19 September, 2013

"As The Light shineth from the east" dan "Candi Kimpulan"









Dua hari suami pergi ke Jogja, untuk mengikuti seminar di UIN. Pengisi materinya keren keren. dari Ulil sampe Musdah Mulia..
Ketika sampe rumah, suami bercerita, kalo dia baru melihat candi kimpulan di perpustakaan UII. Aku sendiri belum pernah melihatnya. Dulu waktu aku reuni Tekstil tahun 2009, Candi itu baru mulai di temukan. jadi masih taraf penggalian.Belum terlihat bentuk candinya, masih dibawah tanah.

Rupanya malah suamiku dulu yang melihatnya. Entah kenapa, tiba tiba saja aku jadi begitu tertarik dengan candi ini. Mungkin karena suamiku yang menceritakan, dan lagi candi itu ada di kampus tercintaku, hemm jadi bangga nih sama UII. maybe aku dulu pernah menginjak tanah yang ternyata dibawahnya ada candi. Mungkinkah di bawah rumahku sekarang ada candi juga? atau harta Qarun hahaha...kalo yang ini mengkhayal.com..:)))

Apa hubungannya dengan "As the Light shineth from the east? aduh aku mengejanya saja kesulitan, menghafal judulnya juga rasanya kok berat amat ya? yah itu adalah buku yang dicari cari suamiku, karya WD Mohammed. Katanya untuk bahan tesisnya.
Suamiku mencari cari buku itu diinternet. Mencari siap tahu ada e book nya kan bisa didownload gratis. Akhirnya beliau menemukan di Amazon.com, total harga dan pengiriman kira kira 700ribuan.

Sebagai seorang istri yang baik hati dan tidak sombong, aku juga ikut sibuk mencari cari, siapa tahu e book nya ada. ternyata memang tidak ada. Di toko on line seperti Gramedia.com dan buka buku.com juga tidak ada. maklum buku lama. Aku masih search Google, dan  akhirnya, menemukan Buku itu tercantum di perpustakaan UII jurusan psikologi. Aku masih penasaran. Benar gak ya?Ah masa sih? kok di UII, bukan UIN atau UGM?

Lalu aku memberitahu suamiku, "Say aku menemukannya di website Perpus UII lo...Coba  ditelpon dulu. Disana tertera ada 1 buku. Dan belum ada yang meminjam, Kalo tidak ada ya terpaksa membeli di amazon.com atau lulu.com," kataku

Lalu suami menelpon Perpus UII, dan dengan mudah beliau menghubungi dan disambut baik oleh pihak perputakaan UII, beliau juga minta tolong difotokopikan sekalian, dan Pihak UII juga dengan senang hati membantunya. Nanti siap di ambil kapan saja selain sabtu dan Minggu. Suamiku senang sekali.

Akhirnya, hari Rabu setelah acara seminar selesai, pergilah suamiku ke Perpus UII jurusan Psikologi dan bertemu dengan petugas perpus yang sudah ditelpon terlebih dahulu. Bukupun diterima dan sudah dikopi dengan harga 30.000,-. Padahal suami sudah menyiapkan uang sekitar 250.000,- ternyata hanya habis 30.000 saja. bagiku sangat murah jika dibandingkan harus membeli di amazon dengan biaya 700.000.

Suamiku memandang candi dari ruang  perpus UII. Lalu hal itu diceritakan kepadaku ketika sampai rumah. Dan itulah kenapa sampai ada cerita Candi Kimpulan.

Sebelumnya pun suamiku tidak tahu nama candi itu apa? Lalu aku searching di Google, ternyata candi di UII itu namanya candi Kimpulan. Dan ternyata anak ku nadia juga pernah memfotonya, tapi tidak cerita kalo ke tempat candi itu. hehe
Malah gak tahu juga kalo nama candi itu Kimpulan. Aku baca baca di Wikipedia ternyata candi itu berumur sekitar 1000 tahun yang lalu, dan tertutup akibat letusan merapi. Wah luarbiasa ya? Dengan penemuan candi kita bisa tahu sejarah jaman dahulu kala...
Ini dia Ulasannya :
Candi Kimpulan

Penemuan[sunting]

Candi ini ditemukan secara tidak sengaja pada 11 Desember 2009 ketika tengah diadakan penggalian untuk fondasi proyek pembangunan perpustakaan UII.[1] Candi ini tekubur sekitar lima meter di bawah tanah.
Seperti Candi SambisariCandi Morangan, dan Candi Kedulan, candi ini diperkirakan terkubur bersamaan akibat letusan Gunung Merapi di dekatnya yang meletus sekitar seribu tahun yang lalu. Penemuan candi ini merupakan penemuan arkeologi yang paling menarik di Yogyakarta baru-baru ini, serta menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya candi-candi lain yang masih terkubur oleh lahar dan debu vulkanikGunung Merapi.

Sejarah[sunting]

Penelitian lebih lanjut dan penggalian arkeologi dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta. Candi ini jelas bersifatHindu Siwaistik, dan berdasarkan gaya ukiran dan arca menunjukan bahwa candi ini dibangun pada kurun waktu abad ke-9 sampai ke-10 pada masa Kerajaan Mataram Kuna.
Candi ini pada saat pertama kali ditemukan dikenal oleh masyarakat luas sebagai Candi UII (Candi Universitas Islam Indonesia), karena ditemukan di lingkungan Kampus UII. BP3 menamai candi ini Candi Kimpulan berdasarkan nama desa setempat. Akan tetapi Yayasan Badan Wakaf UII mengusulkan nama lain, Pustakasala yang berarti "perpustakaan" dalam bahasa Sanskerta. Maksud penamaan ini untuk menekankan sejarah penemuan candi di tempat yang semula hendak dibangun perpustakaan.[2] Nama ini juga untuk menggambarkan nuansa pendidikan universitas, ditambah lagi arca Ganesha yang ditemukan di situs dikenal sebagai dewa ilmu pengetahuan, intelektual, dan kebijaksanaan.

Arsitektur[sunting]

Candi ini jelas bersifat Hindu Siwaistik. Akan tetapi arsitektur candi ini tidak lazim, lain daripada gaya candi-candi yang lazim ditemukan di kawasan ini. Tidak seperti candi bergaya Jawa Tengah lainnya, tubuh candi dan atap dari batu tidak ditemukan. Candi ini berukuran kecil dan sederhana ukiran hiasannya. Candi ini hanya terdiri dari beberapa bujur sangkar landasan candi berpagar serta tangga dan celah masuk berhias antefiks berukir Kala. Ruang dalam terdapat arca GaneshaNandi, dan Lingga-Yoni.
Sejauh ini para ahli menduga bahwa gaya arsitektur dan sejarah candi ini bersifat sederhana. Tubuh, tiang, dan atap candi kemungkinan besar terbuat dari kayu atau bahan organik lainnya yang mudah lapuk dan telah musnah tanpa meninggalkan sisa. Bentuk asli candi ini mungkin serupa dengan pura Hindu Bali dengan atap meru yang menjulang dari bahan kayu, sirap, atau atap ijuk. Tidak seperti Candi Prambanan, candi kerajaan yang megah dan berukir indah dan mewah, Candi Pustakasala boleh jadi hanyalah candi desa sederhana yang dibangun masyarakat umum di suatu desa di pinggiran ibu kota kerajaan.

Sekarang kalian sudah tahu kan? hubungan As The Light Shineth from the east dengan Candi Kimpulan? hehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar