28 Desember, 2013

Budaya Arab

Sesuatu yg manarik, pas lagi liat TL, ada yg ngetwit begini ke ulil

Hahaha ": sampeyan terlalu arab mas. mbok nyetel basiyo ja"

saat itu Ulil sedang ngetwit bahwa dia suka sekali Ummi Kultsum dan Fairuz.

Yang sering diputar disini Fairuz, diantaranya lagu fairuz yang terkenal adalah lagu yang dijadikan/digubah jd Hymne Muktamar Muhammadiyah. sang Surya. lagu itu memang bagus, pasti karena penyanyinya fairuz, dan dia adalah seorang kristen.

kembali lagi ke masalah budaya. Budaya Arab apa saja sih, aku juga tidak begitu tahu. Yang pasti, aku dengar dengar katanya Jilbab Budaya Arab. Mungkin benar, tapi aku nyaman memakainya, dan karena juga, agama saya memerintahkannya. Agam saya berasal dari Budaya Arab, karena dirurunkan kepada nabi nabi yang berasal dari Timur Tengah.

Bahkan tiga agama besar kita, yahudi, nasrani, dan islam dari Timur Tengah. Kita bersaudara.
Jadi sangat wajar, jika secara tidak langsung, jika kami muslim di Indonesia otomatis, akan ikut memakai jilbab seperti perintah Allah dalam Al Qur'an

Silahkan semua berpolemik bahwa Jilbab itu budaya arab atau bukan, yang pasti dasar saya, karena Agama saya mengnjurkan memakainya.

Bagaimana dengan budaya lain yang sudah merasuk ke kehidupan kita. Misal Budaya Eropa? Jeans, Jas, yang sering kita pakai adalah budaya eropa, dan jika kita merasa nyaman memakainya, why not?.

Jika penganut Kristen sekarang mengikuti BUnda Maria atau Maryam, harusnya memakai jilbab, bukan hanya suster saja, tapi karena pengaruh Budaya Romawi dan eropa mungkin, banyak dari mereka yang tidak melaksanakan anjuran tersebut.

Bagaimana dengan Budaya natal, dimana disetiap natal identik dengan sinterclas dan salju salju dimana mana?

Padahal di Tempat nabi isa tak ada salju. ya karena pengaruh budaya.

Kembali lagi, di tengah Dunia yang semakin Menglobal ini, kita tak mungkin tidak terpengaruh budaya. Budaya dengan cepatnya masuk. Sekarang anak anak muda sangat dipengaruhi budaya eropa, korea dengan lagu lagunya, dan budaya budaya lain. Bahkan yang namanya Punk, sudah menjamur dikalangan anak muda. Punk. Punk itu dari mana ya?

Ni Aku dapat dari Wikipedia
Punk merupakan sub-budaya yang lahir di LondonInggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir pada awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.
Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun kadang-kadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.
Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.
Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker.
Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologisosial dan bahkan masalah agama

Punk ternyata dari Inggris. Sekarang sedang digandrungi anak muda. Banyak sekali kulihat anak anak Punk di sini. Tapi aku tidak yakin, apa mereka tahu sejarah Punk?
Yang sampe disini yang aku tahu, mereka hanya menontoh gayanya saja. Rambut Mohawk, Hidung lidah telinga dan bagian -bagian tubuhnya di tindik. Terus terang aku tidak nyaman melihatnya. Ada beberapa yang di tato badannya.

Semangat awal dari gerakan Punk itu sepertinya tak membekas pada pengikut Punk disini.

begitupun dengan Budaya lain. Semua hanya menjiplak mentah mentah.

Kembali lagi mengenai Jilbab. Mungkin itu juga budaya arab, tapi yang lebih penting adalah, saya melakukannya karena keyakinan saya terhadap agama saya.

Bagaimana dengan surban dan jubah ? sepertinya jika laki laki bukan wajib menggunakan surban dan jubah seperti orang arab pada umumnya, begitupun dengan jenggot .

Dahulu orang Yahudi memanjangkan Kumis, dan nabi melakukan tindakan agar membedakan dari kaum yahudi dengan memanjangkan jenggot.
Dan kini pun jenggot menjadi "Gaya Hidup" sendiri. Banyak artis artis amerika memakai jenggot.

SO, untuk pakaian muslimah berupa Jilbab, menurutku itu adalah anajuran gama, Toh tidak ada aturan baku, bagaimana bentuk jilbabnya. Yang penting mengulurkan kain ke dada. menutup dada. MAu pakai Cadar silahkan? pashmina boleh atau Jilbab model yang maam maam seperti sekarang ini.

Ini adalah tulisan elotehan yang gak jelas, ini hanya sekedar pikiran yang lewat begitu saja.

Jadi budaya negara negara yang kita fikir itu pas dan menambah hal positif bagi kita Why not?
Dengan Jilbab saya merasa nyaman, karena :
1. Gak usah sisiran hahaha
masalah sisiran ini, ukup pelik, paling tidak kalo tanpa jilbab, rambut kita harus rapi, dan tidak berantakan. Jadi pokonya ribet deh,

nanti lanjut lagi...mau masak duluuu...:)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar