23 Oktober, 2013
Taman Bacaan Nasyiah
Hari itu, tepat hari Idul Adha 1434 H , musholaku, yang merupakan mushola karyawan ramai sekali dikunjungi anak anak. Sudah 2 minggu ini, aku meletakkan rak buku bekas ku, dan juga buku buku bacaan anak anak dan meletakkannya disana. Aku ingin membuka taman bacaan, selain ada TPQ setiap sore di rumah. Pagi itu Sekitar 12 anak putra dan putri berkumpul disana. Awalnya mereka ingin melihat penyembelihan sapi dan kambing qurban, yang kebetulan diadakan di rumahku. Kebetulan kami memiliki gudang genteng yang cukup luas, yang bisa digunakan untuk proses memotong dan merawat hewan qurban.
Setelah mereka ramai ramai melihat pemotongan hewan qurban, ayah dan ibu mereka bekerja bergotong royong memebrsihkan , memotong dan memilah milah serta mengatur daging daging qurban tersebut untuk didistribusikan kepada warga sekitar. kebetulan penyelenggara pemotongan hewan ini adalah Pimpinan Rating Muhammadiyah Kedawung.
Sementara Bapak dan ibu mereka bekerja, anak anak menunggu sambil membaca, dan menulis di taman bacaan Nasyiah. Ada juga yang menggambar. Aku juga membagikan kertas buram, dan meminta mereka menulis apa saja yang ada di pikiran mereka. Rupanya mereka senang sekali. Terlihat dari wajah mereka yang berseri seri, dan dari hasil tulisan mereka. mereka mengungkapkan perasaan mereka lewat tulisan.
Tapi anak anak sebanyak ini, hanya datang ketika peristiwa idul adha saja, setiap hari yang rutin mengaji, hanya 3 orang, yaitu Seni, Adi, dan Tian, mereka adalah anak anak mantan pekerja rumahtangga yang pernah bekerja padaku. Karena sekarang Ibunya sedang memiliki anak kecil, dia belum bisa aktif bekerja lagi. Dan setelah peristiwa idul adhaitu, mereka mulai tahu bahwa ada taman bacaan disini, kini taman bacaan Nasyiah ini, sudah bertambah 3 murid lagi. yaitu vanya, Wulan dan Rizki. Setiap sore, mereka mengaji qur'an. Ada yang sudah bisa membaca qur'an, ada pula yang baru mengenal huru alif ba, ta stsa. ya jilid satu qira..:)
Selepas mengaji, biasanya, anak anak menyanyi lagu apa saja yang mereka suka, kebetulan, anak ku yasmin Bisa menggitar, Yasmin membantu mengiringi anak anak dengan gitarnya.
kalo tidak menyanyi mereka, juga menulis. Aku memberikan mereka, satu buku untuk masing masing anak, mereka harus menulisa apa saja dibuku itu. Boleh puisi, atau kejadian sehari hari yang mereka alami, pokonya menulis.
Sudah 1,5 bulan taman bacaan ini berjalan, aku tak berharap muluk, muluk, aku hanya berharap, anak anak sekitar yang tak memiliki akses untuk mendapatkan buku secara gratis, bisa mengandalkan taman bacaan ini. taman bacaan ini masih jauh dari sempurna, buku bukanya juga masih sedikit, hanya buku buku bekas Anakku yang sekarang sudah menjelang remaja. Jadi jika ada yang mau menyumbangkan buku buku bacaan drumah yang sudah tak terpakai, aku sangat senang..dan bahagia..:)
19 September, 2013
"As The Light shineth from the east" dan "Candi Kimpulan"
Dua hari suami pergi ke Jogja, untuk mengikuti seminar di UIN. Pengisi materinya keren keren. dari Ulil sampe Musdah Mulia..
Ketika sampe rumah, suami bercerita, kalo dia baru melihat candi kimpulan di perpustakaan UII. Aku sendiri belum pernah melihatnya. Dulu waktu aku reuni Tekstil tahun 2009, Candi itu baru mulai di temukan. jadi masih taraf penggalian.Belum terlihat bentuk candinya, masih dibawah tanah.
Rupanya malah suamiku dulu yang melihatnya. Entah kenapa, tiba tiba saja aku jadi begitu tertarik dengan candi ini. Mungkin karena suamiku yang menceritakan, dan lagi candi itu ada di kampus tercintaku, hemm jadi bangga nih sama UII. maybe aku dulu pernah menginjak tanah yang ternyata dibawahnya ada candi. Mungkinkah di bawah rumahku sekarang ada candi juga? atau harta Qarun hahaha...kalo yang ini mengkhayal.com..:)))
Apa hubungannya dengan "As the Light shineth from the east? aduh aku mengejanya saja kesulitan, menghafal judulnya juga rasanya kok berat amat ya? yah itu adalah buku yang dicari cari suamiku, karya WD Mohammed. Katanya untuk bahan tesisnya.
Suamiku mencari cari buku itu diinternet. Mencari siap tahu ada e book nya kan bisa didownload gratis. Akhirnya beliau menemukan di Amazon.com, total harga dan pengiriman kira kira 700ribuan.
Sebagai seorang istri yang baik hati dan tidak sombong, aku juga ikut sibuk mencari cari, siapa tahu e book nya ada. ternyata memang tidak ada. Di toko on line seperti Gramedia.com dan buka buku.com juga tidak ada. maklum buku lama. Aku masih search Google, dan akhirnya, menemukan Buku itu tercantum di perpustakaan UII jurusan psikologi. Aku masih penasaran. Benar gak ya?Ah masa sih? kok di UII, bukan UIN atau UGM?
Lalu aku memberitahu suamiku, "Say aku menemukannya di website Perpus UII lo...Coba ditelpon dulu. Disana tertera ada 1 buku. Dan belum ada yang meminjam, Kalo tidak ada ya terpaksa membeli di amazon.com atau lulu.com," kataku
Lalu suami menelpon Perpus UII, dan dengan mudah beliau menghubungi dan disambut baik oleh pihak perputakaan UII, beliau juga minta tolong difotokopikan sekalian, dan Pihak UII juga dengan senang hati membantunya. Nanti siap di ambil kapan saja selain sabtu dan Minggu. Suamiku senang sekali.
Akhirnya, hari Rabu setelah acara seminar selesai, pergilah suamiku ke Perpus UII jurusan Psikologi dan bertemu dengan petugas perpus yang sudah ditelpon terlebih dahulu. Bukupun diterima dan sudah dikopi dengan harga 30.000,-. Padahal suami sudah menyiapkan uang sekitar 250.000,- ternyata hanya habis 30.000 saja. bagiku sangat murah jika dibandingkan harus membeli di amazon dengan biaya 700.000.
Suamiku memandang candi dari ruang perpus UII. Lalu hal itu diceritakan kepadaku ketika sampai rumah. Dan itulah kenapa sampai ada cerita Candi Kimpulan.
Sebelumnya pun suamiku tidak tahu nama candi itu apa? Lalu aku searching di Google, ternyata candi di UII itu namanya candi Kimpulan. Dan ternyata anak ku nadia juga pernah memfotonya, tapi tidak cerita kalo ke tempat candi itu. hehe
Malah gak tahu juga kalo nama candi itu Kimpulan. Aku baca baca di Wikipedia ternyata candi itu berumur sekitar 1000 tahun yang lalu, dan tertutup akibat letusan merapi. Wah luarbiasa ya? Dengan penemuan candi kita bisa tahu sejarah jaman dahulu kala...
Ini dia Ulasannya :
Candi Kimpulan
Penemuan[sunting]
Candi ini ditemukan secara tidak sengaja pada 11 Desember 2009 ketika tengah diadakan penggalian untuk fondasi proyek pembangunan perpustakaan UII.[1] Candi ini tekubur sekitar lima meter di bawah tanah.
Seperti Candi Sambisari, Candi Morangan, dan Candi Kedulan, candi ini diperkirakan terkubur bersamaan akibat letusan Gunung Merapi di dekatnya yang meletus sekitar seribu tahun yang lalu. Penemuan candi ini merupakan penemuan arkeologi yang paling menarik di Yogyakarta baru-baru ini, serta menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya candi-candi lain yang masih terkubur oleh lahar dan debu vulkanikGunung Merapi.
Sejarah[sunting]
Penelitian lebih lanjut dan penggalian arkeologi dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta. Candi ini jelas bersifatHindu Siwaistik, dan berdasarkan gaya ukiran dan arca menunjukan bahwa candi ini dibangun pada kurun waktu abad ke-9 sampai ke-10 pada masa Kerajaan Mataram Kuna.
Candi ini pada saat pertama kali ditemukan dikenal oleh masyarakat luas sebagai Candi UII (Candi Universitas Islam Indonesia), karena ditemukan di lingkungan Kampus UII. BP3 menamai candi ini Candi Kimpulan berdasarkan nama desa setempat. Akan tetapi Yayasan Badan Wakaf UII mengusulkan nama lain, Pustakasala yang berarti "perpustakaan" dalam bahasa Sanskerta. Maksud penamaan ini untuk menekankan sejarah penemuan candi di tempat yang semula hendak dibangun perpustakaan.[2] Nama ini juga untuk menggambarkan nuansa pendidikan universitas, ditambah lagi arca Ganesha yang ditemukan di situs dikenal sebagai dewa ilmu pengetahuan, intelektual, dan kebijaksanaan.
Arsitektur[sunting]
Candi ini jelas bersifat Hindu Siwaistik. Akan tetapi arsitektur candi ini tidak lazim, lain daripada gaya candi-candi yang lazim ditemukan di kawasan ini. Tidak seperti candi bergaya Jawa Tengah lainnya, tubuh candi dan atap dari batu tidak ditemukan. Candi ini berukuran kecil dan sederhana ukiran hiasannya. Candi ini hanya terdiri dari beberapa bujur sangkar landasan candi berpagar serta tangga dan celah masuk berhias antefiks berukir Kala. Ruang dalam terdapat arca Ganesha, Nandi, dan Lingga-Yoni.
Sejauh ini para ahli menduga bahwa gaya arsitektur dan sejarah candi ini bersifat sederhana. Tubuh, tiang, dan atap candi kemungkinan besar terbuat dari kayu atau bahan organik lainnya yang mudah lapuk dan telah musnah tanpa meninggalkan sisa. Bentuk asli candi ini mungkin serupa dengan pura Hindu Bali dengan atap meru yang menjulang dari bahan kayu, sirap, atau atap ijuk. Tidak seperti Candi Prambanan, candi kerajaan yang megah dan berukir indah dan mewah, Candi Pustakasala boleh jadi hanyalah candi desa sederhana yang dibangun masyarakat umum di suatu desa di pinggiran ibu kota kerajaan.
Sekarang kalian sudah tahu kan? hubungan As The Light Shineth from the east dengan Candi Kimpulan? hehehe
17 September, 2013
MEMORI BERPARTAI
Sudah mendekati 2014, tahun politik, dipastikan banyak caleg yang akan mendekat pada rakyat.
Ngomong ngomong soal caleg, jelek jelek begini aku pernah "Nyaleg", haha
emang keren ya kalo jd caleg...wong baru calon kok.
Tepatnya 2004 aku nyaleg dari PAN. Nomor urut 3.
Dulu nyalegnya karena buat nambah suara aja, dan biar memenuhi kuota 30%perempuan. Kalo gak salah aku dapat suara 400 saja. Karena yakin gak menang, aku hanya sosialisasi di beberapa tempat saja. Meski ingin tidak mengeluarkan uang, tetap saja orang pada datang, minta kaos lah, pertemuan pertemuan dll, jadi akhirnya keluar biaya juga, hehe.
Yang paling menyita hati dan pikiran, waktu yang nyaleg suamiku, kebetulan beliau no urut 1, wajar beliau dulu ketua PAN pertama kali di kebumen, http://reocities.com/capitolhill/congress/6678/organisasi/jawa.html
bisa dilihat di website diatas, waktu itu kantor masih di Rumah Ibunda, di Jabres.Setelah Musyda dan pergantian Ketua, beliau duduk beliau menjadi ketua badan pemenangan pemilu.
Karena ada kontra dengan ketua yang baru, yaitu mr T beliau dicoret dari daftar calon. Sebelum bertanding, kalah duluan hehe.
Mr T itu adalah anggota DPRD Jateng FPAN. yang terkena kasus membakar kantor DPR di semarang.
Tapi ya sudahlah itu masa lalu. Sudah dimaafkan..:)
Waktu beliau jadi BAPILU, diantara tugasnya adalah mencari calon sebanyak banyaknya. Sebagai istrinya, kebetulan aku juga aktif di PAN, mengurusi paduan suara dll, aku ikut membantu mencarikan orang khususnya perempuan, untuk jadi caleg PAN. Kebetulan aku aktif di KPI dan organisasi lain, di KPI aku menawari seseorang, kebetulan temanku itu mau, akhirnya jadilah dia mendaftarkan diri. Tak tahu mengapa rupanya ada yang sakit hati, yaitu lawan satu dapilnya. Aku gak pernah berpikiran untuk menyingkirkan lawan nya tersebut, yang aku pikirkan hanya agar PAn ini banyak calonnya. Dengan begitu suara PAN banyak. titik, gak pernah berfikir akan menjatuhakn siapapun. Rupanya itu menjadi bumerang. Dan kami termasuk orang yang dimusuhi. Waktu itu, ngeri sekali, kami sampai disurati akan diculik.
Diantara yang memusuhi mungkin karena mereka tidak setuju dengan aturan nomer urut. Padahal untuk pengaturan nomer urut juga ada aturannya, tidak asal teruh. Pengalama organisasi, tingkat pendidikan termasuk dijadikan acuan menentukan nomer urut . Tapi lebih banyak yang tidak setuju. Jika di lakukan dengan benar sebenarnya no urut ini justru menjaring calon calon yang benar benar bwrkualiats, tidak hanya asal modal uang. Sekarang banyak orang yang baru masuk partai, tidak berpendidikan, tapi punya uang bisa saja manang.
Tapi begitulah di Politik. Akhirnya, itulah akhir perjuangan kami di Politik, paling tidak kami sudah pernah mencoba. Suami menjadi ketua partai, menjadi ketua partai di awal reformasi, tahun 1999 disaat belum memiliki anggota dewan benar benar suatu perjuangan, semua biaya benar benar dari kantong kami sendiri dan donatur. Ada lomba paduan suara PAN disemarang, berbulan bulan berlatih, dari tingkat kedu, lanjut ke semarang, dan kami meraih juara 2, kami jalani. Dan semua kami jalani dengan rasa ikhlas dan gembira.
Semua dengan satu tujuan, ingin Indonesia lebih baik. Dan kami waktu itu, meyakini, di bawah Pak Amien Rais, PAN bisa membawa perubahan indonesia ke arah yang lebih baik.
Kini setelah 10 tahun, terus terang aku agak kecewa dengan kinerja PAN, apa bedanya PAN dengan Partai Partai lain, mestinya sebagai Partai Hasil Reformasi, bisa lebih kritis terhadap pemerintah.
Wakil Wakil PAN yang bagus bisa dihitung dengan jari, apalagi sekarang, Ketuanya Pak Hatta Rajasa, bagaimana dia bisa kritis dengan Pemerintah? karena Pak SBY adalah besannya.
Ada satu yang menyenangkan hati kemarin yang jadi walikota Bogor, salah satu kader PAN Bima Arya, okelah itu bagus. Mudah2 an PAN bisa semakin cerdas dalam memilih wakilnya untuk dijadikan kepala Daerah. Masa untuk Gubernur Jateng PAN harus berkoalisi? Yang dipilih Pak Bibit lagi. Aduh, sekarang eranya anak muda, yang suka bekerja... Contoh Jokowi, Ahok, Ganjar, Ridwan Kamil dll.
Ayo dong PAN...masa begitu saja gak bisa sih, aku masih berharap banyak pada PAN...
Ngomong ngomong soal caleg, jelek jelek begini aku pernah "Nyaleg", haha
emang keren ya kalo jd caleg...wong baru calon kok.
Tepatnya 2004 aku nyaleg dari PAN. Nomor urut 3.
Dulu nyalegnya karena buat nambah suara aja, dan biar memenuhi kuota 30%perempuan. Kalo gak salah aku dapat suara 400 saja. Karena yakin gak menang, aku hanya sosialisasi di beberapa tempat saja. Meski ingin tidak mengeluarkan uang, tetap saja orang pada datang, minta kaos lah, pertemuan pertemuan dll, jadi akhirnya keluar biaya juga, hehe.
Yang paling menyita hati dan pikiran, waktu yang nyaleg suamiku, kebetulan beliau no urut 1, wajar beliau dulu ketua PAN pertama kali di kebumen, http://reocities.com/capitolhill/congress/6678/organisasi/jawa.html
bisa dilihat di website diatas, waktu itu kantor masih di Rumah Ibunda, di Jabres.Setelah Musyda dan pergantian Ketua, beliau duduk beliau menjadi ketua badan pemenangan pemilu.
Karena ada kontra dengan ketua yang baru, yaitu mr T beliau dicoret dari daftar calon. Sebelum bertanding, kalah duluan hehe.
Mr T itu adalah anggota DPRD Jateng FPAN. yang terkena kasus membakar kantor DPR di semarang.
Tapi ya sudahlah itu masa lalu. Sudah dimaafkan..:)
Waktu beliau jadi BAPILU, diantara tugasnya adalah mencari calon sebanyak banyaknya. Sebagai istrinya, kebetulan aku juga aktif di PAN, mengurusi paduan suara dll, aku ikut membantu mencarikan orang khususnya perempuan, untuk jadi caleg PAN. Kebetulan aku aktif di KPI dan organisasi lain, di KPI aku menawari seseorang, kebetulan temanku itu mau, akhirnya jadilah dia mendaftarkan diri. Tak tahu mengapa rupanya ada yang sakit hati, yaitu lawan satu dapilnya. Aku gak pernah berpikiran untuk menyingkirkan lawan nya tersebut, yang aku pikirkan hanya agar PAn ini banyak calonnya. Dengan begitu suara PAN banyak. titik, gak pernah berfikir akan menjatuhakn siapapun. Rupanya itu menjadi bumerang. Dan kami termasuk orang yang dimusuhi. Waktu itu, ngeri sekali, kami sampai disurati akan diculik.
Diantara yang memusuhi mungkin karena mereka tidak setuju dengan aturan nomer urut. Padahal untuk pengaturan nomer urut juga ada aturannya, tidak asal teruh. Pengalama organisasi, tingkat pendidikan termasuk dijadikan acuan menentukan nomer urut . Tapi lebih banyak yang tidak setuju. Jika di lakukan dengan benar sebenarnya no urut ini justru menjaring calon calon yang benar benar bwrkualiats, tidak hanya asal modal uang. Sekarang banyak orang yang baru masuk partai, tidak berpendidikan, tapi punya uang bisa saja manang.
Tapi begitulah di Politik. Akhirnya, itulah akhir perjuangan kami di Politik, paling tidak kami sudah pernah mencoba. Suami menjadi ketua partai, menjadi ketua partai di awal reformasi, tahun 1999 disaat belum memiliki anggota dewan benar benar suatu perjuangan, semua biaya benar benar dari kantong kami sendiri dan donatur. Ada lomba paduan suara PAN disemarang, berbulan bulan berlatih, dari tingkat kedu, lanjut ke semarang, dan kami meraih juara 2, kami jalani. Dan semua kami jalani dengan rasa ikhlas dan gembira.
Semua dengan satu tujuan, ingin Indonesia lebih baik. Dan kami waktu itu, meyakini, di bawah Pak Amien Rais, PAN bisa membawa perubahan indonesia ke arah yang lebih baik.
Kini setelah 10 tahun, terus terang aku agak kecewa dengan kinerja PAN, apa bedanya PAN dengan Partai Partai lain, mestinya sebagai Partai Hasil Reformasi, bisa lebih kritis terhadap pemerintah.
Wakil Wakil PAN yang bagus bisa dihitung dengan jari, apalagi sekarang, Ketuanya Pak Hatta Rajasa, bagaimana dia bisa kritis dengan Pemerintah? karena Pak SBY adalah besannya.
Ada satu yang menyenangkan hati kemarin yang jadi walikota Bogor, salah satu kader PAN Bima Arya, okelah itu bagus. Mudah2 an PAN bisa semakin cerdas dalam memilih wakilnya untuk dijadikan kepala Daerah. Masa untuk Gubernur Jateng PAN harus berkoalisi? Yang dipilih Pak Bibit lagi. Aduh, sekarang eranya anak muda, yang suka bekerja... Contoh Jokowi, Ahok, Ganjar, Ridwan Kamil dll.
Ayo dong PAN...masa begitu saja gak bisa sih, aku masih berharap banyak pada PAN...
16 September, 2013
WASPADALAH...WASPADALAH....Penipuan DOKTER PAPUA
Suatu siang, Tiba tiba suami bercerita, bahwa ada seorang kawannya yang mengaku dokter bernama Agus Setiawan, sedang minta tolong dicarikan jodoh untuk temannya, dokter di Papua, dokter internis, namanya Abduiiii...Lucu ya namanya mirip nama suamiku Abduh. Dia minta dicariakan jodoh , yang usia nya 30 tahun untuk temannya yang di Papua. Suami langsung bertanya siapa saudara kita yang masih jomblo. Aku menyebut beberapa teman dan saudara. Saking pingin bantunya menjodohkan orang..:).
Sang dokter meyakinkan, bahwa dia peraya dengan suami dan ingin menjodohkan dengan saudara suami.Sang dokter pun menutup telpon, menunggu kabar selanjutnya.
Suami masih berusaha mengingat ingat siapa dokter Agus setiawan itu, ketika disms suami, "Apa dokter agus yang kemarin ketemu di stikes Gombong waktu acara silaturahim? ."dokter gadungan itu manjawab . "Iya, tapi saya langsung berangkat". Suami masih ragu ragu, untung doi mengecek dengan menelpon direktur PKU tentang dokter yang dia ingat bernama agus itu, ketika di jawab oleh direktur, tidak ada dokter bernama agus, adanya yang duduk dibelakang saya namanya dokter dwipa, dan sekarang masih di tambak.
Sang dokter menelpon lagi, dari gaya bicaranya, suamiku agak sedikit curiga, gaya bicaranya sangat sopan, dan suaranya meyakinkan, tapi sedikit mengarahkan kita, dan mirip -mirip karakter penipu.
Sang dokter gadungan bertanya, "gimana sudah ada yang bisa dikenalkan,?"
Suami sudah menyebut beberapa nama, tapi belum memberi no hp.
Sebenarnya, sedikit agak kebablasan, suami menyebut beberapa nama teman dan saudara (mohon maaf kepada yang sudah kusebutkan namanya, mudah-mudahan an sang penipu lupa)
Suami sempat menanyakan," Tinggal hubungi saja FB, atau twitter, anda bisa kenalan sendiri. Sang dokter menjawab," kita kan di PAPUA pedalaman, tidak ada internet," katanya ngeles.
Akhirnya sang dokter menutup telponnya.
Sang penipu, meng sms, "Gimana pak, mba ini..XXXX ada nomer hape yang bisa dihubungi?
Suamiku tidak membalas.
Menjelang Maghrib, sang dokter menelpon lagi. Suami curiga, masa ngebet banget sih menjodohkan orang, yang dijodohkan malah gak nelpon.
Kali ini suami cukup tegas, "Maaf pak agus, ternyata kita belum pernah bertemu ya? ,"dia sedikit gelagapan. "dan anda bukan dr tegal ya?, dia jawab bukan, istri saya yang dari tegal, tegalnya mana? kata suami." maaf saya lupa," kata dokter itu
Nah dari situ, mulai terlihat bahwa si dokter agus ini penipu...
Tiba tiba habis isya, aku iseng2 buka google , aku ketik : penipuan dokter papua, eh ternyata ada, di salah satu blog http://infobisnisscam.blogspot.com/2012/09/penipu-berkedok-dokter-papua-yatim-piatu.html, dan dari modusnya sangat mirip, aku tambah yakin kalo ini penipuan.
Jadi untuk teman teman, jangan mudah percaya pada modus2 seperti ini, awalnya aku masih bingung, apa tujuan sang dokter ini? setelah baca pengalaman salah seorang korban, rupanya, sang dokter minta dikirimi uang ke rekeningnya, secara halus, jadi pura2 mengirim uang ratusan juta dulu, lalu minta ditalangiuntuk keperluannya.
Semoga kita selalu waspada, Apalagi dengan orang yang belum kita kenal, kita harus cek dan ricek dulu...:).
Untung sekali aku belum memberikan no HP saudaraku itu, kalo sudah, bisa saja saudaraku terkena tipuannya. Alhamdulilah...Allah masih mengingatkan kita untuk selalu waspada.
Bagi yang sudah pernah manjadi korban, semoga diberi kesabaran, dan diganti dengan yang lebih banyak oleh Tuhan..dan semoga si Penipu segera ditangkap polisi...
Sang dokter meyakinkan, bahwa dia peraya dengan suami dan ingin menjodohkan dengan saudara suami.Sang dokter pun menutup telpon, menunggu kabar selanjutnya.
Suami masih berusaha mengingat ingat siapa dokter Agus setiawan itu, ketika disms suami, "Apa dokter agus yang kemarin ketemu di stikes Gombong waktu acara silaturahim? ."dokter gadungan itu manjawab . "Iya, tapi saya langsung berangkat". Suami masih ragu ragu, untung doi mengecek dengan menelpon direktur PKU tentang dokter yang dia ingat bernama agus itu, ketika di jawab oleh direktur, tidak ada dokter bernama agus, adanya yang duduk dibelakang saya namanya dokter dwipa, dan sekarang masih di tambak.
Sang dokter menelpon lagi, dari gaya bicaranya, suamiku agak sedikit curiga, gaya bicaranya sangat sopan, dan suaranya meyakinkan, tapi sedikit mengarahkan kita, dan mirip -mirip karakter penipu.
Sang dokter gadungan bertanya, "gimana sudah ada yang bisa dikenalkan,?"
Suami sudah menyebut beberapa nama, tapi belum memberi no hp.
Sebenarnya, sedikit agak kebablasan, suami menyebut beberapa nama teman dan saudara (mohon maaf kepada yang sudah kusebutkan namanya, mudah-mudahan an sang penipu lupa)
Suami sempat menanyakan," Tinggal hubungi saja FB, atau twitter, anda bisa kenalan sendiri. Sang dokter menjawab," kita kan di PAPUA pedalaman, tidak ada internet," katanya ngeles.
Akhirnya sang dokter menutup telponnya.
Sang penipu, meng sms, "Gimana pak, mba ini..XXXX ada nomer hape yang bisa dihubungi?
Suamiku tidak membalas.
Menjelang Maghrib, sang dokter menelpon lagi. Suami curiga, masa ngebet banget sih menjodohkan orang, yang dijodohkan malah gak nelpon.
Kali ini suami cukup tegas, "Maaf pak agus, ternyata kita belum pernah bertemu ya? ,"dia sedikit gelagapan. "dan anda bukan dr tegal ya?, dia jawab bukan, istri saya yang dari tegal, tegalnya mana? kata suami." maaf saya lupa," kata dokter itu
Nah dari situ, mulai terlihat bahwa si dokter agus ini penipu...
Tiba tiba habis isya, aku iseng2 buka google , aku ketik : penipuan dokter papua, eh ternyata ada, di salah satu blog http://infobisnisscam.blogspot.com/2012/09/penipu-berkedok-dokter-papua-yatim-piatu.html, dan dari modusnya sangat mirip, aku tambah yakin kalo ini penipuan.
Jadi untuk teman teman, jangan mudah percaya pada modus2 seperti ini, awalnya aku masih bingung, apa tujuan sang dokter ini? setelah baca pengalaman salah seorang korban, rupanya, sang dokter minta dikirimi uang ke rekeningnya, secara halus, jadi pura2 mengirim uang ratusan juta dulu, lalu minta ditalangiuntuk keperluannya.
Semoga kita selalu waspada, Apalagi dengan orang yang belum kita kenal, kita harus cek dan ricek dulu...:).
Untung sekali aku belum memberikan no HP saudaraku itu, kalo sudah, bisa saja saudaraku terkena tipuannya. Alhamdulilah...Allah masih mengingatkan kita untuk selalu waspada.
Bagi yang sudah pernah manjadi korban, semoga diberi kesabaran, dan diganti dengan yang lebih banyak oleh Tuhan..dan semoga si Penipu segera ditangkap polisi...
13 September, 2013
Kontroversi Vicky..:)
beberapa hari ini, jagad hiburan kita dibuat heboh dengan gaya bahasa "Vicky".
Awalnya aku tak mau peduli dengan gosip. Kebetulan sudah sebulan ini, kami tak menyalakan TV, karena kami berhenti berlangganan dengan Indovision.
Tapi kami tetap mengakses internet.
Dalam sebuah berita, ada judul yang membuat aku tergugah membacanya. Vicky diurutan 3 daftar pencarian goole indonesia.
Aku jadi penasaran, aku buka. ternyata setelah membaca berita dan gaya bahasanya, aku tiba tiba tertawa terpingkal pingkal.
terus aku telusuri beritanya ternyataada hubungannya dengan zazkia Gotik. Nah, mengenai Zazkia Gotik ini, dari kemarin juga beritanya berseliweran di dunia maya, aku keukeuh untuk tidak ingin tahu. Akhirnya jadi tahu juga.
Ceritanya, Zazkia Gotik memutuskan hubungan dengan Vicky karena ternyata Vicky Penipu. Ealah...kok bisa sih.
Ternyata oh ternyata, yang ditipu banyak sekali, diantaranya beberapa penyanyi dangdut Tanah air, yang seuexy suexy...banget.
Mungkin mereka terpana dengan Ngibulnya Vicky yang katanya anak pejabat, pengusaha, Lawyer dan lain lain. Dan juga mereka terpana dengan gaya bahasa Vicky yang "menurut " mereka "intelex. Wadakadabrahhhhh...
Ya sudah lah....
Tapi intinya, memang Jadi perempuan itu mbok ya, jangan matre , kelihatan tuh para korban vicky tergiur karena "harta Bualan" Vicky, hehehe
Ya sudahlah mungkin korban korban Vicky sekarang sedang "Labilekonomi" karena ditipu Vicky dan "kontroversihati" karena patah hati...hahaha
Awalnya aku tak mau peduli dengan gosip. Kebetulan sudah sebulan ini, kami tak menyalakan TV, karena kami berhenti berlangganan dengan Indovision.
Tapi kami tetap mengakses internet.
Dalam sebuah berita, ada judul yang membuat aku tergugah membacanya. Vicky diurutan 3 daftar pencarian goole indonesia.
Aku jadi penasaran, aku buka. ternyata setelah membaca berita dan gaya bahasanya, aku tiba tiba tertawa terpingkal pingkal.
terus aku telusuri beritanya ternyataada hubungannya dengan zazkia Gotik. Nah, mengenai Zazkia Gotik ini, dari kemarin juga beritanya berseliweran di dunia maya, aku keukeuh untuk tidak ingin tahu. Akhirnya jadi tahu juga.
Ceritanya, Zazkia Gotik memutuskan hubungan dengan Vicky karena ternyata Vicky Penipu. Ealah...kok bisa sih.
Ternyata oh ternyata, yang ditipu banyak sekali, diantaranya beberapa penyanyi dangdut Tanah air, yang seuexy suexy...banget.
Mungkin mereka terpana dengan Ngibulnya Vicky yang katanya anak pejabat, pengusaha, Lawyer dan lain lain. Dan juga mereka terpana dengan gaya bahasa Vicky yang "menurut " mereka "intelex. Wadakadabrahhhhh...
Ya sudah lah....
Tapi intinya, memang Jadi perempuan itu mbok ya, jangan matre , kelihatan tuh para korban vicky tergiur karena "harta Bualan" Vicky, hehehe
Ya sudahlah mungkin korban korban Vicky sekarang sedang "Labilekonomi" karena ditipu Vicky dan "kontroversihati" karena patah hati...hahaha
Masih banyak DUl DUL lain...
Kecelakaan di jalan Raya khususnya di Indonesia semakin menjadi jadi saja. Sebelum Dul mengalami tragedi menabrak grand max dan avanza dan menewaskan 6 orang sekaligus, sudah banyak kecelakaan dijalan raya kita. Kasus Dul seolah membuka mata kita , sudah saatnya behenti bermain main dengan kendaraan di jalan raya, apalagi anak anak.
Kenapa aku bilang bermain main?. Ya sudah takdirnya anak bermain main. Jadi berilah mainan yang aman, bukan berbahaya. Kalo dul pake mobil mobilan gak papa, ini mobil beneran, dimana dia sudah memakan korban tak bersalah.
Jalan Raya kita bukan tempat bermain. Untuk itu anak anak, jika ke jalan Raya, harus disertai orang dewasa, dan dilarang keras, menggunakan kendaraan bermotor.
Kenapa dilarang? karena emosi anak masih labil.Anak anak tidak mengontorl Amgdala sampai umur 25 tahun (bobo). Meskipun secara fisik dia besar, atau bisa menggunakan kendaraan, secara psikis dia belum memapu mengendalikan diri.
Siapa yang disebut anak anak?. Kalo dalam UU Perlindungan anak yang disbut anak anak adalah suia dibawah 18 tahun. sementara DUL baru 13 tahun.
Slahkah dul? aku jawab Tidak, yang salah adalah orangtuanya, yang membiarkan anaknya menggunakan mobil dan membelikan mobil.
Di sekitar kita banyak sekali Dul Dul lain yang siap menjadi korban dan membuat korban di jalan Raya.Itulah kenyataannya.
Tidak ada hukum yang tegas di negara ini. Orangtua juga seolah tak peduli dengan anak. Yang diberikan hanya uang uang dan uang. Padahal anak butuh kasih sayang dan kepedulian.
Kepedulian kita kepada anak, bukan diberikan dengan harta, tapi perhatian. Jika kita memberikan sesuatu yang kelihatannya sangat menggembirakan anak, tapi barang itu justu membahayakan dia, berarti kita bukan sayang anak, tapi menjerumuskan.
Didesa tempat saya tinggal, ada seorang anak meminta motor dengan paksa kepada bapaknya, dan ngambek jika tidak diberi, padahal orangtua tersebut tak punya uang, akhirnya sang ayah, terpaksa cari pinjaman demi menyenangkan anaknya, dia masih dibawah umur. Tahu apa yang terjadi saudara. Anak tersebut tertabrak kereta, dan meninggal ditempat, karena rupanya anak tersebetu tidak sabar menunggu kereta lewat. Inna lillahi wa inna ilaihi Roji'un.
Kejadian diatas adalah kejadian sebenarnya.
Banyak lagi kasus kasus lain diluarsana, dimana anak dimanjakan dengan barang barang mewah.
Temanku, membiarkan anaknya main PS tanpa tahu waktu. Ketika kami bertemu dan menasehati agar bermain saja diluar, dan berhenti main PS, orangtuanya malah marah. Agar anaknya mau ke dokter Gigi, sang anak tersebut sampai mengancam baru mau ke dokter asal diberi uang 2juta. Ya anak umur 9 tahun bisa, dan mengancam orangtuanya seperti itu. Dan itu benar benar ada. Itu karena orangtuanya sengaja memenjakan anak tersebut. Biasanya terjadi pada pasangan yang bercerai, karena untuk menebus rasa bersalah atas kesalahan orangtuanya. Tapi pasangan yang normalpun ada yang seperti itu.
Mudah2 an kasus Dul menjadi momentum keluarga keluarga diIndonesia dan dimanapun dia berada, untuk lebih memperhatiakan serta memberi kasih sayang pada anak anak kita dengan teladan kesederhanaan, kasih sayang dan ilmu. Bukan dengan harta.
Wallhu'alam bishawab
Kenapa aku bilang bermain main?. Ya sudah takdirnya anak bermain main. Jadi berilah mainan yang aman, bukan berbahaya. Kalo dul pake mobil mobilan gak papa, ini mobil beneran, dimana dia sudah memakan korban tak bersalah.
Jalan Raya kita bukan tempat bermain. Untuk itu anak anak, jika ke jalan Raya, harus disertai orang dewasa, dan dilarang keras, menggunakan kendaraan bermotor.
Kenapa dilarang? karena emosi anak masih labil.Anak anak tidak mengontorl Amgdala sampai umur 25 tahun (bobo). Meskipun secara fisik dia besar, atau bisa menggunakan kendaraan, secara psikis dia belum memapu mengendalikan diri.
Siapa yang disebut anak anak?. Kalo dalam UU Perlindungan anak yang disbut anak anak adalah suia dibawah 18 tahun. sementara DUL baru 13 tahun.
Slahkah dul? aku jawab Tidak, yang salah adalah orangtuanya, yang membiarkan anaknya menggunakan mobil dan membelikan mobil.
Di sekitar kita banyak sekali Dul Dul lain yang siap menjadi korban dan membuat korban di jalan Raya.Itulah kenyataannya.
Tidak ada hukum yang tegas di negara ini. Orangtua juga seolah tak peduli dengan anak. Yang diberikan hanya uang uang dan uang. Padahal anak butuh kasih sayang dan kepedulian.
Kepedulian kita kepada anak, bukan diberikan dengan harta, tapi perhatian. Jika kita memberikan sesuatu yang kelihatannya sangat menggembirakan anak, tapi barang itu justu membahayakan dia, berarti kita bukan sayang anak, tapi menjerumuskan.
Didesa tempat saya tinggal, ada seorang anak meminta motor dengan paksa kepada bapaknya, dan ngambek jika tidak diberi, padahal orangtua tersebut tak punya uang, akhirnya sang ayah, terpaksa cari pinjaman demi menyenangkan anaknya, dia masih dibawah umur. Tahu apa yang terjadi saudara. Anak tersebut tertabrak kereta, dan meninggal ditempat, karena rupanya anak tersebetu tidak sabar menunggu kereta lewat. Inna lillahi wa inna ilaihi Roji'un.
Kejadian diatas adalah kejadian sebenarnya.
Banyak lagi kasus kasus lain diluarsana, dimana anak dimanjakan dengan barang barang mewah.
Temanku, membiarkan anaknya main PS tanpa tahu waktu. Ketika kami bertemu dan menasehati agar bermain saja diluar, dan berhenti main PS, orangtuanya malah marah. Agar anaknya mau ke dokter Gigi, sang anak tersebut sampai mengancam baru mau ke dokter asal diberi uang 2juta. Ya anak umur 9 tahun bisa, dan mengancam orangtuanya seperti itu. Dan itu benar benar ada. Itu karena orangtuanya sengaja memenjakan anak tersebut. Biasanya terjadi pada pasangan yang bercerai, karena untuk menebus rasa bersalah atas kesalahan orangtuanya. Tapi pasangan yang normalpun ada yang seperti itu.
Mudah2 an kasus Dul menjadi momentum keluarga keluarga diIndonesia dan dimanapun dia berada, untuk lebih memperhatiakan serta memberi kasih sayang pada anak anak kita dengan teladan kesederhanaan, kasih sayang dan ilmu. Bukan dengan harta.
Wallhu'alam bishawab
11 September, 2013
SiLaturahim
Senin, pukul 09.00
Kami berniat ke purwokerto untuk suatu urusan, dan sekalian silaturahim.
Kami berhenti di BNI Gombong, untuk mengambil uang yang harus kami bayarkan ke bank.
Lalu kami mampir di BRI gombong, untuk menggesek kartu kredit, rupanya tertelan. Akibat tertelan itu, kami harus menunggu selama 1/2 jam, tanpa hasil. Padahal dalam kejadian yang sama, di BRI terdekat di sebalah rumah, sang dalam waktu 5 menit, kartu diambil oleh satpam, dan sang CSmemebrikannya kepadaku. hemm.
Tapi hikmahnya, aku dapat pulsa 25.oo0. dari bri yang menawari sms banking..:)
Bude Tambak
Tapi hikmahnya, aku dapat pulsa 25.oo0. dari bri yang menawari sms banking..:)
Bude Tambak
lalu kami melanjutkan perjalanan, kami berhenti di tambak, disana ada Bude tambak. Beliau adalah kakak bapakku. beliau mungkin suainya sekitar 80 tahun, ingatannya masih tajam setajam pisau, wajahnya juga cukup cerah, tapi beliau hanya berbaring di ranjang. Kata beliau badannya "bengkek".
beliau ,berpesan agar anwar mencarikan tukang urut untuk beliau, dan aku diminta menyampaikannya.
Kami tak bisa berlama lama di sana, karena urusan kami masih banyak, lalu kami berpamitan pulang.
Masjid NU
Hari itu hari Jum'at, suami berhenti untu shalat Jum'at, dan aku menunggu di mobil sambil meakan buah kelengkeng serta membaca buku.Shalat Jum'at nya cukup singkat hanya setengah jam, dengan khutbah "Istiqamah".
Bengkel Daihatsu
Akhirnya sampailah kami di Purwokerto, Pertama kalai yang kami injak kan adalah Bengkel Daihatsu.
Kami melihat kondisi mobil kami yangsedang dikerjakan, mungkin butuh 1bulan lagi sampai mobil itu selesai, karena keadaanya cukup parah.
Warung Padang sederhana
Suami sudah mengeluh kelaparan, aku minta makan di Warung ABG, yang murah meriah, ada ayam goreng, asem asem dan cak kangkung. Tapi sepanjang jalan kanan dan kiri kami tak menemukan tulisan ABG. kebanyak warumng makan padang, atau warung soto, ayam dahsyat dll.
Suamiku berkata pesimis," udah ah di warung padang aja". Yang sudah jelas jawane, menirukan ungkapan tanteku, yang mengibaratkan warung padang itu jelas jawa, maksudnya sudah jelas halal dan enak.rasanya standar harganya juga standar..:)
Kami berduapun makan siang disana, dan menghabiskan cukup 30.000 sadja..:)
BuLik Asri
Setelah kenyang, kami menuju rumah Bulik Asri, beliau adalah adik Ibuku. Putrinya 4. semua di jakarta, yang satu sedang belajar di Australia.
