11 Maret, 2015

Belajar di Luar Ruangan


Jika ditanya apa kenangan yang paling menggembirkan waktu sekolah dasar dulu, jawabku, ketika aku menari, menyanyi, Menggambar dan berkebun.
Ya, semua yang dilakukan diatas adalah belajar yang menyenangkan.
Belajar terus menerus dalam kelas, bisa menimbulkan kejenuhan. Apalagi sekolah kita rata rata bergedung dan tidak memiliki lahan yang luas untuk bermain.

Pembelajaran di  dalam kelas selama  6 jam akan menimbulkan kebosanan, untuk itu Guru harus kreatif, sesekali mengajak siswa untuk belajar di luar kelas.

Kita tahu, Ilmuwan ilmuwa yang kita kenal menemukan enemuan nya ketika mereka sedang melakukan sesuatu diluar. Newton ketika duduk dibawah pohon apel, Archimdes ketika duduk berendam di dalam bathtube, Benyamin franklin menemukan penangkal petir smabil bermain layang layang.

Perhatikan, semua penemuan itu di temukan ketika mereka beradar diluar  ruang kelas yang beku.
Saya tidak tahu, apa alasannya. Yang pasti dengan berada di luar akan ada banyak inspirasi, tidak tersekat oleh tembok tembok, dengan melihat melihat pohon pohon, dan hembusan  udara yang segar,  menjadikan peredaran  darah lancar, dan otakpun lebih bergairah. Mungkin...
Bersentuhan dengan alam sungguh memberikan inspirasi  bagi pembelajaran untuk siswa.
Jadi, dalam seminggu usahakan 2 atau 3 kali pembelajaran dilakukan diluar kelas sambil berjalan jalan dan praktek langsung di lapangan.

Saya  lihat di Website  JPSM ini, sudah banyak sekolah sekolah yang melakukan pembelajarn di luar ruang kelas, seperti ke peternakan, mengunjungi gedung DPRD, Demo, ke pasar, dll
Itu metode yang sangat baik, dan dari kegiatan kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengikutinya.

Insya allah metode tersebut tak banyak mengeluarkan biaya. Dengan keterbatasan sekolah tidak ada alasan sekolah muhammadiyah untuk terus berkreasi. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat siswa dan sekolah menjadi maju.

Misal Setiap hari Ibu, ajak anak anak untuk membuat puisi bagi ibu nya masing masing. Akan ada ratusan puisi yang berbeda dari kreasi siswa. Disitu siswa mendpat 2 point, belajar menulis, dan menumbuhkan karakter kecintaan kepada Ibu.

Ketika Hari Bumi misalnya, anak anak diminta membawa 1 buah pot berisi bunga dan didedikasikan untuk sekolah. Anak anak belajar mencintai lingkungan, sekolah pun mendapat bonus, pohon sehingga Sekolah lebih sejuk.

Ketika hari Narkoba ajak anak anak untuk latihan berdemo sambil membawa Poster Poster anti narkoba, ajak anak berkeliling. Sambil Promosi sekolah, anak anak kenal dengan bahaya narkoba, anak anak pun bergembira.

Banyak hal yang bisa dilakukan , dari hal hal kecil yang tidak kita sangka, ayo terus berkreasi...
maju terus Sekolah Sekolah Muhammadiyah!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar