohku.. 

Kalo dapat rejeki bersyukur atau dapat musibah semuanya baik.

Pak AR memiliki spiritual yg otentik.Baik, ramah, amanah, selalu tersenyum pada siapapun semua dilayani dengan tersenyum.Pribadi seperti itu bisa muncul karena happy. Pak AR itu kelas tiga.  Cara mencapai kelas 3 itu dengan *Ikhlas dan ihsan* itu kuncinya. Seperti firman Allah swt :

_(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati_

(al baqarah 112)


Orang yg ikhlas  bonusnya pahala.. gak  khawatir dan tidak sedih.

Dipecat, dimutasi,  gak diundang biasa aja gak sedih...

Menurut penelitian, sumber stress utama adalah khawatir dan sedih.Maka jika kita terbebas dari khawatir dan sedih itimu adalah anugerah yg luarbiasa dari Allah swt.


Selalu melakukan yg terbaik (ihsan). Jadi Bapak jadilah bapak terbaik. Jadi Ibu jadilah Ibu yg terbaik. jadi anak jadilah anak yg terbaik.


Kenapa pak AR tidak mau ditawari jabatan macam-macam? Karena ingin melakukan yg terbaik untuk Muhammadiyah.

Maka bermuhammadiyah kuncinya  harus _ikhlas dan muhsin_


Resum oleh Navi Agustina

15 Juli, 2022

Kehausan di lantai 4


Selama  di kereta  menuju solo aku membawa sebitol air.minum.

Aku menaruhnya di  bawah kursi ..eeh ketika aku cari..botol air ku sudah di tempat minum dan sudah diminum penumpang sebelahku. Bagaiman lagi...heheSampai kampus UMS aku  tidak membawa air...Letak gedung Lembaga bahasa di lantai 4.Mau turun kejauhan..rasanya haus sekali..padahal aku harus cukup minum agar konsentrasi ketika ujian TOEP  lebih baik.

Sungguh aku butuh sekali minum..waktu sudah mepet...dan naik turun nya kejauhan..belum..tentu menemukan kantin..maklum aku baru sekali itu menginjakkan kaki di.kampus 1 ums.

Aku hanya berdoa seperti doa Nabi Musa as

Ketika memubuthkan pertolongan dan ketika itu Nabi Musa baru saja menolomg dua orang prempuan yang ternyata adalah putri Nabi Syu'aib.

Rabbi inni lima anzalta ilayya mi khair faqiir...aku mengulang do itu ters menerus..

Tengak sana tengok sini  gak ada yg jual air..ada mungkin tapi di bawah..berharap ada yang bagi bagi air..apa snack hik

Setelah berdoa dengan doa diatas tiba tiba aku nelihat sesuatu di ujung sana.....aku yakin bukan fatamorgana..diatas kursi ada  sekotak air minum dengan tulisan silahkan bayar 2500 taruh kotak

Masyaallah... Pucuk dicinta ulam tiba..liat kardus di atas. akhirnya akupun mengambil dompet dan membeli air minum tersebut.Terimakasih atas mukjizat Mu Ya Rabbb...

Semoga ujian TOEP ku lulus dan bagus...aamiin


Sodaqallahuladzim... 🤗

Haji tanpa Ilmu

 HAJI TANPA ILMU



Jamaah haji Indonesia banyak yang sama sekali tidak punya pengetahuan tentang manasik haji. Mereka mungkin hadir saat pengajian haji, namun mereka sama sekali tidak faham. Walau tidak faham, mereka tidak mau bertanya. Contohnya adalah yang menimpa mantan supir truk Ibu, Kang Rudin. Alhamdulillah kang Rudin mencari saya di tenda, dan ketemu. 


Kang Rudin (R): Assalamualaikum

Saya (S): Wa alaikum salam wa Rahmatullah wa barakatuh. Alhamdulillah! Kang Rudin ya? Monggo, mlebet mawon Kang. Kados niki lah panggonan teng tenda.

R: Naggih sami kalih teng enggen kula. Wonten sing sare, wonten sing ngaji, wonten sing saweg madhang. Macem-macem.

S: Kabare pripun, Kang? Sehat?

R: Alhamdulillah, sehat.

S: Mboten pilek apa watuk?

R: Kulo mboten pilek mboten watuk lho. Padahal sanese kulo katah ingkang sami watuk pilek.

S: Berarti sampeyan fisike apik, mas. 

R: Nggih wong riyin biasa manggul gendenge ibune. 

S: hehe. Sikil kulo madan gempor niki. Nembe wangsul saking Jamarat wau enjang.  Kang Rudin dinten niki mbalang jumroh jam pinten?

R: Dinten niki kulo mboten mbalang. Terose libur. Ngenjang mbalang malih.

S: Lho. Libur? Mbalang jumroh mboten wonten libure. Saben dinten ngantos tanggal 13 kedah mbalang jumroh. 

R: Nopo enggih?

S: Sampeyan kudu mbalang saniki. Angger mboten mbalang, njenengan kudu nyembeleh wedus. Mengko sore ya olih, wis madan ora panas.

R: Nggih. Maturnuwun. Kulo bade mangkat saniki mawon. Assalamualaikum.

S: Wa alaikum salam. Ati-ati, Kang. Salam nggo bojone.


Syukurlah kang Rudin ada yang mengingatkan, dan ia menerima masukan saya. Kalau tidak diingatkan, fatal akibatnya.

14 Juni, 2022

4 Indikator kebahagian menurut Nabi Muhammadnsaw


 Kultum 

PKK 14 Juni 2022



أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ اْلمَرْءِ أَنْ تَكُوْنَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً وَأَوْلاَدُهُ أَبْرَارًا وَخُلَطَائُهُ صًالِحِيْنَ وَأَنْ يَكُوْنَ رِزْقُهُ فِى بَلَدِهِ '

_'Empat macam dari kebahagiaan manusia, yaitu pasangan yang saleh/ah, anak yang berbakti, teman-temannya adalah orang-orang yang baik, dan mata pencahariannya berada dalam negaranya sendiri.''_

(HR Dailami)



Indikator kebahagiaan ada 4.

1. Pasangan yg soleh/sholehah

Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya (HR. Ibnu majah).

Nabi sangat menyayangi istri dan anak anak. Mendengar curhatan.

Memeluk anak.memberi teladan.

2. Anak yg soleh

Anak yg sholeh lahir dr ortu yg sholeh. Sebelum minta anak sholeh perbaiki dulu diri kita .Anak yg sholeh adalah investasi dunia dan akherat. Yg kelak bisa membanti kita di akherat adalah anak yg sholeh. Aank yg soleh pasti perhatian od orangtua apalgai pd lansia. Doakan anak kita ucapkan kata yg baik rabi habli minashalihin..dialog dg anak sabar dalam mendidik anak termasuk sholat (toha 132)

3. Memiliki teman yg baik

Teman yg baik akan mengingatkan kita ketika kita salah dan mensuport kita saat kita terpuruk. Saling menasehati dalm kebaikan dan kesabaran Watawa saubil haq watawa saubisbr.

Penjual minyak wangi akan kena wanginya. Penjual sate kena asapnya.

4. Memiliki Pekerjaan di negara sendiri

*Mangan ra mangan ngumpul*. Kita hrs bersyukur jika pasangan kita masih diberi rizki Allah di negrin sendiri.meski tak banyak yg penting cukup...tapi tetao bisa berkumpul dg keluarga


Senantiasa berdoa pada Alalh swt.._Rabbana hablana nin azwajina wa dzuroyatin qurrota ayun wajalna lilmuttaqina imama_


Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Al Furqon 74


 Wallahu a'lambishawab

10 Juni, 2022

Yang tak pernah tidur dan Lupa

 Subhana man la yanamu wa la yashu.

Itu komentar suami ketika mendengar cerita diriku kebabalasan kereta sampe sragen

Jumat, 10 juni 2022


Qadsarallah aku tidak tidur..tapinasik.baca buku malik.badri..eh...gak terasa sampe sragen

Yah qaddarallah..

Jadinya balik lagi ke solo baik.bis

Alhamduliah ada ojek dr kereta yg ngantar ke terminal 20.000, lanjut naik.bis ke ums 11.00 lanjut naik gojek 12.000

Meski demikian akhirnya aku bisa menyelesaikan tugasku bertemu Prof Taufik untuk bimbingan

Alhamdulillah Prof memaklumi keterlambatan kami

Jazakallah Prof

Aku pun melaju ke mba bella ngantar acc dr Prof

Lalu aku bergegas memesan grab untuk ke stasiujmn mengejar KRL yg 12.30 akan beramgkat..

Masih ada waktu 1 jam untuk shalat dan menungggu kereta..

Alhamdulillah meski kebabalasan..semua agenda bisa terlaksana..

Pengalaman yg berkesan..entah kenapa Allah menakdirkan aku lupa 😍

Itu tandanya aku masih manusia...

Yg tidak tidur dan tak pernah lupa...

 Hanya Allah swt...subhanallah

01 Juni, 2022

Jangan semua kau upload

 Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia".

Pagi ini aku membaca surat yusuf, aku terhenti sejenak membaca ayat diatas...

Nasehat Yakub pada Yusuf, untuk tidak menceritakan mimpi nya pada saudaranya
Kenapa? Tidak semua suka dengan kita bahkan saudara sendiripun bisa tidak suka dengan kenikmatan yg kita dapatkan...

Sekarang di jaman informasi yg begitu canggih..semua bisa upload dengan mudah mau tua muda kaya miskin semua punya kesempatan sama untuk mengekspresikan diri di media sosial

Maka dijaman bebas ini..hati dan otak kita hendaknya dijaga untuk tidak mudah menshare semua yg terjadi pada..kita.

Bisa membuat orang iri.. belum lagi dampak dampak lain..apakah menyinggung org lain? Rasis dll..
Intinya jaga diri..
Jaga tangan kecuali meshare yg baik baik saja..

Mohoj selalu petunjuk Allah
Allahumma inni asaluka alhuda wa attuqa wa alfafa wa alghina...aamiin

Kamis pagi, 2 Juni 2022

31 Mei, 2022

One day in solo

 Kejadian unik di Solo

Niat hati ingin memberi oleh oleh pada teman di solo, pame go send...akhirnya jadinya pake grab express

Ternyata alamat lokasiku gak membingungkan, al hasil mbak grab express membatalkan..

Ok gak masalah aku nyantai aja, oleh 2 buat yg lain.

Masalah mulai muncul, mba gran mengoper ke abang grab lain,  katanya siap mengantar

Rupanya alamat aku pesan membingungkan , jadi abang grab minta aku cancel..katanya kalo dia yg cancek akan kena denda besok gak bisa kerja karena ada sangsi.

Si mas grab berusaha keras menelpon terus menerus agar aku cancel.

Masalanya tidak ada fitur mengcancel dari pemesan, jadi susah juga.

Cuaca hujan waktu itu. Waktu menunjukan jam 18.00, padahal  jam 20.00 aku harus sampe stasiun agak tak terlambat.

Selama dua jam aku di pusingkan pesananku sendiri.

Semua karena satu hal, tidak ingin abang grab kehilangan pekerjaan. Kalo mau aku visa saja matikan hape urusan selesai.

Aku dan bu siti menuju masjid arrahman,  lokasi yg mungkin bisa dideteksi abang grab.

Gak bisa juga.

Kami bertanya pada org2 di masjid, semua ramah... beberapa jamaah mencoba membantu kami mencari menu di hape kami bagaimana cara mengcancel grab express. kalo hal itu selesai semua masalah beres. Ternyata tidak ada yg bisa. Dan..memang tdk ada menu untuk cancel. Kami masih kebingungan dengan masalah kecil ini...lalu  ada seorang bapak yg cukup perhatian, dia membantu mengkomunikasikan dg abang grab, Ketika abang grab telpon, si bapak bilang sekrarng solusi yg anda tawarkan apa?


Si bapak juga menawarkan motornya untuk ambil tas ku di rumah bu siti. Jarak masjid dan rumah bu siti sekitar 50 meteran..

Si abang grab tetp kekeh mau ambil pesanana, Karena gak mau dapat denda dari grab. 


Sekali lagi..Masalahnya lokasi kami tak terdeteksi.

Lalu si abang minta no wa ku. Aku kirim ke nonya tapi si abang jg  bingung. Akhirnya aku yg nanya wa nya..Ndilah gak bawa bolpen. Ya susah ya...no si abang gak tertulis dg baik..yg baw ahape waktu itu cuma aku

Al hasil setelah dua jam berkutat dg masalah sepele..masih di suasana hujan...si abang grab nemu juga lokasi kita di amsjid arrahman.

Aku juga harus ke stasiun untuk pulang ke kebumen. Bapak yg di masjid memberi ide, agar saya sekalian saja naik grab motor ini ke stasiun sekaligus si abang ngantar makanan ke temanku itu.

Ndilalah aku pesan grab mobil yo gak datang2..sempurna sudah  semua...hahaha

Akhirnta menuju stasiun  dengan hujan hujanan.

Akhirnya aku sampai juga di purwosari jam setengah 9 malam.

Keretaku berangkat jam 21.00

Hikmah kejadian, ujian kesabaran, banyak yg peduli membantu meski urusan kecil, dan kepedulian semua demi abang grab agar gak kena denda...


Masyallah...terimakasih atas pelajaran hari itu Tuhan..

Jadikan hamba orang yg sabar dan peduli pada orang lain


Surakarta, 19 Mei 2022



23 Mei, 2022

Body Shaming

Body Shaming masih marak di anatara kita. Barusan membaca hadits nabi tentang peristiwa ketika aisyiyah menghina Shafiyan karena cemburu dengan menfatakan shafiyah pendek. lalu nabi berkata..kamu telah mengatakan sesuatu yang jika dilempar kelaut ia akan merubah air laut tersebut Betapa nabi mengajarkan akhlaq luarbiasa, dan Aisyah pun menerima mengakui kesalahan tersebut. hadits masyhur ini diriwayatkan oleh Aisyah sendiri. jika kini masih banyak body shaming..apalagi terhadap wanita dengan meremehkan bentuk badan atau fisik ,berhentilah melakukannya, selain menyakiti itu lrbuat yang dilarang agama... Kebumen, 23 Mei 2022