Alhamdulilah kami bisa mengunjungi rumah beliau. Namun sayang tidak sempat bertemu dengan bulik asri, karena ketika kami memasuki rumahnya yang tak terkunci, dan sudah mengucap assalamualaikum, tak ada jawaban. Bahkan suami sempat ke kamar mandi segala. ternyata bulik sedang tertidur sangat pulas hehehe.Kami hanya meletakkan bungkusan kelengkeng dan jeruk di meja ruang keluarganya.
Bude hari
Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Rumah Bude Hari, beliau kakak ibuku. Usianya mungkin sekitar 70 an, beliau masih sehat, dan begitu aku memasuki rumah, beliau kelihatan sangat ceria. lalu aku menyapa putrinya "Ida" yang jangkung, dan ramah, Ida sedang menggoreng jenang. Aku baru tahu ada jenang goreng. Hihihi. Langsung dia merebus air panas untuk membuat kopi. Aku langsung membantunya. Kebetulan setelah perjalanan jauh, suamiku sangat lelah, dan ingin ngopi.
Akhirnya aku dan suami serta bude sedikit bercerita, lalu aku sempatkan shalat dhuru dan ashar sekaligus.
Bude tak lupa membawakan "Gendar" mentah untuk digoreng, mungkin ketika macit di rumah bude, aku dan suami sangat banyak menghabisakna "gendar" hihi. Jadi bude kasihan hahah. Makasih bude, gendarnya sangat wenak....
Pakde Uti
Lalu setelah dari Bude, kami melanjutkan perjalanan ke rumah Pakde Uti, Beliau adalah dosen di Unsud. akhirnya setelah sedikit kebabalasan menuju baturaden, kamipun menemukan rumah beliau. "Assalamu'alaikum", wa'alaikum salam, jawab pakde. Rupanya beliau baru saja shalat maghrib. Lalu pakde bertanya ," dari mana ,sore sore begini?. Kami menjawab, kami memang sedang ingin mengunjungi pakde, dan saudara saudara, kebetulan syawal ini kami tidak bertemu. Lalu muncul Hani, Yudil, putra putri beliau, dan cucu belaiu kinanti yang lucu dan berambut tebal.
Lalu setelah berbincang , kami shalat maghrib dan isya sekaligus. Lalu Bude menyajikan teh hangat dan mendoan anget yang super enak, Aku habis satu potong besar.
Pakde bercerita banyak tentang kasus rektor Unsud yang ditangkap KPK. Juga bercerita tentang putri beliau yang paling berprestasi, "Prita". Yah sepupuku itu memang luar biasa. Dalam usia sangat muda sudah meraih gelar doktor. Dan pakde bercerita, memang si Prita dari dulu anak yang rajin, dan taat beribadah. Bahkan shalat tahajudnya bapakanya saja kalah.
kebetulan prita sedang ada di Purwokerto setelah 5 bulan lalu pulang adri jepang. Dia mendapat ujian, suaminya sakit kanker, dan harus dirawat di Rumah sakit. Dokter memvonisa umurnya tak lama. Aku sedih mendengarnya.
Waktu aku kesana Prita sedang di rumah sakit bersama Jijah kakaknya. Aku berencana menengoknya, namun, ketika kami akan pamit, tiba tiba prita pulang. Kamipun bersalaman dan berpelukan, terus terang sejak dia menikah aku lama tak berjumpa dengannya.Prita peraih gelar doktor, bagiku seorang yang sangat sederhana, meski sudah doktor, dia tetpa rendah hati. terlihat dari gaya bicara dan pancaran wajahnya.
Begitu banyak ujian di keluarga kami, aku hanya berpesan, jika kita sednag diberi ujian, lihatlah yang lebih sulit dibawah kita, kita akan bersyukur, dan Allah memilih Prita, karena Alalh tahu, Prita pasti kuat. aku juga memiliki sepupu lain yang ujiannya lebih parah, suaminya ditabrak, dan harus diamputasi. Sementara penghasilannya tidak cukup untuk membiayai kehidupan dan sakit sang suami.
begitulah kami saling menguatkan. Dan masih banyak lagi ujian ujian di keluarga kami. Semoga kita bisa sabar menghadapi semua yang menimpa kita, baik atau buruk.
RS Margono
Lalu kami melanjutkan perjalanan ke rs margono, menengok anak teman suami yang ditabrak olah orang tak dikenal selepas pulang mengaji. Dia harus dioperasi. Pukul 19.00 kami keluar dari margono, dan langsung pulang ke rumah, sampai rumah sekiat pukul 21.30 anak anak sedang belajar, dan semua baik baik saja. Alhamdulilah Allah menjaga anak anak ku...
Lalu kami melanjutkan perjalanan ke rs margono, menengok anak teman suami yang ditabrak olah orang tak dikenal selepas pulang mengaji. Dia harus dioperasi. Pukul 19.00 kami keluar dari margono, dan langsung pulang ke rumah, sampai rumah sekiat pukul 21.30 anak anak sedang belajar, dan semua baik baik saja. Alhamdulilah Allah menjaga anak anak ku...
02 September, 2013
September(HARUS!!!!) Ceria...:)
September (harus ) ceria…?
Hari ini hari pertama di bulan September 2013.
Kebetulan hari minggu. Dirumah sepi, karena bapak sedang
pergi ke Tegal untuk menengok Bapak dan Ibu.
Bangun pagi seperti biasa, selepas tahajud, aku membangunkan
anak anak untuk shalat shubuh. Kami pun shalat berjamaah. Lalu, aku membuat
the, kebiasaan keluarga kami setiap pagi.
Aku bergegas menyalakan sepeda motorku, untuk menuju atm.
Hari ini, pagi pagi sekali tukang giling keweh akan segera menagih pembayaran
keweh. Aku baru menitip uang 650.000, masih kurang sekitar 350.000,-.
Kemarin sore pak penagih
dating dengan tiba tiba, aku pun tak ada uang di dompet. Alhamdulilah,
di kas mbak jamilah ada uang 400.000,- uang yang seharusnya untuk BMT belum
diambil, dan aku minta kas took ada 200.000, dan ternyata di dompetku masih ada
sisa uang dari purworjo 50.000,-.
Sebenarnya bapak itu agak kecewa, karena aku baru menitip
650.000, dan tidak melunasinya. Aku bilang paling besok pak. Tapi katanya harus
sekarang karena mau untuk membayar karyawan dan membayar solar.
Aku pun kebingungan, mana dia menagih hanya di depan pintu.
Lalu aku minta dia masuk, dan duduk, serta menerima pembayaraku. Ya mungkin,
begitulah cara mereka berkomunikasi.
Akhirnya aku keluar dari rumah, sedikit agak kaget, ada bus
besar parker di depan rumah, mungkin bus wisata dakwah, bathinku. Lalu kutanya
supir, mau ke magelang ya pak? Iya katanya.
Lalu tiba tiba ada bu nunung memakai baju seragam aisyiyah
dating dan akan menaiki bus.
Mereka akan segera ke legok dan berangkat ke magelang untuk
mengikuti kegiatan wisata dakwah.
Aku bersalaman, dan mengucapkan selmat jalan padanya. Aku
terus melaju, menuju atm mandiri. Hanya aku yang parker di situ. Aku masuk,
bismillah dengan namaMu ya Allah semogamasih ada sisa uang yang masih bisa
ditarik, harapku dalam hati.
“Maaf saldo anda tidak mencukupi”. Kebetulan saldo uang ada 130.000,-. Aku coba
lagi mengambil 50.000,-, kembali ada tulisan
di layar. “maaf saldo anda tidak mencukupi,’’. Langsung aku menjuju atm bca. Disanapun
sepi, mungkin hanya aku yang membutuhkan uang pada pagi hari buta itu.
Aku masuk, menulis pin, dan alhamdulilah, saldo masih
280.000, dan dari bca, aku bisa mengambil uang 200.000,-. Bisa untuk membayar
tagihan pak keweh , di took kebetulan
aku lihat ada sisa 150.000,- Insya allah cukup.
Lalu aku pulang kerumah, dengan hasil 200.000,-. Dan hingga
kini, kutunggu bapak itu tak dating datang jua.
Pagi itu , selepas aku mengambil uang, aku mengajak anak
anak bersepeda, di alun alun, sedikit menhigur diri dan berolah raga. Kebetulan
setiap pagi ada car free day, jadi pemakai sepeda cukup tenang mengendarai
sepeda tanpa gangguan motor yang biasanya mengeluarkan asap.
Aku memakai sepeda sendiri, jasmine membonceng nadia. Lalu
kami istirahat sejenak sambil menikmati bubur kacang hijau di depan sma 1. Lalu
kami berfoto2 narsis di bawah pohon asem. Setelah selesai, aku membayar tagihan
bubur, semua 9000,-. Dulu terakhir aku kesana harga masih 2000,- sekarang sudah
naik, wajarlah, harga BBM kan naik hehe.
Lalu kami bertiga pulang, bersepeda pagi itu cukup membuatku
berkeringat. Meski hanya sebentar.
Tiba di rumah, kami lapar, kebetulan masih ada sisa sambal
padang . Lalu aku meminta mbak wiwik menggoreng tempe, dan merebus sawi. Alhamdulilah
enak sekali. Sambal padang emang luar biasa, cocok untuk kami yang sedang
terkena krisis moneter.:)
Biasanya kalo hari minggu kami ada kegiatan, tapi hari ini tidak,
harusnya pula aku ikut ke magelang mengikuti acara wisata dakwah ‘asiyiyah,
tapi tidak, karena aku juga belum mendaftar , dan kebetulan, kursi duduk di bus
sudah penuh, dan kebetulan juga suami sedang ke tegal, dan kebetulan, mobil
juga sedang dipakai,dan kebetulan, aku sedang tidak memeiliki uang yang cukup
untuk aku pergi kesana, jadi banyak kebetuluan ,kebetulan yang menakdirkan aku
tidak jadi pergi ke acara wisata dakwah ‘aisyiyah tahun ini.
Hari ini betul betul terasa” kuning”, istilah anak anak kalo
lagi keadaan dejavu, suram dan sedih yang tidak jelas.
Aku pun tertidur sejenak, karena bingung mau melakukan apa, sebenarnya
mungkin banyak yang bisa kulakukan, missal bersih bersih rumah, atau menengok
pabrik, tapi, enaqthlah tiba tiba semangatku hilang. Seperti tak punya tulang.
Dan akhirnya setelah sejenak tertidur, aku bangun, . Aku menuju dapur, aku buka kulkas, ada susu, lalu aku rebus, aku
campur kopi dan gula, jadilah kopi susu, aku dan yasmin meminumnya sambil
berdiskusi tentang buku “ Sejarah Muhammad” karya martin Lings.
Lalu setelah itu kita sudah bersepakat untuk melewati hari yang kuning ini dengan makan bakso
“gemilang” di dekat lampu merah. Yasmin pingin yang asin asin, “katanya,”
Aku belum pernah ke bakso gemilang, dan siang ini kami akan
mencobanya. Enak atau tidak. KAlo enak, mungikn akan menjadi langganan kami
seterusnya. Kebetulan tempatnya dekat.
Sebelum pergi kesana, aku mengepak beras, dan mengambil satu
paket biscuit “SELIMUT” sisa bingkisan dari
parcel lebaran, aku memasukannya ke dalam kantung kresek yang akan kuberikan
pada yu sop. “. Yasmin, sebelum ke bakso gemilang, kita akan ke rumah yu sop
dulu, kataku”.
Oke, “kata yasmin.
Lalu kami berdua turun dan memarkir motor di depan rumah kosong. Dan kami
segera menuju rumah kontrakan yu sop. Rumah kontarakn kecil, beralas tanah dan
berdinding kayu akasia. Disana duduk seorang tua dia adalah bapak yu sop. Yu
sop , seorang Ibu tanpa penghasilan, dengan 6 anak, dan harus menangung ayahnya
yang sakit sakitna pula. Untung dua anaknya fiqoh dan windi sekarang sudah
bekerja di batam, dan sedikit bisa membantu keluarga itu. Kontarakan kontaraka
itu cukup menyedihkan, ada di sebelah yu sop, seorang wanita tua, yang sedang
sakit terkea stroke, kabarnya di adulu bekerja dibank, tapi sekarang tdiak ada keluarganya yang mau merawatnya.
Hanya ada sesekali saudara yang mengantar makanan.
Pernah ketika suamiku mengantar makanan waktu bulan
ramadhan, perempuan itu berteriak teriak terus. Mungkin sedang ingin bicara,
tapi tidak ada yang diajak bicara, yu sop sendiri sudah kesulitan dengan 4
anaknya yang masih kecil kecil dan bapaknya yang sudah usia senja.
Setelah aku sedikit berbincang dengan yu sop, yaitu menanyayakan,
kenapa sms gak dijawab, dia menjawab, hapenya rusak, jadi gak tahu kalo ibu sms
katanya.
Aku memang menanyakan, anak anak kapan akan ngaji, karena
setelah puasa ngaji iqra nya sementara berhenti. Akhirnya sekarang dilanjutkan
lagi.
Akhirnya aku sampai pula di bakso gemilang, aku memesan 2
porsi bakso. Harga cukup murah 7000,- tapi ya memang rasa dagingnya kurang.
Tapi cukup menghibur aku dan yasmin yang sedang “kuning”
Akhirnya, akupun pulang setelah selesai menikmati kuliner
bakso gemilang, siang cemerlang, hehe. Aku pulang dan sampai rumah, aku menulis
ini, lalu anak anak yu sop jam 4 datang untuk mengaji iqra.
Sebenarnya aku ingin membuka tpq di belakang rumah, nanti
aku namakan tpq nasyiatul asiyiyah ranting kedawung
Calon siswanya ya anak anak yu sop dan anak anak tetangga
sekitar, nanti aku membayar guru ngaji untuk mereka. Tempat sudah ada di
mushola karyawan yang cukupnlah untuk 10 anak, aku tinggal menyiapkan meja
belajar dan buku. Mudah mudahan ada rezeki ya Allah…
Aku harap ke depan
semua membaik…baik usaha, maupun segalanya…seperti lagu Vina…September harus
ceria…apapun keadaannya…J
26 Agustus, 2013
Devil wears XXXXXX (Maksudnya Jilbab ) Part II
Astaghfirullahal 'adzim, disiang yang terik mana puasa lagi , harus bertemu dengan devil wears prada lagi, seperti yang pernah kuceritakan di blog ku, tgl 21 januari 2012 lalu. kembali berulang.
Benar lah surat Al baqarah 8 -11 dalam Al qur'an yang mengatakan :
Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian", pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.
Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."
Benar lah surat Al baqarah 8 -11 dalam Al qur'an yang mengatakan :
Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian", pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.
Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."
Devil wear Jilbab ini, meski dia secara KTP Islam berjilbab pula, rajin shalat, puasa, ngaji, tapi perilakunya sangat jauh dari keimanan. Suka durhaka dengan orang tua, selingkuh, berdusta, menfitnah, dan deretan perilaku buruk lainnya.
Aku sampai tak habis fikir, jika dinasehati, sepertinya telinganya disumbat.
Itulah ciri2 orang kafir dan munafik.
Bagaiman menyembuhkan orang seperti ini? Akupun tak tahu.
Sudah berbagai peringatan di berikan tapi tak jua sadar. kerusakan demi kerusakan dia lakukan, tak juga membuatnya kembali ke jalan yang benar.
Yang membuat miris, dia itu pake jilbab, jad sunggug samat sangat disayangkan.
Peristiwa siang ini, sudahlah cukup untuk membuktikan pada semua, bahwa devil wear prada ini belum bertaubat nasuha, hanya dia dan Allah saja yang bisa menolongnya.
Bahkan orangtua sudah sampai berbusa busa, sampe diunyik2 mukanya biar sadar tetap berpaling. setan apakah yang ada di dalam dirinya? Tuhan...aku tak tahu jawabnya....
Jauhkna devil wear jilbab ini dari kehidupan aku dan keluargaku, karen dia sama sekali tidak membawa kebaikan, justru kebencian dan kemudharatan...jauhkan ya Tuhan....
28 Juli, 2013
Lailatul Qodar
Malam ini malam ke 20 puasa ramadhan 1434 Hijriyah.
Mungkinkah malam ini malam Lailatul Qodar?
Tadi siang suamiku kultum di acara arisan keluarga. Lailattul Qodar lebih baik dari 1000 bulan
1000 bulan kira kira 83 tahun.
Jadi lailatul Qodar lebih baik dari umur hidup manusia pada umumnya.
Orang yang mendapatkan lailatul Qodar adalah orang yang diberi pencerahan, petunjuk, untuk mencari kebenaran dari Al Qur'an.
Jika kita saat ini punya keinginan untuk mendalami al qur'an sebaik baiknya, tidak hanya membaca, tapi tadabbur qur'an, karena al qur'an adalah petunjuk terbaik bagi manusia, mungkin kita salah seorang yang beruntung mendapatkan malam lailatul qadar.
Jika sampai saat ini, kita diberi kesempatan untuk mengenal Al Qur'an, itu adalah suatu hal yang harus disyukuri, karena Al Qur'an adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akherat.
Surat Al Qadr
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu?
3. malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar.
Selama bulan puasa ini, aku sudah membaca al qur'an , sambil membaca tafsirnya, sampai surat Yusuf.
Baru juz 13, masih ada 17 juz lagi, mudah 2an bisa khatam dalam bulan Ramadhan ini.
Mungkinkah malam ini malam Lailatul Qodar?
Tadi siang suamiku kultum di acara arisan keluarga. Lailattul Qodar lebih baik dari 1000 bulan
1000 bulan kira kira 83 tahun.
Jadi lailatul Qodar lebih baik dari umur hidup manusia pada umumnya.
Orang yang mendapatkan lailatul Qodar adalah orang yang diberi pencerahan, petunjuk, untuk mencari kebenaran dari Al Qur'an.
Jika kita saat ini punya keinginan untuk mendalami al qur'an sebaik baiknya, tidak hanya membaca, tapi tadabbur qur'an, karena al qur'an adalah petunjuk terbaik bagi manusia, mungkin kita salah seorang yang beruntung mendapatkan malam lailatul qadar.
Jika sampai saat ini, kita diberi kesempatan untuk mengenal Al Qur'an, itu adalah suatu hal yang harus disyukuri, karena Al Qur'an adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akherat.
Surat Al Qadr
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu?
3. malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar.
Selama bulan puasa ini, aku sudah membaca al qur'an , sambil membaca tafsirnya, sampai surat Yusuf.
Baru juz 13, masih ada 17 juz lagi, mudah 2an bisa khatam dalam bulan Ramadhan ini.
Sambel Pecel Yu Sop
Sore itu, sekitar pukul setengah empat, aku terbangun karena ketukan pintu.
"Assalamu'alaikum.....," terdengar suara dari pintu belakang. Suara anak anak. Siapa ya?
Biasanya yang mengetuk dari belakang anak anak yu sop yang akan belajar mengaji. Tapi selama ramadhan ini, mengajinya sementara libur, karena kesibukan ku.
Tapi suaranya si anak anak yu sop, si Senni, adi, dan iyan.
Lalu sambil mengucek mata, aku mengaca, dan berhias sebentar, lalu kubuka pintu belakang.
Ahhh ternyata benar, Mereka bertiga memberikan sesuatu padaku. "Ini ada titipan dari ibu," kata senni.
"Ohhhh...ya, apa ini, lalu ku buka tempat makanan itu, ternyata sambal pecel.
Tunggu sebentar ya, " kataku pada anaka anak itu.
Lalu aku mengambil makanan sebagai tanda terimakasih, untuk mereka.
"Bilang sama ibu, sampaikan terimakasih , dan salam untuk ibu," kataku. Lalu aku juga memberi sedikit uang jajan untuk mereka membeli takjil buka.
Lalu mereka pun berpamitan,' Assalamu'alaikum, kata mereka."Wa'alaikum salam." kataku.
Aku terharu dengan pemberian sambel pecel dari yu sop, disaat kondisi keluargnya yang kekurangan, dia masih menyempatkan memberi.
Ya, dia hidup dengan 6 anak tanpa suami, rumahpun beralaskan tanah, itupun kontrak.
Dia bercerai dari suaminya, yang mabuk mabukan dan kurang bertanggung jawab.
Alhamdulilah dua anaknya yang sudah dewasa, sudah bekerja, sehingga bisa sedikit membantu keuangan yu sop.
Aku teringat sebuah ayat al Qur'an dalam surat Ali Imran 133 - 134 :
{133} وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
{134} الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Yu sop, sudah melaksanakan ayat diatas, dia memberi disaat sempit. Dan itu adalah ciri ciri orang bertakwa.
Luar biasa...semoga aku bisa menirunya...
"Assalamu'alaikum.....," terdengar suara dari pintu belakang. Suara anak anak. Siapa ya?
Biasanya yang mengetuk dari belakang anak anak yu sop yang akan belajar mengaji. Tapi selama ramadhan ini, mengajinya sementara libur, karena kesibukan ku.
Tapi suaranya si anak anak yu sop, si Senni, adi, dan iyan.
Lalu sambil mengucek mata, aku mengaca, dan berhias sebentar, lalu kubuka pintu belakang.
Ahhh ternyata benar, Mereka bertiga memberikan sesuatu padaku. "Ini ada titipan dari ibu," kata senni.
"Ohhhh...ya, apa ini, lalu ku buka tempat makanan itu, ternyata sambal pecel.
Tunggu sebentar ya, " kataku pada anaka anak itu.
Lalu aku mengambil makanan sebagai tanda terimakasih, untuk mereka.
"Bilang sama ibu, sampaikan terimakasih , dan salam untuk ibu," kataku. Lalu aku juga memberi sedikit uang jajan untuk mereka membeli takjil buka.
Lalu mereka pun berpamitan,' Assalamu'alaikum, kata mereka."Wa'alaikum salam." kataku.
Aku terharu dengan pemberian sambel pecel dari yu sop, disaat kondisi keluargnya yang kekurangan, dia masih menyempatkan memberi.
Ya, dia hidup dengan 6 anak tanpa suami, rumahpun beralaskan tanah, itupun kontrak.
Dia bercerai dari suaminya, yang mabuk mabukan dan kurang bertanggung jawab.
Alhamdulilah dua anaknya yang sudah dewasa, sudah bekerja, sehingga bisa sedikit membantu keuangan yu sop.
Aku teringat sebuah ayat al Qur'an dalam surat Ali Imran 133 - 134 :
{133} وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
{134} الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Yu sop, sudah melaksanakan ayat diatas, dia memberi disaat sempit. Dan itu adalah ciri ciri orang bertakwa.
Luar biasa...semoga aku bisa menirunya...
01 Juli, 2013
Silaturahmi
Badanku agak meriang. Rasanya dingin. Aku memakai jaket tebal, dan tidur menggunakan selimut, pagi menjelang siang itu.
Setelah 3 hari 2 malam menyelesaikan workshop menejemen organisasi dan multimedia Nasyiatul Aisyiyah, alhamdulilah berjalan dengan lancar, aku pulang sampe rumah minggu siang. Dan langsung tewas di kasur. alias tidur.
Paginya, ternyata masih sama, kecapean, dingin, kembung, lemes.
Pagi itu eyang menelpon, untuk mengajak takziah sekaligus silaturahim ke salah seorang tante beliau. tante ibu berarti nenek bagiku.Karena kutunggu tak jua muncul, aku tidur, dan ketika suamiku datang melihatku dalam keadaan tertidur menggunakan jaket dan selimut, dai bertanya : Wah...sakit ya,...aduh sebaiknya ibu gak usah takziah dulu, "
Rupanya tiba tiba eyang datang," Wah mriang apa?" dengan bahasa ngapak nya.
Etok etok mbok,' kata beliau.
Langsung aku bergegas, sebaiknya aku ikut saja, meski badan dingin.
Akupun berhias, dan berkerdudung segera menuju mobil. Akhirnya aku berangkat.
Sampelah kami pada rumah, salah seorang adik nenek ku yang sudah meninggal.
usia nya sudah 90 tahun lebih, badannya sudah membungkuk.
Kudapati beliau sedang menggoreng tempe di dapur, posisi wajan penggorengan dengan kepalanya hampir sama, karena badan beliau yang sudah membungkuk,tapi ingatannya masih cukup baik.
Ibu kaget, dan berkata ," Ya Allah mbah, kok menggoreng sendiri, apa tidak ada yang membantu,"? langsung ibuku mengambil alih menggoreng tempe. Lalu akhirnya aku berkata,"Ibu sama mbah saja, nanti ana yang menggoreng," Akhirnya aku menyelesaikan menggoreng tempe nya, sementara Ibu dan Mbah berbincang bincang di beranda belakang rumah.
Mereka berbincang, berpelukan, dan saling memaafkan, ada beberapa hal yang membuat sedikit hubungan mereka berdua tidak baik, bukan karena mereka berdua, tapi karena ulah orang lain yang membuat hubungan mereka jadi sedikit bermasalah, aku tahu mereka berdua adalah orang orang yang tulus, Ibuku sama sekali tidak bersalah, justru berendah hati meminta maaf, justru orang yang salah malah tidak. dan itu diluar mereka berdua. Diluar Ibu dan Mbah.
Yah begitulah dunia, akhirnya mereka pun saling memafkan, indahnya silaturahim.
Aku bergegeas pulang, dan ibu berkata ," kita jadi takziah tidak,? ibu sebenranya tidak kenal lho? , Aku bilang, monggo terserah ibu saja,Akhirnya setelah kebimbangan yang melanda ibuku, ibuku memutuskan, Jadi saja, betapa berat menggapai ridho ilahi, sudah niat silaturahim, syetan masih menggoda untuk tidak datang.
Akhirnya kami ke sana, dan bertemu beberapa orang kenalan kami.
Selepas silaturahim dan takziah, ibu mengajak ku makan sup, mungkin karena tahu kondisi badanku yang agak meriang, kami makan di sop ari, dan membawa 4 bungkus untk pulang. Akhirnya kami pulang, dan herannya ketika, silaturahim itu badanku tiba tiba sehat saja.Luar biasa...
Setelah 3 hari 2 malam menyelesaikan workshop menejemen organisasi dan multimedia Nasyiatul Aisyiyah, alhamdulilah berjalan dengan lancar, aku pulang sampe rumah minggu siang. Dan langsung tewas di kasur. alias tidur.
Paginya, ternyata masih sama, kecapean, dingin, kembung, lemes.
Pagi itu eyang menelpon, untuk mengajak takziah sekaligus silaturahim ke salah seorang tante beliau. tante ibu berarti nenek bagiku.Karena kutunggu tak jua muncul, aku tidur, dan ketika suamiku datang melihatku dalam keadaan tertidur menggunakan jaket dan selimut, dai bertanya : Wah...sakit ya,...aduh sebaiknya ibu gak usah takziah dulu, "
Rupanya tiba tiba eyang datang," Wah mriang apa?" dengan bahasa ngapak nya.
Etok etok mbok,' kata beliau.
Langsung aku bergegas, sebaiknya aku ikut saja, meski badan dingin.
Akupun berhias, dan berkerdudung segera menuju mobil. Akhirnya aku berangkat.
Sampelah kami pada rumah, salah seorang adik nenek ku yang sudah meninggal.
usia nya sudah 90 tahun lebih, badannya sudah membungkuk.
Kudapati beliau sedang menggoreng tempe di dapur, posisi wajan penggorengan dengan kepalanya hampir sama, karena badan beliau yang sudah membungkuk,tapi ingatannya masih cukup baik.
Ibu kaget, dan berkata ," Ya Allah mbah, kok menggoreng sendiri, apa tidak ada yang membantu,"? langsung ibuku mengambil alih menggoreng tempe. Lalu akhirnya aku berkata,"Ibu sama mbah saja, nanti ana yang menggoreng," Akhirnya aku menyelesaikan menggoreng tempe nya, sementara Ibu dan Mbah berbincang bincang di beranda belakang rumah.
Mereka berbincang, berpelukan, dan saling memaafkan, ada beberapa hal yang membuat sedikit hubungan mereka berdua tidak baik, bukan karena mereka berdua, tapi karena ulah orang lain yang membuat hubungan mereka jadi sedikit bermasalah, aku tahu mereka berdua adalah orang orang yang tulus, Ibuku sama sekali tidak bersalah, justru berendah hati meminta maaf, justru orang yang salah malah tidak. dan itu diluar mereka berdua. Diluar Ibu dan Mbah.
Yah begitulah dunia, akhirnya mereka pun saling memafkan, indahnya silaturahim.
Aku bergegeas pulang, dan ibu berkata ," kita jadi takziah tidak,? ibu sebenranya tidak kenal lho? , Aku bilang, monggo terserah ibu saja,Akhirnya setelah kebimbangan yang melanda ibuku, ibuku memutuskan, Jadi saja, betapa berat menggapai ridho ilahi, sudah niat silaturahim, syetan masih menggoda untuk tidak datang.
Akhirnya kami ke sana, dan bertemu beberapa orang kenalan kami.
Selepas silaturahim dan takziah, ibu mengajak ku makan sup, mungkin karena tahu kondisi badanku yang agak meriang, kami makan di sop ari, dan membawa 4 bungkus untk pulang. Akhirnya kami pulang, dan herannya ketika, silaturahim itu badanku tiba tiba sehat saja.Luar biasa...
18 Juni, 2013
ISSABELLA
Selepas berthawaf di alun alun, hanya 2 putaran sih...:), aku istirahat sebentar di bangku taman. Sambil menunggu suami yang sedangn menyelesaikan joggingnya -- - biasanya doi thawaf 7 kali, yah itung2 kaya thawaf mengelilingi ka'bah..:)
Sambil membuka buka Hape ku, tiba tiba aku dikejutkan dengan tepukan seseorang.
Pluk Pluk...dadaku berdegub kencang, aku berbalik dan memandang ke arah tepukan itu.
Seorang gadis hitam manis yang ramah, cukup sehat, berusia kurang lebih 13 tahun, memakai jilbab, berkacamata dengan frame pink, berbaju seragam smp negri 2 gombong lengan pendek, dan bercelana panjang,bajunya agak sedikit kotor, menggendong tas sekolah, dan bersepatu kets , jalannya gagah.
"Minta...uang...," katanya merajuk sambil tersenyum.
Kata-katanya kurang jelas, sepertinya dia kesulitan bicara. Bicaranya pelo.
Aku bertanya padanya ," siapa namamu."
Dia menjawab : isabela, dari jakarta, dengan suara pelo nya.
Dia tersenyum, dia gadis yang ramah.
Lalu aku ajak gadis itu duduk di bangku disebelahku. Banyak orang memandang kami, Mungkin Orang2 berpikir anak itu kurang waras dan heran megapa aku mengajaknya bicara.
"Namamu bagus sekali, kataku, "
"seperti sebuah lagu, "kataku sambil tersenyum
Lalu akupun mengajaknya bernyanyi ,"Isabela adalah...kisah cinta dua dunia...mengapa kita berjumpa...namun akhirnya terpisah...,"
Dan isabellapun tertawa, kebekuan pun mencair.
Tak seperti peminta minta lain, aromanya wangi.
Ya, Aroma wangi tercium dari badannya. "Kamu wangi sekali?, 'Kataku.
Habis mandi ya, " kataku lagi
"Masa sih kamu dari jakarta? yang bener, dari kebumen aja kali," kataku menggoda,
Diapun kembali tersenyum, dan tak menjawab apa apa.
"Minta uang...,' katanya lagi sambil tersenyum.
Lalu aku ajak gadis itu duduk di bangku disebelahku.
Isabella, duduk di sebelahku.
Dia mengeluarkan bekas bungkus permen ukuran besar, sebagai tempat untuk menyimpan uang hasil dia meminta minta.
Dia tumpahkan uangnya di bangku, dan memintaku untuk menghitungnya.
Uang ribuan dan recehan tergeletak di bangku. LAlu kami mulai menghitungnya.
"Seribu, dua ribu, tiga ribu, empat ribu, lima ribu, enamribu, tujuh ribu, delapan ribu, sembilan ribu, sepuluh ribu, sebelas ribu, lima ratus....semuanya sebelas ribu lima ratus rupiah.", kataku
Isabella pun tersenyum
Aku bertanya padanya, " em, kenapa kamu meminta minta, kamu kan harusnya sekolah?, tuh seragammu ada labelnya smp negri 2 gombong," kamu kelas berapa? kataku.
"dua, " katanya dengan suara pelo sambil tersenyum.
"Kamu smp gombong? kok disini, smp kebumen kali ya,? kataku,".
"Iya, katanya sambil tersenyum.
Akupun semakin bingung....:D
"Kamu tinggal dimana?,'" Pasar hewan ya? , "kataku asal.
hehe entah kenapa tiba tiba "kata pasar hewan melintas di otakku.
"Minta uang," katanya lagi dengan suara pelonya.
" hemmmmm, mba gak bawa uang....(kebetulan aku memang tidak membawa dompet).
lalu kutanyakan, " nih mbak aja gak punya jam tangan sebagus kamu,', Kamu malah lebih kaya dari mbak, kataku menggoda.
Isabella pun tersenyum
Lalu isabela memandang gerobak yang menjual mendoan, dan mengabil uang seribu rupiah dari bekas bungkus permen, "Aku mau beli mendoan," katanya masih dengan lafal yang tak jelas
Diapun membeli mendoan dengan uang seribu rupiah, dan dia mendapat 2 mendoan hangat dan 2 cabe cengis.
Lalu isabella pun makan mendoan dengan nikmat, dan menawariku satu buah. Aku menolaknya, karena aku sudah kenyang.
"terima kasih, aku sudah makan," kataku.
Lalu dia menghabiskan mendoannya.
Dari jauh suamiku sudah menungguku untuk pulang, lalu aku berpamitan dengan isabella yang ramah itu, dan diapun mencium tanganku dengan senyumannya yang ramah.
"Dadaaaaah,' Katanya manja.
Akupun menjawab " dadaaaaaaaaaaaaaaaah..."
Dia menuju Gazebo di dekat alun alun, dan duduk disana.
Itulah pertemuan singkatku ku dengan isabella, anak gadis yang ceria, tapi harus mencari uang dengan meminta minta dan aku yakin anak itu hanya disuruh, kasihan sekali...:(
Seandainya aku bisa bertemu dan berkomunikasi dengan baik, tapi sulit, karena dia ada keterbatasan dalam berbicara. Dan mungkin aku bisa mengunjungi rumahnya. Entah dia anak siapa, tapi anak itu sangat ramah, dan masih punya masa depan yang panjang, meski banyak kekurangan pada dirinya.Aku tau, dari keramahannya, dia mempunyai hati yang lembut...
Isabella, semoga nasib menuntunmu ke arah yang lebih baik, aku masih ingin berjumpa dan melakukan sesuatu untukmu, semoga Tuhan akan menolongmu...
Sambil membuka buka Hape ku, tiba tiba aku dikejutkan dengan tepukan seseorang.
Pluk Pluk...dadaku berdegub kencang, aku berbalik dan memandang ke arah tepukan itu.
Seorang gadis hitam manis yang ramah, cukup sehat, berusia kurang lebih 13 tahun, memakai jilbab, berkacamata dengan frame pink, berbaju seragam smp negri 2 gombong lengan pendek, dan bercelana panjang,bajunya agak sedikit kotor, menggendong tas sekolah, dan bersepatu kets , jalannya gagah.
"Minta...uang...," katanya merajuk sambil tersenyum.
Kata-katanya kurang jelas, sepertinya dia kesulitan bicara. Bicaranya pelo.
Aku bertanya padanya ," siapa namamu."
Dia menjawab : isabela, dari jakarta, dengan suara pelo nya.
Dia tersenyum, dia gadis yang ramah.
Lalu aku ajak gadis itu duduk di bangku disebelahku. Banyak orang memandang kami, Mungkin Orang2 berpikir anak itu kurang waras dan heran megapa aku mengajaknya bicara.
"Namamu bagus sekali, kataku, "
"seperti sebuah lagu, "kataku sambil tersenyum
Lalu akupun mengajaknya bernyanyi ,"Isabela adalah...kisah cinta dua dunia...mengapa kita berjumpa...namun akhirnya terpisah...,"
Dan isabellapun tertawa, kebekuan pun mencair.
Tak seperti peminta minta lain, aromanya wangi.
Ya, Aroma wangi tercium dari badannya. "Kamu wangi sekali?, 'Kataku.
Habis mandi ya, " kataku lagi
"Masa sih kamu dari jakarta? yang bener, dari kebumen aja kali," kataku menggoda,
Diapun kembali tersenyum, dan tak menjawab apa apa.
"Minta uang...,' katanya lagi sambil tersenyum.
Lalu aku ajak gadis itu duduk di bangku disebelahku.
Isabella, duduk di sebelahku.
Dia mengeluarkan bekas bungkus permen ukuran besar, sebagai tempat untuk menyimpan uang hasil dia meminta minta.
Dia tumpahkan uangnya di bangku, dan memintaku untuk menghitungnya.
Uang ribuan dan recehan tergeletak di bangku. LAlu kami mulai menghitungnya.
"Seribu, dua ribu, tiga ribu, empat ribu, lima ribu, enamribu, tujuh ribu, delapan ribu, sembilan ribu, sepuluh ribu, sebelas ribu, lima ratus....semuanya sebelas ribu lima ratus rupiah.", kataku
Isabella pun tersenyum
Aku bertanya padanya, " em, kenapa kamu meminta minta, kamu kan harusnya sekolah?, tuh seragammu ada labelnya smp negri 2 gombong," kamu kelas berapa? kataku.
"dua, " katanya dengan suara pelo sambil tersenyum.
"Kamu smp gombong? kok disini, smp kebumen kali ya,? kataku,".
"Iya, katanya sambil tersenyum.
Akupun semakin bingung....:D
"Kamu tinggal dimana?,'" Pasar hewan ya? , "kataku asal.
hehe entah kenapa tiba tiba "kata pasar hewan melintas di otakku.
"Minta uang," katanya lagi dengan suara pelonya.
" hemmmmm, mba gak bawa uang....(kebetulan aku memang tidak membawa dompet).
lalu kutanyakan, " nih mbak aja gak punya jam tangan sebagus kamu,', Kamu malah lebih kaya dari mbak, kataku menggoda.
Isabella pun tersenyum
Lalu isabela memandang gerobak yang menjual mendoan, dan mengabil uang seribu rupiah dari bekas bungkus permen, "Aku mau beli mendoan," katanya masih dengan lafal yang tak jelas
Diapun membeli mendoan dengan uang seribu rupiah, dan dia mendapat 2 mendoan hangat dan 2 cabe cengis.
Lalu isabella pun makan mendoan dengan nikmat, dan menawariku satu buah. Aku menolaknya, karena aku sudah kenyang.
"terima kasih, aku sudah makan," kataku.
Lalu dia menghabiskan mendoannya.
Dari jauh suamiku sudah menungguku untuk pulang, lalu aku berpamitan dengan isabella yang ramah itu, dan diapun mencium tanganku dengan senyumannya yang ramah.
"Dadaaaaah,' Katanya manja.
Akupun menjawab " dadaaaaaaaaaaaaaaaah..."
Dia menuju Gazebo di dekat alun alun, dan duduk disana.
Itulah pertemuan singkatku ku dengan isabella, anak gadis yang ceria, tapi harus mencari uang dengan meminta minta dan aku yakin anak itu hanya disuruh, kasihan sekali...:(
Seandainya aku bisa bertemu dan berkomunikasi dengan baik, tapi sulit, karena dia ada keterbatasan dalam berbicara. Dan mungkin aku bisa mengunjungi rumahnya. Entah dia anak siapa, tapi anak itu sangat ramah, dan masih punya masa depan yang panjang, meski banyak kekurangan pada dirinya.Aku tau, dari keramahannya, dia mempunyai hati yang lembut...
Isabella, semoga nasib menuntunmu ke arah yang lebih baik, aku masih ingin berjumpa dan melakukan sesuatu untukmu, semoga Tuhan akan menolongmu...
14 Juni, 2013
12 Juni, 2013
Bunda Bunda hebat
Aku bersyukur, mempunyai ibu yang luarbiasa, beliau seorang Ibu yang sudah sejak 1997 menjanda, dan tetap tegar dan sabar mendidik kami ke 7 putra putrinya agar menjadi anak anak yang sholeh, Meski sudah menjanda, dan semakin hari usia tak muda lagi, bunda, juga tetap aktif di organisasi sosial di Aisyiyah, begitupun bunda mertua, adalah seorang yang tegas dan disiplin serta sangat menyayangi putra putrinya. Beliau seorang aktivis juga di Aisyiyah Tegal . Aku bersyukur memiliki bunda bunda yang hebat. Dan mereka berdua menjadi inspirasiku untuk banyak berbuat bagi sesama, untuk itu perjuangan adalah sampe titik darah penghabisan, perjuangan untuk menjadikan masyarakat lebih baik, sampe tutup usia kita.
Jika banyak ibu atau nenek nenek diluarsana yanga hanya menimang cucu, Ibu tetap aktif rapat dan berfikir serta bergerak untuk berjuang di masyarakat. Menimang cucu sudah pasti, tapi itu tetap menjadi tugas anak anak nya untuk merawat dan mendidik anak anaknya sendiri.
Kadang kadang aku sedih jika melihat, nenek - nenek yang harus mengasuh cucu-cucu mereka, sementara Ibu mereka malah enak enakan .
Sudah kewajiban orangtua yang melahirkan untuk merawat bayinya sendiri, bukan malah diserahkan pada sang nenek. Sang nenek boleh saja, tapi tidak semua diserahkan pada nenek. Dimana tanggung jawab orang tua?
Jika banyak para ibu diluarsana mengharap anak anak yang sukses secara materi, ibu kami adalah ibu2 yang mengharapkan anak anaknya menjadi anak yang sholeh yang mau berjuang dan peduli pada masyarakat.
Pernah suatu ketika, adikku membeli mobil Alpard, lalu ibuku berkata :
"Kenapa kamu beli mobil alpard? ibu gak bangga kamu pake mobil alpard..Ibu lebih bangga jika kamu menjadi anak yg sholeh dan tetap menjalankan shalat"
Dan ternyata, sepertinya kata kata ibu manjur, Mobil alpardnya pun kini sudah tak berbekas lagi. Ibu khawatir jika menggunakan mobil mewah membuat adikku menjadi sombong, karena pada dasarnya dia belum mampu untuk memilikinya.
Dulu, waktu kuliah, aku bercita cita jika menikah, terus punya anak, bahagia, ya sudah. Aku tidak pernah berfikir kalo sekarang aku aktif di organisasi sosial. Sama sekali tidak.
Baru setelah mengenal suamiku, dan aku sepertinya di tunjukan pada jalan yang lebih baik.Terimakasih honey..:)
Dulu Bapakku adalah seorang pengurus Muhammadiyah juga, hanya karena mungkin aku masih kuliah, aku tidak sempat kenal dengan organisasi. Kenal organisasi hanya IPM, dan sesekali ikut organisasi kemahasiswaan hanya sebagai pelengkap penderita. Menjalankan organisasi yang sebenarnya baru aku lakukan sekarang.Di Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah.
Dan rupanya, jiwaku ada disana, Aku bahagia bisa memberikan sesuatu pada orang lain, baik berupa tenaga, fikiran ataupun materi.
Mudah2an aku bisa istiqamah seperti Bunda bunda ku yang di usia senja tetap berkiprah dan berguna bagi masyarakat.
Robbana Laa tuzigh quluubana ba'da id hadaitana wa nsurna 'alal qaumil kafiriiin...
Jika banyak ibu atau nenek nenek diluarsana yanga hanya menimang cucu, Ibu tetap aktif rapat dan berfikir serta bergerak untuk berjuang di masyarakat. Menimang cucu sudah pasti, tapi itu tetap menjadi tugas anak anak nya untuk merawat dan mendidik anak anaknya sendiri.
Kadang kadang aku sedih jika melihat, nenek - nenek yang harus mengasuh cucu-cucu mereka, sementara Ibu mereka malah enak enakan .
Sudah kewajiban orangtua yang melahirkan untuk merawat bayinya sendiri, bukan malah diserahkan pada sang nenek. Sang nenek boleh saja, tapi tidak semua diserahkan pada nenek. Dimana tanggung jawab orang tua?
Jika banyak para ibu diluarsana mengharap anak anak yang sukses secara materi, ibu kami adalah ibu2 yang mengharapkan anak anaknya menjadi anak yang sholeh yang mau berjuang dan peduli pada masyarakat.
Pernah suatu ketika, adikku membeli mobil Alpard, lalu ibuku berkata :
"Kenapa kamu beli mobil alpard? ibu gak bangga kamu pake mobil alpard..Ibu lebih bangga jika kamu menjadi anak yg sholeh dan tetap menjalankan shalat"
Dan ternyata, sepertinya kata kata ibu manjur, Mobil alpardnya pun kini sudah tak berbekas lagi. Ibu khawatir jika menggunakan mobil mewah membuat adikku menjadi sombong, karena pada dasarnya dia belum mampu untuk memilikinya.
Dulu, waktu kuliah, aku bercita cita jika menikah, terus punya anak, bahagia, ya sudah. Aku tidak pernah berfikir kalo sekarang aku aktif di organisasi sosial. Sama sekali tidak.
Baru setelah mengenal suamiku, dan aku sepertinya di tunjukan pada jalan yang lebih baik.Terimakasih honey..:)
Dulu Bapakku adalah seorang pengurus Muhammadiyah juga, hanya karena mungkin aku masih kuliah, aku tidak sempat kenal dengan organisasi. Kenal organisasi hanya IPM, dan sesekali ikut organisasi kemahasiswaan hanya sebagai pelengkap penderita. Menjalankan organisasi yang sebenarnya baru aku lakukan sekarang.Di Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah.
Dan rupanya, jiwaku ada disana, Aku bahagia bisa memberikan sesuatu pada orang lain, baik berupa tenaga, fikiran ataupun materi.
Mudah2an aku bisa istiqamah seperti Bunda bunda ku yang di usia senja tetap berkiprah dan berguna bagi masyarakat.
Robbana Laa tuzigh quluubana ba'da id hadaitana wa nsurna 'alal qaumil kafiriiin...
Sedikit tentang Ali dan fatimah
Beberapa bulan ini membaca buku sejarah Muhammad karya Martin Ling . Bagus sekali .
Ada kisah tentang Ali bin abi Thalin dan fatimah, yang meminta bantuan Ayahnya (nabi Muhammad) agar diberi pembantu, karena beliau memiliki banyak tawanan. Ali bekerja sebagai pengangkut air, dan fatimah menggiling jagung. Fatimah dan Ali meminta tolong pada Nabi. tapi jawaban Nabi, masih banyak yg lebih membutuhkan. Dan akhirnya malam harinya , sang Ayah mengunjungi mereka berdua dan berbicara pada mereka : Sebelum tidur bacalah Subhanallah, Alhamdulillah, dan allohu akbar sebanyak 30 kali, mudah2 an Allah memudahkan langkah kalian.
Nabi percaya orang hebat seperti Ali bin Abi thalib dan putrinya Fatimah pasti bisa mengatasi keadaan, dan Nabi hanya memberi jawaban untuk bersabar dan berdo'a.
Tadi malam, aku tak bisa tidur dan aku membaca Subhanallah, Alhamdulilah, dan Allohuakbar sebanyak 30 kali, dan dengan mudahnya aku pun tertidur dengan sendirinya..
Subhanallah....Allhumma shalli 'ala Muhammad...
Ada kisah tentang Ali bin abi Thalin dan fatimah, yang meminta bantuan Ayahnya (nabi Muhammad) agar diberi pembantu, karena beliau memiliki banyak tawanan. Ali bekerja sebagai pengangkut air, dan fatimah menggiling jagung. Fatimah dan Ali meminta tolong pada Nabi. tapi jawaban Nabi, masih banyak yg lebih membutuhkan. Dan akhirnya malam harinya , sang Ayah mengunjungi mereka berdua dan berbicara pada mereka : Sebelum tidur bacalah Subhanallah, Alhamdulillah, dan allohu akbar sebanyak 30 kali, mudah2 an Allah memudahkan langkah kalian.
Nabi percaya orang hebat seperti Ali bin Abi thalib dan putrinya Fatimah pasti bisa mengatasi keadaan, dan Nabi hanya memberi jawaban untuk bersabar dan berdo'a.
Tadi malam, aku tak bisa tidur dan aku membaca Subhanallah, Alhamdulilah, dan Allohuakbar sebanyak 30 kali, dan dengan mudahnya aku pun tertidur dengan sendirinya..
Subhanallah....Allhumma shalli 'ala Muhammad...
Hanya merenung
Aku duduk bersama bunda di sebuah kantin.
2 orang dokter praktek baru yang cantik cantik masuk.
Mereka langsung saja masuk tanpa tersenyum.
Alangkah indahnya jika mereka menyapa dan tersenyum.
Aku sudah tersenyum, tapi mereka ngloyor saja, mungkin saking sibuknya. Spertinya baju putihnya membuat mereka merasa lebih dari yang lain, sehingga tidak ingin menengok ke arah manapun.
Semoga itu prasangka buruk ku saja..
Lalu masuk lagi seorang dokter praktek yang tak kalah cantik
perilakunya sama saja...
Penggel Khas kebumen
Bismillah..
Aku bangun jam 4 pagi, rupanya suami sudah bangun untuk tahajud, kebetulan aku sedang "libur", lalu setelah membangunkan yasmin untuk belajar, aku pun melanjutkan tiduran.
Seperti biasa, suami berangkat jamaah shubuh, dan sebelum berangkat mencium keningku dulu...:))
Rupanya tiduran membuat tidur beneran, dan aku bangun kembali pukul 5.30 wib. Aku harus memasak untuk sarapan anak anak, apalagi jasmine berangkat selalupagi jam 06. 15. Sementara nadia agak siang karena sudah tidak ujian.
Melihat isi kulkas : telor ayam, pare, sawi. Hari kemarin sudah memasak dadar telor, masa hari ini telor lagi hihi. Bosan juga. Aku akhirnya menanyakan yasmin dan nadia, mau "Penggel" gak?
Mereka jawab : Mauuu.
Langsung aku bergegas memakai kerudung, berganti pakaian, dan menyalakan motor . Brem brem..
Aku menuju warung yang menjual penggel, tidak jauh dari rumah, hanya 5 menit. Aku mengeluarkan uang 10.000,- : dapat sayur kikil 2 potong, dan sayur Kethewel alias gudeg. Tapi gudegnya bukan seperti gudeg jogja lo ya...:)
Sudah, aku bergegas pulang.
Aku membuka bungkusan, dan kuletakkan dalam mangkuk sayur, Yasmin dan nadiapun makan sayur penggel dengan lahap.Cukup Murah, 10.000, bisa untuk bertiga.
Aku bangun jam 4 pagi, rupanya suami sudah bangun untuk tahajud, kebetulan aku sedang "libur", lalu setelah membangunkan yasmin untuk belajar, aku pun melanjutkan tiduran.
Seperti biasa, suami berangkat jamaah shubuh, dan sebelum berangkat mencium keningku dulu...:))
Rupanya tiduran membuat tidur beneran, dan aku bangun kembali pukul 5.30 wib. Aku harus memasak untuk sarapan anak anak, apalagi jasmine berangkat selalupagi jam 06. 15. Sementara nadia agak siang karena sudah tidak ujian.
Melihat isi kulkas : telor ayam, pare, sawi. Hari kemarin sudah memasak dadar telor, masa hari ini telor lagi hihi. Bosan juga. Aku akhirnya menanyakan yasmin dan nadia, mau "Penggel" gak?
Mereka jawab : Mauuu.
Langsung aku bergegas memakai kerudung, berganti pakaian, dan menyalakan motor . Brem brem..
Aku menuju warung yang menjual penggel, tidak jauh dari rumah, hanya 5 menit. Aku mengeluarkan uang 10.000,- : dapat sayur kikil 2 potong, dan sayur Kethewel alias gudeg. Tapi gudegnya bukan seperti gudeg jogja lo ya...:)
Sudah, aku bergegas pulang.
Aku membuka bungkusan, dan kuletakkan dalam mangkuk sayur, Yasmin dan nadiapun makan sayur penggel dengan lahap.Cukup Murah, 10.000, bisa untuk bertiga.
11 Juni, 2013
BJ Habibie
Bangsa Indonesia sesungguhnya
pernah diperhitungakan bangsa-bangsa lain saat Habibie masih berpengaruh di
begeri ini. Ia berhasil membangun industri
pesawat terbang nasional yang disegani bangsa lain, namun anehnya dicibirkan
oleh bangsa sendiri. Saat berkunjung
ke Iran, wakil presiden Iran saat itu
dalam pidatonya berkata, “Mr. Habibie, in technology you are not only our
leader; you are our Imam.” IPTN dipercaya dan diberi lisensi oleh Casa, pabrik
pesawat terbang Spanyol. Namun orang Indonesia tidak pernah percaya diri bahwa
mereka mampu membuat pesawat yang sangat canggih bahkan paling canggih di
kelasnya. Saat Habibie meluncurkan
produk CN 250, yang diperdengarkan bangsa ini bukan pujian namun celaan.
Ada anekdot yang sangat menghina
diri bangsa ini. Begini: “Dalam perang antara Irak lawan AS, ada sepasukan tentara Irak berjaga-jaga. Saat lewat pesawat buatan Inggris, tetara
Irak itu teriak: “tembak!” Pesawat itu
pun ditembak dengan meriam, namun tidak kena.
Meriam yang menembak pesawat itu tidak mengani sasaran. Demikian pula saat lewat pesawat buatan Amerika. Mereka segera membidik, namun
saat ditembak, pesawat itu gesit menghindari terjangan peluru. Nah saat lewat
pesawat buatan Indonesia, para tentara Irak itu malah duduk2 saja. Sang
komandan bertanya, “Mengapa tidak kalian tembak itu pesawat?” Jawab tentara,
“Tidak usah ditembak, toh nanti juga jatuh sendiri.” Anehnya anekdot itu diciptakan oleh bangsa
Indonesia sendiri. Anekdot itu ditujukan
untuk menghina Habibie.
Saat pesawat CN 235 dibeli oleh pemerintah
Thailand dengan barter beras ketan, koran-koran
di Indoneisa termasuk Kompas,
mengolok-olok Habibie. Mereka mempertanyakan, mengapa tidak dibayar
dengan uang tunai. Padahal saat pemerintahan Megawati beli pesawat tempur Sukhoi dari Rusia, Indonesia
membayarnya tidak dengan uang tunai
melainkan dengan minyak sawit. Dan
Koran Rusia tidak ada yang mengejek Vladimir Putin karena pesawatnya tidak dibayar dengan uang
tunai. Tidak ada yang salah dengan model jua beli semacam ini. Saya menjual genteng, si pembeli membayarnya
dengan kayu bakar, that’s ok! Ada apa
dengan beras ketan? Hinakah makanan yang
bernama beras ketan itu? Barangkali yang
menilai rendah beras ketan memang
benar-benar tidak suka makan beras ketan.
Saat jadi presiden, tiap hari ada
demonstrasi menentang kepemimpinan Habibie. Setiap hari, bung! Akan
tetapi tidak ada seorang pun demonstran yang ditangkap, sekalipun yang
mereka suarakan tidak proporsional. Ke
mana sekarang para demonstran itu?
Apakah kepemimpinan SBY lebih baik daripada Habibie sehingga tidak perlu
lagi ada demonstrasi?
Butet Kartarajasa, saat
menggambarkan Habibie dalam monolognya bahkan berkata, “…cilik! Apa nggak ada
stok lain?” Adakah yang keliru dengan fisik kecil namun punya integritas. Apakah fisik besar lebih baik sekalipun tidak berani ambil resiko. Habibie berbadan kecil, namun para ahli
teknologi seluruh dunia, setuju atau tidak, hormat kepadanya. Ia berani mengambil resiko mengadakan
referendum di Timor Timur, yang akhirnya membuat Timor Timur memisahkan diri
dari Indonesia.
Habibie pula yang mampu menekan
nilai tukar dollar hingga Rp. 7000,-, padahal sebelumnya dollar mencapai Rp.
15.000,- bahkan lebih. Di masa
pemerintahannya pula diselenggarakan Pemilu paling demokratis setelah tahun
1955. Semua orang boleh bikin
partai. Tidak ada sensor terhadap
suratkabar. Tidak perlu SIUPP untuk
menerbitkan surat kabar. Demikian indah
pretasi yang diukir oleh Habibie, akan tetapi ia dihina bahkan di depan umum.
Pada sidang umum MPR, usai
Presiden Habibie membacakan pidato pertanggunjawaban, beberapa anggota DPR
berteriak “hu….hu…” kepada Habibie. Mereka ingin merendahkan Habibie. Untung saat
itu ada AM Fatwa yang mengingatkan para anggota DPR bahwa Habibie adalah
seorang presiden dan personifikasi bangsa Indonesia yang harus mereka hormati. Bayangkan, anggota DPR yang terhormat
berperilaku seperti itu.
Kini pak Habibie sudah tua. Mereka yang membenci Habibie mungkin sedang
berkuasa saat ini. Namun apa yang
diberikan oleh para pembencinya itu untuk negeri dan bangsa ini? Habibie telah berusaha membangun pusat
teknologi dirgantara yang cocok untuk Indonesia yang merupakan negara
kepulauan. Hasil jerih payahnya sengaja
dibuat bangkrut dan dilupakan. Amal solehnya diabaikan.
Banyak yang membenci Habibie
karena beliau pernah dekat dengan pak Harto.
Ada pula yang membencinya karena beliau pernah menjadi ketua Ikatan
Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).
Orang-orang Katholik dan Kristen sangat ketakutan dengan keberadaan
ICMI. Orang-orang mantan pejabat Orde baru yang kemudian
tersingkir tiba-tiba ketakutan. Beni
Moerdani, Soemarlin, tiba-tiba tidak terdengar perannya. Padahal mereka tadinya adalah orang-orang
yang sangat dekat dengan Soeharto. Orang seperti Sarwono Kusumaatmaja mendirikan Persatuan Cendekiawan Pembangunan
Pancasila (PCPP) yang diketuai Prof. Rubianto Misman, rektor Unsoed saat itu. Abdurrahman Wahid juga adalah orang yang saat
itu berseberangan dengan Habibie.
Tidak ada rasa terimakasih di
dunia ini. Padahal kata Rasulullah,
“Siapa yang tidak berterimakasih kepada sesama manusia, maka ia tidak berterimakasih
kepada Allah.” Bilakah bangsa ini tampil
terhormat kembali di bidang ilmu dan teknologi?
Jawabannya ada pada kita.
04 Juni, 2013
Suatu Siang di Jalan Raya Gombong-Kebumen
Ini peristiwa sekitar dua tahun yang lalu. Saya sedang berkendaraan pulang dari sebuah rapat di Stikes Muhammadiyah Gombong. Saat itu pukul 2 siang. Panas matahari terasa membakar wajah. Kendaraan saya jalankan pelan, karena jalanan padat. Sepeda motor berseliweran dari arah depan dan belakang, menambah ruwet jalanan. Saat itu anak-anak sekolah memenuhi jalanan karena sudah jam pulang.
Ada seorang kakek tua hendak menyeberang jalan. Ia tampak kesulitan dan ragu-ragu hendak menyeberang. Sekali ia melangkah maju, namun kemudian mundur lagi. Lalu lalang sepeda motor yang demikian kencang membuatnya tidak bernyali untuk menyeberang. Tiba-tiba ada seorang pelajar menepikan sepedanya, turun, dan menggandeng sang kakek. Dengan perlahan ia menuntun kakek tua itu sambil tangannya ia lambai-lambaikan sebagai isyarat agar kendaraan-kendaraan memelankan lajunya. Akhirnya ia berhasil menyeberangkan si kakek ke sisi jalan yang lain. Sang kakek hanya bisa menatap anak yang barus saja menolongnya. Si pelajar itu segera berbalik, menyeberang jalan, dan menaiki sepedanya kembali.
Dalam hitungan detik, saya berjalan sejajar dengan pelajar tadi. Sekilas saya baca tulisan di lengan baju seragam biru putih sang pelajar, dan di situ tertulis: SMP MUHAMMADIYAH GOMBONG.
Saya sampaikan cerita di atas di hadapan guru-guru, siswa dan orangtua siswa SMP Muhammadiyah Gombong. Saya ingin mengatakan, seorang pemimpin adalah seorang yang peduli kepada sesama. Menjadi anak pintar itu biasa, lulus dengan nilai UN tinggi, itu hal biasa. Namun mencetak anak menjadi sosok manusia yang penuh kepedulian, itu luar biasa. Itulah yang dimilki sekolah-sekolah Muhammadiyah. Itulah yang dikerjakan guru-guru Muhammadiyah. Kita tidak sedang mencetak seseorang yang nantinya menjadi pejabat, politisi, bos perusahaan, atau ulama. Tidak! Yang kita kerjakan adalah: mencetak seorang manusia.!
03 Juni, 2013
Hadits Tentang Musik
Hadis Pertama
Diriwayatkan oleh Buraidah bahwa Rasulullah SAW hendak menuju perperangan, ketika kembali dari perperangan seorang Jariyyah hitam datang menghampiri Rasulullah SAW seraya berkata ”wahai Rasulullah SAW sesungguhnya aku telah bernadzar apabila Engkau kembali dengan selamat aku akan menabuh Duff dan bernyanyi di hadapanmu, Rasulullah SAW bersabda ”apabila kau telah bernadzar maka tabuhlah sekarang karena apabila tidak maka engkau telah melanggar nadzarmu”. Kemudian Jariyyah tersebut menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasulullah SAW ketika Jariyyah itu masih menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian ketika Ali ra masuk dia masih menabuhnya dan ketika Utsman ra masuk dia juga tetap menabuh, ketika Umar ra masuk beliau langsung melemparkan Duff itu ke arahnya yang kemudian Jariyyah itu duduk. Lalu Rasulullah SAW bersabda ”wahai Umar sungguh setan akan takut kepadamu, sungguh ketika Aku duduk, dia menabuh Duff, ketika Abu Bakar masuk dia juga masih demikian, Ketika Ali masuk juga demikian, ketika Utsman masuk dia juga tetap menabuhnya akan tetapi ketika engkau masuk wahai Umar engkau lemparkan Duff itu”.
(Hadis Sunan Tirmidzi no 3690 dimana At Tirmidzi mengatakan hadis ini hasan shahih gharib, hadis ini juga dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi. Juga diriwayatkan dalam Musnad Ahmad bab Buraidah no 22989 dengan sanad yang kuat, dan diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban hadis no 6892).
Diriwayatkan oleh Buraidah bahwa Rasulullah SAW hendak menuju perperangan, ketika kembali dari perperangan seorang Jariyyah hitam datang menghampiri Rasulullah SAW seraya berkata ”wahai Rasulullah SAW sesungguhnya aku telah bernadzar apabila Engkau kembali dengan selamat aku akan menabuh Duff dan bernyanyi di hadapanmu, Rasulullah SAW bersabda ”apabila kau telah bernadzar maka tabuhlah sekarang karena apabila tidak maka engkau telah melanggar nadzarmu”. Kemudian Jariyyah tersebut menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasulullah SAW ketika Jariyyah itu masih menabuh Duff dan bernyanyi, kemudian ketika Ali ra masuk dia masih menabuhnya dan ketika Utsman ra masuk dia juga tetap menabuh, ketika Umar ra masuk beliau langsung melemparkan Duff itu ke arahnya yang kemudian Jariyyah itu duduk. Lalu Rasulullah SAW bersabda ”wahai Umar sungguh setan akan takut kepadamu, sungguh ketika Aku duduk, dia menabuh Duff, ketika Abu Bakar masuk dia juga masih demikian, Ketika Ali masuk juga demikian, ketika Utsman masuk dia juga tetap menabuhnya akan tetapi ketika engkau masuk wahai Umar engkau lemparkan Duff itu”.
(Hadis Sunan Tirmidzi no 3690 dimana At Tirmidzi mengatakan hadis ini hasan shahih gharib, hadis ini juga dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi. Juga diriwayatkan dalam Musnad Ahmad bab Buraidah no 22989 dengan sanad yang kuat, dan diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban hadis no 6892).
.
Hadis Kedua
Diriwayatkan dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz beliau berkata ”Rasulullah SAW datang, pagi-pagi ketika pernikahan saya kemudian Beliau SAW duduk dikursiku seperti halnya kau duduk sekarang ini di depanku, kemudian aku menyuruh para Jariyahmemainkan Duff,dengan menyanyikan lagu-lagu balada orang tua kami yang syahid pada perang Badr, mereka terus bernyanyi dengan syair yang mereka kuasai, sampai salah seorang dari mereka mengucapkan syair yang berbunyi…”Diantara kita telah hadir seorang Nabi yang mengetahui hari depan”…Maka Nabi SAW bersabda ”Adapun syair ini janganlah kamu nyanyikan”.(Hadis Shahih Bukhari Kitab Nikah Bab Dharbal Duff Al Nikah Wa Al Walimah no 5147, juga diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban no 5878).
Diriwayatkan dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz beliau berkata ”Rasulullah SAW datang, pagi-pagi ketika pernikahan saya kemudian Beliau SAW duduk dikursiku seperti halnya kau duduk sekarang ini di depanku, kemudian aku menyuruh para Jariyahmemainkan Duff,dengan menyanyikan lagu-lagu balada orang tua kami yang syahid pada perang Badr, mereka terus bernyanyi dengan syair yang mereka kuasai, sampai salah seorang dari mereka mengucapkan syair yang berbunyi…”Diantara kita telah hadir seorang Nabi yang mengetahui hari depan”…Maka Nabi SAW bersabda ”Adapun syair ini janganlah kamu nyanyikan”.(Hadis Shahih Bukhari Kitab Nikah Bab Dharbal Duff Al Nikah Wa Al Walimah no 5147, juga diriwayatkan dalam Shahih Ibnu Hibban no 5878).
Hadis Ketiga
Dari Aisyah ra Suatu hari Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasul SAW disana ada duajariyah yang sedang bernyanyi dengan memainkan rebana, mereka sudah biasa bernyanyi, sedangkan Rasulullah SAW terhalang dengan tirainya. Abu Bakar melarang keduanya sehingga Rasulullah SAW membuka tirai sambil bersabda ”Wahai Abu Bakar biarkanlah(mereka bernyanyi) karena hari ini adalah hari Id(hari raya)”. (Hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim sebagaimana disampaikan Syaikh Al Albani dalam Ghayatul Maram Takhrij Al Halal Wal Haram Fil Islam hadis ke 399Al Maktab Al Islami Al Ula hal 227).
Dari Aisyah ra Suatu hari Abu Bakar ra masuk ke rumah Rasul SAW disana ada duajariyah yang sedang bernyanyi dengan memainkan rebana, mereka sudah biasa bernyanyi, sedangkan Rasulullah SAW terhalang dengan tirainya. Abu Bakar melarang keduanya sehingga Rasulullah SAW membuka tirai sambil bersabda ”Wahai Abu Bakar biarkanlah(mereka bernyanyi) karena hari ini adalah hari Id(hari raya)”. (Hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim sebagaimana disampaikan Syaikh Al Albani dalam Ghayatul Maram Takhrij Al Halal Wal Haram Fil Islam hadis ke 399Al Maktab Al Islami Al Ula hal 227).
Hadis Keempat
Diriwayatkan dari Aisyah ra yang berkata ”di kamarku ada Jariyyah Anshar kemudian aku menikahkannya maka Rasulullah SAW masuk pada hari pernikahannya itu Beliau SAW sama sekali tidak mendengar nyanyian ataupun lahwu(permainan) kemudian Beliau SAW bersabda ”wahai Aisyah apakah engkau tidak memberikan nyanyian untuknya?”. Kemudian Beliau SAW bersabda lagi ”bukankah di kampung ini kampungnya orang Anshar yang mereka itu sangat menyukai nyanyian”.(Hadis dalam Shahih Ibnu Hibban no 5875 semua perawinya tsiqat).
Diriwayatkan dari Aisyah ra yang berkata ”di kamarku ada Jariyyah Anshar kemudian aku menikahkannya maka Rasulullah SAW masuk pada hari pernikahannya itu Beliau SAW sama sekali tidak mendengar nyanyian ataupun lahwu(permainan) kemudian Beliau SAW bersabda ”wahai Aisyah apakah engkau tidak memberikan nyanyian untuknya?”. Kemudian Beliau SAW bersabda lagi ”bukankah di kampung ini kampungnya orang Anshar yang mereka itu sangat menyukai nyanyian”.(Hadis dalam Shahih Ibnu Hibban no 5875 semua perawinya tsiqat).
Hadis kelima
Dari Amir bin Said dia berkata ”Aku masuk ke rumah Abi Mas’ud dan Qardhah bin Ka’ab dan diantara mereka ada beberapa Jariyah yang sedang bernyanyi,kemudian aku bertanya ”Apakah kalian melakukan semua ini padahal kalian itu sahabat Nabi SAW?” Abu Amir berkata lalu keduanya menjawab ”duduklah, jika engkau suka dengarkanlah bersama kami, akan tetapi jika tidak pergilah sungguh kami telah diberikan keringanan untuk bersuka ria selama walimah pernikahan”(Hadis Sunan An Nasa’i Bab Al Lahwu Wa Al Ghina ’Inda Al ’Arus hadis no 3168, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih An Nasa’i).
Dari Amir bin Said dia berkata ”Aku masuk ke rumah Abi Mas’ud dan Qardhah bin Ka’ab dan diantara mereka ada beberapa Jariyah yang sedang bernyanyi,kemudian aku bertanya ”Apakah kalian melakukan semua ini padahal kalian itu sahabat Nabi SAW?” Abu Amir berkata lalu keduanya menjawab ”duduklah, jika engkau suka dengarkanlah bersama kami, akan tetapi jika tidak pergilah sungguh kami telah diberikan keringanan untuk bersuka ria selama walimah pernikahan”(Hadis Sunan An Nasa’i Bab Al Lahwu Wa Al Ghina ’Inda Al ’Arus hadis no 3168, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih An Nasa’i).
Langganan:
Postingan (Atom)






